Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGUATAN USAHA KELOMPOK JASA BOGA DI LOMBOK TENGAH Nururly, Santi; Burhanudin, Burhanudin; Sulaimiah, Sulaimiah; Sulhaini, Sulhaini; Tara, Nur Aida Arifah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28398

Abstract

Saat ini Jasa Boga atau Katering merupakan usaha di bidang industri pengolahan makanan dan minuman yang semakin berkembang di masyarakat. Hal ini dikarenakan semua orang butuh makan dan gaya hidup masyarakat yang serba praktis untuk memenuhi kebutuhan pangan pribadi dan kelompok. Permasalahan yang ditemui oleh para pelaku usaha jasa boga di Lombok tengah yaitu masih rendahnya minat masyarakat untuk memanfaatkan usaha jasa boga ini, sehingga perlu untuk menaikkan kelas para UMKM di bidang usaha jasa boga. Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat bagi ibu-ibu pengelola usaha jasaboga adalah melakukan strategi penguatan usaha kelompok Jasa Boga di Lombok Tengah. Penguatan usaha dilakukan dengan memberikan penyuluhan dibidang sumber daya manusia, produksi, dan pemasaran. Kegiatan ditujukan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Lombok Tengah sebanyak 1 orang. Metode kegiatan yang dilakukan dimulai dari persiapan di lokasi dilanjutkan dengan pelaksanaan dengan pendekatan ceramah, diskusi tentang motivasi diri, kreativitas dan inovasi produk agar menjadi daya tarik ditengah keterbatasan, serta strategi pemasaran usaha jasa boga, dan dilanjutkan dengan pendampingan. Kegiatan berhasil ditandai dengan respon yang baik dan diskusi yang aktif dari para peserta. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat para anggota jasa boga mendapatkan pengetahuan strategi penguatan usaha untuk meningkatkan usaha dibidang jasa boga.
How do Entrepreneurial Human Resource Practices Determine Small Firms’ Performance? Sulaimiah, Sulaimiah; Sulhaini, Sulhaini
International Research Journal of Business Studies Vol. 9 No. 3 (2016): December 2016 - March 2017
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/irjbs.9.3.133-146

Abstract

This study examines the effects of entrepreneurial human resource practices on market-oriented behaviour, relational capability, and business performance at small-sized firms. For the purpose of the study, a survey was carried out for two different product types, namely handicrafts and food/drink, and sample firms were purposively selected. Interestingly, the findings suggest that, though practices may not directly improve firms’ performance, implementing practices characterised by entrepreneurial orientation is a start for high performance as market oriented behaviour and relational capability moderate the effects. The practices stimulate employees’ mind-sets, shaping their behaviour and willingness to find new ways of doing business and satisfying external customers. The implication of the study was that such practices should be designed to improve small firms’ market-oriented behaviour and relational capability for better business performance.
The Effect of Ethnocentrism and Image of Asian Industrialised Countries on Perceived Relative Quality Sulhaini, Sulhaini; Mulyono, Lalu Edy Herman
International Research Journal of Business Studies Vol. 7 No. 3 (2014): December 2014 - March 2015
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/rjbs.7.3.165-177

Abstract

The study examined the effects of consumer ethnocentrism and country image on perceived relative quality. The respondents of the study were consumers at a shopping mall in Mataram, Indonesia. They compared the quality of televisions from three industrialised Asian countries, i.e. Japan, South Korea and China, to those from Indonesia. The result of the study was that image of those countries has a significant effect on perceived relative quality. Indonesian consumers perceived televisions from those countries to be more favourable in terms of quality compared to Indonesian televisions. Indonesian consumers have a similar perception on the quality of televisions made in those main Asian countries relative to those of Indonesia. The image of those countries is favourable leading to a better perception on quality of televisions made in the countries relative to domestically made. Domestic consumers view that those countries have better capabilities in producing higher quality televisions. However, consumer ethnocentrism do not lead them to negatively perceive the quality of imported televisions. Indeed, the image of those countries has a greater role in Indonesian consumers’ quality evaluation. The result calls for a substantial improvement in quality of domestically made televisions.
Penyuluhan Bisnis Berkelanjutan dan Penataan Lingkungan Di Kalangan Pengusaha Tahu-Tempe di Kekalik Grisak_Kekalik Jaya Sulhaini; Sulaimiah; Yusron Saadi; Fathmah Mahmud
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13554

Abstract

Para pelaku usaha tahu-tempe di lingkungan Kekalik Grisak-Kekalik Jaya, Kota Madya Mataram - NTB masih menjalankan bisnisnya secara sederhana. Pemahaman mereka terkait bisnis berkelanjutan masih sangat terbatas. Hal ini terlihat dari inovasi produk dan pemasaran yang masih sangat konvensional. Mereka menjalankan usaha sebagaimana mereka pelajari dari orang tua mereka yang sangat mungkin tidak relevan lagi dengan situasi saat ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penyuluhan penerapan bisnis berkelanjutan di kalangan mereka. Pelaksanaan berjalan lancar dan diikuti oleh peserta sesuai dengan target. Dari kegiatan ini dihasilkan berbagai rekomendasi bagi para pengusaha tahu-tempe. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menguatkan kemampuan mereka beradaptasi dan kemampuan bertahan serta kontribusi mereka pada pelestarian lingkungan.