Claim Missing Document
Check
Articles

The Effectiveness of The Nursing Care Approach in Healing Diabetic Ulcers: A Case Study of Mrs. F in Sintuwulemba Village, Lage District, Poso Regency, Central Sulawesi Province Langitan, Rosamey Elleke; ., Agusrianto; Rantesigi, Nirva
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 01 (2024): JUNI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i01.2309

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Ulkus diabetik adalah salah satu komplikasi serius yang sering terjadi pada pasien dengan diabetes mellitus. Ulkus merupakan luka terbuka pada kulit, sering kali terjadi pada kaki atau kaki bagian bawah, yang sulit sembuh dan berpotensi menjadi infeksi yang serius jika tidak ditangani dengan tepat. Asuhan keperawatan pada pasien ulkus diabetik di desa sintuwulemba dapat di lakukan dengan melakukan pengkajian, merumuskan diagnosa, perencanaan intervensi, melakukan implementasi dan evaluasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan mengkaji efektifitas penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan ulkus diabetik dalam upaya mempercepat proses penyembuhan, mencegah infeksi sekunder, dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Metode penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan studi kasus 1 orang pasien yang memilik ulkus diabetik dengan derajat 2 di mana kedalaman luka mencapai ligament, tendon dan otot. Hasil penelitian : didapatkan pasien mengeluh terdapat luka pada kaki sebelah kanan dibagian telapak kaki dan sela-sela jari dengan ukuran PxL: 8,8cm kondisi luka terdapat jaringan nekrotik 50% menutupi luka, warna luka kekuningan dan luka berbau, di dapatkan data terjadi peningkatan kadar glukosa darah 264/gdl, data mengatakan klien cemas dan takut karena luka yang tak kunjung sembuh. Diagnosa keperawatan : (1) gangguan integritas kulit, (2) ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah,(3)ansietas. Intervensi keperawatan: integritas/kulit, perawatan luka, manajemen hiperglikemia, reduksi ansietas. Implementasi keperawatan : dilakukan tindakan perawatan luka modern, edukasi diet dan dukungan perkembangan penyembuhan luka. Evaluasi : yaitu setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 6 hari pasien mengatakan perasaan lebih rileks dan perasaan cemas berkurang. Jaringan nekrotik berkurang, dan bau berkurang, pasien sudah melakukan diet karbohidrat dan juga mengurangi makanan yang mengandung gula lebih, perasaan lebih rileks. Kesimpulan : bahwa dengan perawatan integritas kulit, perawatan luka, manajemen hiperglikemia, edukasi diet, dukungan perkembangan luka dan terapi relaksasi efektif di lakukan pada pemberian asuhan keperawatan. Kata Kunci: Perawatan; Luka; DM
Pengaruh Pola Asuh dan Interaksi Sosial Terhadap Perkembangan Fisik dan Kognitif Anak Stunting Rantesigi, Nirva; Agusrianto, Agusrianto; Langitan, Rosamey Elleke
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 20 No 2 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v20i2.3377

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan kognitif pada anak stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian khusus. Faktor pengasuhan diduga kuat memengaruhi perkembangan tersebut, bahkan dalam kondisi stunting. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola asuh dan interaksi sosial terhadap perkembangan kognitif anak balita stunting di Desa Buyumpondoli. Metode: Penelitian cross-sectional ini dilaksanakan diPosyandu Desa Buyumpondoli, Wilayah Kerja Puskesmas Tentena, pada 21-22 Juli 2025. Sebanyak 35 ibu yang memiliki balita stunting dipilih sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi-Square untuk menentukan hubungan antar variabel. Hasil: Sebagian besar responden berusia 20-30 tahun (51,4%), berpendidikan SMA (62,9%), dan bekerja di sektor swasta (57,1%). Pola asuh demokratis dominan diterapkan (74,3%). Namun, sebagian besar anak (74,3%) memiliki kemampuan kognitif yang tidak baik, meskipun interaksi sosialnya baik (68,6%). Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh dan perkembangan kognitif (p-value=0,005), dimana pola asuh yang baik meningkatkan peluang memiliki kognitif yang baik sebesar 2,6 hingga 3 kali. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara interaksi sosial dan perkembangan kognitif (p-value=0,685). Kesimpulan: Pola asuh merupakan faktor kritis yang berhubungan signifikan dengan perkembangan kognitif anak stunting. Diperlukan intervensi berbasis parenting education untuk memperkuat kualitas pola asuh demokratis, yang dikombinasikan dengan intervensi gizi dan kesehatan yang komprehensif untuk menangani stunting. Kata Kunci: Stunting, Perkembangan Kognitif, Pola Asuh, Interaksi Sosial, Balita.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan pada Anak Usia Sekolah melalui Metode Simulasi di SDN 6 Tabalu, Poso Pesisir Lubah, Moh. Zulfikar; Rizky, Nur; Tansidi, Rifky Afrian W; Husain, Ricki Adiwinata; Natasya, Afka Riska; Delfianti , Fila; Mutmaina, Mutmaina; Praselia, Ni Putu Santi; Rantesigi, Nirva
Madago Community Empowerment for Health Journal Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/mce.v4i2.4051

Abstract

Cedera ringan hingga kegawatdaruratan sederhana seperti pingsan, mimisan, dan luka akut merupakan kejadian yang sering dialami anak usia sekolah. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama pada anak berpotensi meningkatkan risiko komplikasi akibat keterlambatan penanganan awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa sekolah dasar dalam melakukan pertolongan pertama kegawatdaruratan yang umum terjadi di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SDN 6 Tabalu, Kecamatan Poso Pesisir, pada Oktober 2024 dengan sasaran siswa kelas V dan VI sebanyak 58 orang. Metode pelaksanaan meliputi edukasi, diskusi interaktif, dan simulasi pertolongan pertama. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest serta observasi keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dari kategori cukup (55%) menjadi baik (90%) setelah intervensi. Selain itu, sebagian besar peserta mampu mempraktikkan pertolongan pertama pada kasus pingsan, mimisan, dan luka akut dengan benar. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis simulasi efektif meningkatkan kesiapsiagaan anak sekolah dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan sederhana. Program serupa direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kegiatan UKS di sekolah dasar
Optimalisasi Ruang Publik Sebagai Media Edukasi Kesehatan dan Skrining Kesehatan Jantung Bagi Masyarakat Rahmat Kurniawan; Supriadi B; Sumiaty Sumiaty; Nurmiaty Nurmiaty; Novica Ariyanti Putri; Sarliana Sarliana; Eli Saripah; Aminuddin Aminuddin; Siti Kusnul Khotimah; Nirva Rantesigi; Helena Pangaribuan; T. Iskandar Faisal; Nuswatul Khaira
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/mgd8s913

Abstract

Penyakit jantung merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas yang dapat dicegah melalui pendekatan promotif dan preventif. Optimalisasi ruang publik berpotensi menjadi media strategis untuk edukasi kesehatan dan skrining kesehatan jantung yang menjangkau masyarakat secara luas. Tujuan pengbamas untuk untuk mendeteksi secara dini faktor risiko penyakit jantung pada masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan sederhana serta meningkatkan literasi kesehatan dan perilaku hidup sehat. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di ruang publik pada kegiatan Car Free Day dengan pendekatan promotif–preventif. Intervensi yang diberikan berupa skrining kesehatan jantung meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu, kolesterol, asam urat, serta pengukuran antropometri, disertai edukasi kesehatan jantung secara langsung dan interaktif. Peserta kegiatan adalah masyarakat umum yang hadir secara sukarela. Hasil: Menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek, di mana sebelum kegiatan hanya 40% responden yang memiliki pengetahuan dan sikap yang baik. Setelah kegiatan, seluruh responden (100%) menunjukkan peningkatan menjadi kategori baik di kedua aspek tersebut. Simpulan: Pemanfaatan ruang publik sebagai media edukasi dan skrining kesehatan jantung efektif mendukung upaya promotif–preventif dan peningkatan literasi kesehatan masyarakat.
Co-Authors ., Agusrianto Abas, Istiqamariah Abd Farid Lewa Agusrianto Agusrianto Agusrianto, Agusrianto Akuba, Magfira S Aminuddin Aminudin Aminudin Amir Amir Amsal Andi Fatmawati Anna Veronica Pont Ansar Ansar Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Baiq Emy Nurmalisa Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Delfianti , Fila Deswita, Salsa Dewi Nurviana Suharto Diah Ayu Hartini Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dohanis, Putri Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Eli Saripah Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Firdaus Hi Jahja Kunoli Fitria Masulili Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman Hermanto, Raden Bagus Bambang Hestiani K, Dewi Husain, Ricki Adiwinata I Wayan Supetran I Wayan Supetran, I Wayan Ichsan, Moh Ichsan Indro Subagyo Irsanty Collein Ismunandar Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Khaira, Nuswatul Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Lubah, Moh. Zulfikar Malinta, Salsabila Daeng Manggasa, Dafrosia Darmi Manggasa Mardani Mangun Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Muliani Mutmaina, Mutmaina najamuddin, nur isriani Nasrul Natasya, Afka Riska Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nitro Galenso Novarianti Novarianti Novica Ariyanti Putri Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurlailah Umar Nurmiaty Nurmiaty Nurul Aulia Putri Ningsih Nuswatul Khaira Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Praselia, Ni Putu Santi Putri Pratiwi Rahmat Kurniawan Raoda Rina Tampake Rizky, Nur Ros Arianty Rosamey Elleke Langitan Rusneni Salman Saman Sari, Salsa Deswita Sarliana Sarliana Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Siti Kusnul Khotimah Siti Nurazizah Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sufyaningsi, Ulfa Suharto, Jeane Sriani Sukmawati Sukmawati Sumiaty Sumiaty Supirno, Supirno Supriadi Supriadi Abd Malik Supriadi B Supriadi Supriadi Syamsul Arifin T. Iskandar Faisal Tansidi, Rifky Afrian W Taqwin Taqwin Tasnim Tasnim Tiara Aninditha Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Ulfa, A Maria Wery Aslinda Wijianto Yanala, Ferensia Karenia Yasmin H Yasmin H Yunita, Agil Rahmah Zainul