Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF BREASTFEEDING BOOSTER FOR BREASTFEEDING MOTHERS IN PEKALONGAN REGENCY Lia Dwi Prafitri; Nina Zuhana; Wahyu Ersila
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v9i1.1406

Abstract

Exclusive breastfeeding is given since the baby is born until the age of two years. Increasing Human Resources by increasing the understanding and knowledge of mothers in giving breast milk was needed to support breastfeeding. Education on breastfeeding booster was expected to help mothers successfully breastfeed. The purpose of this study was to determine the effect of the breastfeeding booster package for breastfeeding mothers in Pekalongan Regency. This research used a Quasi Experiment research design with One Group Pretest and Posttest Design. The population in this study were all breastfeeding mothers in Pekalongan Regency in 2018. This study was conducted in September 2018 to August 2019, with non-probability sampling techniques using cluster sampling with a sample size of 79 respondents. Data analysis in this research was the Wilcoxon test. The results showed a p-value of 0.000 (0.05); this means that there is an effect of the breastfeeding booster package for nursing mothers. Public Health Centre was expected to be able to support and facilitate health workers, especially midwives, in providing information to breastfeeding mothers about the importance of breastfeeding booster packages to improve the quality and quantity of breast milk. Keywords: breastfeeding booster, Breastfeeding Mothers
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN PEKALONGAN Wahyu Ersila; Nina Zuhana; Lia Dwi Prafitri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 16, No 1 (2020): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v16i1.444

Abstract

 Perawatan kehamilan sangat berkaitan dengan fungsi reproduksi wanita sehingga upaya tersebut sangat dipengaruhi oleh perilaku ibu hamil sendiri. Pentingnya dilakukan perawatan kehamilan yang baik agar ibu dalam menjalani kehamilannya terjaga dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor (Pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, motivasi) yang berhubungan dengan pelaksanaan pemenuhan kebutuhan dasar pada ibu hamil. Metode penelitian ini menggunakan desaign deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas kedungwuni II, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling sejumlah 109 responden.. Teknik analisis data menggunakan regresi logistik ganda. Hasil penelitian terdapat hubungan positif pengetahuan dengan pelaksanaan pemenuhan kebutuhan dasar selama kehamilan dengan nilai p <0, 001, namun tidak terdapat hubungan  antara pendidikan (p 0,575), pekerjaan (p 0,324) dan motivasi (0,197) dengan pelaksanaan pemenuhan kebutuhan dasar selama kehamilan. Saran Hendaknya bidan meningkatkan pengetahuan ibu melalui pendidikan kesehatan yang dilakukan secara berkala, agar ibu hamil melaksanakan kebutuhan selama kehamilan sesuai dengan usia kehamilannya. Kata Kunci: Pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, motivasi, kebutuhan dasar kehamilan.
Evaluasi penggunaan obat asma pada pasien geriatri di instalasi rawat jalan rsud kraton periode januari-desember 2019 Khafizah Ulfa Ulya; Ainun Muthoharoh; Wahyu Ersila; Wulan Agustin Ningrum
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v5i2.198

Abstract

Asma merupakan salah satu penyakit yang mungkin saja tidak bisa disembuhkan secara total dan tidak bisa disembuhkan dalam waktu dekat yang akan terbebas dari serangan asma berikutnya. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terapi terkait dengan ketepatan penggunaan obat, tepat obat, tepat dosis, tepat indikasi, tepat lama pemberian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan obat pada pasien geriatri di instalasi rawat jalan RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan periode Januari-Desember tahun 2019. Metode penelitian ini menggunakan metode exhaustive sampling, sampel dianalisa secara deskriptif jumlah sampel sebanyak 35 sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi yaitu data rekam mediknya lengkap, pasien yang di diagnosa penyakit asma dan berusia 60 tahun keatas. Data diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien geriatri yang mengalami kasus asma yang terbanyak adalah perempuan (54%) dengan kelompok usia lanjut usia (60-74 tahun) sebanyak (82%). Hasil evaluasi penggunaan obat asma yang terjadi pada pasien geriatri meliputi tepat dosis sebanyak (85,7%), tepat indikasi sebanyak (100%), tepat obat sebanyak (100%), tepat cara pemberian (100%). Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketepatan dosis dan juga ketepatan obat belum tepat sehingga perlu adanya peningkatan ketepatan dosis dan obat asma pada pasien geriatri
STUDI KORELASI STATUS BEKERJA IBU DENGAN FREKUENSI DAN DURASI BERMAIN GADGET PADA ANAK BALITA Chabibah, Nur; Ari S., Sandi; Ersila, Wahyu
Edu Masda Journal Vol 6, No 2 (2022): Edu Masda Journal Volume 6 Nomor 2
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v6i2.168

Abstract

PENGARUH MODISCO TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA Ersila, Wahyu; Dwi Prafitri, Lia; Utami, Susri
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i1.1214

Abstract

Defisiensi gizi merupakan ketidakseimbangan atau kekurangan antara kebutuhan energi dengan asupan yang dikonsumsi sehari-hari, atau dapat diartikan nutrisi yang dikonsumsi dibawah rata-rata. Dampak yang terjadi ketika seorang balita mengalami malnutrisi berpengaruh pada terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Upaya yang dapat dilakukan dengan pemberian Modified Dietetic Skimmed Milk and Coconut Oil (Modisco) karena mengandung lebih tinggi kalori dan protein. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh modisco terhadap peningkatan berat badan pada balita. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan pendekatan pretest posttes without control grup design. Tempat penelitian di Azzamil day care Kabupaten Pekalongan bulan Maret-Mei 2023. Sample yang digunakan 18 balita gizi kurang, dengan teknik purposive sampling Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi. Modisco formula I yaitu susu full krim 100gr, gula pasir 50gr, margarine 50 gr dan dicampur dalam air hangat diberikan sehari 1x selama 30 hari. Analisis data menggunakan analisis bivariate dengan uji beda mean, yaitu uji paired t test. Hasil penelitian diperoleh rata-rata berat badan balita sebelum dilakukan intervensi adalah 9,50 kg dan setelah diberikan memiliki rata-rata 10,21 kg dengan selisih kenaikan sebesar 710 gram. Nilai p diperoleh sebesar 0,000 (<0,05) hal ini juga menunjukkan berarti terdapat pengaruh modisco terhadap peningkatan berat badan pada balita. Kesimpulan bahwa modisco salah nutrisi tambahan yang tinggi protein dan kalori yang mampu meningkatkan berat badan pada anak terutama dengan gizi kurang, sehingga diharapkan modisco menjadi salah satu alternative program nutrisi tambahan yang dapat diberikan dalam penatalaksanaan gizi kurang dan gizi buruk. Nutritional deficiency is an imbalance or deficiency between energy needs and the intake consumed daily, or it can be interpreted as the nutrition consumed being below average. The impact that occurs when a toddler experiences malnutrition has an impact on growth and development disorders. Efforts that can be made are by giving Modified Dietetic Skimmed Milk and Coconut Oil (Modisco) because it contains higher calories and protein. The aim of this research was to determine the effect of modisco on weight gain in toddlers. This type of research is quasi experimental with a pretest posttest approach without control group design. The research location was Azzamil day care, Pekalongan Regency, March-May 2023. The sample used was 18 malnourished toddlers, using a purposive sampling technique. The instrument used was an observation sheet. Modisco formula I, namely 100g full cream milk, 50g granulated sugar, 50g margarine and mixed in warm water, is given once a day for 30 days. Data analysis uses bivariate analysis with a mean difference test, namely the paired t test. The research results showed that the average weight of toddlers before the intervention was carried out was 9.50 kg and after it was given the average was 10.21 kg with a difference in increase of 710 grams. The p value obtained was 0.000 (<0.05), this also shows that there is an influence of modisco on increasing body weight in toddlers. The conclusion is that Modisco is one of the additional nutrients that is high in protein and calories which can increase body weight in children, especially those with malnutrition, so it is hoped that Modisco will become an alternative additional nutrition program that can be provided in the management of malnutrition and malnutrition.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Sikap Bidan dalam Mengatasi Gangguan Neuromusculoskeletal pada Ibu Hamil Prafitri, Lia Dwi; Ersila, Wahyu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 11 No 2 (2024): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v11i2.224

Abstract

Gangguan neuromusculoskeletal dapat menimbulkan permasalahan pada ibu hamil seperti kerusakan saraf dan pembuluh darah pada bagian leher, bahu, pergelangan tangan, pinggul, lutut, dan tumit. Apabila gangguan neuromusculoskeletal tidak teratasi dengan baik maka ibu hamil akan mengalami gangguan rasa nyaman yang menyebabkan stress, insomnia, dan gangguan tidur serta permasalahan pada gangguan pernafasan. Sikap bidan sebagai pemberi asuhan kehamilan dalam mengatasi gangguan neuromusculoskeletal sangat penting dalam memberikan kenyamanan dan keamanan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan sikap bidan dalam pencegahan gangguan neuromusculoskeletal pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan jenis penelitian analitik menggunakan pendekatan kuantitatif. Tehnik pengambilan sampel dengan proporsional random sampling sejumlah 100 bidan. Peneliti melakukan wawancara tertutup menggunakan kuesioner dengan google formulir. Analisa data menggunakan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian diketahui bahwa faktor yang berhubungan dengan sikap bidan dalam mengatasi gangguan neuromusculoskeletal yaitu status pernikahan (p value 0,002), tempat kerja (p value 0,008), dan motivasi (p value 0,012). Sedangkan faktor status kepegawaian (p value 0,807) dan masa kerja (p value 0,566) tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan sikap bidan dalam mengatasi gangguan neuromuscu oskeletal. Kekuatan hubungan dari hasil nilai OR dari yang terbesar adalah motivasi (OR 4,431), tempat kerja (OR 3,821), dan status pernikahan (OR 3,263). Nilai OR terbesar adalah motivasi, sehingga faktor yang paling dominan terhadap sikap bidan dalam mengatasi gangguan neuromusculoskeletal pada ibu hamil adalah motivasi. Bidan diharapkan dapat selalu memberikan sikap yang baik pada saat memberikan asuhan kehamilan sebagai upaya dalam mencegah dan mengatasi gangguan neuromusculoskeletal.
Layanan Edukasi Dan Praktik Pada Orang Tua Anak Dengan Berkebutuhan Khusus Dalam Pencegahan Covid-19 Ersila, Wahyu; Khuzaiyah, Siti; Budiarto, Eka
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 6, No 4 (2023): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v6i4.335

Abstract

Adanya covid 19 berpengaruh dalam proses pembelajaran, tidak terkecuali pada anak gangguan perkembangan. Meskipun untuk angka kejadian COVID 19 sudah melandai namun perlu tindakan pencegahan yang tetap harus diperhatikan terutama bagi anak sekolah agar dapat kembali pembelajaran yang menarik di sekolah. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan praktik pencegahan covid-19 pada orangtua dengan anak berkebutuhan khusus. Tahapan yang dilakukan meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Metode menggunakan ceramah, tanya jawab, diskusi, brainstorming dan Demonstrasi, kegiatan ini dilakukan pada 50 orang tua dengan anak berkebutuhan khusus. Hasil kegiatan ini diperoleh pengetahuan sebelum kegiatan terdapat 12 (24%) orang tua memiliki pengetahuan kurang, 15 (30%) pengetahuan cukup dan 23(46%) pengetahuan baik. Setelah dilakukan kegiatan pengetahuan orang tua mengalami peningkatan yaitu pengetahuan cukup 15 (30%) dan pengetahuan Baik 35 (70%). Saran Peningkatan pengetahuan diperlukan melalui penyuluhan dan pemberian edukasi serta konseling kepada orang tua dengan anak berkebutuhan khusus agar dapat memberikan dampak ke perilaku penerapan pencegahan COVID-19 pada bayinya.
REASON FOR HOSPITAL ADMISSION IN PEDIATRIC WARD OF AN INDONESIAN RURAL HOSPITAL IN 2023 Rofiqoh, Siti; Utami, Susri; Paradisi, Firman; Ristanti; Ersila, Wahyu
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Vol. 11 No. 3 (2024): Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Univers
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/jkk.v11i3.465

Abstract

This study aims to determine the number of pediatric patients hospitalized at one rural hospital in Pekalongan Regency, Central Java, during 2023. This research design uses a descriptive cohort study with a cross-sectional approach. The research data was obtained from the hospital's Electronic Medical Records or E-RM. This study's results show that 2,731 children were being treated at Kajen Regional Hospital during 2023, with length of stay varying from 1 to 20 days. The most common reasons for hospitalization were fever, nausea, vomiting, cough and cold, febrile seizures, diarrhea, and shortness of breath. During 2023, there were 57 cases of death, and the three highest causes of death were fever: 23(40%) cases, seizures: 13(23%) cases, and shortness of breath and cough: 13(23%) cases. The results of this research can be used to determine priorities for preventive health programs to reduce hospitalization and child mortality rates. The plausible actions to respond to this situation are improving the vaccination program uptake, sanitation, and nutrition education by involving local leaders and community organizations to reduce the detrimental effect of fever, seizure, and respiratory disease on children.
Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Balita Dengan Status Gizi Balita Di Puskesmas Karangdadap Pekalongan Andriyani, Lulu Triska; Ersila, Wahyu
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 19 No 2 (2024): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v19i2.914

Abstract

Toddlers aged 12-59 months are vulnerable to nutritional and health problems. This can occur because the basal metabolic rate (BMR) is higher in toddlers so that their energy needs are greater and can affect the nutritional status of stunting. In addition, inappropriate parenting patterns and methods of giving food by parents to children are one of the things that increase the risk of malnutrition. The purpose of this study was to determine the relationship between the nutritional condition of toddlers and maternal awareness of toddler nutrition. The study, which was conducted in November and December 2023 in the working area of ​​the Karangdadap Health Center, Pekalongan Regency, was a descriptive correlative cross-sectional study. The research sample consisted of 139 respondents or toddlers aged 12-59 years. The independent variable studied was maternal knowledge, while the dependent variable was the nutritional status of toddlers. The data processing and analysis method used in this study was the Spearman rank test. Based on the survey results, 85.7% of mothers who had sufficient information had children with normal development. There is a relationship between maternal knowledge about toddler nutrition and toddler nutritional status, with a correlation coefficient value of 0.287, indicating that the strength of the relationship is sufficient. The statistical test results obtained a p value = 0.001, thus the p value is smaller than alpha (0.05). Mother's knowledge affects the nutritional status of toddlers, therefore increasing the mother's understanding is important. It is expected that health workers should intensify counseling programs on toddler nutritional needs and motivate mothers to provide nutritional intake according to toddler needs and increase the frequency, diversity/empowerment of toddler nutrition..  Keywords: Maternal knowledge, Nutritional status, toddlers
Pemberdayaan Ibu Hamil Mengenai Faktor Risiko Kehamilan di Puskesmas Tirto 1 Kabupaten Pekalongan Suparni, Suparni; Ersila, Wahyu; Widyastuti, Windha
Journal of Community Development Vol. 5 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v5i3.298

Abstract

The highest maternal mortality rate in Pekalongan Regency in 2022 was recorded at Puskesmas Tirto 1, with 6 cases (17.64%) of the total cases in the regency. Out of 897 pregnant women in this area, 418 were classified as high-risk (46.60%), with a significant prevalence of anemia, preeclampsia, and malnutrition. This activity aimed to empower 35 pregnant women in two villages through education and training on pregnancy risk factors. The methods used included socialization, educational material delivery, health examinations, and practical risk assessment using the Poedji Rochjati Scoring Card (KSPR). Pregnant women were provided with guidance on pregnancy danger signs and the importance of routine check-ups, which included measuring body weight, height, mid-upper arm circumference (MUAC), blood pressure, and hemoglobin levels. The results indicate active participation from pregnant women who are highly interested in applying the knowledge they gained. An increase of 32.50 points in the mean knowledge score of pregnant women before and after the counseling sessions, measured through a questionnaire, serves as a parameter indicating the effectiveness of the counseling in enhancing their understanding of pregnancy risk factors. Through a demonstration of the KSPR (Pregnancy Risk Screening Card) use, participants were able to independently identify risks. This empowerment aims to raise awareness among pregnant women and the surrounding community about the importance of early detection and monitoring of high-risk pregnancies, which is expected to reduce maternal mortality rates in the region. The conclusion of this activity is that it successfully empowered pregnant women with the knowledge and skills needed to maintain their health during pregnancy, potentially reducing complications and maternal mortality in the region.