Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : AL KAUNIYAH

Performa Anakan Ayam Supel (Super Pelung) Hasil Persilangan Indukan Ayam Betina Jawa Super dan Ayam Jantan Pelung [Gallus gallus gallus, (Linnaeus 1758)] Ardaning Nuriliani; Adi Susanto; Flafiani Cios Conara; Bima Mahendra; Lailly Tsania Nur Hidayah; Sadiman Sadiman; Yuny Erwanto; Hendry Saragih
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 16, No 1 (2023): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v16i1.23924

Abstract

AbstrakPeningkatan permintaan daging ayam Broiler di pasaran menurunkan minat peternak terhadap ayam lokal. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan populasi ayam lokal yang berpotensi sebagai ayam pedaging. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menyilangkan ayam betina Jawa super dengan ayam jantan Pelung yang diketahui memiliki pertumbuhan lebih cepat dibandingkan ayam lokal. Hasil persilangan tersebut diharapkan memiliki pertumbuhan cepat dan berpotensi sebagai ayam pedaging dengan karakter lokal. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pertumbuhan, morfometri tubuh, dan fenotipe ayam Super pelung (SUPEL) hasil persilangan ayam betina Jawa super dengan ayam jantan Pelung. Parameter yang diukur adalah berat badan, morfometri tubuh, dan fenotipe ayam Supel. Selain itu dilakukan pengukuran berat, warna, morfometri, dan analisis proksimat telur ayam Jawa super. Hasil menunjukkan rerata berat badan ayam Supel saat Day Old Chicken (DOC) sebesar 33,57 ± 2,44 g dan mencapai 1.164,00 ± 98,20 g pada umur 3 bulan. Fenotipe anak ayam Supel menunjukkan ciri-ciri kombinasi dari kedua indukan. Sementara itu hasil pengukuran berat telur ayam Jawa super diperoleh rerata sebesar 43,15 ± 3,57 g. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ayam Supel hasil persilangan memiliki pertumbuhan yang cepat dan memiliki karakter fenotipe seperti ayam lokal.AbstractThe increasing demands of Broiler chicken meat in the market lower farmers' interest in the local chicken breed. Therefore, effort is needed to improve the local chicken population for its potential as Broilers. One of the solutions is to crossbreed between Jawa super hens and Pelung roosters with faster growth than other local chickens. The crossbreed chicken (Supel chicken) is expected to have faster growth and the potential as Broilers with local characteristics. The purpose of this study is to evaluate growth, body morphometry, and the phenotype of Super pelung (SUPEL) chicken. Parameters measured were body weight, body morphometry, and phenotype of Supel chicken. The measurements of weight, color, morphometry, and proximate analysis were also conducted on Jawa super egg. The results showed that the weight of Supel chicken during Day Old Chicken (DOC) was 33.57 ± 2.44 g and reached 1,164.00 ± 98.20 g in 3 months. The phenotype of Supel chicken showed combination characteristics of the two broods. Meanwhile, the weight of the Jawa super chicken egg average of 43.15 ± 3.57 g. It can be concluded that Supel chicken has a faster growth rate and phenotypic characters resembling Indonesia's local chickens.
Performa Anakan Ayam Supel (Super Pelung) Hasil Persilangan Indukan Ayam Betina Jawa Super dan Ayam Jantan Pelung [Gallus gallus gallus, (Linnaeus 1758)] Ardaning Nuriliani; Adi Susanto; Flafiani Cios Conara; Bima Mahendra; Lailly Tsania Nur Hidayah; Sadiman Sadiman; Yuny Erwanto; Hendry Saragih
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 16, No 1 (2023): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v16i1.23924

Abstract

AbstrakPeningkatan permintaan daging ayam Broiler di pasaran menurunkan minat peternak terhadap ayam lokal. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan populasi ayam lokal yang berpotensi sebagai ayam pedaging. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menyilangkan ayam betina Jawa super dengan ayam jantan Pelung yang diketahui memiliki pertumbuhan lebih cepat dibandingkan ayam lokal. Hasil persilangan tersebut diharapkan memiliki pertumbuhan cepat dan berpotensi sebagai ayam pedaging dengan karakter lokal. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pertumbuhan, morfometri tubuh, dan fenotipe ayam Super pelung (SUPEL) hasil persilangan ayam betina Jawa super dengan ayam jantan Pelung. Parameter yang diukur adalah berat badan, morfometri tubuh, dan fenotipe ayam Supel. Selain itu dilakukan pengukuran berat, warna, morfometri, dan analisis proksimat telur ayam Jawa super. Hasil menunjukkan rerata berat badan ayam Supel saat Day Old Chicken (DOC) sebesar 33,57 ± 2,44 g dan mencapai 1.164,00 ± 98,20 g pada umur 3 bulan. Fenotipe anak ayam Supel menunjukkan ciri-ciri kombinasi dari kedua indukan. Sementara itu hasil pengukuran berat telur ayam Jawa super diperoleh rerata sebesar 43,15 ± 3,57 g. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ayam Supel hasil persilangan memiliki pertumbuhan yang cepat dan memiliki karakter fenotipe seperti ayam lokal.AbstractThe increasing demands of Broiler chicken meat in the market lower farmers' interest in the local chicken breed. Therefore, effort is needed to improve the local chicken population for its potential as Broilers. One of the solutions is to crossbreed between Jawa super hens and Pelung roosters with faster growth than other local chickens. The crossbreed chicken (Supel chicken) is expected to have faster growth and the potential as Broilers with local characteristics. The purpose of this study is to evaluate growth, body morphometry, and the phenotype of Super pelung (SUPEL) chicken. Parameters measured were body weight, body morphometry, and phenotype of Supel chicken. The measurements of weight, color, morphometry, and proximate analysis were also conducted on Jawa super egg. The results showed that the weight of Supel chicken during Day Old Chicken (DOC) was 33.57 ± 2.44 g and reached 1,164.00 ± 98.20 g in 3 months. The phenotype of Supel chicken showed combination characteristics of the two broods. Meanwhile, the weight of the Jawa super chicken egg average of 43.15 ± 3.57 g. It can be concluded that Supel chicken has a faster growth rate and phenotypic characters resembling Indonesia's local chickens.
Co-Authors ., Afriyanti A. S. Sukarno Abdul Rahman Ollong Abdul Rohman Abdul Rohman Abdul Rohman Abdullah, Sofwan Siddiq Achmad Fudholi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Adi Susanto Adi Susanto Aflah, Almira Tsania Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti, Afriyanti Agus Hadi Prayitno Aloysia Tenny Damayanti Indriastuti Amaryllis, Anggia Risty Ambar Pertiwiningrum Ambar Pertiwiningrum Ardaning Nuriliani Arif Ismanto, Arif Ariya Dwi Nugrahanto Arum Intan Kusumanegara Asih Kurniawati Asmoro, Novian Wely Bima Mahendra Bima Mahendra Chusnul Hanim Dahlanuddin Dahlanuddin, Dahlanuddin Dominikus Pandego Lestyanto Dwi Ariyani Dwi Wulandari Dwi Wulandari Dyah Triasih Edi Suryanto Edi Suryanto Edi Suryanto Edi Suryanto Edy Permadi Effendi Abustam Endang Baliarti Faruq, Rafif Umar Fatma Zuhrotun Nisa Fibri, Dwi Larasatie Nur Fiky Andy Prastyawan Flafiani Cios Conara Flafiani Cios Conara Ganea Qorry Aina Hasma Hasma Hendry Saragih Hendry Saragih Husaefa, Nadira Ikawati, Retty Jamhari (Jamhari) Jamhari Jamhari Jamhari Jamhari Joni Murti Mulyo Aji Jumari Jumari Jumeri (Jumeri) Kapti Rahayu Khothibul Umam Al Awwaly Khotibul Umam Al Awwaly Kurniasih, Kholif Sholehah Indra Lailly Tsania Nur Hidayah Lailly Tsania Nur Hidayah Lidya Andini Lily Arsanti Lestari Ludfia Windyasmara, Ludfia Made Sriasih, Made Mariska, Tina Vidya Mohammad Zainal Abidin Mohammad Zainal Abidin Muh Ichsan Haris Muhamad Ali Muhamad Hasdar Muhammad Irfan Said Muhlisin Muhlisin Nanung Agus Fitriyanto Nina Salamah Novita Kurniawati Novita Kurniawati Nugraha, Widitya Tri Nurliyani Nurliyani Nurliyani Nurliyani Nurliyani Nurliyani Purnomo, Boyke Rudy R. Lukas Martindro Satrio Ari Wibowo Ragil Yuliatmo Resha Ayu Wildiana Rifqi Rifqi Rina Wahyuningsih Rizky Arizona Rulli Riana Dewi Rulli Riana Dewi Rusman (Rusman) Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Sadiman Sadiman Sari’ah Cintami Damayanti SATRIYAS ILYAS Satyaguna Rakhmatulloh Setiyono (Setiyono) Siswara, Hamzah Nata Soemitro Djojowidagdo Sri Hartatik Sudibyo Martono Sugiyanto Sugiyanto Sugiyono Sugiyono Suharjono Triatmojo Suharjono Triatmojo Suharjono Triatmojo Suharjono Triatmojo Suharjono Triatmojo Suryanto, Edi Sylvie Astuti T A Siswoyo T Lindrianti Thoyib Rohman Hakim Tridjoko Wisnu Murti Utama, Dicky Tri Vera, Nur Wariata, Wayan Wayan Tunas Artama Wayan Tunas Artama Wihandoyo (Wihandoyo) Winny Swastike Wisnu Pambudi Yudi Pranoto Yudi Pranoto Yudi Pranoto Yustina Yuni Surandiyah Zaenal Bachruddin Zaenal Bachrudin