Claim Missing Document
Check
Articles

Wujudkan Lansia Bahagia Dengan Terapi Reminiscence dan Therapeutical Garden Dalam Upaya Pencegahan Stress Pada Lansia Di Komunitas LUNA MAYA Jemur Wonosari Surabaya Shobihatus Syifak; Iis Noventi; Moch. Dwikoryanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Memaksimalkan Potensi
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v4i1.1356

Abstract

Lansia terjadi kemunduran fisik dan psikologis secara bertahap, dimana penurunan kondisi tersebut dapat menimbulkan stres pada sebagian lansia. Masalah psikososial pada lansia dapat berupa stres, ansietas (kecemasan) dan depresi. Stres dapat dikatakan adalah gejala penyakit masa kini yang erat kaitannya dengan adanya kemajuan pesat dan perubahan yang menuntut adaptasi seseorang terhadap perubahan tersebut dengan sama pesatnya. Dampak stres umumnya yang jika tidak dapat diatasi oleh lansia dapat menyebabkan lansia mengalami masalah psikologi yang menyebabkan tidak bahagia. Upaya untuk kenyamanan, pengurangan resiko komplikasi dan peningkatan kualitas hidup untuk lansia dengan masalah psikologis harus dibuatkan metode untuk memudahkan melakukan Upaya Kesehatan lansia baik fisik, psikologis, sosial dan spiritual. Tujuan pengabdian ini untuk mewujudkan lansia bisa bahagia dan mengeluarkan isi hatinya dan ada teman untuk mengobrol bicara dari hati ke hati untuk mencegah depresi. Memberikan alternative penanganan lansia dengan masalah psikologis melalui kelola stress pada lansia melalui kegiatan terapi Reminiscience dan dan therapeutical garden sebagai Upaya untuk mengelola masalah psikologis dengan membuat Bahagia pada lansia. Subyek pengabdian ini adalah lansia yang mengalami keluhan masalah psikologis sebanyak 30 lansia, Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pengendalian dampak stress antara lain dengan meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE dalam pengendalian stress dengan terapi Reminiscience dan therapeutical garden. Pendampingan yang dilakukan dalam jangka waktu 1 bulan (Juni – Juli 2024) dengan menerapkan Reminiscience dan therapeutical garden Untuk media edukasi lansia yang mengalami masalah psikologis. Dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan, sikap dan penerimaan diri yang signifikan setelah intervensi dengan nilai p value masingmasing sebesar 0,000 (p value <0,05). Penerapan upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pengendalian dampak stress dengan meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE dengan Reminiscience dan therapeutical garden. mampu menambah pengetahuan lansia dalam menangani lansia dengan masalah psikologis.
Pengendalian Tekanan Darah melalui Senam Hipertensi di Posyandu Lansia Akar Nusa Benowo Surabaya Kartini, Yanis; Faizah, Imamatul; Noventi, Iis; Aisyah, Aisyah; Anisah, Anisah; Shofianty, Putri Aprillia; Putri, Rizka Amalia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17662

Abstract

ABSTRAK Lansia banyak yang mengalami tekanan darah tinggi, apabila tidak ditangani secara baik dapat menimbulkan komplikasi. Salah satu cara non farmakologis yang dapat dilakukan pada lansia adalah senam hipertensi. Namun masih banyak lansia yang belum mengetahui manfaat dari senam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melatih senam hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi. Peserta dalam pengabdian masyarakat adalah 32 lansia di Posyandu Lansia Akar Nusa Benowo Surabaya. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang hipertensi dan melatih senam hipertensi. Keberhasilan kegiatan diukur berdasarkan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan senam setelah 4 kali berturut turut dilakukan senam hipertensi. Data dianalis  menggunakan uji statistik Paired T-test. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan tekanan darah sistolik pre-test memiliki rata – rata 148.34 dengan SD 14.178. Sedangkan tekanan darah sistolik post-test memiliki rata – rata 138.91 dengan SD 12.444. Untuk tekanan darah diastolik pre-test memiliki rata – rata 87.00 dengan SD 4.690, dan tekanan darah diastolik post-test memiliki rata – rata 83.16 dengan SD 5.490. Hasil uji statistik Paired T-test dapatkan nilai p value= 0,000  yang bermakna bahwa senam hipertensi dapat menurunkan tekanan darah pada lansia. Diharapkan lansia rutin mengikuti program senam hipertensi untuk mempertahankan tekanan dalam pada kondisi optimal. Kata Kunci: Lansia, Senam Hipertensi, Tekanan Darah  ABSTRACT Many elderly people experience high blood pressure, if not treated properly it can cause complications. One non-pharmacological method that can be done for the elderly is hypertension exercise. However, there are still many elderly people who do not know the benefits of exercise. This community service activity is to train hypertension exercises to reduce blood pressure in elderly people who suffer from hypertension. Participants in community service were 32 elderly people at Posyandu Lansia Akar Nusa Benowo Surabaya. The activities carried out were counseling about hypertension and training in hypertension exercises. The success of the activity was measured based on blood pressure measurements before and after the exercise was given after 4 consecutive hypertension exercises. Data were analyzed using the Paired T-test statistical test. The results of the service activities showed that the pre-test systolic blood pressure had an average of 148.34 with an SD of 14.178. Meanwhile, post-test systolic blood pressure had an average of 138.91 with an SD of 12,444. The pre-test diastolic blood pressure had a mean of 87.00 with SD 4,690, and post-test diastolic blood pressure had a mean of 83.16 with SD 5,490. The results of the Paired T-test statistical test obtained a p value = 0.000, which means that hypertension exercise can reduce blood pressure in the elderly. It is hoped that elderly people will regularly participate in a hypertension exercise program to maintain internal pressure in optimal conditions Keywords: Elderly, Hypertension, Blood Pressure
ANALYSIS OF NURSING CARE FOR THE ELDERLY USING THE IMPLEMENTATION OF VIRGIN COCONUT OIL (VCO) TO OVERCOME SKIN INTEGRITY DISORDER IN DERMATITIS AT THE JAMBANGAN WREDA NURSING HOME, SURABAYA Anggraini, Dewi Puspita; Zahroh, Chilyatiz; Noventi, Iis; Setiyowati, Eppy
Nurse and Holistic Care Vol. 4 No. 2 (2024): Nurse and Holistic Care
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/nhc.v4i2.5129

Abstract

Introduction: Dermatitis can disrupt skin integrity, with sufferers feeling itchy, damage to the skin layer, and decreased skin elasticity causing the skin to become dry and scaly. Objective: This study aims to provide nursing care by administering virgin coconut oil (VCO) to elderly people suffering from dermatitis to overcome skin integrity disorders at the Surabaya Nursing Home. Methods: The research method used is a case study. The subject of this research is Mrs. T is 77 years old with problems with skin integrity disorders and was given virgin coconut oil (VCO). The assessment was conducted through interviews and direct observation of the patient using a gerontic nursing care sheet and applying VCO according to the SOP. Results: The results obtained in this study were, after 5 days of intervention, giving virgin coconut oil (VCO) 2x a day, the results were obtained with reduced itching, and elasticity from scale 2 (quite decreased) to scale 5 (increased) as evidenced by visible skin. Quite moist which was initially dry and scaly, tissue damage from scale 2 (quite increased) to scale 5 (decreased) it was proven that inflammation around the skin area decreased which initially had a red rash, damage to the skin layer from scale 2 (quite increased) to scale 5 (decreased) results showed that the reddish rash on the skin decreased, the blackened wound spots decreased. Conclusions: The use of virgin coconut oil reduces itching, increases skin elasticity, reduces tissue damage, and reduces damage to the skin layer.
Emergency Response Time and Its Determinants in the Quick Response Team in Surabaya, Indonesia Wardhana, Fahmy Dhio; Winoto, Priyo Mukti Pribadi; Hidaayah , Nur; Noventi, Iis
Critical Medical and Surgical Nursing Journal Vol. 12 No. 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/cmsnj.v12i2.48693

Abstract

Introduction: The response time in handling prehospital emergencies has not been fully optimal so that people still complain about it. Appropriate response time will reduce mortality and morbidity rates so that patient satisfaction can be met. The aim of this study was to describe the emergency response time and its determinants in the Quick Response Team (it is called "Tim Gerak Cepat”) Surabaya.  Methods: This research was a descriptive research design with a cross sectional approach. The population of the study were all nurses in Tim Gerak Cepat (TGC) at the Integrated Command Post Surabaya totaling 126 nurses and a sample of 96 respondents were taken by purposive sampling. The variables were abilities, skills, education, emergency training, length of service, and motivation of nurses as well as the response time in handling emergencies. Collecting data using a questionnaire and presented in descriptive analytics.  Results: The research results showed that the majority of respondents had high abilities (90.6%) and skills (93.8%). The majority of respondents had achieved a third diploma (D3) in nursing (82.3%) and had undergone basic emergency training (88.5%). Furthermore, more than half of the respondents had worked for more than 3 years (68.7%) and showed moderate motivation (51%). In general, the majority of respondents had a response time of ≤ 8 minutes (79.2%). Conclusion: Nurses at TGC Surabaya actually have a good response time. This is supported by high capacity and skills in emergency situations, as well as educational background, including emergency training. But nurses still need to increase self-motivation. Further research can explore further what are the priority determining factors for emergency response time, especially in Surabaya as the 2nd largest city in Indonesia, in order to assist the government in making the best setting and organization at TGC Surabaya.
Ketersediaan Ruang Hati sebagai Media Curhat dan Membina Hubungan Sosial untuk Mengelola Stres serta Menjaga Kesehatan Mental pada Lansia Noventi, Iis; Maimunah, Siti; Hasina, Siti Nur; Putri, Rahmadaniar Aditya; Kartini, Yanis; Sulistyorini, Sulistyorini
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Mei 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i3.6001

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan akan perubahan kondisi dan situasi yang disebabkan adanya perubahan kondisi fisik, sosial, dan psikologis. Beberapa masalah yang dapat terjadi dikarenakan lansia tidak mampu menerima perubahan pada dirinya, dapat mengakibatkan lansia merasa kesepian, stress dan depresi. Masyarakat menganggap bahwa lansia merupakan orang-orang yang kurang produktif, mudah lupa dan daya ingat menurun fungsi pendengaran dan penglihatan sudah mulai berkurang. Dari kondisi inilah seringkali dijadikan indikator penilaian penampilan terhadap lansia yang mengatakan bahwa diusianya sekarang lansia sudah tidak produktif lagi. Sehingga lansia lebih mudah tersinggung atau lebih sensitive itulah yang akan mengakibatkan gangguan psikis pada lansia. Oleh karena itu para lansia perlu memperoleh program pemberdayaan untuk mengisi kegiatan positif agar dapat mencapai peningkatkan kualitas hidup serta terwujudkan lansia yang produktif dan tidak mendapatkan masalah psikologis. Tujuan pengabdian ini untuk memberi ruang lansia mengeluarkan isi hatinya dan ada teman untuk mengobrol bicara dari hati ke hati untuk mencegah depresi pada komunitas lansia LUNAMAYA di Jemur wonosari Surabaya. Subyek pengabdian ini adalah lansia yang mengalami keluhan masalah psikologis sebanyak 30 lansia, Kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pengendalian dampak stress antara lain dengan meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE dalam pengendalian stress dengan membat ruang hati. Pendampingan yang dilakukan dalam jangka waktu 1 bulan (Juni – Juli 2024) dengan menerapkan ruang hati untuk media edukasi lansia yang mengalami masalah psikologis. Dari kegiatan ini didapatkan peningkatan pengetahuan, sikap dan penerimaan diri yang signifikan setelah intervensi dengan nilai p value masingmasing sebesar 0,000 (p value <0,05). Penerapan upaya yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan pengendalian dampak stress dengan meningkatkan promosi kesehatan melalui KIE dengan penyediaan ruang hati mampu menambah pengetahuna lansia dalam menangani lansia dengan masalah psikologis.
Manajemen Depresi Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Di Panti Werdha Jambangan Surabaya sulistyorini, Sulistyorini; Noventi, Iis; damawiyah, siti; setiyowati, Eppy
Journal of Dedicators Community Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v7i3.3966

Abstract

Lansia yang memiliki potensi terkena depresi paling tinggi adalah lansia yang tinggal di panti. Hal ini dikarenakan, lansia yang berada di panti tinggal terpisah dari keluarga sehingga tidak memiliki tempat untuk berbagi masalah dan kesedihan yang dirasakan. Belum optimalnya pemantauan penanganan secara intensif dalam meningkatkan manajemen penanganan dalam menghadapi lansia yang mengalami depresi Tujuan pengabdian ini untuk memberikan alternative penanganan lansia dengan depresi melalui kegiatan bercerita dan rendam kaki secara berkelompok. Subyek pengabdian ini adalah lansia yang mengalami depresi sebanyak  14 lansia, Kegiatan ini dilakukan seminggu satu kali selama satu bulan dan memberikan leaflet yang berisi tentang manfaat olahraga rekreasi dengan bercerita dan rendam kaki dengan air hangat. Dari kegiatan ini didapatkan perbandingan tingkat depresi sebelum dilakukan olahraga rekreasi bercerita dan rendam kaki dan setelah dilakukan Tindakan tersebut. Terjadi kenaikan signifikan penurunan depresi dengan nilai p=0.000 < 0.05. Penerapan olahraga rekreasi bercerita dengan rendam kaki air hangat untuk mengurangi perasaan sedih dan tertekan mampu menambah pengetahuna perawat lansia yang menangani lansia dengan depresi.
Analysis Of The Knowledge Level Of Posyandu Cadres In Using The Anthropometric Measurement Kit To Prevent Stunting Risks In The Working Area Of Wonokromo Community Health Center Sulenti Widiastuti; Nurul Abidah; Mustalia; Noventi, iis; Siti Nur Hasina
Journal for Quality in Public Health Vol. 8 No. 2 (2025): May
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v8i1.491

Abstract

The level of knowledge of Posyandu cadres in assessing stunting includes anthropometric measurements kit such as height (TB) and weight (BB). The anthropometric kit is one of the key components in assessing nutritional status in children and adults. Assessing the nutritional status of infants to predict long-term health complications requires anthropometric kit examinations nutritional status. This study aims to determine the level of most of them are skilled and knowledge is mostly inadequate of Posyandu cadres in anthropometric kit measurements to prevent stunting in the working area of Wonokromo Community Health Center, Surabaya. The method used is descriptive survey, with a sample of 30 Posyandu cadres involved in anthropometric kit measurements. The results of the study show that before training, most Posyandu cadres were not skilled, but after training, most became skilled. The majority of cadres showed inadequate knowledge prior to training before training but improved significantly afterward. It is recommended for health centers to provide repeated training and evaluate Posyandu cadres by imparting knowledge and skills on proper measurement techniques, especially for stunted children, and accompany them during anthropometric kit measurements to ensure better understanding.
Penyuluhan Manfaat Baca Shalawat Dapat Menurunkan Stres Lansia Di RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya Maimunah, Siti; Noventi, Iis; Purwanti, Nunik; Rusdianinseh; Mawarda Hatmanti , Nety
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.4917

Abstract

Many elderly people experience stress because of the problems they face, family problems, especially children who lack attention, lack patience When taking care of them, there are even those who do not care about the absence of guidance in old age, causing them to have a minimal understanding in the field of religion in the community of RW 02 Karangrejo Wonokromo Surabaya there are some people who can recite and lack understanding about religion Method: lecture and question and answer methodto find out the level of knowledge of the respondent can be found by conducting a pre-test in the form of a questionnaire that will be filled out by the respondent to find out the level of knowledge of the respondent about the Stress experienced by the elderly. The pre test is carried out before counseling is given, to find out the increase in respondents' knowledge about the effect of reading prayer on the stress of the elderly can be found by comparing the results of the post test that have been filled in by the respondents after the counseling is carried out with the results of the pre test. The result was that there was an increase in public knowledge because the post test score was higher than the pre-test score
Penerapan Aplikasi WarnaLyze sebagai Sarana Identifikasi Dini Gangguan Persepsi Warna pada Siswa [Application of WarnaLyze as an Early Identification Tool for Color Perception Disorders in Students] Magfira, Dike Bayu; Yudianto, Firman; Kurniastuti, Ima; Meutia, Nur Shabrina; Sulistiyani, Endang; Noventi, Iis
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251302

Abstract

Abstract. This study aims to develop and implement the digital application Warnalyze as a self-screening tool for color blindness detection in vocational education settings. The application is web-based and utilizes the digital Ishihara method, equipped with automatic documentation features, major recommendations, and a monitoring dashboard. The development process was carried out systematically through stages of design, training, trials, and functionality evaluation. Trials were conducted at SMKN 1 Driyorejo, involving 180 participants consisting of students and teachers. The implementation results showed that the application has a high accuracy rate (88–100%), is easy to use, and is well accepted by users. The diagnostic and major recommendation features are considered relevant in supporting academic counseling and career selection processes. The school has expressed its commitment to adopt the application as part of its regular visual health screening system. This study demonstrates that Warnalyze has the potential to be replicated in other educational institutions and supports inclusive education policies based on technology. The application makes a tangible contribution to the utilization of digitalization for improving the accessibility of visual health services in education. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi digital Warnalyze sebagai alat skrining mandiri untuk deteksi buta warna di lingkungan pendidikan vokasional. Aplikasi dirancang berbasis web dengan metode Ishihara digital, dilengkapi fitur dokumentasi otomatis, rekomendasi jurusan, dan dashboard pemantauan. Proses pengembangan dilakukan secara sistematis melalui tahapan desain, pelatihan, uji coba, dan evaluasi fungsionalitas. Uji coba dilakukan di SMKN 1 Driyorejo dengan melibatkan 180 partisipan yang terdiri dari siswa dan guru. Hasil implementasi menunjukkan bahwa aplikasi memiliki tingkat akurasi tinggi (88–100%), mudah digunakan, dan diterima dengan baik oleh pengguna. Fitur diagnostik dan rekomendasi jurusan dinilai relevan dalam mendukung proses konseling akademik dan pemilihan karier. Pihak sekolah menyatakan komitmennya untuk mengadopsi aplikasi sebagai bagian dari sistem skrining kesehatan visual secara berkala. Penelitian ini menunjukkan bahwa Warnalyze berpotensi direplikasi di institusi pendidikan lain dan mendukung kebijakan pendidikan inklusif berbasis teknologi. Aplikasi ini memberikan kontribusi nyata dalam pemanfaatan digitalisasi untuk meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan visual di dunia pendidikan.
Peranan dan Dukungan Generasi Muda terhadap Lansia melalui Kegiatan Lintas Generasi dengan Ketersediaan “Ruang Hati” sebagai Media Curhat dan Kualitas Hidup Noventi, Iis; Ainiyah, Nur; Hasina, Siti Nur; Kartini, Yanis
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22741

Abstract

ABSTRAK Melalui generasi muda dan kegiatan lintas generasi, dampak positif serta dukungan yang diperoleh akan semakin bermanfaat bagi para lansia. Oleh karena itu, program “Ruang Hati” dibuat agar para lansia juga dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui kegiatan yang menawarkan sebagian layanan psikologis dan interaksi lintas generasi, dengan meregan kebun, reminiscense, olahraga, bercerita, dan bina keluarga. Tujuan pengabdian ini adalah psychosocial wellbeing. Dalam hal ini, 30 anggota Karang Taruna dan kesehatan serta 107 lansia dari komunitas LUNA MAYA digabungkan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dari generasi muda dan cara mereka berinteraksi serta memberikan care kepada para lansia. Meskipun ini masih berada dalam keterbatasan, Program ini mampu mengurangi tingkat kesepian lansia. Besar harapan, kegiatan yang diusulkan dapat dijadikan lanjutan dalam kegiatan di komunitas. Kata Kunci: Lansia, Lintas Generasi, Ruang Hati, Kualitas Hidup, Psikologis  ABSTRACT Through the younger generation and intergenerational activities, the positive impact and support gained will be even more beneficial for the elderly. Therefore, the “Ruang Hati” program was created so that the elderly can also improve their quality of life. The approach taken is through activities that offer psychological services and intergenerational interaction, such as gardening, reminiscence, sports, storytelling, and family development. The goal of this service is psychosocial wellbeing. In this case, 30 members of Karang Taruna and health workers and 107 elderly people from the LUNA MAYA community were brought together. The results of the study showed a significant improvement in the younger generation and the way they interact and provide care to the elderly. Although this is still limited, the program has been able to reduce the level of loneliness among the elderly. It is hoped that the proposed activities can be continued in the community. Keyword: Eaderly, Intergenerational, Heart Space, Quality of Life, Psychological
Co-Authors -, Rusdianingseh Afib Rulyansah Afridah, Wiwik Aini, Nur Ainiyah Ainul Rofik Aisyah Aisyah Algristian, Hafid Ana Fajarini Anggraini, Dewi Puspita Anisah Annif Munjidah Damawiyah, Siti Destita Shari Dewi Masithah Dike Bayu Magfira, Dike Bayu Erika Wardani Febriarta, Ajie Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Heris Santy, Wesiana Hidaayah, Nur Hotijah Hotijah Ika Mardiyanti Ima Kurniastuti Imamatul Faizah Ira Trio Jauharotur Rihlah Kamariyah, Nurul Khafid, Muhamad Kholidatul Muawanah Kusumawati, Diah Retno Lina Ekawati M. Shodiq M. Shodiq M.Shodiq M.Shodiq Mahyuvi, Tata Maimunah, Siti Mawarda Hatmanti , Nety Mawarda Hatmanti, Nety Meidyta Sinantryana W Meidyta Sinantryana Widyaswari, Meidyta Sinantryana Misutarno, Misutarno Moch. Dwikoryanto Mochamad Ikwan Muhamad Khafid Muhammad Khafid Mustalia Mustofa Mustofa Nadatien, Ima Nerisafitra, Paramitha Nur Ainiyah Nur Ainiyah Nur Azizah AS Nurul Abidah Nurul Kamariyah Nyoto Nyoto Priyagung Gusmantara Priyo Mukti Pribadi Winoto Purwanti, Nunik Purwanti, Nunik Putri, Rahmadaniar Aditya Putri, Rizka Amalia Rahmadaniar Aditya Rahmadaniar Aditya Putri Rohmawati, Riska Rusdianinseh Rusdiansyah, Mohamad Sari, Ratna Yunita Shobihatus Syifak Shobihatus Syifak Shofianty, Putri Aprillia Singgih Singgih Siti Maimunah Siti Maimunah Siti Noersiyah Siti Nur Hasina Soleha, Umdatus Sulenti Widiastuti Sulistiyani, Endang Sulistyorini Sulistyorini Sulistyorini Sulistyorini, Sulistyorini Supriyana, Herdiantri Umi Hanik Wardhana, Fahmy Dhio Wijayanti, Lono Winoto, Priyo Mukti Pribadi Yanis Kartini Yudianto, Firman Zahroh, Chilyatiz