Claim Missing Document
Check
Articles

Determinasi Literasi AI pada Siswa Sekolah Menengah: Peran Faktor Demografis dan Psikologis Saiful Hadi; Didik Nurhadi; Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hierarkis dari faktor demografis (gender, pendidikan) dan faktor psikologis (efikasi diri, ketertarikan) terhadap literasi Artificial Intelligence (AI) pada siswa sekolah menengah. Studi kuantitatif ini menggunakan desain regresi berganda hierarkis dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dari 339 siswa SMA dan SMK di Lombok Timur. Hasil analisis data secara konsisten menunjukkan bahwa gender tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap literasi AI. Sebaliknya, latar belakang pendidikan terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Temuan utama dari analisis hierarkis menegaskan bahwa faktor psikologis merupakan prediktor yang jauh lebih dominan; efikasi diri muncul sebagai variabel dengan pengaruh positif paling kuat, diikuti oleh ketertarikan pada AI yang juga berpengaruh positif dan sangat signifikan. Model prediksi final yang mengintegrasikan keempat variabel secara kolektif mampu menjelaskan 40,8% dari total varians literasi AI (R2 = 0,408). Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi AI adalah kompetensi multifaset yang dibentuk oleh sinergi kuat antara faktor struktural (pendidikan) dan faktor psikologis (efikasi diri, minat), melampaui determinisme demografis bawaan.
Pengembangan Media Belajar Antarmuka dan Komunikasi Data dengan Aplikasi Android Adam Prastyo; Widiyanti Widiyanti; Didik Nurhadi
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Antar Muka dan Komunikasi Data (AKD) Sistem berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan Kodular untuk mendukung pembelajaran pada program keahlian Teknik Elektronika Industri di SMKN 1 Rejotangan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi lima tahap: analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan, validasi, dan uji coba terbatas. Hasil validasi ahli materi memperoleh skor 38 dari 40 dan ahli media 36 dari 40 dengan kategori “sangat layak”. Uji coba terhadap delapan siswa kelas XII menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 95,9%. Media AKD Sistem dinilai efektif membantu siswa memahami konsep IoT secara interaktif melalui pengendalian dan pemantauan perangkat nyata menggunakan aplikasi Android. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ini valid, praktis, dan relevan untuk diterapkan pada pembelajaran vokasi berbasis teknologi modern.
Transformasi Pengalaman Belajar Peserta Didik Akuntansi melalui Praktik Kerja Lapangan di Dunia Usaha dan Industri Marina Candraningsih; Nunung Nurjanah; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi pengalaman belajar peserta didik pada Program Keahlian Akuntansi Keuangan dan Lembaga melalui kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dunia usaha dan industri (DUDI). Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menggali pengalaman nyata peserta didik dalam mengaitkan teori akuntansi yang dipelajari di sekolah dengan penerapan di lingkungan kerja sesungguhnya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap peserta didik, guru pembimbing, serta pembimbing lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan PKL tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan teknis akuntansi, tetapi juga mengubah cara berpikir peserta didik dalam memahami tanggung jawab profesional, etika kerja, dan kemampuan adaptasi di lingkungan industri. Transformasi tersebut tampak pada proses refleksi dan pembentukan sikap kerja yang lebih mandiri, disiplin, serta berorientasi pada kualitas hasil kerja. Temuan ini memperkuat relevansi teori Experiential Learning dari Kolb yang menekankan pentingnya pengalaman langsung sebagai sumber utama pembelajaran. Dengan demikian, PKL berperan penting sebagai jembatan antara pembelajaran sekolah dan kebutuhan dunia kerja, serta menjadi strategi efektif dalam pengembangan karakter dan kompetensi vokasional peserta didik akuntansi
Penerapan Project Based Learning (PjBL) terhadap Aspek Kognitif dan Aspek Psikomotorik Kelas XI Teknik Mesin Pada Materi Gambar Teknik Manufaktur Erric Yulistyono; Didik Nurhadi; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3215

Abstract

Pendidikan vokasi memerlukan metode pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Penelitian ini menerapkan Project Based Learning (PjBL) dengan menggunakan aspek kognitif dan aspek psikomotorik siswa pada Program Keahlian Teknik Mesin di SMKN 1 Blitar. Model PjBL dipilih karena mampu memberikan hasil dengan efektif melalui empat tahap: Tahapan 1 - Penyampaian Awalan dan Pertanyaan Pendorong (Communication), Tahapan 2 - Membangun Pengetahuan, Pemahaman, dan Keterampilan (Creativity), Tahapan 3 - Mengembangkan dan Mengkritisi Produk (Critical Thinking), Tahapan 4 - Mempresentasikan Produk dan Jawaban atas Pertanyaan Pendorong (Collaboration). Penerapan PjBL ini bertujuan menilai sejauh mana PjBL dapat meningkatkan kompetensi siswa, khususnya dalam mata pelajaran Gambar Teknik Manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan dengan penerapan model PjBL pelajaran Gambar Teknik Manufaktur dapat meningkatkan keefektifan dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik dari aspek kognitif maupun aspek psikomotorik. Selain itu, model PjBL menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan melalui umpan balik di setiap tahapan yang dilaksanakan dalam penerapannya. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan model pembelajaran yang lebih tepat sasaran bagi siswa SMK.
Penguatan Personal Branding Barista Bagi Siswa SMK Program Keahlian Kuliner: Sebuah Rapid Literature Review (RLR) Tomi Hendrayana; Nunung Nurjanah; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3225

Abstract

Penguatan personal branding barista selama masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi kebutuhan strategis dalam menyongsong perkembangan industri kopi Indonesia. Penelitian ini melakukan Rapid Literature Review (RLR) untuk menganalisis strategi penguatan personal branding barista peserta didik program keahlian kuliner SMK selama PKL. Metode penelitian mengikuti protokol tinjauan literatur terstruktur dengan pencarian pada database Scopus, Google Scholar, dan SINTA menggunakan kata kunci terpilih. Dari 28 artikel yang memenuhi kriteria inklusi (2019-2024), hasil penelitian mengidentifikasi tiga strategi utama: (1) integrasi kompetensi teknis (hard skills) dengan kemampuan komunikasi naratif dan konstruksi identitas profesional; (2) optimalisasi PKL sebagai ekosistem pembelajaran melalui pendekatan reflective practice dan structured mentoring; serta (3) implementasi strategi integratif berupa digital storytelling, modul personal branding, dan kolaborasi triadik. Simpulan penelitian menekankan pentingnya pendekatan sistematis dalam merekonseptualisasi PKL sebagai media pengembangan identitas profesional. Diusulkan model implementasi kontekstual bagi SMKN 1 Nglegok yang meliputi personal branding roadmap, industry partnership forum, digital portfolio system, dan alumni coaching clinic. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan employability lulusan di industri kopi
Penerapan Model Problem-Based Learning (PBL) Berbasis Industri Marmer untuk Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Kepedulian Lingkungan Siswa pada Materi Larutan Asam-Basa Dian Ariani; Didik Nurhadi; Widiyanti Widiyanti
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 4 Nopember (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.3229

Abstract

Pembelajaran kimia di tingkat SMA sering kali masih berorientasi pada hafalan konsep, sehingga pemahaman konseptual siswa terhadap fenomena kimia nyata masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem-Based Learning (PBL) berbasis industri marmer dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan kepedulian lingkungan siswa pada materi larutan asam-basa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Campurdarat, Tulungagung. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas XI, guru kimia, dan kepala sekolah. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, analisis dokumen, dan hasil kerja siswa dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang disusun berdasarkan lima sintak PBL. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis konteks industri marmer mampu meningkatkan keterlibatan aktif dan pemahaman konseptual siswa secara signifikan. Pada tahap penyelidikan, siswa mampu menghubungkan hasil pengukuran pH limbah marmer (pH 7–8 pada industri dan 8–9 pada usaha rumah tangga) dengan konsep asam-basa dan sistem netralisasi dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Melalui diskusi dan refleksi, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan menjelaskan konsep larutan asam-basa dalam konteks kehidupan nyata serta tumbuhnya kesadaran ekologis terhadap pengelolaan limbah industri. Dengan demikian, penerapan PBL berbasis industri lokal tidak hanya memperkuat pemahaman konsep kimia, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan dan literasi ilmiah yang relevan dengan Kurikulum Merdeka.