Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

BETWEEN RELIGION, CONFLICT, AND CHILDREN: A Narrative Study of Religious Moderation in the Ahmadiyah Case of Sintang Kurniawan, Heri; Sulaiman, Rusdi; Fahmi, Reza
International Journal of Multidisciplinary Reseach Vol. 1 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : International Journal of Multidisciplinary Reseach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 2021 destruction of an Ahmadiyya place of worship in Balai Harapan Village, Sintang Regency, West Kalimantan, represents a vivid example of ongoing religious conflict in Indonesia. This conflict reflects not only interfaith tensions but also leaves deep psychosocial impacts, particularly on children living near the site. This study aims to describe the conflict narrative, analyze religious moderation practices as a resolution strategy, and identify the psychological impact on children as indirect victims of conflict. Using a qualitative approach with a narrative case study design, data were collected through in-depth interviews, observation, and document review. The findings reveal that local religious moderation practices successfully reduced tensions temporarily, but failed to address the structural roots of the conflict. Affected children exhibited mild to moderate trauma symptoms without receiving professional intervention. This study underscores the urgency of integrating religious moderation with child protection policies in the context of religious-based conflicts.
WORKSHOP MODEL-MODEL PEMBELAJARAN INTERAKTIF KEPADA GURU SEKOLAH DASAR DI BANDA ACEH Nazariah, Nazariah; Yani, Muhammad; Fahmi, Reza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.1010-1017

Abstract

Proses pembelajaran perlu mempertimbangkan..aspek..kebutuhan..masa.depan. Bangsa Indonesia sangat membutuhkan generasi yang berakhlak mulia, kreatif, inovatif, kritis, cerdas dan tuntas. Model pembelajaran adalah praktik pelaksanaan pembelajaran secara sistematis yang dapat dilaksanakan untuk menanamkan karakter bangsa. “Sangat ironis jika masih terdapat tenaga pendidik yang belum dapat memahami dengan baik model-model pembelajaran interaktif yang dapat diterapkan di kelas. Workshop model-model pembelajaran interaktif perlu dicanangkan untuk meningkatkan kualitas guru dalam pembelajaran.”Tujuan pengabdian ini adalah untuk melatih guru-guru SDN 11 Banda Aceh dalam penerapan model-model pembelajaran interaktif di kelas. “Kegitan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode pelaksanaan penelitian tindakan yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi program. Hasil yang diperoleh bahwa guru-guru SDN 11 Banda Aceh dapat menguasai dan menerapkan model-model pembelajaran interaktif di kelas. Workshop ini dilaksanakan melalui pemberian materi dan simulasi  langsung penerapan model pembelajaran. Kegiatan tersebut berdampak pada keterampilan mengajar guru-guru SDN 11 Banda Aceh dalam menerapkan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Kegiatan.tersebut berjalan dengan baik dan perlu dikembangkan di berbagai jenjang sekolah yang ada di Banda Aceh dalam rangka peningkatan kualitas pendidik.
STUDI DESKRIPTIF TENTANG ALIH STATUS INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) MENJADI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) IMAM BONJOL PADANG Fahmi, Reza; Aswirna, Prima
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 1 (2016)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.221 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v11i1.967

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bermula dari keberadaan IAIN Imam Bonjol Padang yang berkeinginan untuk melakukan “metamorfosa” menjadi UIN Imam Bonjol Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif . Pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian mendapati adanya hubungan antara kekuatan - kelemahan dan peluang - tantangan. Peluang perlu diperluas melalui kebijakan yang mendukung alih status. Kelemahan perlu disikapi secara bijaksana untuk tidak terjadinya konflik. Peluang perlu ditingkatkan melalui berbagai kerjasama intra sektoral dengan Kementerian Agama, kerjasama ekstra sektoral dengan pemerintah daerah maupun lembaga donor. Tantangan perlu diubah menjadi pemicu atau motivasi untuk memajukan lembaga ini.   Kata Kunci : Alih Status, IAIN, UIN dan SWOT
Digitalization of Victim and Damage Data Collection Due to Flash Floods in Alukuta Village as a Basis for Data-Based Disaster Mitigation Akmal Izwar; Nuraida Nuraida; Reza Fahmi; Muliani Muliani; Irwansyah Irwansyah
ABDISAINS Vol 2 No 2 (2026): JULI
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jas.v2i2.2629

Abstract

Flash floods that occurred in Alukuta Village, Bireuen Regency, caused significant social and economic impacts on the affected community, including human impacts and material damage. One of the main challenges in post-disaster conditions is the lack of accurate and well-classified data, which often leads to inappropriate aid distribution, particularly for vulnerable groups such as infants, toddlers, pregnant women, breastfeeding mothers, and the elderly. This community service activity aimed to collect data on victims and damage caused by flash floods using an information system–based approach to support targeted aid distribution and disaster mitigation at the village level. The methods used included primary data collection through questionnaires, interviews, and direct field observations. The collected data were analyzed descriptively and presented through an information system and infographics. The results showed that there were 285 displaced persons from 77 households, with a high proportion of vulnerable groups, as well as damage to houses, village infrastructure, and community livelihoods. The information system–based data collection facilitated better understanding of actual field conditions by volunteers and donors, enabling more appropriate aid distribution. This activity is expected to serve as a model for post-disaster data collection to support data-driven disaster mitigation at the village level. Keywords: flash flood, disaster data collection, information system, vulnerable groups, disaster mitigation