p-Index From 2021 - 2026
5.954
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-JUPEKhu Pharmaciana: Jurnal Kefarmasian Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Jurnal SOLMA SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) JPSCR : Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JCPS (Journal of Current Pharmaceutical Sciences) JURNAL FARMASIMED (JFM) Majalah Farmasetika Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Farmasi dan Herbal Jurnal Cahaya Mandalika UNES Journal of Swara Justisia Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Journal of Pharmaceutical and Sciences. Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia JITAA : Journal Of International Taxation, Accounting And Auditing Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangun Cipta, Rasa, & Karsa (Jurnal PKM BATASA) Jurnal Pengabdian Farmasi dan Sains Jurnal Ilmiah Kesehatan Journal of Community Development and Empowerment Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGERINGAN EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) MELALUI MIKROENKAPSULASI DENGAN MALTODEKSTRIN METODE SEMPROT KERING Nining Nining; Sundani Nurono Seowandhi; Saleh Wikarsa
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.234

Abstract

Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) memiliki banyak aktivitas farmakologi yang telah banyak dilaporkan baik secara in vitro maupun in vivo dan telah banyak diuji secara klinis. Penggunaan ekstrak dalam bentuk serbuk akan lebih praktis dan lebih terukur pemakaiannya sebagai bahan baku farmasi serta memudahkan dalam penyimpanan, pendistribusian, standardisasi zat aktif dan dapat meningkatkan stabilitasnya. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari efek penambahan maltodekstrin terhadap karakteristik fisik serbuk ekstrak kelopak bunga rosela dengan pembentukan mikrokapsul metode semprot kering. Penelitian dilakukan dengan menyiapkan larutan umpan dalam rasio 1:1 (R1); 1:2 (R2); dan 1:4 (R3) dengan kandungan total padatan 10%. Kemudian dilakukan mikroenkapsulasi  metode semprot kering pada suhu inlet 110-115°C, outlet 99-104°C, dan laju alir 200 mL/jam. Mikrokapsul diperoleh dengan struktur morfologi seperti bola. Rata-rata ukuran partikel menurun seiring dengan penambahan maltodekstrin. Penambahan maltodekstrin dapat menurunkan sifat higroskopisitas ekstrak serta meningkatkan kelarutan dalam air dan susut pengeringan. Proses semprot kering serbuk R2 mimiliki nilai efisiensi enkapsulasi 97,73% dan perolehan kembali produk 74,05%. Semua serbuk mikrokapsul memberikan nilai sisa pelarut < 1%.
Formulasi dan Uji Kestabilan Fisik Suspensi Poliherbal Bawang Putih, Jahe Merah dan Lemon Fith Khaira Nursal; Nining Nining; Dania Athaya Putri
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v7i3.56654

Abstract

Gangguan kardiovaskular merupakan penyakit dengan tingkat prevalensi yang cukup tinggi di Indonesia, salah satunya adalah hiperlipidemia. Pengobatan dan pencegahannya dapat melalui konsumsi beberapa herbal, disamping penanganan medis berupa senyawa sintetis. Kombinasi bawang putih, jahe merah, dan lemon terbukti dapat berperan sebagai antihiperlipidemia, dan telah banyak dikonsumsi dalam bentuk cairan minuman. Stabilitas merupakan masalah yang sering muncul dalam sediaan cair. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula optimal suspensi poliherbal (bawang putih, jahe merah, dan lemon) dan melakukan uji kestabilan fisik sediaan formula optimal. Stabilitas sediaan menjadi parameter yang ditentukan sebagai standar persyaratan sediaan yang memenuhi kriteria. Susunan formula terdiri dari komponen tetap umbi jahe merah 2 g, bawang putih 1,5 g, dan cuka apel 1 g, serta komponen yang bervariasi yaitu hidroksi propil metilselulosa (HPMC) sebagai pengsuspensi, lemon, dan madu. Optimasi formula dilakukan dengan metode Box-Behnken Design dengan menentukan pengaruh faktor konsentrasi komponen suspensi (HPMC, madu, dan lemon) terhadap karakteristik fisik seperti pH, viskositas, volume sedimentasi, dan redispersibilitas. Hasil optimasi diperoleh komposisi HPMC 0,25%, lemon 0,2% dan madu 4,6%. Stabilitas fisik sediaan selama empat minggu pada tiga suhu (ruang, 25°C, dan 40°C) tidak mengalami perubahan organoleptis, pH rentang 4,20-4,49, dan viskositas dibawah 50 cps. Berdasarkan volume sedimentasi dan pengamatan redispersibilitas, sediaan masuk kategori yang mudah dituang. Penyimpanan dengan perbedaan suhu mempengaruhi nilai pH, namun tidak berbeda bermakna terhadap nilai viskositas.