p-Index From 2021 - 2026
7.844
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Modul ESP32 Sebagai Pengendali Kipas Angin Otomatis Berbasis Jaringan WiFi Nadia Alfi Ni’amah; Husna Lathifunisa Arif; Aryawangi Rahmawanto; Edwyn Wahyu Prasetya; Riza Akhsani Setyo Prayoga; Cendra Devayana Putra
Jurnal Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 3 No. 1 (2026): ILKOMEDIA Edisi Juni 2026
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46510/ilkomedia.v3i1.90

Abstract

Kipas angin konvensional masih menjadi perangkat yang banyak digunakan masyarakat, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia. Di sisi lain kipas angin konvensional masih bergantung pada kontrol manual, kipas sering dibiarkan menyala terus-menerus tanpa memperhatikan kebutuhan pengguna, sehingga penggunaan energi menjadi kurang efisien dan kenyamanan tidak selalu terjamin. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan SmartFan, yaitu sistem pengendali kipas angin berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32, MQTT, dan Flutter mobile application. Sistem ini dikembangkan untuk memberikan kendali kipas yang lebih presisi, responsif, dan mudah digunakan dibandingkan metode konvensional maupun aplikasi pihak ketiga seperti MQTT Dash. Aplikasi Flutter memungkinkan pengguna mengatur kecepatan kipas secara bertahap (0–100%), melakukan kontrol daya, serta memantau status koneksi perangkat secara real-time. Pada sisi perangkat keras, ESP32 dilengkapi dengan WiFi Manager sehingga dapat dikonfigurasi pada berbagai jaringan tanpa proses pemrograman ulang, serta menghasilkan sinyal PWM yang stabil untuk mengatur putaran motor melalui driver L298N. Pemisahan sumber daya antara ESP32 dan motor melalui powerbank dan adaptor 12V terbukti meningkatkan stabilitas sistem dengan mencegah brownout yang biasanya terjadi akibat lonjakan arus motor. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komunikasi MQTT berjalan stabil, respons kendali cepat, dan integrasi antara perangkat keras serta aplikasi berfungsi sesuai tujuan. Secara keseluruhan, SmartFan berhasil dikembangkan sebagai sistem IoT yang efektif, fleksibel, dan mudah digunakan. Penelitian ini juga membuka peluang pengembangan lanjutan melalui penambahan sensor lingkungan, otomatisasi berbasis kondisi dengan kendali jarak jauh berbasis mobile, serta integrasi keamanan MQTT Secure dan platform smart home.
Pengembangan Lms “SIPANDA” Untuk Mendukung Pembelajaran Problem Based Learning Pada Elemen Basis Data Kelas XI RPL SMK Negeri Tambakboyo Rahmatul Ummah; Riza Akhsani Setyo Prayoga
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 4 (2026): IDENTIK - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i4.1665

Abstract

Database learning at SMK Negeri Tambakboyo still relies on multiple platforms, resulting in learning activities that are not integrated into a single system. This condition causes the delivery of learning materials, assignment submission, and learning management to be less organized. This study aims to develop a Moodle-based LMS called “SIPANDA” to support Problem Based Learning (PBL) in the Database subject for Grade XI Software Engineering students and to determine users’ acceptance of the developed system. This research employed the R&D method using the ADDIE development model. The research subjects consisted of 34 students and one Database teacher at SMK Negeri Tambakboyo. Data were gathered through observations, interviews, expert validations, Blackbox Testing, and the Technology Acceptance Model (TAM) questionnaire. The collected data were analyzed using descriptive quantitative techniques. The results showed that “SIPANDA” was successfully developed in accordance with learning needs. The validation results obtained scores of 93% from media experts, 91% from subject matter experts, and 91% from instructional module experts, all categorized as highly feasible. Blackbox Testing indicated that all system features functioned properly according to their intended design. Furthermore, the TAM evaluation demonstrated a very high level of user acceptance across all measured constructs. Therefore, “SIPANDA” is considered highly feasible and well accepted as a learning medium to support the implementation of Problem Based Learning in the Database subject.
Pengembangan LMS “Ngoding.in” dengan model PBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Pemrograman Web Kelvin Dwi Pranata Sembiring; Riza Akhsani Setyo Prayoga
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 4 (2026): IDENTIK - Juli
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i4.1673

Abstract

Learning Management Systems (LMS) support more structured, interactive, and student-centered learning; however, Web Programming instruction still encounters challenges related to fragmented learning materials, separated assignment management, and students’ difficulties in understanding server-side PHP concepts. The ADDIE model was used in this study's Research and Development (R&D) methodology. Students from SMKN 10 Surabaya participated in the study as research subjects. Tests of cognitive learning outcomes, expert validation, interviews, and observations were used to gather data. To ascertain the efficacy of the created LMS, the gathered data was examined utilizing N-Gain analysis, Paired Samples T-Test, Shapiro-Wilk normality testing, and product feasibility assessment. Based on black-box testing, the evaluation results showed that the LMS met all functional requirements and achieved a very feasible categorization. Students' average scores rose from 59.05 on the pre-test to 81.62 on the post-test after implementation. Students' scores before and after utilizing the LMS differed significantly, according to statistical analysis, with a significance value of 0.000 (p < 0.05). Additionally, the N-Gain score of 0.53 was classified as moderate, indicating a significant improvement in cognitive learning outcomes. These results imply that it is possible to include PBL into a Moodle-based LMS for educational purposes and that doing so enhances students' cognitive performance in web programming.
Pelatihan Cybergogy untuk Meningkatkan Kompetensi Kognitif Guru dalam Mengintegrasikan Teknologi Digital pada Pembelajaran: Pengabdian Riza Akhsani Setyo Prayoga; Mohammad Wildan Habibi; Elvira Wardah; Bambang Sujatmiko; Harun Al Rosyid
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7618

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, khususnya pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi (cybergogik). Namun masih banyak guru yang kurang memahami pentingnya teknologi dalam pembelajaran. Hal ini bisa mempengaruhi guru terutama profesionalisme dalam memanfaatkan teknologi. Masalah lain yang muncul bisa mempengaruhi siswa dalam proses belajar mengajar sehingga pembelajaran tidak hanya ceramah saja tetapi bisa membuat suasana belajar menjadi menarik untuk siswa. Oleh karena itu sosialisasi metode cybergogik ini diperlukan agar para guru bisa memanfaatkan teknologi secara maksimal sehingga pembelajaran tidak hanya di isi oleh ceramah namun bisa disisipkan teknologi seperti pemanfaatan LMS / E-Learning / Artificial Intelligence yang membuat pembelajaran semakin menarik dan mampu membantu dalam menyampaikan tujuan pembelajaran ke siswa dengan mudah. Selain itu kegiatan ini juga mendukung SDGs 4 yaitu pendidikan yang berkualitas. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini adalah meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru tentang cybergogik. Peningkatan rata-rata sebesar 21,923 poin menunjukkan bahwa setelah mengikuti pembelajaran, kemampuan peserta didik mengalami peningkatan yang nyata. Harapan pada kegiatan ini adalah bisa berlanjut pada materi yang mendalam terkait cybergogik beserta lebih banyak dalam praktik.
Pemanfaatan Kelayakan Investasi Sistem Point of Sales Pada Dapoer Mie Galau Riza Akhsani Prayoga; Asep Syahrul Mubarok
Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis Vol 1 No 1 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jteb.v1i1.4121

Abstract

Dapoer Mie Galau adalah salah satu tempat penyaji makanan favorit yang ada di KotaMalang. Meski ramai dikunjungi oleh pembeli, namun ada proses bisnis di Dapoer MieGalau yang masih dilakukan secara manual sehingga terjadi kesalahan komunikasi antardivisi dalam melayani para pelanggannya. Dalam hal ini diperlukan sebuah sistem Point ofSales untuk mengatasi permasalahan yang ada. Selain itu juga diperlukan observasidengan mengunjungi Dapoer Mie Galau serta melakukan berbagai analisa perhitunganguna menilai kalayakan investasi yaitu dengan Sistem Point of Sales. Dengan penerapanSistem Point of Sales, didapatkan hasil reduksi biaya belanja kertas nota untuk pembelianmaupun untuk pembayaran di kasir serta reduksi jumlah pegawai di Dapoer Mie Galausehingga tidak membutuhkan banyak pegawai dan meningkatkan efisiensi dalam bekerja.Pemanfaatan kelayakan sistem ini didapatkan dari Payback Period pada tahun pertamaserta dapat meningkatkan produktivitas sebesar 7,6 %.Kata Kunci: Analisis Kelayakan Investasi, Point of Sales, Kota Malang, Dapoer Mie Galau
Co-Authors Achmad Muzakki Adinda Ayu Shavira Adzanil Rachmadhi Putra Adzanil Rachmadi Putra Ahmad Wali Satria Bahari Johan Akbar, Muhammad Sonhaji Angga Lisdiyanto Anjas Ardiansyah, Muhammad Ardhini Warih Utami, Ardhini Warih Aris Kusumawati Aris Kusumawati Aryawangi Rahmawanto Asep Syahrul Mubarok Asep Syahrul Mubarok Azhar, Astari Shofaatul A’la, Fiddin Yusfida Bagaskara, Dominggo Bayu Bambang Sujatmiko BAMBANG SUJATMIKO Birgita Yolanda Hermawan Cendra Devayana Putra Cinthya, Monica Dahliar Ananda Devandro Alifiano Dewi Rahmawati Dwi Ardhani, Yuniar Dwi Hariyanto, Muhammad Dwi, I Kadek Edwyn Wahyu Prasetya Elfaiz, Ersha Aisyah Elvira Wardah Ersha Aisyah Elfaiz Ersha Aisyah Elfaiz Fajrul Fallah Arrafi Fandisya Rahman Farhanna Mar&#039;i Fauzan Nusyura Fauzan Nusyura Fauzan Nusyura Fery Almas Ariansyah Fiddin Yusfida A’la Fitrani, Laqma Dica Harun Al Rosyid Husna Lathifunisa Arif Ichsan Khoirudin, Machfud Istiyanto, Noerma Pudji Jenny Ghifrina Kelvin Dwi Pranata Sembiring Kharisma Monika Dian Pertiwi Laqma Dica Fitrani Larasati, Fannijara Enggar Lia Dwi Rusanti M. Ghouzul A’dhom Machfud Ichsan Khoirudin Machfud Ichsan Khoirudin Maharani, Masti Fatchiyah Mastuty Ayu Ningtyas Moh, Andi Luthfi Mohammad Sholik Mohammad Wildan Habibi Mohammad Wildan Habibi, Mohammad Wildan Monica Cinthya Mubarok, Asep Syahrul Muhammad Anjas Ardiansyah Muhammad Falikhuddin Daffa Muhammad Farhan Abdillah Sholeh Muhammad Ilham Alhari Muhammad Iqbal Hafish Setiawan Muhammad Nasrullah Muhammad Rashid Syaputra Muhammad Sonhaji Akbar Muhammad Sonhaji Akbar Muhammad Taufikurrahaman Mustafa Kamal Mustafa Kamal Nadia Alfi Ni’amah Nicko Nur Rakhmaddian Nicko Nur Rakhmaddian, Nicko Nur Nisa Dwi Septiyanti Nugraha, Bintang Rassya Pratiwi Susanti Rahmatul Ummah Rashid Syaputra, Muhammad Raulia Riski Rizky Basatha Rizky Basatha Rizky Fenaldo Maulana Rosyid Abdilah Sekar Widyasari Putri Shanaya Lubna Dio Steven Angkawidjaja Suseno, Tarangga Atha Putra Tanzilal Mustaqim Titus Kristanto Tracy Olivia Vagnes Angela Wachda Yuniar Rochmah Wahyuddin S Wardah, Elvira Yayu Melani Safitri Karoho Yohanes Setiawan Yohanes Setiawan Zulatifa, Nelani Shafatia