Claim Missing Document
Check
Articles

Video as a Virtual Teacher: Analysing the Effectiveness of Digital Media-Based Flat Pattern Design Learning Towards Quality Education Puspaneli; Puji Hujria Suci; Mimi Yupelmi; Sri Zulfia Nofrita; Ilham Zamil; Vina Oktaviani; Rafikah Husni; Reni Fitria; Hadiastuti; Hazevi Atila Yazel Aze; Yulia Aryati; Rima Agustia Utami
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.15101

Abstract

This study examined the effectiveness of video tutorials in enhancing students’ cognitive understanding and psychomotor skills in Flat Pattern Design learning. A quasi-experimental pretest–posttest design was employed involving 30 fashion design students selected through purposive sampling. The instructional intervention utilized video tutorials that demonstrated each stage of the flat pattern design process, enabling students to review learning materials repeatedly and practice independently. Data were collected through cognitive achievement tests and psychomotor performance assessments and analyzed using descriptive and inferential statistics. The findings revealed statistically significant improvements in students’ learning outcomes following the intervention (p < 0.05). Cognitive achievement scores increased from pretest to posttest, accompanied by substantial gains in psychomotor performance. Classroom observations also indicated high levels of participation and engagement throughout the learning activities. These results suggest that video tutorials provide effective support for procedural learning by facilitating visual demonstration, self-paced practice, and skill mastery. The study contributes to the growing body of research on digital learning in vocational education by demonstrating the potential of video-based instruction to strengthen both conceptual understanding and practical competencies in fashion design courses
Pelatihan Rias dan Busana Pengantin serta Digital Marketing untuk Meningkatkan Keterampilan dan Daya Saing Guru dan Siswa SMKN 2 Bukittinggi Mimi Yupelmi; Puji Hujria Suci; Arief Maulana; Deby Cinthia; Elmania Elmania
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i2.3216

Abstract

Industri kecantikan dan pernikahan di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penampilan profesional dalam momen pernikahan. Permintaan terhadap jasa tata rias dan busana pengantin yang mampu memadukan tren modern dengan tradisi budaya lokal semakin tinggi, sehingga dibutuhkan tenaga terampil yang memiliki kompetensi teknis sekaligus kemampuan beradaptasi dengan perkembangan digital. Menjawab kebutuhan tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan guru dan siswa SMKN 2 Bukittinggi dalam bidang tata rias pengantin, penataan busana pengantin, serta pemasaran digital sebagai bentuk penguatan kompetensi vokasional. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peserta secara aktif melalui tahap pelatihan, praktik langsung, pendampingan intensif, dan refleksi hasil belajar. Materi pelatihan mencakup teknik rias pengantin modern dan adat, penekanan estetika dan kesesuaian budaya dalam penataan busana pengantin Minangkabau, serta strategi pemasaran digital yang efektif melalui platform media sosial seperti Instagram dan TikTok. Pendekatan ini memungkinkan peserta untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengaplikasikan keterampilan secara nyata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis tata rias, kreativitas dalam menciptakan tampilan pengantin profesional, serta kemampuan menghasilkan konten digital untuk promosi jasa kecantikan. Peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam merancang layanan kecantikan sebagai peluang usaha. Selain memberikan manfaat langsung bagi peserta, program ini turut memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah vokasi, mendukung implementasi Teaching Factory, serta mempersiapkan lulusan agar lebih siap memasuki industri kecantikan di era digital yang semakin kompetitif.