Kurikulum sebagai alat dalam proses pembelajaran tidak dapatmempunyai basis atau dasar. Yang ada ialah kurikulum yang bertujuankompetensi, yang harus memungkinkan untuk meluluskanpara pelajar yang memang kompeten. Itulah mengapa ia memberikepanjangan KBK, bukan Kurikulum Berbasis Kompetensi, melainkanKurikulum Bertujuan Kompetensi (hal 3). Kompetensi macamapa? Apa yang disampaikan penulis lebih diarahkan pada satuanpendidikan SD, SLTP dan SMU, satuan-satuan pendidikan inimenghasilkan kompetensi apa? Lebih-Iebih SD dan SLTP. Untuksemua SMK sudah jelas, lulusannya harus kompeten dalam kejuruanyang diajarkan kepada mereka.