Claim Missing Document
Check
Articles

Waktu Standar Surat Izin Bongkar Palm Kernel Expeller di PT XYZ Dumai Febrina, Wetri; Suarlin, Jhon; Ananda Mawariska, Anggie
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.648 KB)

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu Perusahaan swasta yang bergerak dibidang industri minyak sawit dengan produksi Refinery, produksi fracsination penimbunan Palm Kernel Expeller (PKE) dan proses Bulking dan shipping di kota Dumai-Riau. PT XYZ masih belum memiliki waktu standar yang akurat dalam proses pengurusan surat izin bongkar palm kernel expeller. Penentuan waktu standar dengan menggunakan metode stopwatch time study. Waktu standar yang dibutuhkan dalam pengurusan surat izin bongkar palm kernel expeller di PT XYZ Dumai adalah 3188 detik dengan 40 kali pengamatan
Pengendalian Kualitas Produk Refined Bleached And Deodorized Palm Kernel Oil Di PT Kuala Lumpur Kepong Dumai Talieris Sarumaha, Junior; Febrina, Wetri; Buchari, Julanos
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.973 KB) | DOI: 10.52072/arti.v16i2.259

Abstract

Kualitas merupakan salah satu faktor penting dalam aktivitas produksi. Hal ini menuntut perusahaan untuk tetap menjaga kualitas produk yang diproduksinya sehingga produknya dapat diterima konsumen serta mampu bersaing di pasar. PT KLK Dumai merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan Crude Palm Kernel Oil (CPKO). Perusahaan ini masih mempunyai permasalahan pada mutu Refined Bleached And Deodorized Palm Kernel Oil (RBDPKO) dimana produk tidak memenuhi parameter yang telah ditentukan yang disebabkan oleh beberapa faktor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah metode Six Sigma. Metode ini terbagi atas 5 tahapan, yaitu Define, Measure, Analyze, Improvement dan Control (DMIAC). Parameter produk dengan persentase cacat tertinggi adalah parameter FFA yaitu 7%, kemudian parameter colour yaitu 5% dan yang terendah adalah parameter Moisture yaitu 1%. Pengujian kapabilitas proses diketahui nilai Cpk FFA 1,62 > 1, nilai Cpk Moisture 2,97 > 1 dan nilai Cpk Colour 1,27 > 1 hal ini menunjukkan bahwa parameter FFA, Moisture dan Colour memenuhi spesifikasi akan tetapi harus dilakukan pemantauan.Faktor yang mempengaruhi kualitas RBDPKO terdiri atas manusia, metode, mesin, material dan lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan pada parameter mutu Produk RBDPKO penulis menerapkan metode 5W-1H.
Peningkatan Keterampilan Masyarakat Melalui Kegiatan Pelatihan Pembuatan Batako Cangkang Kelapa Sawit Febrina, Wetri; Srihandayani, Susy; Sari, Febrina
Journal of Social Responsibility Projects by Higher Education Forum Vol 5 No 3 (2025): Maret 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/jrespro.v5i3.7210

Abstract

Pertumbuhan industri kontruksi yang pesat memunculkan tantangan terhadap keberlanjutan lingkungan, terutama terkait penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan. Meningkatnya kebutuhan akan material kontruksi seperti batako, mendorong munculnya solusi inovatif yang tidak hanya ekonomis, memenuhi standar mutu, dan berwawasan lingkungan. Pelatihan ini mengangkat tema “Pelatihan Program Penghidupan Berkelanjutan : Pembuatan Batako Ramah Lingkungan” dengan lokasi kegiatan di Kecamatan Dumai Tumur, Kota Dumai, Provinsi Riau. Solusi inovatif yang diangkat adalah pembuatan batako dengan memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit. Bertindak sebagai mitra adalah kelompok masyarakat di Kelurahan Jaya Mukti dan Kelurahan Tanjung Palas, dengan donator sebuah perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR), dan bantuan Dinas Tenaga Kerja sebagai fasilitator. Sasaran kegiatan adalah 20 orang peserta perwakilan masyarakat usia produktif yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Tujuan pelatihan ini adalah meningkatkan keterampilan masyarakat yang difokuskan pada teknik produksi batako secara manual menggunakan campuran semen, pasir dan cangkang kelapa sawit. Pelatihan ini juga mengenalkan aspek kewirausahaan dan industry berwawasan lingkungan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata 69,2% menjadi 89,2%. Hampir seluruh peserta berhasil memproduksi batako berkualitas baik dengan kuantitas produksi 12–15 keping per-trip bahan. Meskipun kegiatan dilakukan secara konvensional tanpa mesin, peserta telah menguasai proses produksi dan siap menyesuaikan diri dengan peralatan modern di masa depan. Beberapa kendala yang dihadapi adalah keterbatasan alat produksi, namun hal ini tidak menghambat capaian pelatihan. Diharapkan kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan pendampingan usaha, penyediaan peralatan produksi sederhana, serta penguatan jejaring pemasaran lokal.
PEMANFAATAN PLASTIK DENSITAS RENDAH DAN SABUT PINANG SEBAGAI BAHAN BAKU PAPAN KOMPOSIT Halimatussadiyah; Abdillah, Nuryasin; Saputra, Muhammad Ilham; Hidayat, Rahmat; Febrina, Wetri
Jurnal Teknika Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jt.v17i1.1358

Abstract

Limbah plastik dan limbah perkebunan seperti sabut pinang merupakan masalah lingkungan yang serius karena sulit terurai secara alami. Kota Dumai menunjukkan peningkatan volume limbah plastik dan peningkatan luas perkebunan pinang, namun pemanfaatan limbah plastik dan limbah sabut pinang saat ini belum optimal.  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan papan komposit ramah lingkungan menggunakan limbah sabut pinang dan plastik polietilen berdensitas rendah (LDPE) sebagai bahan baku alternatif. Penelitian menggunakan metode pengempaan panas pada suhu 150°C dan tekanan 25 kg/cm². Komposisi pastik LDPE dan sabut pinang yang diuji adalah 70:30 dan 60:40. Karakteristik papan diuji meliputi kerapatan, kadar air, dan modulus elastisitas (MoE) mengacu pada standar SNI 03-2105-2006. Hasil menunjukkan bahwa papan komposit memiliki kerapatan 0,64 g/cm³ (70:30) dan 0,68 g/cm³ (60:40) dengan kadar air yang memenuhi standar SNI (<14%). Modulus patah untuk rasio 70:30 adalah 87,6 kg/cm², sementara untuk 60:40 adalah 91,4 kg/cm². Secara visual, papan dengan rasio 60:40 memiliki permukaan lebih halus dibandingkan dengan 70:30. Dari hasil penelitian ini bisa disimpulkan bahwa papan komposit berbasis limbah sabut pinang dan LDPE memiliki karakteristik mendekati standar SNI, meskipun tidak menggunakan perekat kimia. Penelitian ini berkontribusi pada solusi pengolahan limbah yang ramah lingkungan sekaligus menghasilkan produk bernilai tambah.
Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Laboratorium Kimia SMK Taruna Persada Dumai Febrina, Wetri; Harfrida, Elisa; Srihandayani, Susy
SMART HUMANITY : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3: September 2024
Publisher : CV. Smart Scienti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium kimia memiliki risiko tinggi karena penggunaan bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan serius jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, penerapan prosedur K3 yang efektif sangat diperlukan untuk melindungi pekerja laboratorium dan lingkungan sekitarnya. SMK Taruna Persada Dumai memiliki laboratorium Kimia yang menunjang kegiatan belajar mengajar di Jurusan Teknik Kimia Industri. Lulusan jurusan ini berpotensi bekerja sebagai analis laboratorium Kimia, oleh karena itu wajib menguasai tentang K3 di laboratorium Kimia. Tujuan dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini adalah memberi pendampingan  pada siswa jurusan Teknik Kimia Industri di SMK Taruna Persada Dumai dalam mengetahui dan memahami peranan K3 di laboratorium Kimia. Pengumpulan kuesioner dilakukan dan didapatkan hasil analisis awal menunjukkan hanya 63% siswa yang memahami potensi bahaya dan adanya hazard di laboratorium Kimia. Setelah kegiatan pendampingan, Tingkat pemahaman siswa akan pentingnya K3 naik menjadi 90%. Peningkatan pemahaman siswa akan pentingnya K3 sangat penting untuk menunjang pekerjaan mereka nantinya di industri.
Pendekatan Six Sigma Dan FMEA Dalam Pengendalian Mutu Crude Palm Oil Febrina, Wetri; Saputra, Juni; Nurhidayati; Sirlyana
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10 No 2 (2025): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v10i2.1183

Abstract

PT.X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa tangki timbun, yang kerap menerima pasokan Crude Palm Oil (CPO) dengan kualitas tidak sesuai standar yang ditetapkan. Kondisi ini menuntut perusahaan untuk melakukan pengendalian kualitas secara berkelanjutan. Salah satu metode yang digunakan adalah Six Sigma, yang berfokus pada upaya meminimalkan cacat produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengurangi jumlah CPO cacat yang diterima perusahaan melalui penerapan metode Six Sigma dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode Six Sigma digunakan untuk menganalisis tingkat kualitas dan menghitung Defects Per Million Opportunities (DPMO), sedangkan FMEA diterapkan untuk menelusuri akar penyebab masalah kualitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai DPMO CPO yang diterima perusahaan sebesar 343.378,53, yang berarti terdapat potensi kegagalan sebesar 343.379 per satu juta sampel, dengan nilai sigma sebesar 1,93. Analisis FMEA mengungkapkan bahwa faktor manusia, khususnya operator yang bekerja tergesa-gesa, memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi yaitu 324. Berdasarkan temuan tersebut, rekomendasi perbaikan yang diusulkan meliputi peningkatan pengawasan karyawan, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih ketat, penyelenggaraan pelatihan berkala, serta pemeliharaan fasilitas dan peralatan secara rutin.
Improving The Quality of Water for Public Consumption in Dumai City,Riau-Indonesia: Perbaikan Kualitas Air Konsumsi Masyarakat di Kota Dumai Wetri Febrina; Yusriza; Sirlyana
Journal of Community Service and Application of Science Vol. 1 No. 1 (2022): JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE AND APPLICATION SCIENCE (JCSAS)
Publisher : KPN Kopertis X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62769/gmp9wb44

Abstract

The poor quality of water that’s available in Kota Dumai has forced some people in the community to consume water that didn’t meet health quality standards. As a result, it had an impact on public health, such as skin diseases and diarrhea. Although the government has made efforts to provide clean water through Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), the benefits can’t reach all of society. There were still many people who were forced to consume this poor-quality water. This community service activity aims to educate society about the importance of clean water for health. And train the community to make simple and low-cost water purifiers. As a result, there was an improvement in water quality after the filtering activity, and there was an increase in public knowledge about the importance of clean water for health. In conclusion, this activity really helped the community to get high quality water at low cost
Rekayasa Kualitas Batu Bata Merah dengan Menggunakan Metode Design of Experiment (Metode Taguchi) Azmi, Azmi; Febrina, Wetri; Abrar, Aidil
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 8 No. 1 (2024): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v8i1.10476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor faktor yang berkontribusi dan parameter optimum pada pembuatan batu bata. Penelitian ini dilakukan di usaha batu bata “Amanah” yang merupakan salah satu usaha di sentra batu bata Purnama kota Dumai yang masih menggunakan cara manual. Metode Taguchi digunakan yang terdiri dari tahap perencanaan, eksperimen, analisa, dan diakhiri dengan tahap eksperimen konfirmasi. Hasil perhitungan S/N ratio menunjukkan bahwa parameter optimum proses pembuatan batu bata adalah penggunaan 90% komposisi tanah liat (A), 1,5 jam untuk waktu pengadukan adonan (B), 15 hari waktu penjemuran (C) dan waktu pembakaran selama 2 hari (D). Sementara itu, kontribusi faktor-faktor terhadap kualitas batu bata dipengaruhi oleh komposisi tanah liat sebesar 35,8% dan 31% waktu pembakaran. Sedangkan waktu pengadukan dan waktu penjemuran masing-masing memberikan kontribusi sebesar 9,4% dan 7,1% dan residual atau faktor error berkontribusi sebesar 16,7%. Hasil eksperimen konfirmasi menunjukkan adanya penurunan jumlah cacat sebesar 33,27%. Hal ini dapat dilihat dari jumlah cacat rata-rata sebelum dilakukan penelitian yaitu sebesar 5,89% dan mengalami penurunan rata-rata jumlah cacat menjadi 3,93% setelah dilakukan penerapan parameter optimum. Sedangkan eksperimen konfirmasi terhadap rata-rata kuat tekan tidak menunjukan adanya perubahan yang signifikan yaitu hanya 1,2%
Waktu Standar Surat Izin Bongkar Palm Kernel Expeller di PT XYZ Dumai Febrina, Wetri; Suarlin, Jhon; Ananda Mawariska, Anggie
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu Perusahaan swasta yang bergerak dibidang industri minyak sawit dengan produksi Refinery, produksi fracsination penimbunan Palm Kernel Expeller (PKE) dan proses Bulking dan shipping di kota Dumai-Riau. PT XYZ masih belum memiliki waktu standar yang akurat dalam proses pengurusan surat izin bongkar palm kernel expeller. Penentuan waktu standar dengan menggunakan metode stopwatch time study. Waktu standar yang dibutuhkan dalam pengurusan surat izin bongkar palm kernel expeller di PT XYZ Dumai adalah 3188 detik dengan 40 kali pengamatan
Pengendalian Kualitas Produk Refined Bleached And Deodorized Palm Kernel Oil Di PT Kuala Lumpur Kepong Dumai Talieris Sarumaha, Junior; Febrina, Wetri; Buchari, Julanos
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal ARTI: Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v16i2.259

Abstract

Kualitas merupakan salah satu faktor penting dalam aktivitas produksi. Hal ini menuntut perusahaan untuk tetap menjaga kualitas produk yang diproduksinya sehingga produknya dapat diterima konsumen serta mampu bersaing di pasar. PT KLK Dumai merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan Crude Palm Kernel Oil (CPKO). Perusahaan ini masih mempunyai permasalahan pada mutu Refined Bleached And Deodorized Palm Kernel Oil (RBDPKO) dimana produk tidak memenuhi parameter yang telah ditentukan yang disebabkan oleh beberapa faktor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah metode Six Sigma. Metode ini terbagi atas 5 tahapan, yaitu Define, Measure, Analyze, Improvement dan Control (DMIAC). Parameter produk dengan persentase cacat tertinggi adalah parameter FFA yaitu 7%, kemudian parameter colour yaitu 5% dan yang terendah adalah parameter Moisture yaitu 1%. Pengujian kapabilitas proses diketahui nilai Cpk FFA 1,62 > 1, nilai Cpk Moisture 2,97 > 1 dan nilai Cpk Colour 1,27 > 1 hal ini menunjukkan bahwa parameter FFA, Moisture dan Colour memenuhi spesifikasi akan tetapi harus dilakukan pemantauan.Faktor yang mempengaruhi kualitas RBDPKO terdiri atas manusia, metode, mesin, material dan lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan pada parameter mutu Produk RBDPKO penulis menerapkan metode 5W-1H.