Claim Missing Document
Check
Articles

Proses Transisi Pemuda Penjoki Mobile Legends di Kota Malang dalam Konteks Masyarakat Risiko Dionchi, Pramana Herjati Putra; Meiji, Nanda Harda Pratama
Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um021v7i2p176-194

Abstract

Game terus berkembang tidak hanya digunakan sebagai hiburan, tetapi juga sumber pendapatan.  Mobile Legends merupakan salah satu game dimanfaatkan untuk menjadi sumber pendapatan melalui adanya pekerjaan joki.  Pelaku joki atau penjoki Mobile Legends ini dilakukan oleh para pemuda di Kota Malang yang dimana dalam fase ini pemuda akan dihadapi pilihan-pilihan yang berkaitan dengan kedewasaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi dari Edmund Hussler. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik snowball sampling terhadap pelaku pemuda pejoki Mobile Legends di Kota Malang sebagai subjek penelitian. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 15 informan dengan rincian 8 informan kunci dan 7 informan pendukung. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 11 bulan dari bulan Desember sampai Oktober. Penelitian ini menggunakan Teori Masyarakat Risiko Ulrich Beck dalam menganalisis risiko yang dihadapi oleh pemuda penjoki dari proses transisi yang dilakukan dan solusi untuk menghadapi risiko. Dimana para pemuda ini melakukan proses transisi menjadi seorang penjoki Mobile Legends dengan sudah menemukan solusi terhadap risiko yang dihadapi yaitu menjadikan pekerjaan joki sebagai pekerjaan part-time dan secara perlahan kembali ke kehidupan masyarakat.
Telaah Moshing sebagai Bentuk Ekspresi Pemuda pada Komunitas Musik Hardcore di Malang Raya Azzam, Shidqii Abdullah; Meiji, Nanda Harda Pratama
Jurnal Studi Pemuda Vol 12, No 1 (2023): Pemuda, Krisis, dan Digitalisasi
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/studipemudaugm.84508

Abstract

Body movements such as brawls, playing with hands and feet, pushing bodies between actors, and cases of death have been found, causing moshing to be viewed negatively, particularly by commoner. Using a phenomenological approach as well as a youth study approach in the form of an emic approach, this research seeks to answer ignorance about the background of moshing and understand moshing as a form of communication for young survivors of hardcore music. According to the findings, there were several types of moshing, including two-step, violence dance, wall of death, stage dive, crowd killer, and pogo, which have also been classified as positive or negative hardcore based on the background of each hardcore band. Moshing was able to provide free space in expressing moods when there were problems, feeling bored and tired after full activities; a place for having fun to vent negative aura into positive aura; and excess inner satisfaction in enjoying hardcore music for youth in Malang City. As a result, if people position themselves as the perpetrator, moshing did not always become a negative thing.
Dilema Buruh Konstruksi Menuju Sejahtera: Studi Pekerja Muda di Kota Malang: The Dilemma of Construction Laborers towards Welfare: Study of Young Workers in Malang City Nanda Harda Pratama Meiji; Iin Ningtias; Nadya Bherta Viana Putri
Society Vol 10 No 2 (2022): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v10i2.227

Abstract

One essential thing is examining labor welfare aspects, especially for young workers with a long future journey. During difficulties and limitations in finding work, youth with social capital and experience in the field try to become construction laborers. Their transition did not appear to be as smooth as one might imagine, even though they entered jobs that required “muscle” or physical. This study uses qualitative methods using observation and in-depth interviews with informants in the field. While searching for data, several young people explained their transition process in their dreams of achieving better welfare than today. The fluctuating transitional phase does not seem to reach their ideas to work and their dream phase. The risk of global employment in the context of their future as laborers swaying around will encourage them to get a better life.
Digitalisasi Identitas Lokal: Optimalisasi Website untuk Memperkuat Daya Tarik Desa Pait, Kasembon, Malang Moh. Pebrianto; Nanda Harda Pratama Meiji; Ahmad Arif Widianto; Luly Triningsih
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5792

Abstract

The optimization of village websites is a strategic step in leveraging information technology to enhance the potential of Pait Village, Kasembon District, Malang Regency, as a tourist destination. Using a community development approach, this initiative actively involves local community participation in creating and managing website content that reflects local wisdom. Training and technical assistance were provided to village officials and residents to improve human resource capacity for sustainable website management. The results indicate significant improvements in the website’s design and content, along with increased community engagement in the development process. With this optimization, the village website functions not only as a medium for documenting village activities and promoting tourism but also as a branding tool that strengthens the local identity of Pait Village. Moving forward, sustained website management is expected to boost tourist visits and support the welfare of the village community through local economic growth. Keywords: Village website optimization, Pait Village, community-based tourism, community empowerment, information technolog
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP RAGAM ASESMEN DI PERKULIAHAN Purwasih, Joan Hesti Gita; Pratiwi, Seli Septiana; Meiji, Nanda Harda Pratama; Apriyadi, Deny Wahyu; Hanindraputri, Eufrasia Kartika
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 16, No 3 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v16i3.71558

Abstract

This research was conducted to determine perceptions and preferences for the forms of assignments that students expect and usually receive during lectures. The research used quantitative methods; the respondents are 118 students from UM Sociology Education. Through this research, lecturers can obtain initial diagnostic data, which researchers can use as considerations before planning the Semester Learning Plan (RPS). Therefore, the teaching process can accommodate government directions regarding team-based projects and student preferences. Apart from that, this survey also reflects on the lectures that lecturers have carried out so far. As a result, there was no significant difference in preferences between individual and group assignment forms. The form of article writing is the form of assessment for Mid-Semester Exams and Final Exams that lecturers often use, while most students prefer the form of product assessment. Over 50% of students did not support team teaching in one course.
Identifikasi Pengelolaan Wisata Desa Keboireng, Kabupaten Tulungangung Melalui Perspektif Pariwisata Berkelanjutan Apriadi, Deni Wahyu; Meiji, Nanda Harda Pratama; Widianto, Ahmad Arif; Pebrianto, Moh
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v7i2.13400

Abstract

Desa Keboireng merupakan salah satu desa di Indeonesia yang memiliki potensi wisata alam maupun buatan. Adapun objek wisata tersebut seperti Pantai Gemah, Pantai Klatak,  Pantai Bayem, dan Wisata Sawah. Pengelolaan dan manajemen pariwisata dilakukan oleh Pemerintah Desa Keboireng bersama dengan Pokdarwis. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan informasi melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Wawancara dilakukan kepada pengelola wisata Desa Keboireng dan anggota Pokdarwis. Penulis berupaya memaparkan upaya pengelolaan wisata di Desa Keboireng dalam aspek ekonomi, aspek lingkungan, dan aspek sosial budaya. Namun hasil penelitian menyebutkan bahwa dalam upaya pengelolaan dan pembangunan wisata di Desa Keboireng belum mencerminkan pariwisata berkelanjutan. Maka disarankan untuk mulai dilakukan kegiatan pembangunan pariwisata berkelanjutan. Langkah yang dapat dilakukan yaitu dengan diadakanya pendampingan pengelolaan pariwisata untuk menuju pariwisata berkelanjutan dengan memperhatikan aspek ekonomi, aspek lingkungan, dan aspek sosial budaya. Upaya awal yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi pengenalan pembanguna wisata berkelanjutan bagi pengelola wisata di Desa Keboireng.
Transformasi Desa Samar Menuju Desa Mandiri melalui Optimalisasi Potensi Pertanian, Peternakan, dan Pariwisata Meiji, Nanda Harda Pratama; Triningsih, Luly; Widianto, Ahmad Arif; Pebrianto, Moh; Asshidiqi, Rihlah Khoirunnisa'; Hidayat, Vian Noer Achmad; Putri, Zulfa Meutia
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21081

Abstract

Desa Samar, yang terletak di Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, menunjukkan potensi besar dalam empat sektor utama: pertanian, peternakan, pariwisata, dan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis potensi masing-masing sektor, serta mengevaluasi kondisi saat ini dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan literatur review. Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa sektor pertanian memiliki peluang signifikan melalui optimalisasi budidaya komoditas seperti vanili dan cengkeh serta penggunaan pupuk organik. Sektor peternakan menunjukkan potensi untuk meningkatkan nilai tambah produk susu dan madu dengan inovasi dalam pengolahan dan pemasaran. Sektor pariwisata, khususnya agroeduwisata jeruk, memiliki kemampuan untuk menjadi destinasi wisata unggulan, meskipun perlu perhatian dalam pemeliharaan fasilitas pasca-pandemi. Sektor energi, melalui penggunaan kincir air, berfungsi sebagai solusi berkelanjutan untuk kebutuhan penerangan dan pengelolaan sumber daya air. Sajian hasil penelitian berupa peta potensi desa yang menyoroti lokasi strategis dan ikon khas dari setiap sektor, membantu dalam perencanaan dan pengembangan yang lebih terarah. Peta ini memberikan wawasan yang mendalam mengenai area-area potensial, mendukung kebijakan yang lebih akurat dan efektif untuk pengembangan desa. Keberhasilan pengembangan potensi desa Samar sangat bergantung pada pengelolaan yang terorganisir dan pemanfaatan sumber daya secara optimal.
Strategi Bertahan Hidup Keluarga Miskin di Tepi Rel Kereta Api Sekitar Stasiun Pasar Senen Astuti, Galuh Ayu; Meiji, Nanda Harda Pratama
SOCIUS Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, Universitas Negeri P
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scs.v10i2.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana keluarga miskin di tepi rel kereta api sekitar Stasiun Pasar Senen bertahan hidup dengan beberapa strategi bertahan hidup meski mengalami serba keterbatasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif dengan jenis fenomenologi. Data yang digunakan dibagi dalam data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari observasi secara langsung di tepi rel serta wawancara dengan beberapa keluarga miskin dan petugas keamanan stasiun. Sedangkan data sekunder didapatkan dari data statistik BPS dan penelitian terdahulu. Teknik purposive sampling digunakan dengan kriteria informan merupakan masyarakat yang memiliki permasalahan ekonomi, tidak memiliki penghasilan yang tetap, dan tinggal di tepi rel kereta api dengan kondisi tempat tinggal tidak layak. Penelitian ini menggunakan teori mekanisme survival James C Scott. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mempertahankan kehidupannya, keluarga miskin tersebut menerapkan strategi aktif, strategi pasif, dan strategi jaringan. Strategi aktif dilakukan dengan melakukan pekerjaan sampingan seperti mengumpulkan botol dan barang bekas, menambah jam kerja, dan menambah rute keliling ketika berdagang atau mengamen. Strategi pasif yang dilakukan adalah dengan menurunkan mutu makanan, mengganti merek popok dan susu yang lebih murah, dan hidup lebih hemat. Strategi jaringan yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan bantuan dari orang sekitar, meminjam uang ke bank keliling, dan memanfaatkan bantuan dari pemerintah dan kelompok sosial lainnya.
PERAN KOMUNITAS ANAK MERDEKA TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DI RW 06 KELURAHAN TANJUNGREJO KOTA MALANG PASCA PANDEMI Putra, Egi Baskara; Meiji, Nanda Harda Pratama
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak mewabahnya pandemi Covid-19 mengakibatkan melemahnya sektor pangan dan ekonomi warga dikarenakan beberapa permasalahan yang ada seperti pembatasan kegiatan sosial yang mengakibatkan lumpuhnya mata pencaharian hingga pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh beberapa perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana peran strategi Komunitas Anak Merdeka dalam upaya peningkatan ketahanan pangan di Kampung Mergan Sekolahan RW 06 Kelurahan Tanjungrejo, Kota Malang. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik wawancara dan observasi serta dokumentasi. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori peran Jim Ife dan Frank Tesoriero (2008). Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa program upaya peningkatan ketahanan pangan yang dilakukan Komunitas Anak Merdeka bersama warga sudah terlaksana cukup baik dengan menerapkan peran fasilitatif Komunitas Anak Merdeka sebagai penghubung warga dengan pemerintah untuk memperoleh bantuan fasilitas, peran edukasi dengan cara Komunitas Anak Merdeka memberikan beberapa program penyuluhan dan pelatihan untuk mengembangkan keterampilan warga, peran representasi dengan cara Komunitas Anak Merdeka menjadi lembaga yang berinteraksi langsung dengan pemerintah dan dinas setempat untuk menyelaraskan kebutuhan warga dan program yang dicanangkan oleh pemerintah, peran teknis yang dilakukan Komunitas Anak Merdeka dengan cara melakukan pemahaman terkait digitalisasi dan sistem distribusi pasar online, serta membantu dalam publikasi produk.
The Role of Home Industry Tiles in Empowering Human Resources (HR) of the Community of Kamulan Village, Trenggalek Regency Erningtyas, Tamarin; Pratiwi, Seli Septiana; Meiji, Nanda Harda Pratama
Humanities Horizon Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Pena Produktif Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63373/3047-8014/8

Abstract

This research analyzes how the roof tile cottage industry contributes to human resource empowerment in Kamulan Village. This research was conducted using a qualitative method. Using empowerment theory by Jim Ife as the theoretical basis of description. Data was collected through purposive sampling, in-depth interviews, observation, and documentation. The analysis was done inductively. The resource persons in this research are stakeholders in Kamulan Village and residents of roof tile craftsmen in Kamulan Village who are experienced in the roof tile industry as many as 8 resource persons. This research describes how the roof tile industry in Kamulan Village plays a role in empowering and absorbing human resources in the village. The results of the research conducted found that the home-based roof tile industry has prospered the lives of residents in the village. Empowerment carried out by residents is carried out well sustainably and actively between owners and workers in work evaluation. However, there are production obstacles with the scarcity of human resources (HR) of residents due to the large number of industries with total employment. The sustainability of the roof tile industry must be considered, especially in the availability of human resources and activating the empowerment of local village human resources. Considering the wider social and environmental impacts, it is strongly recommended that policies and socialization be made that support the growth of the roof tile industry in the future.
Co-Authors Abdul Kodir Ahmad Arif Widianto Aisyiyah Hariani Alan Sigit Fibrianto Alifia Putri Azahra Ananda, Kun Sila Anis Cahyaning Lintang Berlian Anis Cahyaning Lintang Berlian Anyndia Putri Dwi Candra Ningtyas Anyndia Putri Dwi Candra Ningtyas Anzari, Prawinda Putri Apriadi, Deni Wahyu Apriyadi, Deny Wahyu Asshidiqi, Rihlah Khoirunnisa' Astuti, Galuh Ayu Audria Octavia Sri Anjani Awan Setia Dharmawan Azzam, Shidqii Abdullah Berlian, Anis Cahyaning Lintang Daffa, Adilah Fajrin Defa Ayu Triana Denayu Grandis Deny Wahyu Apriadi Deny Wahyu Apriyadi Desy Santi Rozakiyah Dhanu Dewantara Aji Dhiya 'Ulhaq, Inhu Wahid Diah Pusfita Ayu Dian Jaya Wardani Dian Jaya Wardani Dini, Alya Muflihatud Dionchi, Pramana Herjati Putra Egi Baskara Putra Elya Kurniawati Emilia Putri Purnama Erningtyas, Tamarin Fachrul Abdul Latif Faizal Gustian Widianto Faizal Kurniawan Fitrotin Nadhifah Galuh Ayu Astuti Hanindraputri, Eufrasia Kartika Hidayat, Vian Noer Achmad Iin Ningtias JOAN HESTI GITA PURWASIH Kodir, Abdul - Luhung Achmad Perguna, Luhung Achmad Lulu Chamdliyah Luly Triningsih Magdharega Putri Pratiwi Maulida Nabilah Megasari Noer Fatanti Moch. Aan Sugiharto Moh Pebrianto Moh. Pebrianto Mohammad Rousyan Fikri Qowim Nabila Nasywal Muna Nadhifah, Fitrotin Nadya Bherta Viana Putri Nadya Pramudiana Fariza Nida Khoirunisa Ningsih, Rizqi Nur Rizna Fitria Ningtias, Iin Ningtyas, Anyndia Putri Dwi Candra Nora Titahning Ayudha Nur Faridatul Janah Nur Hadi Oki Rahadianto Sutopo Oki Rahadianto Sutopo Pebrianto, Moh Pratiwi, Seli Septiana Putra, Egi Baskara Putri Clariza Putri, Nadya Bherta Viana Putri, Zulfa Meutia Ridwan Tajul Fahmi Ridwan Tajul Fahmi Rizqi Nur Rizna Fitria Ningsih Rohmatin Alfisnistiawati Salsabillah Malicha Putri Sanggar Sukama Sijati Seli Septiana Pratiwi Siti Hadiyatul Hasanah Siti Nur Azizah Siti Rahmah Sri Untari Tamarin Erningtyas Tri Gunawan Wardani, Dian Jaya Waskito Waskito