Claim Missing Document
Check
Articles

Memaksimalkan Pendidikan Agama Islam Terhadap Moral Siswa Di SMP Raden Rahmat Wonokromo Surabaya Maimunah, Siti; Noventi, Iis; Purwanti, Nunik; Shari, Destita; Rihlah, Jauharotur; Rulyansah, Afib; Mustofa, Mustofa
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024869

Abstract

Seiring dengan kemajuan perkembangan zaman dan teknologi serta era globalisasi pada saat sekarang ini, sudah terlihat jelas bahwa terjadinya pergeseran nilai-nilai moral disebabkan antara lain salah dalam memahami dan menggunakan teknologi yang berakibat negatif dalam prilaku manusia itu sendiri sehinggah terjadinya pergeseran moral yang baik menjadi tidak baik terkhusus dilembaga-lembaga pendidikan yang menjadi cikal bakal generasi penerus bangsa ini Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui materi pendidikan agama islam yang disampaikan ketika proses pembelajaran berlangsung di SMP Raden Rahmat Wonokromo Surabaya. Metode yang digunakan dalam mengoptimalkan pembelajaran  pendidikan agama Islam kepada siswa, mengetahui kondisi moral siswa secara objektif, mengetahui usaha dari optimalisasi pendidikan agama islam terhadap pembentukan moral siswa dan mengetahui problem yang dihadapi dan upaya dari pemecahannya. Pengabdian Masyarakat ini memakai metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil Pengabdian Masyarakat ini bahwa keadaan moral siswa diketahui tergolong sangat baik berarti pendidikan agama islam sangat berperan penting terhadap pembentukan moral siswa.
Pemberdayaan Kemaja Melalui Program “Healthy Youth Corner” Putri, Rahmadaniar Aditya; Kamariyah, Nurul; Firdaus, Firdaus; Noventi, Iis; Hasina, Siti Nur; Santy, Wesiana Heris; Algristian, Hafid; Rohmawati, Riska
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.17067

Abstract

ABSTRAK Remaja akan menghadapi berbagai masalah yang kompleks terkait dengan perubahan fisik, kecukupan gizi, perkembangan psikososial, emosi dan kecerdasan yang akhirnya menimbulkan konflik dalam dirinya dan akan mempengaruhi kesehatannya. Kegiatan pengabdian pada Masyarakat ini berupa program “Healthy Youth Corner” yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada remaja, orang tua, serta kader terhadap kesehatan diri. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan pelatihan, penyuluhan, dan sosialisasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dan diikuti oleh 42 remaja, orang tua, dan kader. Sebelum dilakukan kegiatan pengabdian, Sebagian besar (64%) responden memiliki pengetahuan danketerampilan kurang dan setelah mengikuti kegiatan pengabdian ini sebagian besar (69%) memiliki pengetahuan danketerampilan baik. Program Healthy Youth Corner dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terhadap diri. Rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan adalah dengan pendampingan serta peningkatan keterampilan berkelanjutan bagi kesehatan remaja. Kata Kunci: Kesehatan, Pemberdayaan Remaja, Program Healthy Youth Corner  ABSTRACT Adolescents will face various complex problems related to physical changes, nutritional adequacy, psychosocial development, emotions, and intelligence which ultimately give rise to conflicts within themselves and will affect their health. This community service activity is the "Healthy Youth Corner" program which aims to increase the knowledge and skills of teenagers, parents, and cadres regarding personal health. The method used in this community service activity is to provide training, counseling, and outreach. This activity was carried out for one month and was attended by 42 teenagers, parents, and cadres. Before carrying out service activities, the majority (64%) of respondents had poor knowledge and skills and after participating in this service activity the majority (69%)had good knowledge and skills. The Healthy Youth Corner program can increase teenagers' knowledge and skills regarding themselves. The follow-up plan that can be carried out is with assistance and continuous improvement ofskills for adolescent health. Keywords: Health, Youth Empowerment, Healthy Youth Corner Program
Empowerment of Integrated Family Service Posts as Herbal Corners to Increase Community Immunity Zahroh, Chilyatiz; Nerisafitra, Paramitha; Noventi, Iis; Ainiyah, Nur
Journal of Community Service for Health Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jcsh.v5i2.1158

Abstract

Current developments are also accompanied by an increase in the number of infectious diseases, especially tuberculosis (TB). Even though there has been a lot of research related to the treatment and management of TB, this has not been able to eliminate TB morbidity. Apart from treatment, preventing TB transmission and increasing community immunity are also determinants of TB morbidity rates. The Bangkingan Community Health Center's Traditional Medicine and Health Promotion Division, along with the Great Surabaya Cadre of Bangkingan Village, participated in community service projects in RW Hall 3, Bangkingan Village. Activities related to community service encompass mentoring, training, technology use, outreach, assessment, and program sustainability. The Bangkingan Village community has improved its knowledge, behavior, and proficiency in using herbs to boost immunity as a result of performing community service. creation of the Herbal Corner Web as a hub for herbal knowledge for preventative and promotional initiatives. Every RW has a herbal garden where one can grow therapeutic plants, and there is equipment available to make herbal remedies (powder/instant). The sustainability of the program depends on the motivation of the Great Surabaya Cadres of Bangkingan Village, so good cooperation between the Cadres is needed to continue the benefits of the program. Through the traditional medicine and health promotion division, it is necessary to provide assistance to the community regarding promotive and preventive efforts. Government support for community activities/programs in relation to improving health status needs to be increased.
PENGUATAN PENGETAHUAN SPIRITUAL CARE DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL PENDERITA DIABETES MELLITUS Hasina, Siti Nur; Shodiq, M.; Misutarno, Misutarno; Putri, Rahmadaniar Aditya; Noventi, Iis; Faizah, Imamatul; Rohmawati, Riska; Sari, Ratna Yunita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32066

Abstract

Pasien yang hidup dengan diabetes mengalami gangguan kejiwaan yang terjadi bersamaan, seperti depresi, dapat menghambat pengelolaan diabetes dengan menurunkan kepatuhan pengobatan. Meskipun diabetes dapat dikelola melalui pengobatan dan modifikasi gaya hidup seperti penurunan berat badan, pola makan, dan olahraga, manajemen spiritual dan psikologis juga sangat dibutuhkan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk memberdayakan masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan kader Kesehatan dan penderita diabetes mellitus melalui spiritual care dalam meningkatan kesehatan mental Penderita Diabetes Mellitus. sebelum mengikuti kegiatan masyarakat Sebagian besar 60% berpengatuan kurang dan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat didapatkan Sebagian besar 82% berpengetahuan baik. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diharapkan para penderita diabetes hidup Bahagia dan meningkatnya kualitas hidupnya.
TRIPOID POSITION DAN PURSED LIPS BREATING TERHADAP PENURUNAN SESAK NAPAS PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM RESPIRASI DI RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA A.YANI Sulistyorini, Sulistyorini; Wijayanti, Lono; Hasina, Siti Nur; Noventi, Iis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.32776

Abstract

Pernapasan merupakan saluran yang sangat penting yang menghasilkan lalu lintas aferen yang intens dari berbagai sumber. Hal ini banyak dialami pasien- pasien yang datang berobat ke RS Islam Surabaya A.Yani dengan berbagai keluhan salah satunya terkait permasalahan pernafasan. Gangguan pernafasan atau respirasi yang ditemukan di RS Islam Surabaya A.Yani antara lain Flu, Faringitis, Laringitis, Asma, Bronchitis, Emfisema, Pneumonia, dan Kanker Paru.Tujuan Pengadian masyarakat ini adalah membantu menurunkan gangguan sesak nafas pada pasaien-pasien yang menderita gangguan pernafasan. Metode yang digunakan dengan mengajarkan teknik pernafasan bibir ditekuk (pursed lips breathing/PLB) melibatkan pernapasan dengan menciptakan hambatan melalui penyempitan bibir. Melakukan pernapasan dengan teknik ini dapat meningkatkan pertukaran gas, terlihat dari peningkatan saturasi oksigen dalam arteri. PLB juga dapat memperbaiki pola nafas dan meningkatkan volume tidal. Rumah Sakit Islam Surabaya A.Yani merupakan salah satu rumah sakit tipe B di Surabaya dan terletak di Jl. A.Yani No. 2-4 Kecamatan Wonokromo Surabaya. Pasien yang datang ke RS Islam Surabaya A.Yani dengan berbagai keluhan salah satunya terkait permasalahan pernafasan. Sasaran peserta adalah pasien dengan gangguan sitem respirasi di RS Islam Surabaya A.Yani terletak di Jl. A.Yani No 2-4 Kecamatan Wonokromo Surabaya dengan jumlah 30 pasien. Pengabdian masyarakat ini diharapkan kegiatan tetap berlanjut dilaksanakan setiap 2 minggu sekali dan menjadi program rutin di mitra kegiatan RS Islam Surabaya A.Yani.
Pemberdayaan Kader dan Keluarga dalam Mendukung SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) Pada Penderita Penyakit Tidak Menular Aini, Nur Ainiyah; Noventi, Iis; Hasina, Siti Nur; Kusumawati, Diah Retno
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.22846

Abstract

ABSTRAK Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes melitus, hipertensi, dan penyakit jantung kini menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan, sehingga peran kader kesehatan dan keluarga dalam mendukung pencegahan dan pengendalian PTM masih belum optimal, sehingga upaya promotif dan preventif belum berjalan maksimal. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Banyu Urip, Surabaya, melalui pemberdayaan kader dan keluarga dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 3 melalui Optimalisasi Edukasi Kesehatan Pada Penderita Penyakit Tidak Menular. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode  yaitu participatory action research pada kader dan keluarga dan penderita, persuade participant, dan community development. Kegiatan ini diikuti 40 warga secara aktif  dan partisipatif. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan warga masyarakat tentang penyakit tidak menular, mengetahui kondisi kadar glukosa darah dan tekanan darahnya, kader dapat melakukan pengecekan tekanan darah dan kadar glukosa darah, kolesterol, asam urat secara mandiri, kader juga dapat mengedukasi kepada warga dengan media yang telah tersedia didampingi oleh tenaga kesehatan. Oleh karena itu diharapkan pemberdayaan kader kesehatan dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan intensif yang meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam deteksi dini serta pengelolaan PTM, serta penguatan peran keluarga sebagai pendamping utama dalam perawatan mandiri penderita. Peningkatan kesadaran dan motivasi masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan juga penting agar partisipasi aktif dalam skrining kesehatan dan perubahan perilaku hidup sehat dapat tercapai secara optimal. Kata Kunci: Pemberdayaan Kader, Keluarga,  SDG3, Penyakit Tidak Menular  ABSTRACT Non-Communicable Diseases (NCDs) such as diabetes mellitus, hypertension, and heart disease are now major public health challenges in urban areas, so the role of health cadres and families in supporting the prevention and control of NCDs is still not optimal, and promotive and preventive efforts have not been optimal. The purpose of this community service activity is to improve the health and welfare of the community in the Banyu Urip area, Surabaya, through empowering cadres and families in supporting the achievement of Sustainable Development Goal (SDG) 3 through Optimising Health Education for Patients with Non-Communicable Diseases. This Community Service activity employs participatory action research methods with cadres, families, and sufferers, as well as persuasion techniques, to foster community development. This activity was attended by 40 residents actively and participatory. The results of this community service activity are increased knowledge among residents about non-communicable diseases, including their blood glucose and blood pressure levels. As a result, cadres can independently check these levels. Additionally, cadres can educate residents using available media, accompanied by health workers. Therefore, it is hoped that the empowerment of health cadres will be carried out sustainably through intensive training that improves their knowledge and skills in early detection and management of NCDs, as well as strengthening the role of families as primary companions in self-care for patients. Increasing public awareness and motivation through ongoing education is also crucial to optimally achieve active participation in health screening and healthy lifestyle changes. Keywords: Empowerment of Cadres, Families, SDG3, Non-Communicable Diseases
The Potential of Walnut Oil with Massage Effleurage to Prevent Grade 1 Decubitus Wounds of Bed Rest Patients Iis Noventi; Umdatus Soleha; Siti Nur Hasina
Journal of Ners and Midwifery Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v8i3.ART.p309-314

Abstract

The main problem in decubitus patients is the risk of damage to skin integrity related to factors: immobility, decreased sensory perception, decreased tissue perfusion, decreased nutritional status, friction and pulling force, advanced age, and increased humidity. The decubitus is a problem faced by patients with chronic diseases, weak conditions, and patients who experience paralysis. This study aimed to analyze the potential of walnut oil in preventing grade 1 decubitus Wounds of bed Rest Patients. This study used a Quasi-Experimental design (pretest-posttest control group). The sample was 20 people, divided into 2 groups; treatment and control. The treatment group received effleurage massage with walnut oil given twice a day for 7 days, while the control group received pressure ulcers prevention treatment according to the SOP applied in the hospital. A total of 10 patients who received massage using walnut oil showed a p-value of 0.04 (<0.05), which meant that walnut oil massage was affected significantly in preventing pressure ulcers. In conclusion, decubitus wounds can be prevented by effleurage massage with walnut oil which is given regularly twice a day.
HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DENGAN PENGGUNAAN SMARTPHONE PADA REMAJA DI KOTA SURABAYA Hatmanti, Nety Mawarda; Kussumawati, Melina; Wijayanti, Lono; Noventi, Iis
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 11 No 3 (2025): December 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v11i3.1845

Abstract

Self-efficacy in adolescents is recognized as an important psychological trait closely associated with success in learning and adaptive behavior. In the era of Society 5.0, adolescent self-efficacy has attracted increasing attention, particularly in relation to smartphone usage habits within the context of online learning. This study aimed to analyze the relationship between self-efficacy and smartphone use among adolescent girls. A correlational analytic design was applied. The study population consisted of all female adolescents in Surabaya (N=235,687), and a total of 400 respondents were selected through cluster random sampling. The independent variable was self-efficacy, and the dependent variable was smartphone usage. Data were collected using the General Self-Efficacy Scale (GSE) and a smartphone usage questionnaire. The data were analyzed using the Spearman rank correlation test with a significance level of α = 0.05. The results showed that 72.3% of the respondents had moderate levels of self-efficacy, while 59.5% reported high levels of smartphone use. The Spearman test revealed a statistically significant but weak positive correlation between self-efficacy and smartphone use (r=0.192, p=0.000). These findings indicate that although a relationship exists between self-efficacy and smartphone use among adolescent girls, the strength of the association is limited. Therefore, interpretations suggesting that higher self-efficacy directly leads to more positive smartphone use should be made cautiously, as this is not strongly supported by the data. The involvement of families and educators remains essential in guiding adolescents toward constructive and responsible smartphone use.
Pelatihan dan Edukasi tentang Relaksasi Progresif dengan Terapi Jacuzzi dalam Pencegahan Obstructive Sleep Apnea (Osa) pada Lansia Syafik, Shobihatus; Yuniati, Dyah; Aulia, Nurlisa Naila; Noventi, Iis
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24840

Abstract

ABSTRAK Melalui progam pelatihan dan pendidikan mengenai relaksasi progresif yang dikombinasikan dengan terapi Jacuzzi, dampak positif dari peningkatan pengetahuan melalui pelatihan akan semakin bermanfaat bagi para lansia yang mengalami gangguan tidur (OSA). Oleh karena itu, program pelatihan dan pendidikan mengenai mengenai Relaksasi Progresif yang dikombinasikan dengan Terapi Jacuzzi dibuat agar para lansia juga dapat meningkatkan kualitas tidurnya tanpa ada gangguan. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui kegiatan pelatihan kepada lansia dan kader tentang gangguan tidur, penerapan relaksasi progresif yang dikombinasikan dengan terapi Jacuzzi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kelompok lansia dalam mencegah apnea tidur, Kegiatan ini dilaksanakan di Karangrejo Wonokromo, Surabaya dengan melibatkan 50 anggota lansia serta 10 kader dari komunitas JNS yang berperan sebagai pendamping. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan Upaya kelompok lansia yang tegabung dalam komunitas JNS untuk pencegahan gangguan tidur (OSA) melalui Pelatihan relaksasi progresif yang dikombinasi dengan terapi Jacuzzi.  Program ini berpotensi menjadi alternaitf intervensi berbasis komunitas yang sederhana serta aman untuk mendukung kualitas tidur pada lansia. Kata Kunci: Kesehatan Lansia, Layanan Masyarakat, Obstructive Sleep Apnea, Relaksasi Progresif, Terapi Jacuzzi.  ABSTRACT Through a training and education program on progressive relaxation combined with Jacuzzi therapy, the positive impact of increased knowledge through training will be even more beneficial for seniors experiencing sleep apnea (OSA). Therefore, a training and education program on Pprogressive Relaxation combined with Jacuzzi Therapy was created to help seniors improve their sleep quality without disruption. The approach used was to provide training for seniors and community health workers on sleep disorders, including the application of progressive relaxation combined with Jacuzzi therapy. The purpose of this community service program was to improve the knowledge and skills of seniors in preventing sleep apnea. This activity was conducted in Karangrejo Wonokromo, Surabaya, involving 50 seniors and 10 community health workers from the JNS community who acted as companions. The results of the community service program demonstrated an increase in the efforts of seniors within the JNS community to prevent sleep apnea through progressive relaxation training combined with Jacuzzi therapy. This program has the potential to be a simple and safe community-based intervention to support sleep quality in seniors. Keywords: Community Service, Elderly Health, Jacuzzi Therapy, Progressive Relaxation, Obstructive Sleep Apnea. 
Co-Authors -, Rusdianingseh Afib Rulyansah Afridah, Wiwik Aini, Nur Ainiyah Ainul Rofik Aisyah Aisyah Algristian, Hafid Ana Fajarini Anggraini, Dewi Puspita Anisah Annif Munjidah Aulia, Nurlisa Naila Damawiyah, Siti Destita Shari Dewi Masithah Dike Bayu Magfira, Dike Bayu Erika Wardani Febriarta, Ajie Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Hatmanti, Nety Mawarda Heris Santy, Wesiana Hidaayah, Nur Hotijah Hotijah Ika Mardiyanti Ima Kurniastuti Imamatul Faizah Ira Trio Jauharotur Rihlah Kamariyah, Nurul Khafid, Muhamad Kholidatul Muawanah Kussumawati, Melina Kusumawati, Diah Retno Lina Ekawati M. Shodiq M. Shodiq M.Shodiq M.Shodiq Mahyuvi, Tata Maimunah, Siti Mawarda Hatmanti , Nety Mawarda Hatmanti, Nety Meidyta Sinantryana W Meidyta Sinantryana Widyaswari, Meidyta Sinantryana Misutarno, Misutarno Moch. Dwikoryanto Mochamad Ikwan Muhamad Khafid Muhammad Khafid Mustalia Mustofa Mustofa Nadatien, Ima Nerisafitra, Paramitha Nur Ainiyah Nur Ainiyah Nur Azizah AS Nurul Abidah Nurul Kamariyah Nyoto Nyoto Priyagung Gusmantara Priyo Mukti Pribadi Winoto Purwanti, Nunik Purwanti, Nunik Putri, Rahmadaniar Aditya Putri, Rizka Amalia Rahmadaniar Aditya Rahmadaniar Aditya Putri Rohmawati, Riska Rusdianinseh Rusdiansyah, Mohamad Sari, Ratna Yunita Shobihatus Syifak Shobihatus Syifak Shofianty, Putri Aprillia Singgih Singgih Siti Maimunah Siti Maimunah Siti Noersiyah Siti Nur Hasina Soleha, Umdatus Sulenti Widiastuti Sulistiyani, Endang Sulistyorini Sulistyorini Sulistyorini Sulistyorini, Sulistyorini Supriyana, Herdiantri Syafik, Shobihatus Umi Hanik Wardhana, Fahmy Dhio Wijayanti, Lono Winoto, Priyo Mukti Pribadi Yanis Kartini Yudianto, Firman Yuniati, Dyah Zahroh, Chilyatiz