Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Edukasi Mengenai Infeksi Menular Seksual Pada Remaja Awal di SMPK Kusuma Mataram Wedayani, Anak Agung Ayu Niti; Hidajat, Dedianto; Hartati , Farida; Putri , Novia Andansari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8457

Abstract

Infeksi Menular Seksual adalah infeksi yang ditularkan dengan berhubungan seksual. Remaja awal sangat rentan mengalami Infeksi menular seksual hal ini dikarenakan rasa kaingin tahuan yang besar, kurangnya pengetahuan tentang IMS, faktor risiko IMS dan komplikasinya. Hal tersebut menyebabkan tingginya kejadian IMS di kalangan remaja awal. Kurangnya pengetahuan Masyarakat terutama remaja awal tentang IMS menyebabkan meningkatkan kejadian IMS dan mengakibatkan komplikasi berbahaya seperti HIV-AIDS. Pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan edukasi pada remaja awal (siswa – siswi SMPK Kusuma Mataram) dan mengajak diskusi (FGD). Penyuluhan yang diberikan dilakukan selama 2 hari dan bertempat di Rumah Ret – Ret Ampenan. Pada hari pertama dihadiri oleh 56 siswa dan pada hari kedua 33 siswa. Terdiri dari 52 siswi dan 37 siswa. Sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pre test terlebih dahulu untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang infeksi menular seksual kemudian dilakukan post test untuk mengetahui seberapa pemahaman dari siswa yang mendapatkan penyuluhan. Pengabdian ini penting dilakukan untuk menambah pengetahuan tentang kebersihan infeksi menular seksual, faktor – faktor penyebab dan juga komplikasi yang terjadi.
Formulation and Evaluation of the Physical Properties of Anti-Acne Cream Containing Methanol Extract of Ashitaba Herb (Angelica keiskei) Hidayati, Agriana Rosmalina; Hidajat, Dedianto; Hajrin, Wahida; Hanifa, Nisa Isneni; Andanalusia, Mahacita; Hidayati, Regina Tria; Rizki, Alpa Alfi; Prianggawe, Prianggawe; Ramadhan, Muhammad Rafi Bintang; Rizkika, Adila
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4a (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4a.10501

Abstract

Ashitaba herb contains flavonoids, phenolics, tannins, alkaloids, and terpenoids, which are known to have antioxidant, antibacterial, and anti-inflammatory properties. Therefore, ashitaba has the potential to be developed into anti-acne preparations, one of which is cream. Creams have various advantages, namely the ability to deliver hydrophilic and hydrophobic compounds better, provide better moisture, and have emollient and occlusive properties by forming a protective layer on the skin and maintaining skin hydration longer. The purpose of this study was to determine the physical properties of methanol extract cream preparations of ashitaba herb. The research method used was laboratory experimental. Ashitaba herb was extracted using the sonication method with 80% methanol solvent to produce a solid extract. The ashitaba herb's methanol extract was combined to create a cream preparation, and its physical characteristics such as homogeneity, pH, viscosity, spreadability, adhesion, and cream type were assessed. The physical property testing revealed that the cream preparation had a unique scent, a thick consistency, and a green hue. This resulted in a homogenous oil-in-water (O/W) type cream preparation with a pH of 6.29, viscosity of 37.050 cp, spreadability of 5.23 cm, and adhesion of 4.59 seconds. Thus, it can be said that the production of the methanol extract of ashitaba herb cream satisfies the requirements and has good physical qualities.
Edukasi pemilihan produk perawatan kulit yang aman sebagai upaya pencegahan penggunaan kosmetik berbahaya pada ibu PKK Desa Bengkaung Sasvania, Anisa; Anindiya, Naya Wahyu; Aryana, Baiq Putri; Hidayaturrohman, Achmad; Pramudya, Muhammad Zaidan; Rizkika, Adila; Hidayati, Agriana Rosmalina; Hanifa, Nisa Isneni; Hidajat, Dedianto; Hajrin, Wahida; Andanalusia, Mahacita
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37547

Abstract

Abstrak Maraknya peredaran produk perawatan kulit tanpa izin edar serta rendahnya literasi masyarakat dalam memilih skincare yang aman masih menjadi permasalahan kesehatan kulit yang perlu mendapat perhatian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Bengkaung, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat mengenai pemilihan produk perawatan kulit yang tepat dan aman serta meningkatkan kewaspadaan terhadap produk kosmetik berbahaya. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 26 orang ibu PKK sebagai mitra sasaran melalui metode penyuluhan berupa ceramah, diskusi tanya jawab, dan pembagian pamflet edukatif. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan menggunakan desain pretest–posttest untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara deskriptif, ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta yang memperoleh nilai ≥80 serta tidak ditemukannya peserta dengan nilai di bawah 40 pada posttest. Meskipun demikian, hasil uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa peningkatan tersebut belum signifikan secara statistik (p=0,591). Secara kualitatif, kegiatan ini menghasilkan luaran nyata berupa meningkatnya kesadaran, antusiasme, dan partisipasi aktif ibu-ibu PKK dalam memahami pentingnya pemilihan produk perawatan kulit yang aman. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan individu, tetapi juga memperkuat peran ibu-ibu PKK sebagai agen edukasi di lingkungan keluarga dan masyarakat, sehingga menjadi langkah reflektif awal dalam membangun budaya sadar kosmetik aman secara berkelanjutan. Kata kunci: edukasi kesehatan; ibu pkk; perawatan kulit. AbstractThe widespread circulation of skincare products without marketing authorization and low public literacy in choosing safe skincare products remain skin health issues that require attention. This community service activity aims to increase the knowledge of the Family Welfare Empowerment (PKK) mothers in Bengkaung Village, Batulayar District, West Lombok Regency regarding the selection of appropriate and safe skincare products and to raise awareness of dangerous cosmetic products. The activity was carried out by involving 26 PKK mothers as target partners through counseling methods in the form of lectures, question and answer discussions, and distribution of educational pamphlets. Evaluation of the effectiveness of the activity was carried out using a pretest–posttest design to observe changes in the level of knowledge of participants before and after the educational intervention. The evaluation results showed an increase in participant knowledge descriptively, marked by an increase in the number of participants who obtained a score of ≥80 and no participants were found with a score below 40 in the posttest. However, the results of the Wilcoxon Signed Ranks Test showed that the increase was not statistically significant (p=0.591). Qualitatively, this activity resulted in tangible outcomes in the form of increased awareness, enthusiasm, and active participation of PKK mothers in understanding the importance of choosing safe skincare products. This activity not only contributed to increased individual knowledge but also strengthened the role of PKK mothers as educational agents within the family and community, thus becoming a reflective first step in building a sustainable culture of awareness of safe cosmetics. Keywords: health education; skincare; women members of the family welfare movement.
Sebuah Tinjauan Kasus Karakteristik Dermatosis Akibat Sengatan Ubur - Ubur di Indonesia Valencia, Anita; Hidajat, Dedianto; Susani, Yoga Pamungkas
Media Dermato-Venereologica Indonesiana Vol 53 No 1 (2026): Media Dermato Venereologica Indonesiana
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33820/mdvi.v53i1.538

Abstract

   Indonesia memiliki garis pantai yang luas dan keanekaragaman spesies laut yang tinggi, sehingga sengatan ubur-ubur merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Salah satu spesies yang sering dilaporkan adalah Physalia physalis, yang dapat menyebabkan gejala berat. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik klinis dermatosis yang disebabkan oleh sengatan ubur-ubur di Indonesia, serta mengevaluasi efektivitas penanganan awal dan tingkat kesadaran masyarakat terhadap bahaya sengatan ubur-ubur. Tinjauan literatur sistematis dilakukan menggunakan database seperti PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan SpringerLink, serta jurnal nasional dan lokal yang terkait dengan dermatologi, kesehatan masyarakat, dan biologi kelautan yang diterbitkan dalam 10-20 tahun terakhir. Beberapa kasus sengatan ubur-ubur dilaporkan di sepanjang pantai selatan Gunung Kidul, Yogyakarta. Pada periode 2011–2021, ratusan wisatawan dan penduduk lokal dilaporkan tersengat dengan gejala berupa sesak napas, gatal, hingga rasa terbakar pada kulit. Physalia physalis teridentifikasi pada beberapa insiden yang berkaitan dengan perubahan musiman dan migrasi ubur-ubur. Sengatan ubur-ubur merupakan ancaman signifikan bagi komunitas pesisir dan wisatawan di Indonesia. Perlu ada peningkatan kesadaran dan edukasi di kalangan pengunjung pantai dan otoritas setempat untuk mengurangi risiko terkait sengatan ubur-ubur.