Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL AYAH MENYAYANGI TANPA AKHIR KARYA KIRANA KEJORA DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI SMA Utami, Wiji Utami; Bagiya, Bagiya Bagiya; Setyorini, Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 10, No 2 (2022): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Novel “Ayah Menyayangi Tanpa Akhir” karya Kirana Kejora merupakan karya sastra yang memberikan banyak pelajaran hidup seperti pendidikan, cinta kasih, moral, religius, dan kekerabatan. Novel ini menawarkan pembaca dengan ceritanya yang sangat menarik dan juga menginspirasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek sosiologi sastra yang terdapat dalam novel " Ayah Menyayangi Tanpa Akhir karya Kirana Kejora dan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. dengan metode analisis isi untuk mengidentifikasi dan menganalisis aspek-aspek sosiologi sastra yang ada dalam novel. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan analisis relevansi dengan kurikulum sastra di kelas XII SMA. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif, menggambarkan secara rinci aspek sosiologi sastra yang ada dalam novel dan mempertimbangkan sejauh mana hal tersebut dapat mendukung pembelajaran sastra di kelas XII SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel "Ayah Menyayangi Tanpa Akhir" menghadirkan beragam aspek sosiologi sastra seperti pendidikan, cinta kasih, moral, religius, dan kekerabatan. Elemen-elemen ini dapat memberikan wawasan bagi siswa tentang kehidupan, serta dapat mendorong pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai kehidupan.Kata kunci : aspek sosiologi sastra, rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMAAbstract: The novel "Ayah Menyayangi Tanpa Akhir" by Kirana Kejora is a literary work that provides many life lessons such as education, love, morals, religion, and kinship. This novel offers readers with a story that is very interesting and also inspiring. Therefore, this study aims to analyze aspects of the sociology of literature contained in the novel " Ayah Menyayangi Tanpa Akhir by Kirana Kejora and. Sociology of literature contained in the novel. In addition, this study also involved an analysis of relevance to the literature curriculum in class XII SMA. The data were analyzed using descriptive techniques, describing in detail aspects of the sociology of literature contained in the novel and considering the extent to which it can support learning literature in class XII SMA.The results showed that the novel "Ayah Menyayangi Tanpa Akhir" presents various aspects of sociology of literature such as education, love, morals, religion, and kinship. These elements can provide insights for students about life, and can encourage a deeper understanding of the values of life. Key words: aspects of the sociology of literature, the implementation plan of learning in high school
ANALISIS KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA FILM LAYLA MAJNUN SUTRADARA MONTY TIWA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MODUL AJAR KELAS XI SMA Cahyani, Dwika Wuri; Faizah, Umi; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film bukan sekedar hiburan tetapi penggambaran kehidupan di masyarakat yang mengandung konflik secara internal atau konflik batin. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa konflik batin yang terdapat pada karya sastra adalah id, ego, dan superego, tetapi belum diketahui dengan kebutuhan tersebut. Hal ini yang mendasari peneliti untuk menganalisis konflik batin pada film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dan relevansi modul ajar di kelas XI SMA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek konflik batin tokoh utama pada film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dan relevansi modul ajar di kelas XI SMA. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Objek yang digunakan oleh penulis ialah analisis konflik batin tokoh utama film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dengan relevansi modul ajar kelas XI SMA. Sumber data berasal dari kutipan-kutipan pada film Layla Majnun sutradara Monty Tiwa dengan teknik pengumpulan data studi pustaka dengan langkah meliputi: menonton film dan mencatat kutipan pada dialog menjadi dokumen. Instrumen penelitian adalah orang atau human instrument yaitu peneliti itu sendiri dibantu dengan kartu pencatat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik penyajian hasil analisis informal berupa kata-kata. Hasil penelitian ini berupa (a) analisis konflik batin tokoh utama menggunakan pendekatan teori psikoanalisis berupa Id, Ego, dan Superego dan (b) relevansi modul ajar kelas XI di SMA. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi wawasan tambahan terkait analisis konflik batin menggunakan media film dan relevansi modul ajar pembelajaran drama sehingga dapat dipahami ketika menganalisis drama.
ANALISIS KESALAHAN KEBAHASAAN TEKS ARGUMENTASI KELAS XI SMK MUHAMMADIYAH PURWODADI DAN RELEVANSINYA PEMBELAJARAN MENULIS DENGAN MODUL AJAR TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Taufik, Prima; Faizah, Umi; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahan kebahasaan merupakan kaidah linguistik yang menarik diteliti. Beberapa penelitian menunjukan bahwa kesalahan kebahasaan teks argumentasi terdiri dari kesalahan fonologi, morfologi, dan sintaksis. Namun, berdasarkan beberapa penelitian tersebut, hasil analisisnya belum spesifik. Oleh karena itu, untuk mengisi kesenjangan tersebut, penelitian ini membahas analisis kesalahan teks argumentasi kelas XI SMK Muhammadiyah Purwodadi. Penelitian ini ertujuan mendeskripsikan: (1) kesalahan fonologi dalam teks argumentasi, (2) kesalahan morfologi dalam teks argumentasi, (3) kesalahan sintaksis dalam teks argumentasi, dan (4) relevansinya pembelajaran menulis dengan modul ajar. Fokus penelitian pada kesalahan kebahasaan teks argumentasi kelas XI SMK Muhammadiyah Purwodadi meliputi: fonologi, morfologi, sintaksis, dan relevansi pembelajaran menulis dengan modul ajar. Dalam pengumpulan data digunakan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah teknik agih dan penyajian hasil analisis data digunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan: (1) Kesalahan fonologi terdiri dari kesalahan huruf kapital pada awal kalimat berjumlah 13 dan kesalahan huruf kapital pada nama geografi berjumlah 2, (2) Kesalahan morfologi terdiri dari kesalahan afiksasi jumlah 13 dan kesalahan reduplikasi berjumlah 2, (3) Kesalahan sintaksis terdiri dari kesalahan kalimat tanpa subjek berjumlah 3 dan kesalahan konjungsi yang berlebihan berjumlah 2, (4) Relevansi pembelajaran menulis dengan modul ajar dengan analisis kesalahan kebahasaan teks argumentasi kelas XI SMK Muhammadiyah Purwodadi dapat dikaitkan Capaian Pembelajaran (CP) elemen menulis yaitu,10.1 Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, dan pengetahuan metakognisi untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif. Tujuan Pembelajaran (TP) adalah 1.1 membuat/merancang teks argumentasi dengan memperhatikan unsur pembentuknya berdasarkan fenomena yang sedang trending di media cetak atau media sosial.
KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN GAGASAN MELALUI METODE PEMODELAN DAN PENGUATAN BAGI SISWA SMP NEGERI 4 WANAYASA BANJARNEGARA TAHUN 2023/2024 Sholeh, Khabib; Astuti, Ari; Setyorini, Nurul; Kadaryati, Kadaryati
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9039

Abstract

Salah satu karakter pelajar yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan global saat ini adalah kemampuan menyamiakan gagasan. Untuk itu, karakter ini lebih ideal jika disandingkan dengan kemampuan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab. Pengembangan karakter ini dapat dilakukan seiring dengan program pembinaan siswa melalui integrasi atribut soft skills berupa kemampuan berpikir kritis dan kemampuan public speaking dalam kegiatan kesiswaan dirasa mendesak untuk mempercepat pemerolehan lulusan yang paripurna (well-rounded graduates). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan secara lisan baik formal maupun nonformal dengan pemodelan yang baik. Metode pemodelan dengan acuan dari suatu contoh yang akan dibuat atau dihasilkan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 4 Wanayasa pada semester 2 tahun 2022/2023 yang berjumlah 32 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemodelan bagi siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wanayasa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam berpidato. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Dalam siklus I, persentase kemampuan siswa sebesar 70, 16 % dan  persentase siklus II sebesar 77,5 %. Hal ini berarti ada peningkatan kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan sebesar 7,34 %. Berdasarkan capain tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pemodelan dan penguatan dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya kemampuan berpikir kritis dalam menyampaikan gagasan pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wanayasa. Metode pemodelan dan penguatan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam mengungkapkan gagasan.Kata Kunci: kemampuan mengungkapkan gagasan; pemodelan dan penguatan
PEMANFAATAN APLIKASI CANVA DALAM PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI DI KELAS 7 SMP NEGERI 4 PURWOREJO Sari, Diyan Permata; Wati, Putri Bunga; Saputri, Utari Nanda; Nisa, Zulfatun; Setyorini, Nurul; Sholeh, Khabib
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9049

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan teknologi digital dalam pembelajaran. Teknologi merupakan hal yang paling utama pada pendidikan saat ini, tanpa adanya teknologi pendidikan akan terhambat dilaksanakan dikarenakan tidak adanya jejaring yang menghubungkan guru dengan siswa saat belajar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dimana teknik ini menghasilkan teknik analisis data yang digunakan dalam kajian ini yakni menggunakan teknik kualitatif, dimana teknik ini menghasilkan data yang disajikan dalam bentuk kata-kata atau verbal bukan dalam bentuk angka sehingga tidak dapat dihitung secara langsung, dalam artian dengan pengumpulan data-data seperti buku, jurnal, artikel ataupun media elektronik. Salah satu integrasi teknologi dalam dunia pendidikan yaitu penggunaan dan pemanfaatan aplikasi canva dalam penerapan metode mind mapping pada pembelajaran menulis teks cerita fantasi dalam proses pembelajaran. Mind mapping merupakan salah satu metode pembelajaran inovatif yang dapat mengembangkan ide-ide secara kreatif dan imajinatif.  Penggunaan metode mind mapping dan media canva dapat membantu peserta didik menguasai kemampuan yang harus dimiliki pada abad 21 ini. Dalam hal ini penerapan mind mapping digunakan sebagai alat untuk menuangkan ide berupa kerangka unsur instrinsik cerita fantasi yang akan dibuat oleh siswa yang kemudian dituangkan ke dalam sebuah tulisan berupa teks cerita fantasi.Kata kunci: Abad 21, Teknologi, Mind Mapping
KEARIFAN LOKAL DALAM NOVEL LAKUNA KARYA KHRISNA PABICHARA Rifki, Inayatur; Purwanto, Joko; Setyorini, Nurul
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13843

Abstract

Kearifan lokal sebagai warisan budaya yang beragam memiliki nilai lokal yang harus terus dilestarikan diera modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal yang ada dalam novel Lakuna karya Khrisna Pabichara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik baca dan teknik catat yang dibantu dengan kartu pencatat data. Proses analisis data menggunakan teknik informal atau penyajian dengan kata-kata biasa. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal yang terdapat dalam novel Lakuna karya Khrisna Pabichara terdapat lima jenis, diantaranya a) bahasa: penggunaan bahasa Makassar iyek, kurru sumangak, dan kodong; b) sistem pengetahuan: pengetahuan tentang makna gerak ammenteng nyungke, pengetahuan tentang ade’wari melalui tahapan akmanuk-manuk, dan pengetahuan tentang appakasirik-sirik; c) sistem peralatan hidup dan teknologi meliputi: makanan (coto Makassar berkuah kacang, pisang peppe sambal terasi, dan songkolok bagadang), pakaian (passapu padome, senjata (badik panjaruang); d) sistem mata pencaharian: paraga dan sanro dukun pengasihan; e) sistem religi: cenning rara; dan f) kesenian: tari pakarena, tari akraga, aksara lontara paseng, tari pepe-pepeka ri makka, dan sinlirik pakesok-kesok. Pelestarian kearifan lokal dapat memperkuat identitas budaya dan menjadikannya relevan dalam era modern saat ini.Kata Kunci: kearifan lokal, novel, budaya.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO BERITA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS ESAI ARGUMENTATIF KELAS XII SMA NEGERI 1 PURWOREJO Puspitasari, Ai Nita; Widodo, Roni; Setyorini, Nurul; Widiyono, Yuli
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 12, No 1 (2025): jurnal bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v12i1.9075

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis esai argumentatif dengan memanfaatkan media video berita. Pendekatan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek pada penelitian ini ialah siswa kelas XII H SMA Negeri 1 Purworejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan video berita terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa. Nilai rata-rata siswa naik dari 65,81 pada prasiklus menjadi 78,69 pada siklus I, dan mencapai 88,11 pada siklus II. Seluruh siswa berhasil memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)pada siklus II. Data tersebut mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan dalam pembelajaran menulis esai argumentatif.Kata Kunci— video berita, menulis esai argumentatif, SMA Negeri 1 Purworejo
Pelatihan website Desa Bleber sebagai sarana akuntabilitas dan transparansi publik Setyorini, Nurul; Sholeh, Khabib; Riyanto, Riko Oktavian; Agustina , Rizka Putri; Sumiyati; Pambudi, Nanda Dwi
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/xmr6f445

Abstract

The COVID-19 pandemic struck Indonesia, crippling various sectors of society. Signs of recovery from this downturn are starting to be felt in various regions across the country. With a spirit of collective recovery, IT Telkom Purworejo and its team aim to provide training and assistance related to technology. The theme chosen for the community service activity is "Internet for Villages." Desa Bleber has already established a close relationship as an adopted village of IT Telkom Purworejo. This community service activity aims to help improve internet infrastructure and provide socialization. The activity began with initiating a collaboration with Desa Bleber, surveying the village's internet conditions, and then continuing with socialization activities. Desa Bleber is located quite far from the city center of Purworejo, precisely on the Purworejo-Magelang border. This geographical location limits internet access. Desa Bleber only has one cellular transmitter. Based on the survey conducted with 15 residents at the village hall of Bleber, Kecamatan Bener, it was found that the arrangement of WiFi networks and the devices used for daily activities were still inadequate.This activity is expected to help improve infrastructure and provide technological insights to the community, thereby improving the living standards of the village residents. The survey results indicated that 85% of the participants use data quotas for internet access, 55% use the internet for less than 8 hours a day, 10% use the internet for business purposes, 85% consider the internet very important, 64% believe that internet speed needs to be increased, and 91% expressed satisfaction with the socialization activities.
PERSAMAAN DAN PERBEDAAN STRUKTUR CERITA NOVEL DIFFERENT KARYA KADEK PINGETANIA DAN FILM HOW TO BUY A FRIEND SUTRADARA YOO YOUNG EUN Setyorini, Nurul; Kadaryati, Kadaryati; Nurjanah, Fadilah Siti; Cahyaningtyas, Fatimah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v12i2.8638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan dan perbedaan dalam struktur cerita antara novel "Different" karya Kadek Pingetania dan film "How to Buy a Friend" karya Yoo Young Eun. Dalam penelitian ini, penulis membandingkan elemen-elemen struktur cerita seperti pengenalan tokoh, permasalahan utama, konflik, puncak cerita, dan penyelesaian. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif komparatif. Penulis menganalisis novel "Different" dan film "How to Buy a Friend" dengan membandingkan elemen-elemen struktur cerita yang relevan. Data penelitian ini yaitu bentuk perbedaan dan persamaan struktur cerita. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan diperoleh melalui membaca novel dan menonton film. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis komparatif terhadap kedua karya tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel "Different" dan film "How to Buy a Friend" memiliki persamaan dan perbedaan dalam struktur cerita. Kedua karya ini memiliki pengenalan tokoh yang mendalam dan memperkenalkan permasalahan utama dengan baik. Terdapat perbedaan dalam pengembangan karakter dan cara penyampaian cerita antara novel dan film. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa struktur cerita memainkan peran penting dalam membentuk pengalaman membaca dan menonton yang menarik. Novel dan film memiliki kelebihan dan keterbatasan dalam menyampaikan cerita, tergantung pada medium yang digunakan. Pentingnya penelitian ini terletak pada kontribusinya terhadap pengembangan penelitian intertekstual sastra dengan memperluas pemahaman tentang analisis intertekstual melalui penelitian pada objek penelitian yang berbeda. Selain itu, penelitian ini juga memberikan wawasan baru dan pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara teks sastra dan visual.Kata Kunci: perbedaan, persamaan, struktur, novel, film 
UNSUR BUDAYA DALAM KUMPULAN CERPEN ROKAT TASE KARYA MUNA MASYARI DAN MODUL AJARNYA DI KELAS XI SMA Nurwiyanti, Melisa; Purwanto, Joko; Setyorini, Nurul
Jurnal PENEROKA: Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/peneroka.v5i2.3952

Abstract

Abstract This study aims to describe cultural elements in the short story collection Rokat Tase by Muna Masyari and compile a short story teaching module for grade XI SMA according to the Merdeka Curriculum. The method used is descriptive qualitative with interactive analysis techniques. Data were obtained from the short story collection and analyzed based on seven cultural elements according to Koentjaraningrat: language system, knowledge, livelihood, equipment and technology, art, religion, and society. The results of the study show: 1) elements of Madurese culture, such as the use of the term ghitek (small boat), the tradition of weaning children, mutual cooperation between fishermen, traditional sickle weapons, kejhungan performances, food stall businesses in the market, and the rokat tase ritual as a form of gratitude to the sea. All of these elements reflect the identity and cultural values ??of Madura. 2) The teaching module is compiled using the Problem Based Learning (PBL) learning model and contains phase F learning achievements to analyze culture in short story texts. This teaching module is expected to be able to foster cultural awareness and improve students' critical literacy skills in understanding literary works based on local culture.
Co-Authors Agustina , Rizka Putri Ai Nita Puspitasari Akhadi Akhadi Akhsana Putri Anandayu Alfian Rizki Febriyadi Aliffah Winarti Alvian Budi Wicaksono Aminuyati Anesty Okta Fianty Anindya Yolan Priyanto Anita Rahmawati Annisatun Azizah Maahayyu Dianti Arfian Ade Kristianto Ari Astuti Ari Wahyuningsih Arifah Tri Solecha Arifka Rizki Amalia Arina Dina Sofiyatun Arini Rahayu Suprapto Astrid Widi Astuti, Dian Astuti, Tri Widi Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya Bagiya, Bagiya Bagiya Bayu Aji Wibowo Beni Cahyo Hartono Cahyani, Dwika Wuri Cahyani, Nafa Dwi Cahyaningtyas, Fatimah Catur Abi Nugroho Daru Santoso, Suryo Desi Lestiana Wulandari Dian Rahmawati Dian Ratnasari Dimas Ardiansyah Dwi Aprilia Dwi Findy Faisal Dwi Noviyanti Dwi Puji Lestari Eka Sari M Mantiq Eko Apri Wijayanti Elysa Dwi Nuari Endah Ayu Puspita Arum Endang Susilowati Endrayanto, Oky Evi Setianingsih Fadilah Siti Nurjanah Fakhri Fakhrur Rozy Farhan Rafifidananto Fatimah Cahyaningtyas Fernandika, Noval Noval HADI, ADIB SAMSUL Hafidiyanti, Khusnul Hafizda Amandari Azzaki Hamid Pamungkas Hanan, Adila Hendra Ruswanto Heny Susanti Ica Melvira Pratiwi Inayatur Rifki Indah Pertiwi Inggar Yossi Randra Irma, Cintya Nurika Iska Wahyu Putri Utami Isni Laelasari Joko Purwanto Joko Purwanto Joko Purwanto Joko Purwanto Kadariyati Kadariyati Kadaryati, Kadaryati Khabib Sholeh Khusnul Hafidiyanti Koko Nur Ramdan Kunti Nur Jannah Lailatul Septa Indarti Lia Ma’rifatu Sholihah Linda Yuliati Maretta Nastidanela Mari’ah Mari’ah Maulana Ardiansyah Putra Melisa Nurwiyanti Mentari Triati Moh. Fachrudin Moh. Fakhrudin Moh. Fakhrudin Moh. Fakhrudin Mohammad Fakhrudin Mugi Trilukito Muh. Imaddudin Hidayatullah Muhammad Farhan Luqmanul Hakim Muhammad Febriansyah Qodri Mu’amar Fahmi Nabila Mayang Siwi Nanda Putriningsih Nasirrudin, Mohammad Nisa, Zulfatun Nova Cristiana Novi Savitri Nur Khotidiyah Nurhalimah Nurhalimah Nurjanah, Fadilah Siti Nurul Hilal Nurwiyanti, Melisa Nuryanto, Dwi Ari Pambudi, Nanda Dwi Pangestu, Bangkit Aji Prayudi Nursodik Purwa Kencana, Hesti Puspa Mila Karima Puspitasari, Ai Nita Ranna Ranna Ratri Mei Adhadilla Refa Kartika Yunarning Fajar Retno Ambarwat Rifki, Inayatur Riskiana, Suci Riyanto, Riko Oktavian Rizqiana, Suci Rizqitaningsih Pratiwi Ruswanto, Hendra Sahdi Tamamunni'am Salma Hanifah Saputri, Utari Nanda Sari, Diyan Permata Sediono Dwi Rizqi Saputro Sindi Denta Ramadhani Siti Fathonah Siti Nurrohmah Suci Rizkiana Suci Rizqiana Suci Setyani Sudi Ardi Sukirno Sukirno Sukirno Sukirno Sumiyati Surati Suryo Budi Sriwinoto Suryo Daru Santosa Suryo Daru Santoso Taufan Candra Sentausa Taufik, Prima Tri Inten Pratiwi Tri Setia Utomo Tri Sugiarti Tri Widi Astuti umi faizah Umi Faizah Umi Maemunah Ummi Khasanah Utami, Wiji Utami Wahyu Yazid Rizquna Wati, Putri Bunga Widodo, Roni Yuli Nirwanti Yuli Widiyono Zubaedah, Ani