p-Index From 2021 - 2026
5.768
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknologi Pendidikan Al-'Adalah EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AL-IDARAH Otentik's : Jurnal Hukum Kenotariatan NUKHBATUL 'ULUM : Jurnal Bidang Kajian Islam El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Al-Adl : Jurnal Hukum Sakina: Journal of Family Studies Al-Manhaj: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI) ADI Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal (ADIMAS Jurnal) An-natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Invest Journal of Sharia & Economic Law Pengabdian Kampus: Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam Az Zarqa': Jurnal Hukum Bisnis Islam Filantropi: Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia AGHNINA: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah Journal of Linguistics and Social Studies Values: Jurnal Kajian Islam Multidisiplin Journal of Islamic Education Research Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Islamic Character Education Strategies at Pesantren Manbaul Hikam: Integrative Cultural-Spiritual Model Musadad, Ahmad; Nahidloh, Shofiyun; Nasik, Khoirun; Choiri, Muttaqin; Pujiati , Tri; Asmoi, Asmoi
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2025): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i1.1377

Abstract

Islamic character education is a fundamental pillar in shaping a morally upright generation amid the challenges of value globalization. This study aims to examine the strategies for instilling Islamic character values implemented at Pesantren Manbaul Hikam, Bangkalan, Madura. The main focus of this research is to identify the approaches and educational methods used by pesantren to embed Islamic character values for students (santri). This study employed a descriptive qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The findings reveal that the strategies for Islamic character education at Pesantren Manbaul Hikam are carried out through the integration of exemplary behavior (uswah hasanah), habitual Islamic practices in daily life, and classical Islamic text learning (kitab kuning) which emphasizes moral teachings. Moreover, the conducive boarding school environment and the close relationship between the kiai (Islamic teacher) and the students enhance the internalization of core character values such as honesty, responsibility, simplicity, and obedience. In conclusion, Islamic character education at Pesantren Manbaul Hikam is not merely cognitive or affective, but also practical through a consistently cultivated culture of daily life. This strategy demonstrates that traditional pesantren can serve as a relevant and adaptive model for Islamic character education in the face of modern societal dynamics.
EVOLUSI RA’Y DALAM PEMBENTUKAN HUKUM ISLAM Choiri, Muttaqin
al-'adalah Vol 12 No 2 (2015): Al-'Adalah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/adalah.v12i2.211

Abstract

Abstrak: Evolusi Ra’y dalam Pembentukan Hukum Islam. Qiyâs yang selama ini disebut sebagai karya monumental Imam Syafi’i ternyata bukanlah metode yang muncul di ruang hampa, pekerjaan qiyâs dalam melakukan penggalian hukum berangkat dari ra’y, olahan ra’y yang telah ada sejak era Nabi, Sahabat dan masa Tabi’in dilakukan  oleh Shafi’i dengan cara menundukkan ra’y yang awalnya bebas dari tekanan teks, kemudian beralih menjadi konsep penemuan hukum melalui persamaan illat al-hukm dari hukum yang sudah ada. Ra’y yang semula mampu menangkap pesan hukum dengan berbagai metode dan kinerjanya, disebut menjadi lebih lemah setelah berevolusi  dan berkurang kemampuannya dalam mengistinbât hukum secara bebas. Melalui dikhotomi Ra’y dan ahl al-hadist yang mengemuka dan menjadi perdebatan yang begitu kuat dalam kajian hukum Islam, kemudian beralih dan dimunculkan dalam kerangka istinbâth hukum melalui kinerja Istihsân, Istishâb dan Mashlahah Mursalah untuk mengembalikan kekuatan nalarnya. Abstract: Evolusi Ra’y dalam Pembentukan Hukum Islam. Qiyâs which has been known for a decade as the monumental work done by Imam Syafi’i evidently is not a method occured from vacuum, In digging the law, Qiyâs comes from Ra’y, the processed Ra’y which has already existed from Prophet Era. The Comrade and the epoch of Tabi’in were done by Syafi’i by conquering Ra’y which was exempt from the text pressure, and it moved into the invention concept of law from the equality of illat al-hukm from existing law.Ra’y which firstly were able to get the message of law using many kinds of methods and works were assumed to be weaker after its peformance was evolving and decreasing in istinbâth law freely. Through dikhotomi, Ra’y and ahl al-hadist which proposed and having been debated on Islamic law study, then it has moved and has been emerged into the outline of istinbâth law from Istihsân, Istishâb and Mashlahah Mursalah to bring back its nature.Abstrak: Evolusi Ra’y dalam Pembentukan Hukum Islam. Qiyâs yang selama ini disebut sebagai karya monumental Imam Syafi’i ternyata bukanlah metode yang muncul di ruang hampa, pekerjaan qiyâs dalam melakukan penggalian hukum berangkat dari ra’y, olahan ra’y yang telah ada sejak era Nabi, Sahabat dan masa Tabi’in dilakukan  oleh Shafi’i dengan cara menundukkan ra’y yang awalnya bebas dari tekanan teks, kemudian beralih menjadi konsep penemuan hukum melalui persamaan illat al-hukm dari hukum yang sudah ada. Ra’y yang semula mampu menangkap pesan hukum dengan berbagai metode dan kinerjanya, disebut menjadi lebih lemah setelah berevolusi  dan berkurang kemampuannya dalam mengistinbât hukum secara bebas. Melalui dikhotomi Ra’y dan ahl al-hadist yang mengemuka dan menjadi perdebatan yang begitu kuat dalam kajian hukum Islam, kemudian beralih dan dimunculkan dalam kerangka istinbâth hukum melalui kinerja Istihsân, Istishâb dan Mashlahah Mursalah untuk mengembalikan kekuatan nalarnya. Abstract: Evolusi Ra’y dalam Pembentukan Hukum Islam. Qiyâs which has been known for a decade as the monumental work done by Imam Syafi’i evidently is not a method occured from vacuum, In digging the law, Qiyâs comes from Ra’y, the processed Ra’y which has already existed from Prophet Era. The Comrade and the epoch of Tabi’in were done by Syafi’i by conquering Ra’y which was exempt from the text pressure, and it moved into the invention concept of law from the equality of illat al-hukm from existing law.Ra’y which firstly were able to get the message of law using many kinds of methods and works were assumed to be weaker after its peformance was evolving and decreasing in istinbâth law freely. Through dikhotomi, Ra’y and ahl al-hadist which proposed and having been debated on Islamic law study, then it has moved and has been emerged into the outline of istinbâth law from Istihsân, Istishâb and Mashlahah Mursalah to bring back its nature.
The Role of Bahtsul Masail in Improving the Understanding of Jurisprudence of Santri at Manbaul Hikam Islamic Boarding School in Burneh Bangkalan Ahmad Musadad; Baihaqi, Baihaqi; Muttaqin Choiri; Tri Pujiati; Asmoi, Asmoi
NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam Vol. 11 No. 1 (2025): NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/nukhbah.v11i1.1883

Abstract

Discussion forums organized in Islamic boarding schools (pesantren) are one of the most effective means to support students’ understanding of scientific material in the yellow classical books (kitab kuning). Bahtsul masail is a typical religious discussion forum in the pesantren tradition, which is used to examine contemporary issues through a fiqih perspective. This research explores the role of bahtsul masail in improving the understanding of fikih among the santri of Pondok Pesantren Manbaul Hikam Burneh, Bangkalan. This study uses a qualitative approach with a descriptive method, involving observation, in-depth interviews, and documentation analysis as data collection techniques. The results show that bahtsul masail plays a significant role in deepening the fikih understanding of santri, especially in terms of the practical application of Islamic law. The intensive and collaborative discussions in bahtsul masail encourage santri to think critically and analytically on complex issues, which in turn strengthens their intellectual and religious skills. This study concludes that Bahtsul Masail is an important instrument in pesantren education that is effective in producing knowledgeable and insightful santri. This study gives implication that bahtsul masail as the main learning method that not only encourages the improvement of santri's knowledge in religious sciences, but also develops their skills in scientific and religious argumentation through interactive and collaborative discussions.
Pemahaman Dialek dan Variasi Bahasa di Indonesia melalui Kajian Literatur Islamiyah, Diyani; Herwanto, Herwanto; Anggrayni, Okta Diana; Choiri, Muttaqin
Journal of Linguistics and Social Studies Vol 1, No 1: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jls.v1i1.16

Abstract

Bahasa sangat lekat dengan dialek dan logat, semua itu dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lingkungan, kemampuan berbahasa dan lain sebagainya. Setiap bahasa memiliki keunikan tersendiri. Pemakaian bahasa dalam masyarakat tergantung pada komunitas masyarakat tersebut. Hal ini nantinya akan menimbulkan variasi bahasa. Variasi bahasa adalah penggunaan bahasa setiap orang yang berbeda antara yang satu dengan yang lain. Review artikel penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran variasi bahasa di Indonesia dengan melakukan analisis-analisis yang dipublikasikan dari tahun 2010-2020. Data diperoleh melalui database penyedia artikel melalui pencarian di google. Penulis menuliskan kata kunci “dialektologi” dan dipilih artikel yang full text pdf. Muncul 20 temuan, kemudian dipersempit dengan memilih variasi dialek yang terdapat di beberapa daerah di Indonesia dan ditemukan 10 temuan artikel. Berdasarkan hasil review dari 10 artikel ditemukan bahwa variasi bahasa yang paling sering muncul di Indonesia adalah dialek. Selain itu, ditemukan juga variasi bahasa secara fonetis, inovasi variasi leksikon, variasi bahasa formal dan non formal, kekerabatan isolek, dan variasi bahasa yang digunakan oleh dua etnik. Hal tersebut dipengaruhi oleh tiga faktor yakni faktor geografi, faktor sejarah, status sosial, situasi berbahasa, waktu, budaya, individual, dan perilaku masyarakat setempat.
PENGAWASAN DAN PELAPORAN ZIPRO ROMBONG BERKAH OLEH UPZ BAZNAS PETROKIMIA GRESIK Nur Hidayati, Selviana; Choiri, Muttaqin
Filantropi : Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf Vol. 4 No. 2 (2023): Filantropi
Publisher : Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/finalmazawa.v4i2.7373

Abstract

The problem of this study is how the supervision and reporting of the ZIPro Rombong Berkah program by UPZ BAZNAS Petrokimia Gresik analyzes the implementation of PERBAZNAS Number 2 of 2016 concerning UPZ Infection and Work Procedures. The purpose of this study is to determine the supervision and reporting of the ZIPro Rombong Berkah program by UPZ BAZNAS Petrokimia Gresik analysis of the implementation of PERBAZNAS Number 2 of 2016 concerning the Establishment and Work Procedures of Zakat Collection Units.  In this study using the type of field research, data sources used primary, secondary data. Methods of collecting observational data, interviews, and documentation. The results of this study can be concluded that the supervision and reporting of the ZIPro Rombong Berkah program by UPZ BAZNAS Petrokimia Gresik is not in accordance with PERBAZNAS Number 2 of 2016 concerning the Establishment and Work Procedures of the Zakat Collection Unit (UPZ). Permasalahan dari penelitian ini adalah bagaimana pengawasan dan pelaporan program ZIPro Rombong Berkah oleh UPZ BAZNAS Petrokimia Gresik analisis implementasi PERBAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pemberntukan dan Tata Kerja UPZ . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengawasan dan pelaporan program ZIPro Rombong Berkah oleh UPZ BAZNAS Petrokimia Gresik analisis implementasi PERBAZNAS Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat.  Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan, sumber data yang digunakan data primer, sekunder. Metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa pengawasan dan pelaporan program ZIPro Rombong Berkah oleh UPZ BAZNAS Petrokimia Gresik belum sesuai dengan PERBAZNAS Nomor 2 Tahun 2016  Tentang Pembentukan dan Tata Kerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Penguatan Produk UMKM Bersertifikat Halal Sebagai Pilot Project Kampung Zakat Terpadu Bangkalan Muttaqin Choiri; Luluk Hanifa; Friedenta P, Ragil; Tholik A, Siti; Anam, Hoiril; Hilmiyah; Emilia, Ferga
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jpmupr.v10i2.9952

Abstract

Penguatan Produk UMKM Bersertifikasi Halal Sebagai Pilot Project Kampung Zakat Terpadu Di Desa Tanah Merah Dajah Bangkalan, merupakan bagian dari program yang digagas oleh Kementerian Agama Bangkalan bersama dengan organisasi pengelola zakat, dengan melibatkan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) . Kegiatan Kampung Zakat Terpadu (KZT) menjadi upaya mensinergikan dan menyatukan distribusi pada satu wilayah khusus yang terkategori wilayah rentan dan memiliki komitmen untuk berkembang. Pemilihan lokasi Tanah Merah Daja, berdasarkan pertimbangan dan kajian bersama Dinas Sosial dan Dinas Pembangunan Masyarakat Desa Kabupaten Bangkalan, dengan harapan pemilihan lokasi tidak salah sasaran. Bagi masyarakat Desa Tanah Merah Dajjah, program penguatan baik melalui sosialissi, pelatihan dan pendampingan merupakan upaya meningkatkan penguatan produk makanan dan minuman yang sudah dijalankan masyarakat saat ini, mulai produk kerupuk, onde-onde sampai jamu yang dikelola secara sederhana. Kegiatan ini telah meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mendukung upaya pemerintah meyediakan produk halal bagi masyarakat di wilayah Bangkalan dan sekitarnya, bagi Halal Center UTM, kegiatan ini menjadi rangkaian dan turut serta hadirnya UTM untuk masyarakat Madura. Kendala kegiatan ini diantaranya alokasi waktu yang terbatas pada fasilitasi program SEHATI oleh Kemenag, dan proses pemenuhan persyaratan administrasi oleh sebagian pelaku usaha dari sisi pra pengajuan, seperti kepemilikan NPWP maupun Nomor Induk Berusaha (NIB).
Identifikasi Pemberdayaan dan Sertifikasi Halal Pada UMKM oleh Lembaga Zakat di Bangkalan Madura Choiri, Muttaqin; Ma'adi, Alan Su'ud
AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almanhaj.v5i1.2289

Abstract

Indonesia Law Number 33 of 2014 concerning Halal Product Guarantee emphasizes that food, medicine, cosmetics and other products must be halal certified, which not only applies to products of large companies, but also targets MSME. Apart from going through a special self-declaration route for simple products for free, most MSMEs such as processed products from slaughter, pentol sellers, meatballs need to get service facilitation, which can be taken from social institution posts, such as zakat, infaq and shodaqaoh. Zakat management institutions are one of the institutions that collect, manage and distribute social religious funds, which are intended to improve economic levels, either consumptively or productively. With approximately 166,000 MSMEs in Bangkalan Regency, the participation of social religious institutions is needed to support the halal certification policy. This research used qualitative method, descriptive analytical with empirical approach. Data collection through interviews, observations and documentation studies at zakat management institutions in Bangkalan. The results showed that zakat management institutions in Bangkalan have not facilitated the halal certification process for MSME, apart from the fact that there has been no socialization from zakat institutions at the central level to play an active role in the program, also concerns about the h}add al-kifayah standard for mustahiq need to be emphasized so that the limits of zakat distribution for empowerment and acceleration of halal certification programs are right on target and right based on sharia provisions, it is necessary to identify the income of MSMEs so that the mustahiq category can still be accommodated.
Gerakan Bahagia Bersama Tetangga (GBBT): Analisis Implementasi Distribusi Dana ZIS di Desa Pacar Peluk Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang Hikmah, Salma Utiya; Choiri, Muttaqin
AL-MANHAJ: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almanhaj.v5i1.2376

Abstract

Pacarpeluk is a village located in Megaluh District, Jombang Regency. The researcher is interested in analyzing the management of the ZIS distribution for one of the philanthropic activities that is also carried out by the girlfriends, namely the Happy Together with Neighbors Movement (GBBT). GBBT is a movement carried out in order to optimize the use of ZIS funds through active distribution from the community at the village level which in practice provides assistance during the month of Ramadan every year. This research is a descriptive qualitative research in which there are primary data obtained by means of interviews and direct observation and secondary data obtained from various literacy related to ZIS distribution management. The results of this study are that GBBT implements 4 management functions so that the distribution is well managed. The distribution of ZIS from the community to relatives in the same village has an impact that can be felt directly by the community from this movement, which has generated high interest from the community to continue giving donations and shadaqah through GBBT managers, considering that GBBT's income has increased 3 times in just 1 year.
Hizbut Tahrir Indonesia; Ekspresi Kebijakan dan Upaya Bertahan dalam Legislasi Perkawinan di Indonesia Choiri, Muttaqin
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 3 No 1 (2019): AnCoMS 2019
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.985 KB) | DOI: 10.36835/ancoms.v3i1.298

Abstract

The study assensially gender equity in the Elementary curriculum that served as a basis for a proposed guide in preparing gender fair instructional materials. A descriptive analysis of Elementary Studies curriculum was the primary method used in this study. The participants’ perceptions on gender were compared and analyzed. Gender-fair education indicators served as criteria for comparison. The data gathered were processed qualitatively. The findings revealed that: (1) Indicators of gender biases in the learning environment were manifested in the learning environment, curriculum, and instructional processes; (2) Hidden curriculum plays an important role in informally transmitting values and attitudes in schools; (3) Leadership skill and tasks formerly given to male students were checked at present by female assertiveness; (4) Private and public school teachers and students differed in their perceptions on the learning environment; and (5) Gender-fair curriculum in Social Studies is a vital instrument in achieving equality, development, and peace
Upaya Mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan yang Memperhatikan Kesejahteraan Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Bangkalan Choiri, Muttaqin; Mahmudah, Mahmudah; Hamid, Abdul
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 2 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i2.15748

Abstract

Rutan Kelas IIB Bangkalan merupakan Rumah Tahanan sebagai tempat tersangka atau terdakwa ditahan selama proses penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan. Rumah Tahanan merupakan unit pelaksana teknis yang berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Di mana terdapat petugas untuk melayani para tahanan yang disebut dengan Petugas Rutan (Sipir) yang bertugas untuk Memberikan bimbingan, mempersiapkan sarana dan mengelola hasil kerja; Melakukan bimbingan sosial; Melakukan pemeliharaan keamanan dan tata tertib Lembaga Pemasyarakatan; dan Melakukan urusan tata usaha dan rumah tangga. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana cara mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang memperhatikan kesejahteraan warga binaannya di Rutan Kelas IIB Bangkalan melalui penegakan Etika Profesi Pegawai LP yang tentunya menjadi tugas serta kewajiban yang harus dipatuhi dan dijalankan. Metode penelitian yang digunakan berupa penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan Deskriptif Normatif melalui pendekatan Kualitatif, yaitu dengan melakukan wawancara mendalam (in-depht interview) serta terjun langsung ke lapangan. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat banyak upaya yang telah dilakukan oleh para Sipir demi mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang memperhatikan kesejahteraan warga binaannya di Rutan Kelas IIB Bangkalan salah satunya yakni dengan memberikan pelayanan yang terbaik terhadap semua warga binaan secara merata sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Hal ini berdasarkan rasa puas yang dirasakan oleh seluruh warga binaan terhadap kinerja para pegawai Lembaga Permasyarakatan (Lapas) yang secara maksimum sudah melayani mereka dengan sangat baik, sehingga dapat disimpulkan dengan diterapkannya Etika Profesi dari Sipir dapat menumbuhkan citra terhadap sistem pelayanan di sebuah lembaga pemasyarakatan.