Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Menggunakan Aplikasi Flip Pdf Professional Pada Mata Kuliah Analisis Kurikulum Pendidikan Dasar Alzet Rama; Rusnardi Rahmat Putra; Yasdinul Huda; Remon Lapisa
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 7 No. 1 (2022): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30031473000

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang pengembangan modul analisis kurikulum pendidikan teknologi meliputi uji validitas, uji praktikalitas dan uji efektifitas. Penelitian ini termasuk dalam penelitian Research and Development (R&D). Model yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan prinsip ADDIE, metode pengumpulan data melalui angket dan tes hasil belajar, analisis data diolah menggunakan pendekatan kuantitatif dari penerapan modul dan dideskripksikan melalui pendekatan kualititatif untuk meyimpulkan hasil penelitian, subjek penelitian terdiri dari dosen dan mahasiswa. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap pengembangan modul berbasis android memenuhi kelayakan, ditinjau dari aspek validitas, praktikalitas dan efektifitas. Hasil analisis aspek validitas pengembangan modul dari validator ahli materi adalah 92,98% dengan kriteria sangat valid, sedangkan dari validator ahli media adalah 78,57%, aspek praktikalitas pengembangan modul dari respon dosen pengampu skor persentase rata-rata 98,95% dan respon mahasiswa skor persentase rata-rata 87,76% dengan kriteria sangat praktis. Aspek efektifitas pengembangan modul dilihat dari tes kognitif hasil pembelajaran mahasiswa berupa pre-test dan post-test dengan menggunakan rumus gain score. Hasil tes pengetahuan pada 24 mahasiswa dan mendapatkan nilai skor rata-rata yang baik sebesar 74,29%, sehingga mencapai kriteria sangat tinggi. Kesimpulan bahwa pengembangan modul pembelajaran berbasis android ini mampu menarik perhatian mahasiswa dan membuat mahasiswa paham terhadap materi serta membuat mahasiswa mampu bekerjasama dalam berkelompok.
Evaluation of the practical office advance (POA) training program using the kirkpatrick model Muhammad Nurul; Rahmiati Rahmiati; Waskito Waskito; Yasdinul Huda
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 11 No. 4 (2025): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020256864

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Practical Office Advance (POA) training program at BLK Pasaman Barat using the Kirkpatrick Model, with a focus on the gap between competency improvement and employment outcomes. A quantitative evaluation research design was applied involving 16 trainees selected through total sampling. Data were collected using validated questionnaires, pre-test and post-test, performance checklists, supervisor interviews, and documentation, and analyzed using descriptive statistics, paired comparison, and N-Gain. The results showed significant improvements in knowledge (33.54 to 74.38) and skills (30.62 to 85.43), with most participants achieving moderate to high N-Gain. However, behavioral transfer was moderate, and only 31% of participants obtained relevant employment. In conclusion, the POA training effectively improves technical competencies but has limited impact on employment outcomes, indicating the need to strengthen industry linkages and align training with labor market demands.
Smart learning model in technical and vocational education training with webcast technology Yasdinul Huda; Putra Jaya; Elfi Tasrif; Hafiz Elmi
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 13 No. 2 (2023)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v13i2.59146

Abstract

This research aims to develop an e-learning strategy for the industrial revolution 4.0 era by developing an innovative and adaptable TVET learning model using Webcast technology. This approach highlights the blended learning model developed as a smart learning model featuring a balance between synchronous and asynchronous learning using webcast technology. Research and development method is used in this approach.  The model design is done by literature study and focus group discussion with experts and academicians. The model effectiveness trial results were measured with an experimental design (using the one-group pretest-posttest and posttest-only method with nonequivalent groups). The results of developing a smart learning model of TVET webcast technology describe: (1) How the learning rules are used; (2) How to connect with webcasting technology; and (3) What are the stages and steps of the webcasting-based smart learning model? The proposed model approach allows for simultaneous learning interactions in synchronous and asynchronous classes in various locations, thus triggering student engagement in learning activities and enhancing different learning styles, ways of thinking, and problem-solving skills.
Peningkatan Kreativitas KBA Tabek dalam Promosi Olahan Produk Melalui Pelatihan Desain Grafis dan Digital Printing Yasdinul Huda; Elfi Tasrif; Asrul Huda
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 25, No 2 (2025): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.06970

Abstract

Pendidikan dan pelatihan menjadi salah satu upaya strategis dalam membantu masyarakat bangkit dan pulih pascadampak COVID-19. Kelompok ekonomi kreatif Jorong Tabek yang tergabung dalam Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan salah satu komunitas terdampak dalam menggerakkan dan mempromosikan usaha ekonominya. Mitra belum memiliki kemasan produk dan souvenir (handicrafts) khas Tabek, serta promosi yang dilakukan belum mendapat sentuhan teknologi sehingga daya saing produk masih rendah, padahal produk olahan yang dihasilkan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Program pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Padang memberikan solusi berupa pendampingan dan pelatihan desain grafis serta digital printing untuk menghasilkan label kemasan dan media promosi yang menarik. Metode pelatihan dilaksanakan melalui pendekatan blended learning yang terdiri atas tahapan perancangan program sesuai kebutuhan mitra, pelatihan daring melalui Zoom, dan pelatihan luring berupa praktik langsung desain kemasan serta sablon digital. Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta dari 8 kelompok usaha dengan produk unggulan seperti gula aren, gula tebu, keripik talas, dan batik tangan Tabek. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang digital printing dari 29% menjadi 95%, serta 94% peserta menyatakan minat tinggi untuk mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh. Mayoritas peserta menilai kualitas materi dan kompetensi instruktur dalam kategori baik hingga sangat baik. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil meningkatkan kreativitas dan keterampilan kelompok ekonomi kreatif KBA Tabek dalam mendesain kemasan produk secara mandiri, sehingga produk olahan lokal memiliki daya saing yang lebih baik di pasar.
Link and match implementation enhancing graduate capability and employability in vocational education Tika Sylviani Gusti; Yasdinul Huda; Mukhlidi Muskhir; M. Giatman
Journal of Educational and Learning Studies Vol 9, No 1 (2026): Journal of Educational and Learning Studies
Publisher : Global Econedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32698/03072

Abstract

Objective: This study examined the effects of Link and Match implementation on graduate capability and graduate employability in vocational education. Methods: A quantitative explanatory survey was conducted involving 116 respondents selected through total sampling from SMK Muhammadiyah 2 Cileungsi, including school management, Grade XII students, graduates, and industry representatives. Data were collected using a validated five-point Likert questionnaire and analyzed using descriptive statistics, Pearson and Spearman correlation, and multiple linear regression. Results: Graduate capability showed the strongest relationship with employability (r = 0.636), while Link and Match implementation significantly influenced graduate capability and employability. Together, both predictors explained 49.7% of the variance in graduate employability (R² = 0.497, p < 0.001). Conclusions: Strengthening sustainable school–industry collaboration and competency-based learning is essential for improving graduate capability and enhancing employability in vocational education.
PENGEMBANGAN MODEL HIBRID RNN-ANFIS UNTUK PREDIKSI CUACA REAL-TIME PADA SISTEM STASIUN CUACA BERBASIS IOT Delvira Khulkhairat; Syafrijon Syafrijon; Elfi Tasrif; Yasdinul Huda
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12190

Abstract

Perubahan iklim dan meningkatnya kejadian cuaca ekstrem menuntut ketersediaan sistem prediksi cuaca yang akurat dan real-time. Penelitian ini mengembangkan model hibrid Recurrent Neural Network (RNN) dan Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) untuk prediksi cuaca pada sistem stasiun cuaca berbasis Internet of Things (IoT), dengan RNN berperan sebagai model prediktor utama dan ANFIS sebagai lapisan koreksi numerik terhadap hasil prediksi RNN. Data diperoleh dari stasiun cuaca berbasis IoT yang mengukur lima parameter cuaca, yaitu suhu, kelembapan udara, kecepatan angin, tekanan udara, dan intensitas cahaya, kemudian dikirim ke Firebase Realtime Database. Pengujian dilakukan selama tujuh hari berturut-turut menggunakan metrik RMSE, MAE, MAPE, dan akurasi (100−MAPE). Hasil pengujian menunjukkan rata-rata akurasi model RNN sebesar 94,53%, sedangkan model hibrid RNN-ANFIS mencapai 93,86%. Meskipun rata-rata akurasi keseluruhan model hibrid sedikit lebih rendah, koreksi ANFIS mampu memberikan perbaikan yang konsisten pada parameter dengan pola perubahan yang relatif stabil, seperti suhu, kelembapan udara, dan tekanan udara. Sebaliknya, pada parameter dengan pola perubahan yang fluktuatif, seperti kecepatan angin dan intensitas cahaya, koreksi ANFIS belum memberikan peningkatan yang konsisten dan masih menunjukkan kecenderungan underestimation pada nilai puncak. Hasil prediksi selanjutnya diimplementasikan pada dashboard berbasis web untuk penyajian informasi cuaca secara real-time. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi RNN dan ANFIS berpotensi meningkatkan kualitas prediksi melalui mekanisme koreksi numerik pada parameter dengan pola temporal yang stabil, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut agar mampu menangani parameter dengan variabilitas tinggi.
Development of an E-Module Adapted to the Independent Curriculum Informatics Subject on the Basic Elements of Technology and Information for Phase E Grade 10 Students Afri Ola Dewi; Hendri; Yasdinul Huda; Rizky Ema Wulansari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 6 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i6.12564

Abstract

This study aims to develop an e-module for Informatics learning based on the Independent Curriculum, focusing on the Basic Elements of Technology and Information for grade X phase E students. The development employed the ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) to produce a systematic structure and contextual content. Validation results indicated that the e-module was in the valid category, while practicality tests from teachers and students showed it to be very practical and practical, respectively. Effectiveness testing also demonstrated improved learning outcomes in the experimental class compared to the control class. These findings highlight that the e-module effectively facilitates the understanding of abstract Informatics concepts, encourages higher-order thinking skills, and increases learning motivation. Therefore, the developed e-module is considered valid, practical, and effective for use, with potential adaptability to support learning in other subjects.