Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

AL-QUR’AN DALAM RUANG FORMAL LEMBAGA KEAGAMAAN Morinawa, Salsabilla; Septiandari, Dhia’ Ayu; Fathassururi, Fathassururi; Fathurrohman, Fathurrohman; Mahdiyan, Raafi Haadi; Rachim, Asfa Kurnia
Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies Vol 2 No 2 (2023): December
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/mustafid.v2i2.549

Abstract

Hai’ah Tahfizh Al-Qur’an (HTQ) menjadi sebuah lembaga yang identik dengan Al-Qur’an di lingkungan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Hal ini dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang selalu berkorelasi dengan upaya membumikan Al-Qur’an di lingkungan terkait. Melalui hal ini, tampak bahwa al-Qur’an diresepsi sedemikian rupa di lembaga ini. Pertanyaannya pun muncul, bagaimana pola dan potret resepsi tersebut eksis? Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan model analisis interpretatif kajian ini menunjukkan bahwa pola respesi Lembaga Hai’ah Tahfidz Al-Qur’an. Pertama, resepsi eksegesis hal ini tampak dari keberadaan kajian tafsir dan pelatihan karya tulis ilmiah Al-Qur’an; melalui dua kegiatan ini, peserta HTQ diberikan bekal untuk memahami al-Qur’an secara kontekstual. Kedua, resepsi estetis sebagaimana tercermin dari keberadaan pelatihan kaligrafi, tartil dan tilawah dan pelatihan Qira’ah Sab’ah. Berbagai kegiatan ini dengan sendirinya menjadikan para peserta dapat merasakan nilai-nilai estatis yang terkandung dalam al-Qur’an, baik yang berkaitan dengan seni suara maupun seni tulis atau gambar. Ketiga, resepsi fungsional, hal ini, misalnya, dapat dilihat dari adanya pelatihan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) dan kegiatan SYAUQI. Dua kegiatan ini jelas menjadi bagian tidak terpisahkan dari bagaimana menjadikan keahlian tertentu yang berkaitan dengan al-Qur’an dapat memberikan imbas secara spesifik.
PENERAPAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK ANALISIS SENTIMEN YOUTUBE MENGENAI INTENSIF MOBIL LISTRIK Caswadi, Caswadi; Dienwati, Nisa; Dwilestari, Gifthera; Fathurrohman, Fathurrohman; Tohidi, Edi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 7 No. 6 (2023): JATI Vol. 7 No. 6
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v7i6.8252

Abstract

Dampak pemanasan global terhadap perubahan iklim telah menarik perhatian dari berbagai pihak. 27% dari polusi udara disebabkan oleh transportasi. Di berbagai negara, pemerintah telah menerapkan langkah-langkah untuk mengurangi polusi udara dengan mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik. Namun keberhasilan pemerintah untuk mengkampanyekan teknologi mobil listrik tergantung pada sentimen dan pemahaman masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa sentimen publik. Dataset digunakan dalam penelitian ini ialah 1517 data komentar di laman youtube mengenai intensif mobil listrik. Berdasarkan analisis, sebagian besar komentar youtube memiliki sentimen negatif (57,4%), sementara jumlah komentar yang positif (33,3%) dan netral (9,3%). Penelitian ini menerapkan metode Naïve Bayes dan K-Neareast Neighbor. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode K-Nearest Neighbor memberikan hasil klasifikasi yang lebih baik dengan Accuracy sebesar 93,23%, precision 93,91% dan recall 91,56%. Sedangkan Naïve Bayes memperoleh hasil Accuracy 86,95%, precision 80,51%, dan recall 91,23%.
ANALISIS PENGELOMPOKAN DAYA TARIK OBYEK WISATA BERDASARKAN JENISNYA MENGGUNAKAN METODE K-MEANS PADA DATA PEMPROV JABAR Helia, Anggun; Mulyawan, Mulyawan; Lukman Rohmat, Cep; Fathurrohman, Fathurrohman
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 3 (2024): JATI Vol. 8 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i3.8369

Abstract

Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki daya tarik pariwisata tinggi baik dari kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal ini dapat dilihat dari jumlah kunjungan yang kian tahun semakin naik dari tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan kunjungan wisatawan akan memberikan pengaruh baik bagi masyarakat sekitar. Di samping itu, walaupun sudah ada usaha-usaha untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, masih terdapat masalah ketidakseimbangan jumlah wisatawan di beberapa daerah. Oleh karena itu, diperlukan usaha untuk meratakan distribusi kunjungan wisatawan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengelompokkan objek wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan dengan menggunakan penerapan clustering metode algoritma k-means. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Nama Provinsi, Nama, Kabupaten/Kota, Alam, Buatan, Budaya, Satuan, Tahun dengan perolehan hasil Clustering rendah, sedang, dan tinggi dengan nilai DBI yang diperoleh dari K=4 adalah 0.146. Cluster 0 merupakan Tingkat Daya Tarik Obyek Wisata Rendah dengan anggota cluster berjumlah 16 kabupaten , Cluster 1 merupakan Tingkat Daya Tarik Obyek Wisata sedang dengan anggota cluster berjumlah 9, Cluster 2 merupakan Tingkat Daya Tarik Obyek Wisata tinggi dengan anggota cluster berjumlah 1 kabupaten, dan Cluster 3 merupakan Tingkat Daya Tarik Obyek Wisata tinggi dengan anggota cluster berjumlah 1 kota
SISTEM MONITORING PENYIRAMAN OTOMATIS BERBASIS IOT MENGGUNAKAN SOIL MOISTURE PADA TANAMAN MELON Fathurrohman, Fathurrohman; Prasetiya, Tio; Iin, Iin; Mulyawan, Mulyawan
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 1 (2024): JATI Vol. 8 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i1.8423

Abstract

Internet of things merupakan konsep dimana objek fisik atau perangkat dihubungkan ke internet dan dapat saling berkomunikasi.Sistem irigasi tanaman otomatis yang efisien dan tepat waktu merupakan elemen penting dalam pertanian modern.Penggunaan Internet of Things (IoT) telah membuka kemungkinan baru bagi pengembangan sistem irigasi yang cerdas dan terhubung.permasalahan dengan gagal panen untuk mengetahui faktor salah satunya dari kualitas air dalam tanah yang tidak stabil sehingga menghambat pertumbuhan. Namun dengan hadirnya teknologi Internet of Things (IoT), sistem irigasi otomatis kini dapat membantu proses penyiraman dan pengairan tanaman.Tujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem penyiraman dan irigasi tanaman otomatis yang memanfaatkan Internet of Things (IoT).telah berkembang menjadi teknologi yang mendukung pengembangan sistem irigasi yang cerdas dan efektif.Gunakan konektivitas nirkabel, sensor cerdas, dan analisis informasi untuk pengelolaan air jangka panjang dan pemantauan kesehatan aset secara real-time.Dengan menggunakan metode eksperimen yaitu perancangan membuat alat penyiraman tanaman otomatis yang dapat di monitoring melalui smartphone.Hasil menggunakan teknologi Internet of Things (IoT), sistem irigasi otomatis dapat mematikan dan menghidupkan pompa secara otomatis dan manual untuk mendukung proses irigasi, meningkatkan efisiensi penggunaan air, memaksimalkan pertumbuhan tanaman, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
PENERAPAN DATA MINING DALAM MENGELOMPOKAN JUMLAH UMKM BERDASARKAN KABUPATEN KOTA MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING Iin, Iin; Fadila, Rizal; Rizki Rinaldi, Ade; Fathurrohman, Fathurrohman
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 2 (2024): JATI Vol. 8 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i2.8427

Abstract

Jumlah UMKM di indonesia mengalami permasalahan setiap tahun yakni jumlah pertumbuhannya, jumlah tersebut menunjukan bahwa adanya perkembangan ekonomi. Di pulau jawa, Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan jumlah unit UMKM terbanyak. Tersebar dari berbagai kabupaten atau kota dengan berbagai jenis usahanya, jumlahnya belum mengalami pemerataan bisa dipengaruhi oleh letak geografis dan demografis wilayah kabupaten atau kota. Maka perlu adanya pengelompokan kabupaten atau kota berdasarkan jumlah UMKM untuk mengetahui berapa jumlah pengelompokan yang terbentuk. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengelompokan kabupaten atau kota di provinsi Jawa Barat berdasarkan tahun dan jumlah usaha mikro kecil menengah (UMKM) menerapkan teknik data mining menggunakan Algoritma K-Means clustering. Data penelitian ini berasal dari opendata.jabarprov.go.id dengan jumlah data sebanyak 216 dan bersumber dari 27 kabupaten atau kota, dari tahun 2016 hingga 2023 di Jawa Barat. Penelitian ini bisa memberikan pemahamam bagi para pelaku UMKM, masyakarat dan pemerintah berkontribusi dalam pengambilan keputusan di lingkup provinsi Jawa Barat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa cluster terbaik terdapat pada nilai K=2 dengan nilai DBI 0.619 dari percobaan sebanyak 20 kali, yang membagi data menjadi 2 cluster yaitu cluster 0 sebanyak 112 items sebagai cluster dengan jumlah UMKM tinggi dan cluster 1 sebanyak 104 items dengan jumlah UMKM sedang dari total data sebanyak 216 items jumlah data UMKM. Proses dilakukan menggunakan Rapidminer versi 10.2.
OPTIMASI POLA PEMBELIAN TOKO SEMBAKO DENGAN ALGORITMA FP-GROWTH Fitriyah, Anis; Kaslani, Kaslani; Tohidi, Edi; Mulyawan, Mulyawan; Fathurrohman, Fathurrohman
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 1 (2024): JATI Vol. 8 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i1.8435

Abstract

Toko sembako adalah toko kelontong (bahan pokok) yang menjual berbagai macam kebutuhan pokok masyarakat pada umumnya. Tanpa kebutuhan dasar masyarakat bisa terganggu karena bahan pokok ini yang paling utama. Penempatan pada produk toko ini masih dilakukan secara tradisional/manual oleh pemilik toko dan data transaksi penjualan di Toko ini hanya digunakan sebagai simpanan tanpa dimaksimalkan penggunaannya. Semakin banyak toko kelontong modern semakin sedikit pelanggan yang membeli di toko tersebut. Dalam penerapan teknik data mining menggunakan metode asosiasi dengan memanfaatkan Algoritma Fp-Growt, Permasalahannya adalah belum bisa mengetahui produk apa yang sering di minati pelanggan, ketersediaan produk seringkali tidak sesuai dengan keinginan konsumen sehingga bisa berdampak buruk. Algoritma Fp-Growth ini digunakan untuk mengidentifikasi peraturan yang mengatur keterkaitan antara kombinasi itemset. dalam data transaksi penjualan, dengan tujuan memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan strategi penjualan dengan mengidentifikasi produk-produk yang sering dibeli bersamaan, dan menyusun menu berdasarkan preferensi konsumen. Berdasarkan Association Rules menghasilkan 3 barang yang umumnya dibeli oleh pelanggan yaitu Gula, Minyak Goreng dan Tepung. Hasil evaluasi menunjukan nilai support tertinggi pada seluruh itemset sebesar 0.170. Pengujian pembentukan itemset, dengan nilai support 0.1 dan nilai confidence 0.5 mendapatkan rule sebanyak 7 rule dan mendapatkan nilai confidence yang paling tinggi yaitu 0.950 serta mendapatkan nilai lift paling tinggi 4.923 sehingga dinyatakan semua aturan yang dihasilkan memiliki kekuatan dan validitas yang dapat diandalkan untuk digunakan meningkatkan strategi penjualan. Penelitian ini dapat membantu Toko untuk dapat meningkatkan pengalaman pelanggan, mengoptimalkan stok produk, dan meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan. Hasil temuan dari penelitian ini bisa dimanfaatkan untuk memberikan bantuan atau dukungan dalam proses penjualan, fokus pada barang - barang yang banyak diminati oleh pelanggan dan ketersediaan stok barang.
ANALISIS SENTIMEN PADA ULASAN PRODUK PAKAIAN ZIRDIGO DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES Rohmat, Cep Lukman; Tito Aprilianto, Rizky; Fathurrohman, Fathurrohman; Iin, Iin
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 1 (2024): JATI Vol. 8 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i1.8697

Abstract

Teknologi informasi terus berkembang, mengubah cara berkomunikasi, model kerja, serta akses terhadap informasi. Bisnis modern sangat dipengaruhi oleh kemajuan informatika, dengan e-commerce menjadi salah satu contoh terkemuka dalam perubahan tersebut. Pendidikan juga menjalani perubahan, dengan pemanfaatan teknologi untuk pendidikan jarak jauh dan akses ke sumber daya pendidikan yang lebih luas. Selain itu, perkembangan pesat di bidang Informatika juga membuka peluang untuk penelitian dan analisis data yang lebih luas. Permasalahan dalam mengidentifikasi ulasan dapat menyebabkan kesalahan dalam mengevaluasi kualitas produk, yang pada akhirnya dapat berdampak pada keputusan konsumen. Oleh karena itu, penting untuk dapat mengidentifikasi dengan akurat apakah suatu ulasan bersifat positif atau negatif. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan pada produk pakaian Zirdigo. Metode penelitian yang digunakan adalah Sample Explore Modify Model&Access (SEMMA) dengan menggunakan data ulasan produk pakaian Zirdigo sebagai data latih dan uji. Penelitian ini akan menggunakan teknik analisis data dengan menggunakan algoritma Naive Bayes untuk melakukan klasifikasi sentimen pada ulasan produk pakaian Zirdigo. Hasil analisis sentimen pada ulasan produk pakaian Zirdigo dengan menggunakan algoritma Naïve Bayes menghasilkan accuracy sebesar 81.00%, precision 100% dan recall 80%.
ALAT PEMBERIAN PAKAN GLOWFISH PADA AQUARIUM BERBASIS MIKROKONTROLER : IOT SMART FEED IKAN GLOWFISH MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Rizki Rinaldi, Ade; Maulana, Rendi; Fathurrohman, Fathurrohman; Rohmat, Cep Lukman
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 1 (2024): JATI Vol. 8 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i1.8791

Abstract

Pemeliharaan ikan hias dalam aquarium merupakan kegiatan yang diminati oleh berbagai kalangan masyarakat di Indonesia. Namun, pemeliharaan ikan dalam aquarium tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Ada banyak aspek yang harus diperhatikan, salah satunya adalah pemberian makan. Banyak pemelihara ikan yang sering lupa memberikan makanan pada ikan-ikan mereka. Untuk mempermudah pemberian pakan ikan, pemilik ikan harus menyediakan alat pemberi pakan otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat pemberi pakan ikan otomatis di aquarium dengan menggunakan Arduino Uno, Motor Servo, Sensor Waktu RTC, Kabel Jumper, dan Lcd. Alat ini dapat memudahkan pemeliharaan ikan hias yang populer di Indonesia, khususnya dalam hal pemberian pakan yang tepat sesuai dengan waktu yang ditentukan. Metode penelitian ini meliputi observasi dan wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat berfungsi dengan baik sesuai dengan perencanaan.
PENGELOMPOKAN WILAYAH JAWA BARAT BERDASARKAN INDEKS KEDALAMAN KEMISKINAN DAN JUMLAH PENDUDUK MISKIN MENGGUNAKAN K-MEDOIDS Prakoso, Salfim; Mulyawan, Mulyawan; Lukman Rohmat, Cep; Fathurrohman, Fathurrohman
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 3 (2024): JATI Vol. 8 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i3.9609

Abstract

Kemiskinan merupakan isu krusial, identifikasi, pemahaman dan pengelompokkan kabupaten dan kota berdasarkan tingkat kemiskinan penting untuk merancang kebijakan yang tepat guna mengatasi masalah tersebut. Dengan menggunakan metode K-Medoids Clustering data Indeks Kedalaman Kemiskinan (IKK) dan Jumlah Penduduk Miskin (JPM) dikelompokkan. Sumber data yang digunakan berasal dari Open Data Jabar. Pada tahap awal penelitian, dilakukan analisis terhadap IKK dan JPM di setiap kabupaten-kota di Jawa Barat. Hasil analisis menunjukkan adanya variasi yang signifikan dalam tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk miskin kabupaten/kota. Berdasarkan perbedaannya, dilakukan penerapan metode K-Medoids Clustering untuk mengelompokkan kabupaten-kota ke dalam klaster yang memiliki karakteristik kemiskinan serupa. Percobaan hasil eksperimen untuk mencari nilai DBI dilakukan sebanyak 6 kali, menunjukkan bahwa nilai paling optimal ditemukan pada K=6 dengan nilai DBI -0.358, dengan Kelompok Cluster_0 menunjukkan level tertinggi, diikuti oleh Cluster_4 sebagai kelompok tinggi, Cluster_3 dan Cluster_1 sebagai kelompok sedang, serta Cluster_2 dan Cluster_5 sebagai kelompok dengan tingkat yang lebih rendah. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan alokasi sumber daya untuk mengatasi masalah kemiskinan secara lebih tepat dan spesifik di masing-masing klaster. Selain itu metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini dapat menjadi panduan bagi studi serupa di wilayah lain yang juga mengalami masalah kemiskinan.
ANALISIS POLA PEMBELIAN KONSUMEN WARMINDO DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA FP-GROWTH Purnama, Rizal; Rizki Rinaldi, Ade; Fathurrohman, Fathurrohman
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 3 (2024): JATI Vol. 8 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i3.9781

Abstract

Pola pembelian konsumen merupakan salah satu faktor penting yang perlu dipahami oleh pelaku bisnis, termasuk warmindo. Permasalahan yang muncul yaitu untuk memahami pola pembelian konsumen di industri kuliner, khususnya pada usaha Warmindo. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola pembelian konsumen pada warmindo yang paling banyak diminati. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari platform Kaggle.com yang diambil pada tanggal 1 Januari 2022 sampai dengan 30 Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan algoritma FP-Growth untuk mengidentifikasi pola pembelian konsumen. Algoritma FP-Growth adalah algoritma data mining yang dapat digunakan untuk menemukan aturan asosiasi. Aturan asosiasi adalah hubungan antara dua atau lebih Item yang sering muncul bersama dalam suatu transaksi. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis 499 data transaksi penjualan warmindo, dItemukan 9 aturan asosiasi yang menunjukkan pola pembelian konsumen. Produk yang paling sering dibeli adalah mie instan rasa soto, mie instan rasa kari, dan mie instan rasa ayam. Konsumen yang membeli satu jenis mie instan rasa soto, kari, atau ayam, memiliki peluang lebih tinggi untuk membeli jenis mie instan lainnya dari rasa yang sama atau berbeda. Pola pembelian ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan stok produk, menyusun strategi promosi, dan mengembangkan menu baru.