Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN ORANG TUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM MENCEGAH COVID-19 Ersila, Wahyu; Dwi Prafitri, Lia; Budiarto, Eka; Khuzaiyah, Siti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 14, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v14i1.756

Abstract

PEMBERDAYAAN IBU “PERMATA”(PROGRAM EDUKASI PRAKTIK KEAMANAN PANGAN BALITA) OPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG Ersila, Wahyu; Zuhana, Nina; Chabibah, Nur; Rahmatullah, St.
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i1.1969

Abstract

Masalah gizi yang masih meresahkan pada anak balita di bawah lima tahun adalah kejadian stunting. Anak-anak balita memiliki tingkat ketahanan tubuh yang sangat rentan terhadap penyakit, terutama penyakit yang berkaitan dengan gizi. Keamanan pangan menjadi faktor krusial yang harus diperhatikan guna mengurangi risiko penyakit bawaan makanan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan. Anak usia 6-24 bulan yang berasal dari keluarga yang kurang memperhatikan aspek keamanan dan ketahanan pangan memiliki risiko 2,7 kali lipat lebih tinggi untuk mengalami stunting. Pengabdian Kepada Masyarakat ini disusun untuk meningkatkan mengoptimalkan keamanan pangan balita melalui pendekatan pemberdayaan ibu balita dengan harapan terjadi peningkatan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan praktik keamanan pangan bagi pertumbuhan dan perkembangan balita. Sasaran kegiatan ini yaitu ibu yang memiliki balita yang ikut aktif dalam kegiatan posyandu. Kegiatan ini diikuti oleh ibu balita sejumlah 35 peserta, Metode pelaksanaan dilakukan melalui ceramah, diskusi, serta praktik pengolahan makanan. Hasilnya sebelum kegiatan pengetahuan ibu kategori baik dari 14 (40%) menjadi 22 (63%) dan pengetahuan kurang dari 9 (26%) menjadi 0%. Sikap positif ibu sebelum kegiatan 7 (20%) meningkat setelah kegiatan menjadi 28 (80%). Simpulan bahwa program edukasi serta praktik keamanan pangan mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam keamanan pangan bagi balita, sehingga melalui program ini tumbuh kembang balita dapat optimal serta terhindar dari bahaya keracunan yang diakibatkan pengelolaan pangan yang tidak aman.
Descriptive Analysis Of Maternal Anxiety Before Sectio Caesaria Surgery Nina Zuhana; Lia Dwi Prafitri; Wahyu Ersila
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.406

Abstract

This research aims to find out the picture of maternal anxiety before sectio caesarean at Muhammadiyah Pekajangan Islamic Hospital Pekalongan. This research is a quantitative descriptive study using a cross sectional approach. The population in this study was mothers who gave birth in pre-caesarean sections at The Islamic Hospital Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Sampling technique using quota sampling type, which is 30 respondents who meet inclusion criteria and do not drop out. Data collection using the T-MAS questionnaire (Taylor Anxiety Scale) method of data collection with interviews. The results found that 100% of respondents experienced anxiety and Most (70%) have severe anxiety before SC surgery. It is hoped that health workers especially midwives can provide information and provide positive support that can reduce the anxiety of clients before surgery sectio caesaria
Pemanfaatan Sampah Menjadi Bahan Pangan Melalui Pendampingan Kader Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah Fitriyani, Fitriyani; Ersila, Wahyu; Chabibah, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3685

Abstract

Sampah merupakan permasalahan serius termasuk di Indonesia. Pengaruh sampah terhadap kesehatan secara langsung dan tidak langsung banyak dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah. Nasyiatul Aisyiyah (NA) sebagai salah satu organisasi kepemudaan garda terdepan dalam membawa perubahan di Kabupaten Pekalongan, salah satunya adalah penurunan jumlah sampah rumah tangga. Tujuan program untuk mendampingi mitra dalam upaya pengelolaan sampah berbasis rumah tangga melalui pemberdayaan mandiri kader NA Kabupaten Pekalongan sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam pengelolaan sampah sehingga dapat meningkatkan kemandirian pangan melalui produk olahan hasil kelola sampah rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan selama tiga bulan dengan metode sosialisasi, pelatihan dan monitoring evaluasi pengelolaan sampah rumah tangga. Kegiatan ini diikuti oleh kader NA peduli sampah sejumlah 15 peserta. Hasil kegiatan berupa peningkatan pengetahuan, sikap dan motivasi kader setelah kegiatan yang memiliki pengetahuan baik sebesar 87%, sikap positif 80% dan motivasi baik 87% serta tercapai praktik pengurangan sampah rumah tangga dan peningkatan kemandirian pangan melalui panen kangkung dan lele. Simpulan bahwa kegiatan pendampingan pengolahan sampah rumah tangga pada kader NA dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku pengolahan sampah rumah tangga sehingga dapat meningkatkan kemandirian pangan melaui hasil pengolahan sampah.
PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR IBU HAMIL MELALUI “PEPES” (PENYULUHAN, PEMERIKSAAN DAN SENAM) : COMPLIANCE OF BASIC NEEDS OF PREGNANT WOMEN THROUGH “PEPES” (COUNSELING, EXAMINATION AND PREGNANT EXERCISE) Ersila, Wahyu; nina zuhana; suparni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2019): JPM | September 2019
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.544 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v5i2.459

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan merupakan bagian dari daur siklus seorang wanita dimana proses dari kehamilan akan menyebabkan wanita terjadi beberapa perubahan dalam dirinya. Perubahan tersebut meliouti fisik, mental dan sosial. Kebutuhan Dasar Ibu hamil secara fisik perlu dipenuhi agar ibu dalam menjalani kehamilannya terjaga kesehatannya. Kebutuhan tersebut meliputi oksigenasi, nutrisi, personal hiegine, pakaian, eliminasi, seksual, mobilisasi/body mekanik, istirahat/tidur. Kebutuhan dasar ibu hamil sangat mempengaruhi kesehatan ibu maupun janin selama masa kehamilan. Tidak terpenuhinya kebutuhan dasar ibu hamil, akan berdampak pada kesehatan ibu selama kehamilan dan juga secara langsung mempengaruhi proses persalinan kelak. Tujuan:Mmeningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai kebutuhan dasar selama kehamilan Metode :Ceramah tanya jawab, konseling pemeriksaan status gizi dan demonstrasi senam hamil. Hasil :pengabdian masyarakat yang dilaksanakan selama 6 bulandai bulan Maret-Agustus 2019 menujukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil dari 30 ibu hamil dengan pengetahuan baik 30% meningkat menjadi 63,3%. Hasil uji marginal Homogeneity Test diperoleh nilai p 0,001 (<0,05) hal ini berarti terdapat pengaruh sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai kebutuhan dasar pada ibu hamil. Diskusi: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terbukti mampu mengubah pengetahuan ibu hamil menjadi lebih baik, diharapkan mampu merubah sikap dan perilaku ibu hamil agar dapat terpenuhi kebutuhan dasar selama kehamilan, sehingga derajat kesehatan ibu dapat meningkat. Kata Kunci : Kebutuhan dasar ibu hamil, penyuluhan, pemeriksaan, senam hamil
Biokonversi Sampah Organik sebagai Wahana Edukasi dan Ketahanan Pangan: Bioconversion of Organic Waste as a Vehicle for Education and Food Security Chabibah, Nur; Fitriyani, Fitriyani; Ersila, Wahyu; Nurtanti, Ina
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 5 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i5.8866

Abstract

IMBS Miftakhul Ulum Pekajangan Pekalongan Islamic boarding school can produce more than fifteen buckets of organic waste, or equivalent to 30 kg per day. Waste management that is considered effective is using microorganisms, one of which is Black Soldier Flies (BSF). This community partnership program aims to encourage self-management of organic waste and improve knowledge and skills. The method used is lectures, Q&A discussions, training and demonstrations, waste processing practices, and vegetable and fish cultivation with an aquaponic system. The results of the activity showed an increase in knowledge (p-value = 0.000, CI = -3.699 to -2.336) and skills of managers and students of the boarding school in waste management with the organic waste bioconversion method based on BSF and vegetable and fish cultivation with an integrated aquaponic system solar panels. The training participants who came were 55 participants who were very enthusiastic in asking questions, and although only 22% of the target continued to be mentored. The conclusion is that organic waste management with a bioconversion system based on BSF, which is implemented sustainably, can result in increased knowledge, skills, and welfare for managers and students of the boarding school.
Pengaruh Kombinasi Heel Raises Exercise dan Theraband Exercise Terhadap Keseimbangan Statis Pada Anak Flat Foot Ni’mah, Ihdina Hikmatun; Ersila, Wahyu
PROSIDING SEMINAR KESEHATAN MASYARAKAT Vol 1 No Oktober (2023): Seminar (NiCe-PHResComS - 1)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/pskm.v1iOktober.243

Abstract

Pendahuluan: Flat foot yaitu di mana arcus longitudinal medial pada kaki rata, hal ini menyebabkan pola jalan yang abnormal sehingga kaki mudah lelah dan mengalami gangguan pada keseimbangan. Heel raises exercise memiliki efek yang baik pada saraf dan otot karena stimulasi proprioseptif untuk menjaga keseimbangan postur tubuh. Theraband exercise merupakan latihan pembebanan dalam meningkatkan kekuatan mobilitas dan ROM (range of motion). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi heel raises exercise dan theraband exercise terhadap keseimbangan statis anak flat foot. Metode: Penelitian ini menggunakan metode desain penelitian eksperimen dengan pendekatan quasi experimental design dalam desain one group pre-test post-test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah total 20 anak flat foot yang mengalami gangguan keseimbangan statis. Kombinasi heel raises exercise dan theraband exercise diberikan sebanyak 3 kali per minggu selama 4 minggu. Hasil: Nilai mean keseimbangan statis sebelum diberikan intervensi pada kaki kanan 14.90, sedangkan pada kaki kiri 14.20. Nilai mean keseimbangan statis sesudah diberikan intervensi pada kaki kanan yaitu 25.50, sedangkan pada kaki kiri 24,35. Hasil uji statistik keseimbangan statis menggunakan uji paired samples t-test diperoleh ρ=0,000 (P<0,05) yaitu ada perbedaan keseimbangan statis pada anak flat foot antara sebelum dan sesudah intervensi kombinasi heel raises exercise dan theraband exercise. Kesimpulan: Kombinasi heel raises exercise dan theraband exercise berpengaruh dalam meningkatkan keseimbangan statis pada anak flat foot. Diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan referensi dan menjadi salah satu alternatif intervensi dalam meningkatkan keseimbangan statis pada anak flat foot.
KELAS KADER UNTUK DETEKSI DINI RISIKO TINGGI KEHAMILAN Ersila, Wahyu; Suparni, Suparni; Zuhana, Nina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kader kesehatan merupakan hasil dari proses pemberdayaan masyarakat yang diwujudkan melalui partisipasi aktif masyarakat. Proses pendampingan ibu hamil memang dilakukan oleh bidan desa, namun demikian dalam menggerakkan masyarakat tidak terlepas dari peran kader sebagai orang yang membawa misi kesehatan serta terdekat dengan masyarakat. Pengenalan kemungkinan terjadinya tanda bahaya kehamilan harus secara dini dan ditangani dengan benar oleh kader kesehatan. Apabila kader kesehatan kurang mampu melakukan deteksi dini terhadap komplikasi kehamilan, maka akan terjadi komplikasi yang lanjut yang akan mengakibatkan kematian ibu dan bayi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang deteksi risiko tinggi kehamilan dan melakukan pendampingan kader pengisian Kartu Skor Poedji Rochjati (KSPR). Metode dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah Tanya jawab, diskusi dan demonstrasi. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan lembar KSPR. Hasil Peningkatan pengetahuan kader mengenai KSPR dan kemampuan kader dalam mengisi KSPR pada kartu ibu hamil dengan benar. Terjadi peningkatan pengetahuan kader mengenai deteksi risiko tinggi kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir dengan peningkatan pengetahuan sebesar 4,46. Kesimpulan Kelas kader dapat menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan kader tentang deteksi risiko tinggi kehamilan sehingga kader dapat berperan aktif mendeteksi ibu hamil berisiko untuk menurunkan Angka Kematian Ibu dan bayi.
Meningkatkan Keterampilan Kader melalui Pelatihan Deteksi Perkembangan Balita Ersila, Wahyu; Prafitri, Lia Dwi; Abdurrachman, A
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan Anak merupakan salah satu aspek atau bagian dari kesehatan masyarakat yang didalamnya termasuk tumbuh kembang anak balita dan keterampilan dalam melakukan deteksi secara dini adanya disfungsional tumbuh kembang anak balita. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kader posyandu dalam melakukan praktik deteksi perkembangan pada balita menggunakan KPSP.Metode PkM ini menggunakan metode demonstrasi dan pendampingan sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan kader, instrument yang digunakan untuk menilai keterampilan adalah lembar observasi (checklist). Hasilnya sebelum dilakukan pelatihan keterampilan kader yang memiliki kategori baik 31,3% dan setelah dilakukan pelatihan keterampilan kader meningkat menjadi 81,3%. Hasil PkM ini diharapkan akan menjadi acuan bagi dinas kesehatan setempat agar kegiatan serupa dapat dilakukan pada setiap posyandu yang ada di seluruh kabupaten pekalongan sehingga kemanfaatannya dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan anak balita.
Midwife's Knowledge Of Neuromusculoskeletal Disorders in Pregnant Women Prafitri, Lia Dwi; Ersila, Wahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neuromusculoskeletal changes in pregnancy often cause discomfort problems as the pregnancy ages. The increased prevalence of the incidence of neuromusculoskeletal disorders during the third trimester of pregnancy, namely low back pain 63%, muscle cramps 60.2% and carpal tunnel syndrome 6.8% needs special attention by midwives. Efforts to increase knowledge and motivation in carrying out pregnancy examination services play an important role in reducing maternal mortality. The purpose of this study is to find out the relationship of midwives' knowledge about neuromusculoskeletal disorders in pregnant women with the motivation of midwives in overcoming neuromusculoskeletal disorders in pregnant women. This research is correlative descriptive with a cross sectional approach. Sampling techniques using cluster sampling and obtained a number of 100 midwives. The chi square test result obtained the value p value = 0.022 and the value OR = 10.213. There is a significant relationship between the midwife's knowledge of neuromusculoskeletal disorders of pregnant women and the motivation of midwives in overcoming neuromusculoskeletal disorders in pregnant women. Well-informed midwives had a high chance of overcoming neuromusculoskeletal disorders in pregnant women by 10,213 times compared to reasonably knowledgeable midwives. Midwives are expected to always increase the latest knowledge by participating in training activities or further studies and the Health Service is expected to provide support to midwives by providing facilities and infrastructure to increase the knowledge and motivation of midwives.