Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan pembuatan produk digital bagi generasi Z untuk meningkatkan kreativitas dan peluang wirausaha di era digital Indra Saputra; Feriantano Sundang Pranata; Elviza Yeni Putri; Melda Mahniza; Ringga Novelni; Ridha Hasnul Ulya; M. Affandi Arianto
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39826

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi generasi Z untuk mengembangkan kreativitas dan membangun usaha berbasis digital. Namun, masih banyak calon wirausahawan, khususnya di bidang kecantikan, yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan dalam merancang produk digital yang bernilai ekonomi. Keterbatasan pengetahuan mengenai konsep produk digital, proses perancangan, serta strategi pemasaran digital menjadi tantangan dalam mengembangkan usaha yang adaptif terhadap perkembangan era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam membuat produk digital sebagai peluang usaha kreatif di era digital. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 18 April 2026 dengan melibatkan 18 orang calon wirausahawan muda bidang kecantikan sebagai peserta. Metode kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung perancangan produk digital. Materi pelatihan mencakup konsep produk digital, jenis-jenis produk digital, tahapan pembuatan produk digital, penentuan ide produk, serta strategi pemasaran digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 55,6% peserta berada pada kategori sangat memahami dan 33,3% memahami konsep produk digital. Selain itu, keterampilan peserta dalam merancang ide produk digital juga meningkat, dibuktikan dengan 44,4% peserta berada pada kategori sangat baik dan 38,9% pada kategori baik. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan tergolong tinggi, terutama pada aspek manfaat kegiatan dengan persentase sangat puas sebesar 77,8%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pemahaman, kreativitas, dan keterampilan peserta dalam mengembangkan usaha berbasis digital yang inovatif dan berdaya saing. Kata kunci: generasi Z; kreativitas; pelatihan; produk digital; wirausaha digital. AbstractThe development of digital technology has created significant opportunities for Generation Z to enhance creativity and establish digital-based businesses. However, many aspiring entrepreneurs, particularly in the beauty sector, still lack the understanding and skills needed to design digital products with economic value. Limited knowledge regarding digital product concepts, product design processes, and digital marketing strategies remains a major challenge in developing businesses that are adaptive to the digital era. This community service activity aimed to improve participants’ understanding and skills in creating digital products as creative business opportunities in the digital age. The training was conducted on April 18, 2026, involving 18 young aspiring beauty entrepreneurs as participants. The training methods included lectures, discussions, question-and-answer sessions, and hands-on practice in designing digital products. The training materials covered digital product concepts, types of digital products, stages of digital product creation, product idea development, and digital marketing strategies. The evaluation results showed that 55.6% of participants were categorized as having a very good understanding and 33.3% as having a good understanding of digital product concepts. In addition, participants’ skills in designing digital product ideas improved, as evidenced by 44.4% of participants being categorized as very good and 38.9% as good. Participant satisfaction with the training was also high, particularly regarding the benefits of the activity, with 77.8% expressing being very satisfied. These findings indicate that the training successfully enhanced participants’ understanding, creativity, and skills in developing innovative and competitive digital-based businesses. Keywords: creativity; digital entrepreneurship; digital products; generation Z; training.
PENGUATAN KAPASITAS KOMUNITAS LOKAL MELALUI PELATIHAN BAHASA INGGRIS UNTUK PEMASARAN DIGITAL DI KELURAHAN BALAI GADANG Nurul Inayah Hutasuhut; Elviza Yeni Putri; Siti Isma Sari Lubis; Rizal Arifin Lubis
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, memiliki potensi ekonomi lokal yang besar pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pengolahan hasil laut, kuliner, dan kerajinan. Namun, daya saing produk masih terhambat oleh dua keterbatasan kompetensi yang saling berkaitan, yaitu rendahnya literasi pemasaran digital dan lemahnya kemampuan berbahasa Inggris untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan kapasitas komunitas lokal melalui pelatihan terpadu Bahasa Inggris untuk pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang dipadukan dengan service learning, melalui lima tahapan: persiapan dan analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan praktik, serta evaluasi dan keberlanjutan. Peserta berjumlah 25 orang yang terdiri atas pelaku UMKM, pemuda Karang Taruna, dan kader PKK. Efektivitas kegiatan diukur menggunakan pre-test dan post-test, lembar observasi, serta kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dari 46,8 menjadi 81,2 (meningkat 73,5%), serta lahirnya luaran konkret berupa konten promosi dwibahasa, akun media sosial bisnis, dan etalase produk pada lokapasar (marketplace). Kegiatan ini menyimpulkan bahwa integrasi penguasaan Bahasa Inggris fungsional dengan keterampilan pemasaran digital merupakan strategi efektif untuk memperluas jangkauan pasar UMKM lokal dan mendorong kemandirian ekonomi berkelanjutan.