Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil: Anemia Prevention Education among Pregnant Abas, Istiqamariah; Ramadhan, Kadar; Manggasa, Dafrosia Darmi; Rantesigi, Nirva
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v1i1.662

Abstract

Anemia yang terjadi pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, sehingga harus dicegah sedini mungkin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Metode kegiatan ini berupa penyuluhan yang diberikan kepada seorang ibu hamil di Kelurahan Lawangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 September 2021. Kegiatan diawali dengan pemberian pretest, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan menggunakan media leaflet. Kegiatan diakhiri dengan pemberian posttest. Hasil kegiatan menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan ibu tentang anemia dari 50% sebelum penyuluhan menjadi 90% setelah penyuluhan. Kami menyarankan agar ibu hamil dapat melakukan pencegehan anemia seperti mengonsumsi makanan sumber besi serta perlu melakukan tes kadar hemoglobin darah.
Edukasi Gizi Masa Kehamilan Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil dalam Mencegah Stunting Rantesigi, Nirva; Agusrianto, Agusrianto; Suharto, Dewi Nurviana; Ulfa, A Maria
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v1i2.1097

Abstract

Stunting merupakan akibat kondisi kurang gizi kronis yang dialami oleh seseorang sejak dalam masa kandungan dan masa awal anak lahir yang dapat meningkatkan angka kematian pada bayi dan anak, mudah sakit, dan menghambat pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan kegiatan yaitu memberikan edukasi tentang gizi amsa kehamilan untuk mencegah stunting. Sasaran yaitu ibu hamil di Desa Tete B yang berjumlah 10 orang. Metode pegabdian yaitu penyuluhan dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang gizi masa kehamilan dan upaya pencegahan stunting. Saran kepada saran kepada bidan desa dan kader Posyandu setempat agar dapat memberikan pendampingan kepada ibu hamil dalam memenuhi kebutuhan gizi agar mampu mencegah stunting pada anak yang akan datang.
Edukasi Pencegahan dan Penanganan Bell’s Palsy Pada Keluarga di Desa Sintuwulemba Yunita, Agil Rahmah; Rantesigi, Nirva; Suharto, Dewi Nurviana
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i2.3432

Abstract

Bell’s Palsy adalah kelumpuhan nervus VII jenis perifer yang terjadi secara tiba-tiba dan belum diketahui penyebab pastinya, tanpa adanya kelainan neurologis lainnya. Kelainan ini dapat menyebabkan kelemahan atau kelumpuhan pada satu sisi wajah, yang dapat mengganggu fungsi sehari-hari penderitanya. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan keluarga mengenai Bell’s Palsy serta langkah-langkah pencegahannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi edukasi, demonstrasi, dan simulasi bersama pasien. Edukasi dilakukan dengan memanfaatkan leaflet yang disampaikan melalui ceramah dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 16 November 2023, di Desa Sintuwulemba. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai Bell’s Palsy , termasuk gejala, penyebab, serta cara pencegahannya. Peserta kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan simulasi. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Sintuwulemba mengenai Bell’s Palsy dan pentingnya pencegahan penyakit ini.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Kompres Jahe Dalam Upaya Mengurangi Intensitas Nyeri penyakit Gout Atritis Desa Sintuwulemba Rantesigi, Nirva; Agusrianto, Agusrianto
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v3i2.3444

Abstract

Gout artritis adalah kondisi yang dapat mengurangi kualitas hidup secara signifikan dan pengelolaannya menjadi isu kesehatan yang penting di banyak komunitas. Kurangnya pemahaman mengenai manajemen nyeri dan pilihan pengobatan yang efektif untuk gout artritis memerlukan edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai gout artritis dan mempromosikan metode pengelolaan nyeri non-farmakologis pada masyarakat Desa Sintuwulemba. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode edukasi, demonstrasi, dan diskusi serta evaluasi, sasaran sebanyak 36 peserta. Salah satu metode utama yang dibahas adalah penggunaan kompres hangat jahe untuk meredakan nyeri. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa mayoritas peserta menerima dan bersedia mencoba kompres hangat jahe sebagai alternatif pengobatan selain pengobatan farmakologis. Pemahaman masyarakat meningkat dari 27% menjadi 82% setelah edukasi dan demonstrasi. Kesimpulannya, Pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Sintuwulemba mengenai gout artritis dan pengelolaan nyeri non-farmakologis. Disarankan agar sesi edukasi dan demonstrasi dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran dan memperkuat manajemen mandiri gout artritis di masyarakat.
Upaya Pengelolaan Penyakit Gastritis Pada Masyarakat di RT 5 Kelurahan Tabalu Malinta, Salsabila Daeng; Yanala, Ferensia Karenia; Akuba, Magfira S; Sari, Salsa Deswita; Rantesigi, Nirva
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v4i1.4047

Abstract

Gastritis merupakan peradangan pada lapisan mukosa lambung yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk infeksi bakteri Helicobacter pylori, konsumsi obat, alkohol, dan stres. Kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup penderita sehingga pengetahuan masyarakat tentang cara penanganan gastritis diperlukan untuk dapat mengelola gastritis dengan baik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat RT 5 Kelurahan Tabalu mengenai penanganan gastritis, termasuk pencegahan dan pengelolaannya. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2024 dengan melibatkan 16 orang warga RT 5 Kelurahan Tabalu. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi kegiatan dengan RT 5, edukasi mengenai gastritis, diskusi dan evaluasi. Hasil Kegiatan menunjukkan pengetahuan masyarakat mengenai gastritis dan langkah-langkah penanganannya meningkat dari skor rata-rata 38 menjadi 82 setelah edukasi. Peserta aktif berpartisipasi dalam diskusi dan menunjukkan sikap positif terhadap informasi yang diberikan. Disarankan agar kegiatan edukasi tentang gastritis dilakukan secara berkala untuk memperluas pemahaman tentang pencegahan dan pengelolaan gastritis di Masyarakat
Enhancing the Capacity of Village Disaster Teams Through Community-Based Emergency Management Training Suharto, Dewi Nurviana; Manggasa, Dafrosia Darmi; Agusrianto, Agusrianto; Rantesigi, Nirva; Langitan, Rosamey Elleke; Hermanto, Raden Bagus Bambang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Lentora Vol. 5 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jpml.v5i1.4243

Abstract

Background: Sintuwulemba Village, Poso Regency, is a high-disaster-risk area where community emergency response capacity is limited. The local Village Disaster Team lacks specific training in managing critical conditions like severe bleeding, respiratory arrest, and shock, often leading to fatal delays.  Objectives:  This community service initiative aimed to enhance the team's emergency response capabilities through integrated training.Methods:  The two-day intensive program utilized lectures, demonstrations, realistic field simulations, and group discussions.Results: Pre- and post-training assessments demonstrated a marked improvement in participant competency, with the average test score increasing from 52% to 88%. The outcomes of this activity include a comprehensive training module, an instructional video, and this report Conclusion: These resources are designed to bolster the long-term resilience and self-sufficiency of the Sintuwulemba community in disaster situations, contributing to the ultimate goal of reducing disaster-related morbidity and mortality.
Penyuluhan Makanan Empat Sehat Lima Sempurna untuk Meningkatkan Pengetahuan Gizi dan Pencegahan Diare pada Siswa Sekolah Dasar Deswita, Salsa; Rantesigi, Nirva; Manggasa, Dafrosia Darmi; Langitan, Rosamey Elleke; Agusrianto, Agusrianto
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v4i2.4048

Abstract

Diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada anak usia sekolah, terutama akibat kurangnya pengetahuan tentang gizi seimbang dan kebersihan makanan. Edukasi gizi melalui konsep 4 Sehat 5 Sempurna (4S5S) merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku makan sehat. Meningkatkan pengetahuan siswa SD tentang makanan 4 Sehat 5 Sempurna untuk pencegahan diare melalui kegiatan penyuluhan interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada 14 Oktober 2024 di SDN 6 Kasiguncu dengan sasaran 45 siswa kelas 4–6. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 45%, dari nilai rata-rata pre-test 40% menjadi 85% pada post-test. Siswa mampu menyebutkan komponen 4S5S dan hubungannya dengan pencegahan diare. Penyuluhan gizi 4S5S efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang dan pencegahan diare. Disarankan adanya program tindak lanjut dan pendampingan berkelanjutan yang melibatkan orang tua dan guru
The Application of Rheumatic Gymnastics to Increase Range of Joint Motion in the Elderly at Tentena Social Werdha Home Langitan, Rosamey Elleke; Agusrianto, Agusrianto; Rantesigi, Nirva; Khaira, Nuswatul
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KOMUNITAS KESEHATAN Vol 2 No 01 (2024): JUNI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jb.v2i01.2313

Abstract

Peningkatan populasi lanjut usia di dunia saat ini sejalan dengan peningkatan jumlah kasus nyeri sendi. Rheumatoid Arthritis merupakan penyakit autoimun dan sistem imun yang menyebabkan peradangan kronis pada sendi. Tujuan dari senam rematik ini adalah umtuk mengurangi nyeri sendi dan mejaga kesehatan fisik penderita rematik. Dan adapun manfaat untuk meningkatkan kemandirian lansia dalam melakukan Activity Daily Living (ADL). Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pemberian senam rematik pada lansia. Setelah menemukan dan menentukan permasalahan, selanjutnya mahasiswa keperawatan mengajukan kepada dosen untuk mendapatkan persetujuan dan arahan yang akan dilaksanakan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa senam rematik pada lansia terdapat ada perubahan pada nyeri sendi. Selain mengurangi rasa sakit, kegiatan pengabdian masyarakat ini mempunyai dampak yang sangat baik, namun juga mempunyai dampak lain yaitu olahraga juga memberikan efek kebugaran fisik pada lansia sehingga lansia dapat lebih rileks dan meningkatkan daya tahan tubuhnya. Berdasarkan hasil kerja komunitas dapat disimpulkan bahwa senam rematik yang dilakukan secara rutin dan berkala dapat mengurangi gejala nyeri sendi pada penderita osteoarthritis. Selain mengurangi nyeri sendi, olahraga rematik secara rutin dapat meningkatkan kebugaran jasmani sekaligus menjaga kesehatan. Diharapkan kepada pihak pelayanan Panti Sosial Tresna Werdha dapat melaksanakan senam rematik ini dan menjadikannya sebagai kegiatan rutin. Kata Kunci: senam rematik; rentang gerak; lansia
Pelayanan Kesehatan pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Madago Tentena Agusrianto, Agusrianto; Langitan, Rosamey Elleke; Manggasa, Dafrosia Darmi Manggasa; Suharto, Dewi Nurviana; Ndama, Metrys; Rantesigi, Nirva; Parwata, Ni Made Ridla Nilasanti; Hermanto, Raden Bagus Bambang
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Oktober - Desember
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i4.2877

Abstract

Elderly individuals generally undergo various physical and health changes. They tend to be more susceptible to various chronic diseases, such as diabetes, hypertension, arthritis, and neurological disorders like dementia. Therefore, they require specialized care and ongoing monitoring. These efforts can help prevent diseases and enhance the quality of life for the elderly. Some of the main issues frequently faced by elderly individuals living in nursing homes are related to their health, including chronic diseases, mental disorders, and physical decline. The goal of this community service is to make a tangible contribution to improving elderly healthcare services through collaboration between the community service team and the staff of the independent living facility.The target of this community service team is 63 elderly individuals residing at PTSW Madago Tentena. The results of the community service activities indicate that most of the elderly residents at PTSW suffer from chronic diseases, including 13 individuals (20.64%) with diabetes mellitus, 41 (65.1%) with hypertension, 2 (3.2%) with severe cognitive impairment, and 5 (7.9%) with mild cognitive impairment. The health status is categorized as severe for 8 (12%), moderate for 30 (48%), and mild for 25 (40%). Therefore, the outcomes of this community service can serve as a reference for the nursing home staff to strive for improved health among the elderly and collaborate with other institutions to provide healthcare services in the facility.
Compliance Overview of Tuberculosis Patients in Poso City Subdistrict Rantesigi, Nirva; ., Agusrianto
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 11 No 02 (2023): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v11i2.2184

Abstract

Pendahuluan: Upaya pencegahan dan pengendalian TB Paru melibatkan berbagai aspek, termasuk penegakkan diagnosis dini, pengobatan yang tepat serta tidak kalah pentingnya adalah kepatuhan penderita dalam mengikuti regimen pengobatan. Kepatuhan minum obat menjadi faktor kritis dan vital dalam mencapai kesembuhan penderita dan mencegah penyebaran infeksi dan penularan lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Kecamatan Poso Kota. Metode penelitian kuantitatif survei analitik cross-sectional dengan jumlah sampel 30 orang penderita TB. Instrumen menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) dan uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil yang diperoleh adalah karakteristik responden yaitu usia dan pendidikan berhubungan dengan kepatuhan minum obat dimana uji statistik pada usia p value = 0,371 dan pekerjaan p value=0,173. Nilai P lebih kecil dari α = 0,05 %, dukungan keluarga yang positif, tingkat kepatuhan penderita minum obat rendah hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik nilai p value= 0,256 artinya lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan: Kepatuhan dalam minum obat pada penderita TB Paru adalah merupakan elemen kunci dalam pengobatan TB. Jika penderita tidak mematuhi rencana pengobatan, bakteri TB dapat menjadi resisten terhadap obat, menyebabkan perburukan kondisi kesehatan dan penyebaran penyakit lebih lanjut di masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa kepatuhan minum obat penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Poso Kota masih rendah. Pentingnya Peran Keluarga dan Dukungan Sosial dapat memainkan peran kunci dalam meningkatkan kepatuhan minum obat. Keluarga perlu memberikan dukungan moral dan praktis untuk membantu penderita mengatasi kendala dalam mematuhi rencana pengobatan. Kata Kunci: Kepatuhan; Minum obat; TB Paru
Co-Authors ., Agusrianto Abas, Istiqamariah Abd Farid Lewa Agusrianto Agusrianto Agusrianto, Agusrianto Akuba, Magfira S Aminudin Aminudin Amir Amir Amsal Andi Fatmawati Anna Veronica Pont Ansar Ansar Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Baiq Emy Nurmalisa Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Deswita, Salsa Dewi Nurviana Suharto Diah Ayu Hartini Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dohanis, Putri Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Firdaus Hi Jahja Kunoli Fitria Masulili Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman Hermanto, Raden Bagus Bambang Hestiani K, Dewi I Wayan Supetran I Wayan Supetran, I Wayan Ichsan, Moh Ichsan Indro Subagyo Irsanty Collein Ismunandar Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Khaira, Nuswatul Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Malinta, Salsabila Daeng Manggasa, Dafrosia Darmi Manggasa Mardani Mangun Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Muliani najamuddin, nur isriani Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurlailah Umar Nurul Aulia Putri Ningsih Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Putri Pratiwi Raoda Rina Tampake Ros Arianty Rosamey Elleke Langitan Rusneni Salman Saman Sari, Salsa Deswita Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Siti Nurazizah Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sufyaningsi, Ulfa Suharto, Jeane Sriani Sukmawati Sukmawati Supirno, Supirno Supriadi Supriadi Abd Malik Supriadi Supriadi Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Tasnim Tasnim Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Ulfa, A Maria Wery Aslinda Wijianto Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Yanala, Ferensia Karenia Yasmin H Yasmin H Yunita, Agil Rahmah Zainul