Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Penggunaan Metode Japanese, Taiwanese dan Sponge & Dough terhadap Kualitas Hokkaido Mild Bread Fadli Ikhram; Cucu Cahyana; Mahdiyah ,
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 2, No 2 (2022): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1444.013 KB) | DOI: 10.24114/jnc.v2i2.37846

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas Hokkaido Milk Bread yang dibuat dengan metode pembuatan adonan Japanese, Taiwanese dan Sponge & Dough yang dinilai dari aspek eksternal yaitu volume, warna kulit, karaktersitik kulit, kerak. Serta aspek internal yaitu aroma, warna remah, pori-pori, tekstur, rasa dan kualitas pengunyahan. Pengujian kualitas dilakukan dengan melakukan uji organoleptik produk kepada panelis terlatih yang merupakan 3 orang dosen ahli dari Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pastry & Bakery Program Studi Tata Boga, Univeristas Negeri Jakarta. Hasil dari uji yang telah dianalisis secara deskriptif menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kualitas terhadap aspek volume, warna kulit, karakteristik kulit, kerak, aroma, warna remah, dan tekstur. Sedangkan pada aspek pori, rasa, dan kualitas pengunyahan tidak terdapat perbedaan kualitas. Nilai rata-rata terbesar dimiliki oleh Hokkaido Milk Bread yang dibuat menggunakan metode Taiwanese dengan nilai sebesar 3,61. Kata kunci: Hokkaido Milk Bread, Metode Japanese, Metode Taiwanese, Metode Sponge & Dough
Pengaruh Penggunaan Cairan Rempah Pada Pembuatan Roti Soft Roll Terhadap Daya Terima Konsumen Clarisa Naftali; Cucu Cahyana; Guspri Devi Artanti
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 1, No 2 (2021): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.271 KB) | DOI: 10.24114/jnc.v1i2.24910

Abstract

This study aims to analyze the effect of using spices in making soft roll bread on consumer acceptance. The research was conducted at the Pastry & Bakery Laboratory of Cuninary Education Program, State University of Jakarta. The sample in this study was a soft roll bread with the use of 50%, 75%, and 100% liquid spices. Assessment of consumer acceptance was carried out by organoleptic tests of 30 untrained panelists, namely the community around the house. The assessment of consumer acceptance was carried out by using the Friedman test with a significant level of α 0.05. Based on the results of the hypotheses, there was an effect of the use of spices on the aspects of volume, aroma, and taste, but there were no differences in the aspects of skin color, burning rate, crust, skin, pores, tissue texture, and chewing quality. Based on the results of the tuckey test, it shows that the soft roll bread with the use of spices at a percentage of 75% is the recommended formula.
Pengaruh Substitusi Tepung Limbah Udang Pada Pembuatan Kue Telur Gabus Terhadap Daya Terima Konsumen Linawati Azizah; Mariani Mariani; Cucu Cahyana
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.178 KB) | DOI: 10.24114/jgpkm.v1i2.30511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan tepung limbah udang pada pembuatan kue telur gabus terhadap daya terima konsumen. Penelitian dilakukan Laboratorium Pastry & Bakery Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Sample penelitian ini adalah kue telur gabus dengan penggunaan tepung tepung limbah udang 5%, 10%, dan 15%. Penilaian daya terima konsumen dilakukan dengan uji organoleptik 20 panelis tidak terlatih. Penilaian daya terima konsumen dilakukan dengan uji friedman dengan taraf signifikan α 0,05. Berdasarkan hasil hipotensis menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan tepung limbah udang pada aspek warna dan tekstur. Untuk hasil hipotesis pada aspek aroma dan rasa menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh substitusi tepung limbah udang pada pembuatan kue telur gabus terhadap daya terima konsumen sehingga penelitian pada aspek ini tidak dilanjutkan dengan uji tuckey. Kesimpulan dari keseluruhan penelitian ini adalah formulasi dengan persentase substitusi tepung limbah udang sebanyak 10%.
ANALISIS KUALITAS FISIK ROTI TAWAR SUBSTITUSI TEPUNG BERAS PECAH KULIT DENGAN PENGGUNAAN RAGI ALAMI EKSTRAK BUAH PEPINO Reza Syarif Hidayat; Cucu Cahyana; Guspri Devi Artanti
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): : EDISI JULI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgpkm.v3i1.46004

Abstract

Seiring berkembangnya industri roti di Indonesia dan pengembangan produk roti berbasis pangan lokal, maka saat ini roti mulai diolah dengan menggantikan sebagian tepung terigu dengan tepung bahan pangan lokal. Ragi alami memiliki banyak manfaat seperti membuat roti menjadi lebih mudah di cerna, menyehatkan, memperkaya rasa, menambah umur simpan, dan menambah nilai gizi pada produk roti. Roti tawar dengan tepung beras pecah kulit dan ragi alami ekstrak buah pepino memiliki manfaat yang didapat dari tepung beras pecah kulit yang kaya dengan serat sehingga mampu membantu melancarkan pencernaan, selain itu penggunaan ragi alami ekstrak buah pepino membuat roti menjadi lebih mudah di cerna. Penelitian dilakukan untuk menganalisis kualitas fisik ketiga sampel roti tawar substitusi 10% tepung beras pecah kulit dengan penggunaan ragi instant, roti tawar dengan penggunaan 20% ragi alami ekstrak buah pepino dan roti tawar substitusi 10% tepung beras pecah kulit dengan penggunaan 20% ragi alami ekstrak buah pepino. Penelitian menggunakan metode eksperimen rancangan acak kelompok dengan pengamatan kualitas fisik pada aspek volume, tinggi, berat dan pori-pori roti tawar menggunakan pengulangan sampel sebanyak tiga kali. Hasil ANOVA (α = 0,05) menyatakan bahwa ketiga sampel penelitian tidak mempengaruhi kualitas fisik pada keseluruhan aspek volume, berat, dan pori-pori (P>0,05)
Pengaruh Penggunaan Tepung Ubi Jalar Putih, Ubi Jalar Merah dan Ubi Jalar Putih pada Pembuatan Tangzhong terhadap Kualitas Japanese Milk Bread Andri Suryapraja; Cucu Cahyana; Mutiara Dahlia
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i2.42863

Abstract

Konsumsi ubi jalar cenderung makin turun dari tahun ke tahunnya, dikarenakan ada anggapan bahwa masyarakat yang pangan pokoknya non beras mempunyai status ekonomi dan sosial yang lebih rendah dibandingkan masyarakat yang mengkonsumsi beras. Dikarenakan kandungan air yang cukup tinggi maka masa simpan ubi tidak bisa terlalu lama. Metode yang dapat digunakan untuk mengurangi kadar air dalam ubi jalar yaitu dengan cara dibuat tepung. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang diawali dengan uji fisik dengan mengukur volume roti, tinggi roti, lebar roti dan berat roti. Dilanjutkan dengan uji organoleptik kepada 5 panelis ahli. Tepung yang digunakan dalam pembuatan tangzhong menggunakan 80% tepung ubi jalar, dan 20% tepung terigu protein tinggi. Volume terbaik didapatkan oleh formula yang menggunakan tangzhong ubi putih. Warna kulit roti bagian atas terbaik didapatkan oleh formula yang menggunakan tangzhong ubi jalar merah. Formula yang menggunakan tangzhong ubi putih memiliki nilai terbaik untuk aspek aroma susu dan yang menggunakan tanghzong ubi merah memiliki nilai terbaik untuk aspek aroma ubi jalar. Formula yang menggunakan tangzhong ubi putih memiliki nilai terbaik untuk aspek warna remah, pori-pori remah, tekstur remah, dan tekstur ketika dirasakan. Rasa manis pada formula yang menggunakan tangzhong ubi putih dan tangzhong ubi madu memiliki nilai terbaik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Japanese milk bread dengan penggunaan tangzhong ubi jalar putih merupakan formula terbaik, karena berdasarkan hasil uji organoleptik lebih banyak unggul diberbagai aspek . Namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menilai daya terima konsumen produk Japanese milk bread dengan penggunaan tangzhong ubi jalar putih.
Pengaruh Penggunaan Daun Kelor terhadap Kualitas Granola Bar Ridhwan Syarif; Mahdiyah Mahdiyah; Cucu Cahyana
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i2.43729

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan daun kelor terhadap kualitas granola bar. Produk makanan ringan seperti granola bar yang saat ini banyak diminati sebagai makanan penunda lapar. Semakin berkembangnya produk ini, maka dapat berinovasi dengan menambahkan daun kelor. Penambahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan nilai konsumsi daun kelor yang banyak manfaatnya bagi tubuh. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen yang dimulai dari pengolahan daun kelor dengan cara dikeringkan. Kemudian dengan membuat granola bar yang ditambahkan dengan daun kelor sebanyak 20 gram, 30 gram, dan 40 gram. Dilanjutkan dengan uji validitas dengan 5 panelis ahli, dengan meliputi 6 aspek yaitu rasa, warna, aroma, tekstur bagian luar ketika disentuh, tekstur bagian dalam (kerenyahan), dan tekstur bagian dalam (kepadatan). Hasil validasi pada kualitas granola bar dengan penambahan daun kelor terjadi pada perlakuan 2 atau penambahan daun kelor sebanyak 30 gram dengan nilai 4,4 pada aspek warna, 4,4 pada aspek tekstur bagian luar ketika disentuh, 4,2 pada aspek tekstur bagian dalam (kerenyahan), dan 4,4 pada aspek tekstur bagian dalam (kepadatan). Terdapat beda pada perlakuan 1 atau penambahan daun kelor sebanyak 20 gram yaitu pada aspek rasa dengan nilai 4,8. Dan terdapat beda pada perlakuan 3 atau penambahan daun kelor sebanyak 40 gram yaitu pada aspek aroma dengan nilai 4,6.
Efektivitas Media Pelatihan Flipbook Digital Variasi Roti Manis Terhadap Hasil Pengetahuan Peserta Pelatihan Alif Putri Diajengsari; Guspri Devi Artanti; Cucu Cahyana
Syntax Idea 739-746
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v5i7.2419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas penerapan media pelatihan flipbook digital variasi roti manis terhadap hasil pengetahuan peserta pelatihan. Pengukuran efektivitas ini dilakukan di Laboratorium Pastry Bakery, Program Studi Pendidikan Tata Boga yang berada di Gedung H, Universitas Negeri Jakarta. Penggunaan metode pada penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan sampel 20 orang peserta pelatihan roti. Data dikumpulkan dengan mengisi instrumen penelitian soal pre-test dan post-test pilihan ganda 30 butir soal. Butir soal telah di uji validitas sehingga diperoleh hasil valid pada tiap butir dengan nilai lebih besar atau sama dengan 0,3; kemudian dilakukan uji reliabilitas dengan hasil sangat reliabel sebesar 0,95; dan diuji taraf kesukaran butir soal yang diperoleh hasil 7 butir pada kategori kesukaran sedang serta 23 butir pada kategori kesukaran mudah. Hasil pengujian persyaratan analisis uji normalitas diperoleh hasil signifikansi P pre-test 0,34 dan post-test 0,40 data tersebut berdistribusi normal. Uji homogenitas diperoleh hasil signifikansi P pre-test 0,73 dan post-test 0,36 data tersebut memiliki varians data homogen. Hasil teknik analisis data diperoleh nilai rata-rata pre-test sebesar 54,83 dan nilai rata-rata post-test sebesar 84,33 artinya terdapat selisih nilai sebesar 29,5. Uji hipotesis paired sample T test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,001 serta uji N-gain menghasilkan skor sebesar 0,67. Dapat disimpulkan bahwa penerapan media pelatihan flipbook digital variasi roti manis dinilai efektif terhadap hasil pengetahuan peserta pelatihan karena terdapat peningkatan pengetahuan secara signifikan dari hasil pre-test dan post-test yang telah diuji dengan paired sample T dalam kategori sedang yang diperoleh dari hasil uji N-gain.
Developing Cassava Based Frozen Products to Increase Housewife’s Income in Benda Baru Village, South Tangerang Dahlia, Mutiara; Cahyana, Cucu
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) Vol. 5 No. 1 (2021): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) (DOAJ & SINTA 3 Indexed)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/10.21009/JPMM.005.1.04

Abstract

Frozen snacks innovation is a food that is currently in trend and has a great opportunity to be developed. Referring to the Jakarta State University community service program 2020-2024 it is directed at 4 (four) focus activities, namely: Education; Public welfare; Art and culture; and Environment. Broadly speaking, the implementation of the PKM program is community empowerment in preparing PKM plans for the community in the form of product innovation originating from cassava tubers, thereby increasing culinary productivity through optimizing cassava tubers and can increase household income generating. The aim is to increase the community's ability to plan and manage the potential of cassava tubers as an effort to form a group of people who are economically independent and prosperous. Another goal is to stimulate the productivity of household culinary businesses that are widely cultivated by housewives in Benda Baru village, South Tangerang, especially in the current state of the Covid-19 pandemic. The method used in this activity is the provision of material, direct practice, and assistance in making frozen snack products, namely french fries and cassava croquettes using cassava tubers as one of the variations of the local ingredients used.
Pengembangan Media Pembelajaran Wondershare Filmora Food Photography Pada Mata Kuliah Seni Kuliner Universitas Negeri Medan Icha, Yarisya Ferika; Esi Emilia; Fatma Tresno Ingtyas; Ana Rahmi; Cucu Cahyana; Rachmat Mulyana
Jurnal Sains Boga Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Sains Boga Volume 6 Nomor 2, November 2023
Publisher : Program Studi Tata Boga Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSB.006.2.02

Abstract

This research aims to: (1) Produce Wondershare Filmora-based learning media in Culinary Arts Subject; (2) Test the feasibility of Wondershare Filmora-based learning media in Culinary Arts Subject according to material experts and media experts. The research location was conducted at the Culinary Education Study Program at Medan State University. The research time was November 2022 - January 2023. This research uses the ADDIE development model which is limited to 3 steps, namely (1) Analysis (needs analysis); (2) Design (making storyboards and making learning media); (3) Development (validation by material experts and media experts). The research subjects consisted of one material expert, one media expert, and 30 students of the Cosmetology Education Study Program. The data collection technique used a questionnaire to capture material quality data and media quality data. The data analysis technique was descriptive. Based on the results of this study, the results of the analysis of the needs of lecturers and students that all lecturers and students need Wondershare Filmora learning media, each score ≥ 50 percent. This media can be disseminated and implemented in the Culinary Arts course. The results of the material expert validation obtained a feasibility of 95.38 percent with the criteria "Very Feasible", and the results of the media expert validation obtained a feasibility of 94.12 percent with the criteria "Very Feasible" so that Wondershare Filmora media learning in the Culinary Arts course Food Photography material is included in the "Very Feasible" category with an average value of 94.75 percent. The results of student assessment of student response trials of Wondershare FIlmora learning in Culinary Arts courses Food Photography material are very high with a score of 4.63.
Pengaruh Penggunaan Yudane Tepung Lokal Terhadap Kualitas Roti Shokupan Sholahuddin Al Ayyubi; Cucu Cahyana; Ari Fadiati
Jurnal Sains Boga Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Sains Boga Volume 6 Nomor 2, November 2023
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSB.006.2.05

Abstract

This research aims to analyze the quality of shokupan bread using yudane with local ingredients including rice flour, glutinous rice flour, and mocaf flour. The research was conducted at the Pastry & Bakery Laboratory, Department of Culinary Education, Faculty of Engineering, Jakarta State University. The method used in this research was an experiment, analyzing the quality of shokupan bread with a 20% local yudane. The quality testing was performed by 5 trained panelists using a hedonic quality scale, including external factors such as volume, shape symmetry, uniformity of baking, and crust characteristics, as well as internal factors such as pores, crumb color, texture, aroma, taste, and chewing quality. The research results showed that among the external factors, the shokupan bread variant with mocaf-based yudane obtained the highest score in terms of volume with a value of 3.8. Meanwhile, in terms of crust color, the shokupan bread variant with glutinous rice flour-based yudane received the highest rating with a value of 3.8. On the aspect of shape symmetry, the shokupan bread variant with rice flour-based yudane obtained the highest score of 3.2. In terms of internal factors, the shokupan bread variant with glutinous rice flour-based yudane showed the highest ratings in terms of pores (3.4), crumb color (3.4), texture (3.4), taste (3.4), and chewing quality (4.0). However, the aspect of aroma received the highest rating in the shokupan bread variant with mocaf-based yudane with an average value of 3.2. In conclusion, based on the research results, shokupan bread made with glutinous rice flour-based yudane produced the best quality bread.
Co-Authors Adhwa, Daffa Syifa Amadea Adilla, Salma Qonitatun Agniya, Balqish Fatra Alif Putri Diajengsari Alsuhendra Alsuhendra Ana Rahmi Andini, Dinda Andri Suryapraja Annis Kandriasari Ari Fadiati Astri Mutia Muztniar Aulia, Cordoba Bella Ariani Putri Amir Clarisa Naftali Dahlia, Mutiara Diajengsari, Alif Putri Efrina, Efrina Emilia, Esi Fadiati, Ari Fadli Ikhram Farhansyah Muhammadien Fatima Tertia Ariza Fatma Tresno Ingtyas Febby Safitri Felicia Andriani Guspri Devi Artanti Guspri Devi Artanti Guspri Devi Artanti Guspri Devi Artanti Gusti Devi Artanti Hediyanti, Putri Herianti, Yeyen Hidayat, Ariij Nisriana I Gusti Ayu Ngurah Singa I Gusti Ayu Ngurah Singa Icha, Yarisya Ferika Innika Nurhabiba Simatupang Irawan, Shabrina Kandriasari, Annis Laily, Setiani Nur Lara Fridani Linawati Azizah Mahdiyah Mahdiyah , Mahdiyah Mahdiyah Mahdiyah Mahdiyah, Mahdiyah Mariani Mariani Mutiara Dahlia Nasution, Abdul Majid Ngurah, I Gusti Ayu Nuari Sulam Sari Nurunnisa, Jahiska Amalia Putiamir, Bella Ariani Putra, Fahri Artha Putri, Fildzah Rudyah Rachmat Mulyana Rahayu, Sindy Ratna Nur Hidayati Reza Syarif Hidayat Riana, Annisa Ridawat, Ridawat Ridawati Ridawati Ridawati Ridawati, Ridawati Ridhwan Syarif Rina Febriana Rosalinda, Irma Roziyah, Pipit Rusilanti Rusilanti Sabrina, Fildzah Zharifah Nur Sachriani Sachriani , Sachriani Sachriani Salwina Maharani Suryanto Serly Riyanti Shifwah, Najmah Fasyama Sholahuddin Al Ayyubi Sholihah, Lisa Ummirotus Silvi Nur Fadilah Siti Nasya Nurhayati Siti Nurwahidah, Siti Sulistiawati, Windi Sumantry, Nazhara Rahmani Syahrani, Hanifah Thifalli, Amira Tuzahra, Siti Patimah Wahyudi, Savina Putri Wartiningsih, Alia Yeni Yulianti Yufiarti Yulianti, Yeni Yusa, Adisty Naila