Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : agriTECH

Identifikasi Daging Babi Menggunakan Metode PCR-RFLP Gen Cytochrome b dan PCR Primer Spesifik Gen Amelogenin Yuny Erwanto; Sugiyono Sugiyono; Abdul Rohman; Mohammad Zainal Abidin; Dwi Ariyani
agriTECH Vol 32, No 4 (2012)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.775 KB) | DOI: 10.22146/agritech.9579

Abstract

A polymerase chain reaction–restriction fragment length polymorphism (PCR–RFLP) and species specific PCR methods had been applied for identifying pork in mixture of meat. Pork sample in various levels (1, 3, 5 and 10%) was prepared in mixture with beef, chicken and mutton. The primary CYTb1 and CYTb2 were designed in the mitochondrial cytochrome b b (cytochrome b) gene and PCR successfully amplified fragments of 359 bp. To distinguish pig species existence, the amplified PCR products of mitochondrial DNA were cut by BseDI restriction enzyme. The result showed that pig mitochondrial DNA was cut into 131 and 228 bp fragments. A polymerase chain reaction (PCR) method based on the nucleotide sequence variation in the amelogenin gene has been chosen for the specific identification of pork DNAs in mixture meat. The primers designed generated specific fragments of 353 and 312 bp length for pork. The specificity of the primary designed was tested on 4 animal species including pig, cattle, chicken and goat species. Analysis of experimental mixture meat demonstrated that 1% of raw pork tissues could be detected using PCR-RFLP with BseDI restriction enzyme but detection using species-specific PCR showed the cross reactivity to beef, chicken and mutton. The cytochrome b PCR-RFLP species identification assay yielded excellent results for identification of pig species. PCR-RFLP is a potentially reliable technique for detection of the existence of pork in animal food product for Halal authentication. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengaplikasikan metode deteksi daging babi dalam campuan daging dengan sapi, kambing dan ayam melalui PCR-RFLP dan PCR dengan primer spesifik untuk babi. Level kontaminasi daging babi dibuat sebesar 1, 3, 5 dan 10% dari total daging dalam campuran. Metode PCR-RFLP menggunakan sepasang primer yaitu gen cytochrome b dari mitokondria yang menghasilkan fragmen DNA sebesar 359 bp. Untuk mengetahui ada tidaknya kontaminasi babi dalam adonan daging tersebut diaplikasikan enzim restriksi BseDI yang dapat memotong DNA dari gen cytochrome b babi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gen cytochrome b dari babi dapat terpotong menjadi dua fragmen yaitu sebesar 228 bp dan 131 bp. Untuk desain primer spesifik digunakan gen amelogenin yang mempunyai sekuen yang berbeda diantara ke empat spesies uji yaitu babi, sapi, ayam dan kambing. Primer spesifik didesain pada panjang fragmen sebesar 353  dan 312 bp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontaminasi daging babi sebesar 1% masih dapat terdeteksi dengan metode PCR-RFLP tetapi pengujian dengan primer spesifik yang ditujukan hanya untuk deteksi DNA babi masih menunjukkan reaksi silang dengan spesies hewan lain yaitu sapi, kambing dan ayam. Pengujian dengan PCR-RLP pada gen cytochrome b menghasilkan hasil yang lebih baik dan jelas untuk pengujian kontaminasi babi dibandingkan dengan PCR dengan primer spesifik. Metode PCR-RFLP merupakan metode yang potensial untuk analisis deteksi keberadaan unsur babi pada produk olahan pangan khususnya untuk deteksi status kehalalan.
Co-Authors ., Afriyanti A. S. Sukarno Abdul Rahman Ollong Abdul Rohman Abdul Rohman Abdul Rohman Abdullah, Sofwan Siddiq Achmad Fudholi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Achmad Fudholi Adi Susanto Adi Susanto Aflah, Almira Tsania Afriyanti Afriyanti Afriyanti Afriyanti, Afriyanti Agus Hadi Prayitno Aloysia Tenny Damayanti Indriastuti Amaryllis, Anggia Risty Ambar Pertiwiningrum Ambar Pertiwiningrum Ardaning Nuriliani Arif Ismanto, Arif Ariya Dwi Nugrahanto Arum Intan Kusumanegara Asih Kurniawati Asmoro, Novian Wely Bima Mahendra Bima Mahendra Chusnul Hanim Dahlanuddin Dahlanuddin, Dahlanuddin Dominikus Pandego Lestyanto Dwi Ariyani Dwi Wulandari Dwi Wulandari Dyah Triasih Edi Suryanto Edi Suryanto Edi Suryanto Edi Suryanto Edy Permadi Effendi Abustam Endang Baliarti Faruq, Rafif Umar Fatma Zuhrotun Nisa Fibri, Dwi Larasatie Nur Fiky Andy Prastyawan Flafiani Cios Conara Flafiani Cios Conara Ganea Qorry Aina Hasma Hasma Hendry Saragih Hendry Saragih Husaefa, Nadira Ikawati, Retty Jamhari (Jamhari) Jamhari Jamhari Jamhari Jamhari Joni Murti Mulyo Aji Jumari Jumari Jumeri (Jumeri) Kapti Rahayu Khothibul Umam Al Awwaly Khotibul Umam Al Awwaly Kurniasih, Kholif Sholehah Indra Lailly Tsania Nur Hidayah Lailly Tsania Nur Hidayah Lidya Andini Lily Arsanti Lestari Ludfia Windyasmara, Ludfia Made Sriasih, Made Mariska, Tina Vidya Mohammad Zainal Abidin Mohammad Zainal Abidin Muh Ichsan Haris Muhamad Ali Muhamad Hasdar Muhammad Irfan Said Muhlisin Muhlisin Nanung Agus Fitriyanto Nina Salamah Novita Kurniawati Novita Kurniawati Nugraha, Widitya Tri Nurliyani Nurliyani Nurliyani Nurliyani Nurliyani Nurliyani Purnomo, Boyke Rudy R. Lukas Martindro Satrio Ari Wibowo Ragil Yuliatmo Resha Ayu Wildiana Rifqi Rifqi Rina Wahyuningsih Rizky Arizona Rulli Riana Dewi Rulli Riana Dewi Rusman (Rusman) Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Rusman Sadiman Sadiman Sari’ah Cintami Damayanti SATRIYAS ILYAS Satyaguna Rakhmatulloh Setiyono (Setiyono) Siswara, Hamzah Nata Soemitro Djojowidagdo Sri Hartatik Sudibyo Martono Sugiyanto Sugiyanto Sugiyono Sugiyono Suharjono Triatmojo Suharjono Triatmojo Suharjono Triatmojo Suharjono Triatmojo Suharjono Triatmojo Suryanto, Edi Sylvie Astuti T A Siswoyo T Lindrianti Thoyib Rohman Hakim Tridjoko Wisnu Murti Utama, Dicky Tri Vera, Nur Wariata, Wayan Wayan Tunas Artama Wayan Tunas Artama Wihandoyo (Wihandoyo) Winny Swastike Wisnu Pambudi Yudi Pranoto Yudi Pranoto Yudi Pranoto Yustina Yuni Surandiyah Zaenal Bachruddin Zaenal Bachrudin