Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN DC-DC KONVERTER 300 VOLT JENIS BUCK Suhardianto, Biyan; Facta, Mochammad; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 2, JUNI 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.392 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.2.296-303

Abstract

Abstrak DC chopper jenis buck dengan beberapa aplikasi telah banyak dibuat. Namun dalam  penelitian tersebut hanya menggunakan tegangan masukan yang dturunkan terlebih dahulu oleh trafo step down. Selain itu, dalam beberapa penelitian dengan DC chopper buck tidak pernah memperhitungkan seberapa besar pengaruh efek parasitik terhadap tegangan keluaran yang dibutuhkan. Komponen pensaklaran yang digunakan dalam beberapa penelitian juga tidak dibahas secara mendalam.  Dari beberapa topologi konverter arus searah, konverter jenis buck dipilih karena konverter ini menghasilkan tegangan keluaran yang memiliki nilai maksimal sama dengan tegangan masukan Selain itu, buck converter memiliki efisiensi yang tinggi dan riak pada tegangan keluaran yang rendah. Dalam Tugas Akhir ini akan dibahas respon DC Chopper Buck dengan catu daya utama tegangan AC jala-jala satu fasa yang disearahkan yang meliputi tegangan masukan, arus masukan, tegangan keluaran, arus keluaran, dan efisiensi. Berdasarkan hasil pengujian, tegangan yang digunakan untuk mensuplai DC Chopper buck ini sebesar 300 Volt dengan variasi beban resistif dan beban dominan induktif. Variasi beban resistif yang digunakan yaitu 40Ω, 100Ω, dan 300Ω. Efisiensi yang dihasilkan ketika diberi beban resistif 40Ω dengan tegangan 30V-210V yaitu sebesar 62,60%-98,08%, beban 100Ω sebesar 42,05%-97,18%, sedangkan pada beban 300Ω efisiensi yang dihasilkan sebesar 37,32%-90,90%. Kata Kunci : DC Chopper  buck, beban resistif, beban induktif.  Abstract Buck converter types with several applications have been produced. However, in this study only uses input voltage downgraded advance by a step-down transformer. Moreover, in some studies with buck converter never take into account how much influence the parasitic effect on the required output voltage. Switching components used in some studies also not discussed in depth. From some of the direct current converter topologies, the buck converter types have been converters produce output voltage has a maximum value equal to the input voltage Moreover, buck converter has high efficiency and ripple at low output voltages. In this research will discuss the response buck converter with the main power supply voltage AC nets rectified single phase which includes the input voltage, input current, output voltage, output current, and efficiency. Based on test results, the voltage used to supply buck converter is of 300 Volts with resistive load variations and dominant inductive loads. Resistive load variation used is 40Ω, 100Ω, and 300Ω. The resulting efficiency when given a resistive load of 40Ω with 30V-210V voltage that is equal to 62,60% -98,08%, 100Ω load by 42,05% -97,18%, while the 300Ω load efficiencies generated by 37,32% -90,90%. Keywords: buck converter, resistive load, inductive load.
ANALISIS KESTABILAN TEGANGAN PADA SISTEM KELISTRIKAN SUBSISTEM TANJUNGJATI Ericson, Dedy Brian; Nugroho, Agung; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 3, SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.514 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.3.293-299

Abstract

Stabilitas tegangan merupakan bagian penting dalam operasi suatu sistem tenaga listrik. PT. PLN APB JATENG dan DIY sebagai perusahaan yang memegang peranan dalam pengaturan beban Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta memiliki prosedur manual load shedding terkait undervoltage pada tahun 2014. Namun untuk subsistem Tanjungjati dan Pedan tidak memiliki prosedur manual load shedding. Berdasarkan permasalahan diatas, tugas akhir ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik jaringan dan kestabilan tegangan subsistem Tanjungjati. Pada tugas akhir ini dilakukan simulasi gangguan kenaikan beban dan lepas generator untuk melihat respon tegangan pada subsistem Tanjungjati. Dalam menganalisis tegangan, pada tugas akhir ini menggunakan metode sensitivitas busbar dan kurva hubungan P-V dan Q-V. Sehingga didapatkan tingkat kestabilan dan rekomendasi yang diperlukan dalam menanggulangi kondisi undervoltage. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada kasus kenaikan beban dan pelepasan pembangkit kemungkinan terjadinya sangat kecil mendapatkan tegangan undervoltage. Sehingga subsistem Tanjungjati masih belum memerlukan prosedur manual load shedding terkait undervoltage. Berdasarkan kurva P-V dan Q-V juga didapatkan busbar Mojosongo adalah busbar yang paling mudah untuk undervoltage dibandingkan dengan busbar yang lainnya. Dalam menanggulangi terjadinya turun tegangan sangat direkomendasikan dilakukannya tapping transformator dan pelepasan beban berdasarkan sensitivitas busbar.
KINERJA RANGKAIAN R-C DAN R-L-C DALAM PEMBANGKITAN TEGANGAN TINGGI IMPULS Bimatara, Tofan; Juningtyastuti, Juningtyastuti; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 5, NO. 4, DESEMBER 2016
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1053.767 KB) | DOI: 10.14710/transient.5.4.536-542

Abstract

Tegangan impuls merupakan gelombang tegangan yang besarnya naik secara pesat mencapai nilai tertentu kemudian drop menuju nilai nol. Tegangan impuls merupakan hal yang penting dalam pengujian isolasi dari sebuah sistem. Karakteristik tegangan impuls yang sesuai dengan standart diperlukan untuk menjamin keberhasilan pengujian isolasi sebuah sistem. Pembangkitan tegangan impuls dapat dilakukan dengan  menggunakan rangkaian R-C dan R-L-C. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai pembangkitan tegangan impuls berbasis rangkaian R-C dan rangkaian R-L-C yang akan digunakan untuk praktikum gejala medan tinggi. Masing – masing rangkaian akan disusun untuk membentuk gelombang impulse yang sesuai standar IEC 600060-1. Pembangkit impuls berbasis rangkaian R-C dan R-L-C akan dibandingkan effisiensi tegangan serta kesesuain bentuk gelombang tegangan keluarannya dengan standart gelombang tegangan impuls IEC 60060-1. Rangkaian R-L-C memiliki effisiensi tegangan yang lebih baik daripada rangkaian R-C. Masing-masing rangkaian mampu menghasilkan gelombang tegangan impuls 1,2/50 yang sesuai dengan standar IEC 60060-1.
IMPLEMENTASI PENGENDALIAN SISTEM PENGISIAN/PENGOSONGAN BATERAI PADA SISTEM PHOTOVOLTAIC STAND-ALONE MENGGUNAKAN BIDIRECTIONAL CONVERTER DENGAN METODE PROPORTIONAL-INTEGRAL BERBASIS MIKROKONTROLER DSPIC30F4011 Sulistomo, Pinandito; Setiawan, Iwan; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.312 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.832-837

Abstract

Energi terbarukan yang berkelanjutan dan tak habis-habis seperti yang didapatkan dari angin, photovoltaic, atau pasang surut air laut menarik untuk diteliti. Bagian terpenting dari sistem energi terbarukan adalah elemen penyimpanan, seperti baterai. Dibutuhkan rangkaian konverter yang dapat diatur arah aliran daya yang mengalir untuk mengisi dan menggunakan baterai. Pengaturan ini penting karena besar daya yang dialirkan dapat menyesuaikan kebutuhan beban. Tugas Akhir ini merancang Bidirectional DC-DC Converter dengan sistem kendali arah aliran daya dengan metode proportional-integral berbasis mikrokontroler DSPIC30f4011. Pengujian dilakukan dengan referensi tegangan ±20 V pada variasi beban 39 Ω, 50 Ω, dan 100 Ω. Hasil pengujian menunjukan bahwa kontrol Proportional-Integral dapat bekerja dengan baik untuk digunakan sebagai pengendali arah aliran daya dengan cara meregulasi dan menjaga nilai tegangan DC Bus konstan sebesar 20,2 V pada beban resistor 39 Ω, 20,4 V pada beban resistor 50 Ω dan 20,4 V pada beban resistor 100 Ω. Ketika nilai daya yang dihasilkan sumber kurang dari besar daya yang dibutuhkan beban, maka terjadi discharging battery. Namun ketika hal sebaliknya terjadi, maka berubah menjadi charging battery.
PERANCANGAN E CLASS ZERO-VOLTAGE-SWITCHING π1b RESONANT INVETER FREKUENSI RENDAH DENGAN PEMICUAN IC SG 3524 Widiyanto, Romualdy; Facta, Mochammad; Warsito, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 1, MARET 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1290.575 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.1.92-99

Abstract

Photovoltaic merupakan sumber energi terbarukan yang banyak dikembangkan, namun output dari photovoltaic masih dalam bentuk arus searah (DC). Oleh karena itu, diperlukan perangkat yang bisa mengubah tegangan DC menjadi tegangan arus bolak balik (AC). E class zero-voltage-switching resonant inverter sebagai salah satu konverter DC ke AC akan diimplementasikan. Rangkaian E class zero-voltage-switching resonant inverter dikontrol melalui sinyal analog PWM yang dibangkitkan IC SG3524. Penggunaan ZVS (Zero Voltage Switcing) memiliki tujuan untuk mengurangi kerugian tegangan pada proses switching MOSFET. Rangkaian resonan π1b dirancang dan digunakan untuk memperbaiki bentuk gelombang keluaran dan meningkatkan tegangan keluaran inverter. Percobaan dilakukan dengan variasi beban, duty cycle, dan frekuensi untuk menyelidiki respon E class zero-voltage-switching π1b resonant inverter. Beban berupa lampu pijar 15W, lampu pijar 25W, dan motor induksi satu fasa capacitor run. Dari hasil uji tegangan keluaran didapatkan bahwa nilai tegangan keluaran meningkat dari frekuensi 49Hz ke 50Hz, kemudian nilai tegangan keluaran menurun dari frekuensi 50Hz ke 51Hz. Pada variasi duty cycle, tegangan output meningkat dari duty cycle 10% ke 50% dan kemudian tegangan output menurun dari duty cycle 50% ke 90%. Frekuensi juga mempengaruhi kecepatan putar motor, seiring dengan meningkatnya frekuensi, kecepatan putaran motor juga meningkat.
PERANCANGAN INVERTER FULLBRIDGE SEBAGAI PENGENDALI KECEPATAN PUTAR MOTOR PENGGERAK ROTARY SPARK GAP Akbar, Airlangga Avryansyah; Facta, Mochammad; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 4, DESEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.489 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.4.895-901

Abstract

Proses switching yang handal dalam tegangan tinggi adalah dengan menggunakan rotary spark gap.. Pada penelitian tugas akhir ini akan dibuat sebuah inverter full bridge dengan pengaturan frekuensi dan duty cycle. Inverter yang dirancang menggunakan MOSFET sebagai saklar elektronik dan IC TL494 sebagai osilator frekuensi pengontrol pemicuan MOSFET. Inverter full bridge digunakan sebagai suplai terkendali dari motor penggerak rotary spark gap. Sesuai prinsip kerja motor induksi, kecepatan putar dipengaruhi salah satunya oleh frekuensi sumber. Pengujian dilakukan untuk mengetahui pengaruh frekuensi terhadap kecepatan putar rotary spark gap. Hasil pengujian dengan beban motor didapatkan putaran tertinggi 1380 rpm pada frekuensi 50 Hz dengan duty cycle 50 % saat rotary spark gap dihubungkan secara parallel dengan tegangan tinggi DC 6kV.
ANALISIS PERBANDINGAN HASIL OPERASI CCM DAN DCM DC CHOPPER TIPE BUCK BOOST BERBASIS TRANSISTOR Lababan, Milzam Andali; Facta, Mochammad; Winardi, Bambang
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 4, NO. 3, SEPTEMBER 2015
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.267 KB) | DOI: 10.14710/transient.4.3.582-588

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi saat ini, aplikasi yang membutuhkan sumber catu daya DC sangat banyak. Konverter buck boost berfungsi mengubah masukan tegangan DC tetap menjadi lebih besar ataupun lebih kecil sesuai dengan kebutuhan beban. Penerapan aplikasi buck boost konverter telah banyak digunakan, namun pada laporan tugas akhir ini hanya akan dibahas mengenai beda kedua mode kerja rangkaian DC chopper tipe buck boost yaitu CCM, dimana arus pada konverter tidak pernah mencapai nilai nol, dan DCM, dimana arus pada konverter mencapai nilai nol, pengaruhnya pada variasi beban yang diberikan, dan perbandingan efisiensi pada kedua mode kerja tersebut. Switch elektronik yang digunakan berupa transistor SC2555. Berdasarkan hasil pengukuran dan pengujian, dengan menggunakan induktor sebesar 0,2 mH, maka rangkaian akan bekerja secara DCM sedangkan dengan induktor 10,5 mH rangkaian akan bekerja secara CCM.. Pada mode DCM beban resistif didapat nilai efisiensi terbaik sebesar 71 % dan pada mode CCM sebesar 72 %, keduanya dalam duty cycle 50 %. Efisiensi pada beban induktif mode DCM terbaik bernilai 89 % dan pada mode CCM bernilai 99 %, keduanya pada duty cycle 10 %. Dari hasil percobaan yang dilakukan juga terlihat bahwa pada mode DCM drop tegangan akan lebih cepat terjadi dibanding pada mode CCM. Kata kunci : Buck boost converter, CCM, DCM  Abstract Recent technological developments, require a DC power supply for so many aplications. Buck boost converter is a device that can convert fixed DC voltage input to larger or smaller output according to load requirements. Buck boost converter has been made for various aplications, however in this final project, only discusses about the different of two operating mode in buck boost DC chopper which are CCM where the current that flow through the converter never reach zero, and DCM where the current that flow through the converter reach the zero point, and also discusses the influences to the various loads, and efficiency comparison in those two operating modes. Electronic switch that used in buck boost converter is transistor SC2555.Based on results of experimental works, the converter worked on discontinous conduction mode with 0,2 mH inductor and on continous conduction mode with 10,5 mH inductor. The CCM mode has better efficiency than the DCM mode. The best efficiency when the device was operated in CCM mode is 72 % while the DCM mode only 71 % when the device was connected to a resistive load. Whereas, when the device was connected to inductive load, the efficiency in CCM mode could reach 99 % and at DCM mode only 89%. Keywords : Buck boost converter, CCM, DCM
IMPLEMENTASI IC TCA 785 DENGAN TRANSFORMATOR PENGGESER FASE PADA PENYEARAH TIGA FASE JEMBATAN TERKONTROL PENUH Fajar, Muhammad Rizky; Andromeda, Trias; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 1, MARET 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1228.471 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.1.(89-96

Abstract

Dewasa ini sumber arus searah banyak digunakan pada industri untuk catu daya motor arus searah. Namun, sumber tegangan yang tersedia pada industri pada umumnya adalah sumber tegangan tiga fase sehingga dibutuhkan suatu konverter untuk mengkonversi tegangan arus bolak – balik menjadi tegangan arus searah. Penyearah tiga fase terkontrol penuh merupakan konverter AC ke DC yang banyak digunakan karena tegangan keluaran yang dihasilkan dapat dikendalikan sesuai yang diinginkan. Tegangan fase ke fase memiliki perbedaan sudut fase mendahului 30o dari tegangan fase ke netral sehingga dibutuhkan suatu mekanisme khusus untuk sinkronisasi tegangan dalam pembentukan sinyal pengontrolan. Pada Tugas Akhir ini akan dirancang suatu penyearah 3 fase jembatan terkontrol penuh untuk menyearahkan arus bolak – balik 3 fase menjadi arus searah. Penyearah 3 fase terkontrol penuh akan dibuat dengan menggunakan IC TCA 785. Mekanisme untuk sinkronisasi tegangan akan direalisasikan dengan menggunakan transformator penggeser fase dengan hubung Yz1. Berdasarkan hasil pengujian, tegangan masukan arus bolak-balik sebesar 380 volt dapat disearahkan menjadi 540 volt arus searah. Tegangan keluaran dapat dikendalikan dengan mengatur nilai sudut picu yang diberikan pada sillicon controlled rectifier (SCR) dengan rentang sudut pemicuan sebesar  15o-120o.
EVALUASI KOORDINASI PROTEKSI RELAY ARUS LEBIH DAN GANGGUAN TANAH GIS KANDANG SAPI PENYULANG GARDEN 1, GARDEN 2, AEON 1, AEON 2, LADANG, LAPINDO, DAN BLETHOK MENGGUNAKAN ETAP 12.6.0 Kusuma, Muhamad Panji; Windarta, Jaka; Facta, Mochammad
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 6, NO. 4, DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.729 KB) | DOI: 10.14710/transient.6.4.683-689

Abstract

Penggunaan energi listrik akan terus berkembang dan hal ini mengharuskan adanya perkembangan jaringan distribusi, sehingga kerja dari sistem proteksi perlu dianalisis dan dievaluasi. Penelitian ini membahas tentang evaluasi koordinasi proteksi Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) dari penyulang Garden 1, Garden 2, AEON 1, AEON 2, Ladang, Lapindo, dan Blethok di GIS Kandang Sapi. Arus setting pada peralatan proteksi diatur berdasarkan kuat hantar arus (KHA) dan arus hubung singkat. Koordinasi proteksi hasil resetting dibandingkan dengan setting eksisting dan dianalisis dengan tinjauan dari koordinasi antar relay, kecepatan respon terhadap gangguan, grading time antara relay incoming dan outgoing, serta waktu ketahanan penghantar. Pada setting eksisting ditemukan bahwa selisih waktu antara relay outgoing dan incoming tidak memenuhi standar IEC 60255.. Berdasarkan hasil analisis, arus hubung singkat maksimum senilai 13902 ampere dan arus hubung singkat minimum senilai 3411 ampere. Koordinasi proteksi hasil resetting menghasilkan grading time yang lebih baik dan sesuai dengan standar IEC 60255. Waktu kerja peralatan proteksi yang di peroleh lebih cepat dari waktu yang diperlukan untuk mencapai ketahanan maksimum dari penghantar yang di gunakan di penyulang.
PERANCANGAN KONVERTER ARUS SEARAH TIPE BUCK CONVERTER DENGAN UMPAN BALIK (FEEDBACK) MENGGUNAKAN IC TL494 SEBAGAI STABILITAS TEGANGAN PENGISIAN BATERAI Pradipta, Adya; Facta, Mochammad; Sudjadi, Sudjadi
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 7, NO. 4, DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1424.777 KB) | DOI: 10.14710/transient.7.4.933-940

Abstract

Sumber listrik DC mulai banyak dikembangkan di berbagai sektor terutama di bidang kelistrikan dan otomotif. Hal ini dampak dari inovasi perkembangan teknologi yang sangat pesat khususnya pada perangkat dengan basis sumber listrik DC. Baterai dan perangkat elektronik adalah perangkat berbasis listrik DC yang banyak dikembangkan dan membutuhkan suplai tegangan yang stabil. Jika tegangan tidak stabil maka membuat perangkat menjadi panas, masa penggunaan (lifetime) berkurang bahkan bisa rusak. Untuk itu peran regulator stabilitas tegangan sangat penting pada perangkat berbasis listrik DC. Permasalahan tersebut dibahas dalam penelitian ini menggunakan buck converter sebagai stabilitas tegangan untuk pengisian baterai. Pada penelitian ini, dilakukan dua pengujian konverter yaitu tanpa umpan balik tegangan dan dengan umpan balik tegangan. Hasil pengujian konverter tanpa umpan balik tegangan pada variasi tegangan masukan maksimal 30 V memiliki penurunan tegangan dari beban 390 Ω ke 50 Ω  sebesar 5,528 V. Kemudian pada pengujian konverter dengan umpan balik tegangan, nilai tegangan keluaran dapat dijaga konstan sebesar 13,8 V dengan variasi beban 390 Ω ke 50 Ω dan deviasi rata-rata 0,001 volt. Efisiensi rata – rata buck converter dengan umpan balik tegangan pada variasi beban 390 Ω ke 50 Ω adalah 70,094%. Pengujian dengan menggunakan kontrol umpan balik tegangan pada konverter arus searah tipe buck converter menghasilkan nilai tegangan yang lebih stabil dibandingkan pengujian konverter tanpa umpan balik tegangan. 
Co-Authors A. Warsito A. Warsito Abdul Syakur Abdurrahman, Fauzan Haidar Abrianto, Bagus Hari Adam Kusuma Wardana Adhi Warsito Adhitya Sukma Wijaya Aditya Mahendra Aggie Brenda Verdandez Agrial Sunahtul Putra Agung Warsito Agustinus Danu N, Agustinus Danu Airlangga Avryansyah Akbar, Airlangga Avryansyah Aivelia Mualifatul Risca Akhmad Fauzi Alga Bagas Setiawan Alief Makmuri Hartono Alvian Dwi Hendrawan Andi, Heri Andromeda, Trias Anggiawan, Iqba Anggit Suko Pandu, Anggit Suko Anggun Purnomo Anindita Singgih Pambudi, Anindita Singgih Aptono. T.Y Aptono. T.Y Ardian Trilaksono, Ardian Ardiansyah, Regas Aris Triwiyatno Arsadiando, Watra Atmojo, Kusumo Tri Ayu Adinda Putri, Ayu Adinda Bambang Nugrahadi P, Bambang Nugrahadi Bambang Winardi Bhagaskara, Rhama Bimatara, Tofan Biyan Suhardianto, Biyan Buntat, Zolkafle Buntat, Zolkafle cahyadi cahyadi Cahyadi, Lukman Wira Corina, Vinda Zahrotul Daniswara Ardy Putra, Daniswara Ardy Dedy Brian Ericson, Dedy Brian Demas Dwiyan Wahyanto, Demas Dwiyan Denis Denis Dionisius Vidi Nugraha Donny A.W. EDI SARWONO Eflita Yohana Eko Aptono Tri Yuwono Eko Setiawan Enda Wista Sinuraya Evi Setiawati Faisal Aji Syafriarso, Faisal Aji Fajar, Muhammad Rizky Fajar, Siddiq Al Fariz, Fiqih Anugerah Fauzan, Mochamad Irfani Fredi Prastiyo Frediansyah, Andy G.R. Arab Markadeh Galih Pinaryoga, Galih Gigih Mahartoto P Ginting, Denis Gultom, Berzelius Octa Natanael Guskha, Vitra Yudarma Hendra Fadholi Adi Prabowo, Hendra Fadholi Hendril Satrian Purnama Hermawan Hermawan Hermawan Hermawan Ilmanda Hermawan, Hermawan Heru Pujiyatmoko Hia, Berkat Surya Putra Hikma Sisintito I Ketut Suada I., M. Lutfi Ibnu Salam, Ibnu Idreis Abdualgader Ilham Bayu Pratama Putra Ilham Prima Yudhanto Imam Syafi’i Irpan Logitra Purba Isnaeni Romadhon, Mohamad Iwan Setiawan Iwan Setiawan Jayabadi, Dennis Satria Wahyu Johanes Nugroho Adhi Prakosa Joko Susilo Juli Setiawan, Juli Juningtyastuti Juningtyastuti Karnoto . Karo, Tio Vanny Br Koesputra, Mohammad Fadhil Kusuma, Muhamad Panji Lutfi Lastiko Wibowo M Anantha B P M. Azamul Faiz Dinul Haq, M. Azamul Faiz Dinul M. Hasbi Hazmi B., M. Hasbi Mahadi Prasetyawan Marco Arief Juarsah, Marco Arief Maria Oktavia Fitriyani, Maria Oktavia Masaji, Masaji Mashduuqi, Ali Milzam Andali Lababan, Milzam Andali Moh. Izzul Azmi Mohamad Irfan Anshari, Mohamad Irfan Mohamad Isnaeni Romadhon Muhamad Hami Pradipta Muhammad Arief Nugroho Muhammad Fauzan Suryawijaya Muhammad Iklil, Muhammad Muhammad Yudi Nugroho, Muhammad Yudi Muhammad Zainuri Munawar Agus R Munawar Agus Riyadi Muttaqin, Syaoqi Ngurah Ayu Ketut Umiati Ngurah Ayu Ketut Umiati Ni’am, Muhammad Aulan Nugraha Luis Heriawan, Nugraha Luis Nugroho, Agung Nugroho, Bayu Seno Adi Nuryono Satya Widodo Pambudidoyo, Hilman Pamungkas, Deny Fajar Pandita Margayu, Pandita Parmonangan, Samuel Pirdion Pradana, Byan Bagas Pradipta, Adya Pramudya Nur Perdana Prasdiatmaja, Riswandha Prasetya, Agysta Rama Prastiyonoaji, Arifna Dwi Priambodo, Andhika Rizki Prihananto, Pratama Ludfia Dendi Purba, Mesrika Purnama, Hendril Satrian Putra, Azan Rahmadian Radiktyo Nindyo Sumarno Rahmana, Arsyad Sila Ramadhani, Ahmad Zaki Ranisa Ranisa, Ranisa Razali Ngah Reza Heryanto S, Reza Heryanto Ridlwan Zein W N Rismanto Arif Nugroho Ritonga, Seno Yudho Panggayuh Riza Arif Pratama Rizal Fajar Abdurrahman Rizki Nurilyas Ahmad Rizky Adi Nugraha Rizky Patra Jay, Rizky Patra Romadhon, Mohamad Isnaeni S., Sefanda Dwi Safarul Azmi Sakti Pancar Emak Salam, Zainal Salam, Zainal Sandra Aditya Kurniawan Satrio Wibowo Setiyo Nugroho Siwi, Yordan Raka Slamet . Sudantoko, Eri Sudjadi Sudjadi ., Sudjadi Sudjadi Sudjadi Sulistomo, Pinandito Suryo Sardi Atmojo, Suryo Sardi Susatyo Handoko Susatyo Handoko Suslamet Suslamet Suyanti, Tri Yuli Syauqie Candra Buana, Syauqie Candra Tamin, Achmad Faizal Tan, Chee Wei Taruna Miftah Isnain, Taruna Miftah Tatas Ardhy Prihanto, Tatas Ardhy Taufik Ardian Ramadhana, Taufik Ardian Taufik Chemistryadha Wijaya Tawakal, Panji Tedjo Sukmadi Teguh Prakoso Tejo Sukmadi Tharek A. Rahman Tole Sutikno Tri Hutomo Tri Wahono Trias Andromeda Turinno, Sarwo Wahono, Tri Wahyu Arief Nugroho Wahyu Prasetya, Wahyu Wibisono, Ariangga Bagas Widiyanto, Romualdy Windarta, Jaka Yoga Fajar Setiaji Yuningtyastuti Yuningtyastuti Yusuf Dewantoro Herlambang Z., Ajub Ajulian Zainal Salam Zainal Salam Zainal Salam Zainal, Ahmad Rizky Zardi, Arief Rahman Zolkafle Buntat Zolkafle Buntat Zolkafle Buntat