Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Analisis Wacana Kritis untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Ideologi dan Relasi Kuasa dalam Teks Digital Faisal Faisal; Muhammad Rapi; Suriadi Suriadi; Suarni Syam Saguni; Irma Satriani
Abdimas Langkanae Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v6i2.881

Abstract

Pelatihan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. van Dijk dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi kritis anggota eLTIM FBS UNM dalam membaca ideologi dan relasi kuasa pada teks digital. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas mahasiswa dalam mengakses berita daring, opini, dan media sosial yang belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan analisis kritis dan sistematis. Pelatihan dilaksanakan melalui empat tahap utama, yaitu pemaparan konsep, praktik analisis teks digital, diskusi kelompok, dan presentasi hasil analisis. Materi difokuskan pada tiga dimensi AWK van Dijk, yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil kegiatan menunjukkan capaian rata-rata peserta sekitar 82%. Sebanyak 88% peserta mampu memahami struktur teks, 84% memahami kognisi sosial, 82% memahami konteks sosial, 80% mampu mengidentifikasi ideologi, dan 78% mampu membaca relasi kuasa dalam teks digital. Peserta juga menunjukkan kemampuan menghubungkan bukti tekstual dengan konteks sosial serta menyusun dan mempresentasikan hasil analisis secara sistematis. Pelatihan ini mendorong pergeseran pola membaca dari pemahaman isi menuju pembacaan yang lebih kritis, berbasis bukti, dan kontekstual. Dengan demikian, AWK model Teun A. van Dijk dapat digunakan sebagai perangkat penguatan literasi kritis mahasiswa dalam memahami teks digital sebagai ruang konstruksi representasi, ideologi, dan relasi kuasa.
Co-Authors A. Asnawi Saputra A. Sanaul Hasanah Abdul Aziz Abdul Garif Adriana Adriana Afifah Inayah Dzakiroh Aida Butsainah AJ., Andi Agussalim Akbar Rezki Ramadhan Ambo Dalle Ameliah Merdeka Putri Ana Suka Dema Andi Fatimah Yunus Andi Fatwa Anugerah Andi Iswiranda AJ Andi Reski Ramadani Andi Rian Andi Sahtiani Jahrir Andira Putri Ramadhani Anita Candra Dewi Annisa Nur Afiat Humaira Annisa Putri Achmad Anshari Anshari Anshari Anshari Arnianti Parnisiska Aslan Abidin Asriadi Aulia Nurkhasanah Aulia Ulva Azis Azis Baharman Baharman Baharman, Baharman Bungatang Bungatang Didik Sabrullah Eka Riskawati Elvira Dwi Suci Esau Prendianto Fadhlur Rahman Faisal Faisal Fandi Syukur Fauziah Nurul Islamiah Fenny Juniza Fabiola Filawati Filawati Hafifah Nur Azizah Hajrah Hajrah Hajrah Hajrah Hasmawani Rasyid Helmiani Helmiani Herlina, Resky Hernika Hernika Ika Sartika Imelia Kristi Rante Allo Indah Latto Indriani Indah Irfandi Irfandi Irma Irma Satriani Johar Amir Juanda, Juanda Kasmawati Khairunnisa Khairunnisa La Ode Muhammad Fahmi Mahmudah Mahmudah Mayong Mayong Milka Adriani Muh As'ad Muh Nurwahyu Muh. Alfian Tufli Muhammad Fikril Machmuddin Muhammad Ikhsan Muhammad Rapi Munawarah Munawarah Nabila Abd. Kadir T Nanda Ananto Nensilianti Nensilianti Niken Salsabila Novy Hidayanti Nur Amalia Hastab Nur Fadilah Nur Rahma NurAinun Pratidina Nurfadillah Abdullah Nurfandiati Nurfandiati Nurul Fakhriyah Arief Nurul Fitriani Fitri Rahma Muwinda Rahmania Rasyid Rahmawati Rahmawati Raisha Ardhini Ranakati Ranakati Ridwan Ridwan Rizma Aulia Umsyani Sadriah Sadriah Santi Julianti Shiva Putri Maulida Siti Anisya Siti Arisa Erlin Sri Najmah DS Sri Novi Ramadani ST. Muthiah Azizah Makmur Suriadi Suriadi Syamsudduha Syamsudduha Talitha Cahyarani Suriyadi Tri Ananda Tri Cahyaningsih Triatuti Triastuti Ummu Khairiah. M Usman Usman Viladelvia Tuangin Vivi Adriana Latif Wika Anggreni