Claim Missing Document
Check
Articles

Study of Students' Concept Understanding and Argumentation Levels of Material Magnets at Class VI-IX Level Yohana Idamina Betty; I Wayan Dasna; Widiyanti Widiyanti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 10 (2023): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i10.4800

Abstract

This study airms to examine differences in understunding the concept of magnets and arguments about magnets at different grade levels. This type of research is survey research. The research subjects consisted of 188 students spread across different grade levels and school in the city of Kupang, namely class VI of elementary school, class VII of junior high school and class IX of junior high school. The method used is the ex post facto method using test instrumens and interview. The data analysis used is the difference test and correlation test. The conclusion obtained after carrying out the research proces and data testing is that there are differences in understanding of the concept of magnets between class VI students who are currently learning about magnets in class VI, class IX students who are currently studying magnets and have studeied magnets in class VI. There are differences in the level of magneic argumentation between class VI students who are currently learning about magnets, class VII students who have studied magnets in class VI and grade IX students who are currently studying magnets and have stidied magnets in grade VI.  There is no correlation between understunding of the concept and level of argumentation of magnetic material in class VI elementary school students and class VII students of junior high school.
Penerapan Teknologi Smart Cultivator untuk Meningkatkan Efisiensi Petani dalam Perawatan Tanaman Tebu di Kabupaten Kediri Marji Marji; Widiyanti Widiyanti; Erwin Komara Mindarta; Muhammad Ilman Nur Sasongko; Muhammad Idris Effendi; Irsyad Andhika Ariadi; Riana Nurmalasari; Kintan Desinta
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.140

Abstract

Perawatan tanaman tebu secara manual menjadi kendala utama yang dihadapi petani di Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Keterbatasan mekanisasi mengakibatkan tingginya biaya operasional, waktu kerja yang panjang, dan kelelahan fisik yang menurunkan produktivitas usaha tani. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perawatan tanaman tebu melalui penerapan teknologi Smart Cultivator berbasis mesin bensin 7 PK yang dilengkapi pisau cultivator multifungsi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2026 di lahan demonstrasi seluas 5 hektar bersama 25 petani anggota Kelompok Tani Guyub Rukun. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, persiapan alat, pelatihan, demonstrasi lapangan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan petani dari 42,9 menjadi 78,0 (peningkatan 81,8%). Efisiensi waktu perawatan meningkat sebesar 45,5%, dari 22 HOK menjadi 12 HOK per hektar, sementara biaya perawatan berkurang 33,3% dari Rp2.640.000 menjadi Rp1.760.000 per hektar. Tingkat kelelahan kerja turun 37,2% berdasarkan skala persepsi subjektif petani. Tingkat kepuasan mitra mencapai rata-rata 4,53 dari skala 5, menunjukkan penerimaan yang sangat baik terhadap teknologi yang diterapkan. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap SDGs 1, 8, dan 17 melalui peningkatan pendapatan petani, pekerjaan yang lebih layak, dan penguatan kemitraan institusi
Penerapan Teknologi Smart Cultivator untuk Meningkatkan Efisiensi Petani dalam Perawatan Tanaman Tebu di Kabupaten Kediri Marji Marji; Widiyanti Widiyanti; Erwin Komara Mindarta; Muhammad Ilman Nur Sasongko; Muhammad Idris Effendi; Irsyad Andhika Ariadi; Riana Nurmalasari; Kintan Desinta
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.140

Abstract

Perawatan tanaman tebu secara manual menjadi kendala utama yang dihadapi petani di Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Keterbatasan mekanisasi mengakibatkan tingginya biaya operasional, waktu kerja yang panjang, dan kelelahan fisik yang menurunkan produktivitas usaha tani. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perawatan tanaman tebu melalui penerapan teknologi Smart Cultivator berbasis mesin bensin 7 PK yang dilengkapi pisau cultivator multifungsi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2026 di lahan demonstrasi seluas 5 hektar bersama 25 petani anggota Kelompok Tani Guyub Rukun. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, persiapan alat, pelatihan, demonstrasi lapangan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan petani dari 42,9 menjadi 78,0 (peningkatan 81,8%). Efisiensi waktu perawatan meningkat sebesar 45,5%, dari 22 HOK menjadi 12 HOK per hektar, sementara biaya perawatan berkurang 33,3% dari Rp2.640.000 menjadi Rp1.760.000 per hektar. Tingkat kelelahan kerja turun 37,2% berdasarkan skala persepsi subjektif petani. Tingkat kepuasan mitra mencapai rata-rata 4,53 dari skala 5, menunjukkan penerimaan yang sangat baik terhadap teknologi yang diterapkan. Program ini memberikan kontribusi nyata terhadap SDGs 1, 8, dan 17 melalui peningkatan pendapatan petani, pekerjaan yang lebih layak, dan penguatan kemitraan institusi
Penguatan Kompetensi Guru dalam Menyusun Modul Ajar Terintegrasi Keterampilan Abad Ke-21 Widiyanti Widiyanti; Fatiya Rosyida; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Ria Febrianti; Zulfa Ulil Karomah; Maharani Annisa
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8373

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menyusun modul ajar yang responsif terhadap keterampilan abad ke-21. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di UPTD Satdik SDN Sumberejo 04, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, selama tiga hari dengan melibatkan 21 guru. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahapan, yaitu workshop, pelatihan teknis, serta pendalaman dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep keterampilan abad ke-21 dan Profil Pelajar Pancasila, kemampuan merumuskan capaian dan tujuan pembelajaran, serta perancangan strategi dan asesmen otentik yang relevan dengan karakteristik peserta didik. Respon guru terhadap kegiatan dengan nilai rata-rata 93,1% dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan profesionalisme guru, serta menghasilkan modul ajar kontekstual yang siap diterapkan di kelas dasar.
Penguatan Profesionalisme Guru BK dan UKS melalui Program PPG sebagai Upaya Preventif Pencegahan Penularan HIV/AIDS Pada Remaja Nunung Nurjanah; Lismi Animatul Chisbiyah; Widiyanti Widiyanti; Muhammad Idris Effendi; Dhea Arin Maulida; Aftina Ni`'Ma Rosyada; Lutfi Subekti
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5096

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru Bimbingan dan Konseling (BK) dan pengelola Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dalam edukasi preventif HIV/AIDS melalui pendekatan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan pemahaman HIV/AIDS pada siswa SMAN 1 Gurah Kediri. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi dan identifikasi kebutuhan, Focus Group Discussion (FGD), pendekatan sosial dengan pihak sekolah, pelatihan penguatan profesionalisme guru BK dan UKS, edukasi preventif HIV/AIDS bagi siswa, kampanye literasi kesehatan, serta monitoring dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru BK dan UKS secara signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 50,9 meningkat menjadi 83,7 pada post-test (gain 64,4%). Literasi kesehatan siswa juga mengalami peningkatan signifikan dari rata-rata 40,0 menjadi 77,0 (gain 92,5%). Program ini berhasil mengembangkan modul edukasi preventif HIV/AIDS dan media edukasi digital yang dapat digunakan secara berkelanjutan, serta membangun sistem layanan preventif terintegrasi BK–UKS berbasis sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan profesionalisme guru berbasis PPG secara signifikan berkontribusi pada efektivitas program pencegahan HIV/AIDS di lingkungan sekolah dan mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 3, SDG 4, dan SDG 17.
Pemberdayaan Konselor Sebaya melalui Edukasi Interpersonal untuk Mengatasi Permasalahan Sosial Remaja di SMA Negeri 1 Gurah Lismi Animatul Chisbiyah; Nunung Nurjanah; Widiyanti Widiyanti; Muhammad Idris Effendi; Dhea Arin Maulida; Aftina Ni`'Ma Rosyada; Lutfi Subekti
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5097

Abstract

Artikel ini menyajikan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di SMAN 1 Gurah Kediri dengan sasaran utama guru Bimbingan dan Konseling (BK), pengurus dan anggota Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta konselor sebaya. Survei awal menunjukkan bahwa sekitar 40% siswa mengalami stres dan kecemasan, sementara 25% mengalami tekanan emosional yang memengaruhi proses belajar dan hubungan sosial. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas konselor sebaya dalam komunikasi interpersonal dan konseling dasar, mengembangkan sistem mentoring terstruktur antara guru BK dan konselor sebaya, mengurangi stigma terhadap layanan konseling, serta memperkuat sistem dukungan sosial sekolah. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelatihan edukasi interpersonal, pendampingan mentoring, kampanye edukasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi konselor sebaya sebesar 44,4% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, dengan peningkatan tertinggi pada penanganan krisis ringan (51,7%). Persepsi positif siswa terhadap layanan konseling meningkat signifikan, ditandai dengan kenaikan kesediaan mengunjungi ruang BK dari 34,2% menjadi 71,8%. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 3 (Kesehatan yang Baik), SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Tujuan), serta menghasilkan modul pelatihan dan panduan mentoring yang dapat direplikasi di sekolah lain.
Investigating the correlation between self discipline, fieldwork, and work readiness: A study on vocational high schools Ahmad Ridwan; Widiyanti Widiyanti; Didik Nurhadi
Journal of Research in Instructional Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Research in Instructional
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jri.v5i2.652

Abstract

The high unemployment rate among graduates of vocational high schools reflects a gap between educational outcomes and the demands of the industry. This study aims to examine the relationship between self-discipline and fieldwork practices on students’ readiness to enter the workforce. The research was conducted with 51 twelfth-grade students from the Mechanical Engineering program at Vocational High School “Sore” Tulungagung. The instruments used included a self-discipline scale, a student readiness scale, and fieldwork practice scores. Data were analysed using Pearson product-moment correlation. The findings revealed that self-discipline is positively and significantly correlated with students’ readiness to enter the workforce (r = 0.338; p < 0.05), while fieldwork practices also showed a significant positive correlation with student readiness (r = 0.415; p < 0.01). Simultaneously, both variables were significantly associated with students’ readiness (r = 0.471; p < 0.01). These results emphasise the importance of strengthening student discipline and providing relevant fieldwork experience in preparing vocational school graduates to be more competitive and adaptive in the evolving labour market. This study also offers practical implications for schools and industries in designing learning programs that are better aligned with workforce requirements.
KOMPARASI SIFAT MAMPU KERAS DAN KETANGGUHAN BAJA KARBON RENDAH ST 42 DAN AISI 1020 Savitri Ramadhani; Hildan Fahrizal Nur Faurizki; Widiyanti; Dieta Wahyu Asry Ningtias; Chezta Ahmad Muzakky
JURNAL RAMATEKNO Vol 6 No 1 (2026): Ramatekno_6_1_2026
Publisher : LPPM Politeknik Enjinering Indorama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61713/jrt.v6i1.323

Abstract

Masifnya penggunaan logam baja di dunia industri menuntut adanya perbaikan sifat mekanis baja yang digunakan, salah satunya yaitu jenis baja karbon rendah. Guna mengakomodir tujuan tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi perbedaan sifat hardenability antara baja ST 42 dan baja AISI 1020 yang tergolong ke dalam jenis baja karbon rendah. Hardenability dikaitkan dengan kedalaman dan distribusi nilai kekerasan yang dapat dicapai baja. Perlakuan yang diberikan yaitu hardening dan dilanjutkan dengan quenching. Selanjutnya, pengujian kekerasan dilakukan menggunakan metode Rockwell pada empat titik uji pada penampang lingkaran, yaitu pada permukaan, ¾ jari-jari, ½ jari-jari, dan bagian inti, serta uji impact metode Charpy. Berdasarkan hasil penelitian, didapat nilai rata-rata kekerasan tertinggi baja ST 42 yaitu sebesar 46.042 HRA dan paling rendah sebesar 38.032 HRA sedangkan untuk baja AISI 1020 nilai kekerasan tertinggi sebesar 55.248 HRA dan terendah sebesar 52.928 HRA. Sementara itu, hasil penelitian uji impact menunjukkan rata-rata ketangguhan baja ST 42 lebih tinggi dibanding baja AISI 1020. Berdasarkan distribusi nilai rata-rata kekerasan pada kedua jenis baja tersebut dapat disimpulkan bahwa sifat hardenability baja AISI 1020 lebih baik daripada baja ST 42, tetapi sifat ketangguhannya lebih rendah daripada baja ST 42. 
Pengaruh Entrepreneurial education dan E-commerce Understanding Terhadap Entrepreneurial intention Melalui Penggunaan Media Sosial Elok Rosyida Proposalia; Tuwoso; Widiyanti
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 11 No 1 (2026): Volume 11 Nomor 1, Februari 2026
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v11i1.2124

Abstract

The purpose of this study is to look at how entrepreneurship education and students' awareness of e-commerce affect entrepreneurial inclinations through the usage of social media. In this study, there are two independent factors, entrepreneurial education (X1) and e-commerce understanding (X2), one dependent variable, entrepreneurial intention (Y), and a mediating variable, social media use (Z). This study employs a descriptive design with quantitative research methodologies. Respondents for this study were Fashion Department students at SMKN 1 Sooko Mojokerto and SMKN Jatirejo who had taken entrepreneurial courses. The study included 237 students who completed a questionnaire and were analyzed using structural equality modeling (SEM). The results of this study indicate that entrepreneurial education has a positive and significant effect on social media usage, e-commerce understanding does not have a positive and significant effect on social media usage, entrepreneurial education has a positive and significant effect on entrepreneurial intention, social media usage has a positive and significant effect on entrepreneurial intention, e-commerce understanding.
PENERAPAN MESIN ROASTING KOPI SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI PRODUK DAN PENINGKATAN DAYA SAING KOPI LOKAL DI DESA SUMBERREJO, PURWOSARI, PASURUAN Poppy Puspitasari; Andoko Andoko; Widiyanti Widiyanti; Diki Dwi Pramono; Ainul Kahfi Muhlasin
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v7i12026p46-52

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan mesin roasting kopi sebagai teknologi tepat guna untuk meningkatkan mutu, kapasitas, dan daya saing kopi lokal di Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan sarana dan prasarana, sosialisasi program kepada petani kopi, pelatihan pengoperasian mesin dan teknik penyangraian, implementasi mesin roasting di lokasi mitra, serta monitoring dan evaluasi penerapan teknologi. Mesin roasting berkapasitas satu sampai satu setengah kilogram per proses dengan sistem pemanasan konduksi dan pemantauan suhu digital dimanfaatkan untuk menghasilkan proses penyangraian yang lebih terukur dan seragam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas dan konsistensi proses penyangraian, diversifikasi profil sangrai menjadi tingkat sangrai ringan, sedang, dan gelap, serta pengembangan varian produk kopi lokal berbasis karakter rasa yang berbeda. Pada akhir pendampingan, mitra telah mampu mengoperasikan mesin secara mandiri dan menyusun prosedur operasi baku serta buku catatan produksi, sehingga penerapan teknologi ini berkontribusi pada peningkatan nilai tambah dan daya saing kopi Sumberrejo.
Co-Authors Achmad Romadin Adam Prastyo Afif Fakhoor Rohman Aftina Ni`&#039;Ma Rosyada Agus Suyetno Ahmad Ridwan Ainul Kahfi Muhlasin Amat Mukhadis Andoko Andoko, Andoko Andri Wisnu Wardhana Andrian Wisnu Bramantiya Anis Kurniawan Ardiana Auliya Zahroh Arindita Putri Ary Sunaryo Asryan Ani Bayu Aji Seto Nugroho Cassandra Permata Nusa Chezta Ahmad Muzakky Christian Asri Wicaksana Dai Weifen Dani Irawan Dani Kristian Devi Maha Perdana Dhea Arin Maulida Dian Ariani Didik Nurhadi Dieta Wahyu Asry Ningtias Diki Dwi Pramono Djoko Kustono Dwi Nurcahyo Eddy Sutadji Edy, Duwi Leksono Elok Rosyida Proposalia Erika Marety Megasari Erric Yulistyono Erwin Komara Mindarta Erwin Komara Mindarta Fadliyanti Firdausia Fahru Riza Fahru Riza Fahru Riza Fatiya Rosyida Febri Handoyo Hakkun Elmunsyah Hariani Aprillia Hildan Fahrizal Nur Faurizki I Wayan Dasna Irsyad Andhika Ariadi Isnandar Johan Wayan Dika Kalim Mustofa Kharis Sofia Kintan Desinta Kriya Mateeke Moses Lailatul Nurjanah Lailatul Nurjanah Lia Yuliati Lismi Animatul Chisbiyah Lutfi Subekti Lyau Nyan Myau M. Alfian Mizar M. Zainal Arifin Maharani Annisa Mardji Mardji Marina Candraningsih Marji Marji Marji Marji Mega Pramudya Wardani Moh. Khoerul Anwar Mufida Khurotul Aini Muhammad Arif Wahyudi Muhammad Aris Ichwanto Muhammad Idris Effendi Muhammad Idris Effendi Muhammad Idris Effendi Muhammad Idris Effendi Muhammad Ilman Nur Sasongko Nunung Nurjanah Nunung Nurjannah Nur Ainiyah Oktaviani Adhi Suciptaningsih Pinky Kusuma Ningtyas Purnomo, Purnomo Putra, Rico Andhika Renita Renita Ria Febrianti Riana Nurmalasari Rizki Alfiatuzzakiyah Roswina Dianawati Rr. Poppy Puspitasari Saiful Hadi Sandi Kurniawan Savitri Ramadhani Septa Eka Nurianto Putra Setyanto Putro Sh Mohd Firdaus Sh Abdul Nasir Sinta Dewi Novitasari Siti Salina Mustakim Solichin Solichin Sukma Laila Nur Jannah Syarif Suhartadi Thoifatu Sholihah Titi Mutiara Kiranawati Tomi Hendrayana Tuwoso Wahono Wahono Wahyu Sakti Gunawan Irianto Wijaya, Robby Windra Irdianto Yohana Idamina Betty Yoto Yoto Zulfa Ulil Karomah