Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Ketakutan terhadap Kematian sebagai Manifestasi Gangguan Cemas Menyeluruh pada Lanjut Usia di Masa Pandemi COVID-19: Laporan Kasus Iffah Nabila; Era Catur Prasetya
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.162

Abstract

Gangguan Cemas Menyeluruh (GAD) pada lanjut usia sering kurang terdiagnosis akibat tumpang tindih gejala dengan proses penuaan normal, terutama diperburuk stresor pandemi COVID-19 seperti paparan berita kematian berkelanjutan. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan manifestasi klinis, proses diagnostik, dan penatalaksanaan biopsikososial GAD yang dipicu kecemasan kematian terkait pandemi pada pasien wanita berusia 60 tahun. Menggunakan pendekatan deskriptif observasional kualitatif di Poli Psikiatri RS Muhammadiyah Lamongan, sampel purposif tunggal memenuhi kriteria inklusi cemas berlebih ≥6 bulan dengan onset pandemi tanpa komorbiditas kognitif/medis. Instrumen mencakup auto/heteroanamnesis, pemeriksaan status psikiatri komprehensif, skala GAF (skor 51-60), dan kriteria DSM-5-TR/PPDGJ III, dianalisis melalui triangulasi sumber dan analisis konten tematik. Hasil menunjukkan ketakutan kematian harian sulit dikendalikan, gejala somatik (gemetar, gelisah), insomnia dengan kognisi terjaga. Penatalaksanaan terintegrasi meliputi sertraline 50 mg/hari, trazodone dosis rendah, psikoterapi suportif, dan psikoedukasi keluarga efektif mengurangi gejala. Temuan ini menggarisbawahi stresor pandemi sebagai pemicu utama GAD pada lansia dan urgensi skrining dini.
Gangguan Psikotik Kronis dengan Ketidakpatuhan Pengobatan pada Skizofrenia Paranoid: Laporan Kasus Muhammad Rafi Zufar Priyambodo; Era Catur Prasetya
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.164

Abstract

Skizofrenia paranoid merupakan gangguan psikotik kronis dengan prevalensi global 0,3-1% yang menyebabkan distress berat melalui halusinasi multi-modal dan ketidakpatuhan pengobatan, terutama pada pasien pasca-migrasi kerja di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan kasus, menganalisis faktor etiologis, dan mengevaluasi terapi kombinasi trifluoperazine-clozapine. Menggunakan desain studi kasus observasional deskriptif kualitatif, populasi pasien dewasa RS Muhammadiyah Lamongan disampling purposive menjadi Tn. K (45 tahun). Instrumen mencakup auto/heteroanamnesis, status mental, dan rekam medis; analisis melalui pengkodean tematik dan GAF/DSM-5. Hasil menunjukkan halusinasi auditorik-visual persisten 16 tahun, GAF 21-30, diagnosis F20.0, dengan respons awal baik terhadap trifluoperazine 5 mg BID dan clozapine 25 mg OD. Kesimpulan menegaskan pendekatan biopsikososial multidisipliner meningkatkan kepatuhan dan fungsi sosial pada kasus resisten, dengan implikasi monitoring berkala di setting primer.
Skizofrenia Paranoid dengan Gangguan Insight dan Kepatuhan Terapi: Sebuah Laporan Kasus Shelly Oktifani Rahmasita; Era Catur Prasetya
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i1.165

Abstract

 Skizofrenia paranoid yang ditandai gejala positif dominan seperti halusinasi auditorik dan waham kejar menimbulkan tantangan signifikan pada dewasa muda akibat gangguan insight dan ketidakpatuhan terapi, terutama di Indonesia dengan prevalensi 1,7 per 1000 dan kepatuhan rendah 50%. Mendokumentasikan perjalanan klinis, diagnosis, dan tatalaksana skizofrenia paranoid dengan gangguan insight. Studi kasus observasional deskriptif kualitatif di RS Muhammadiyah Lamongan menggunakan auto/heteroanamnesis, pemeriksaan status mental, skala GAF; analisis tematik dengan triangulasi DSM-5-TR/PPDGJ-III. Sampel purposive tunggal AS (laki-laki, 21 tahun, onset 2024).  Pasien mengalami bisikan auditorik, bayangan visual sejak 2024, perubahan perilaku, penolakan pengobatan menyebabkan kekambuhan 2025; diagnosis F20.0, capai GAF 81-90 pasca-terapi aripiprazole 5 mg BID plus trihexyphenidyl. Kombinasi farmakoterapi, psikoedukasi, sleep hygiene, dan dukungan keluarga berhasil mengontrol gejala serta fungsi optimal, menegaskan pentingnya intervensi biopsikososial komprehensif untuk pencegahan kekambuhan di pelayanan prime.
HUBUNGAN ANTARA PERAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN RESIKO DEPRESI PERINATAL DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH SURABAYA Achmada Nadia Shobrina; Era Catur Prasetya; Ninuk Dwi Ariningtyas; Uning Marlina
Proceeding Series Universitas Muhammadiyah Surabaya Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : P3I Universitas muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ps.v2i1.19422

Abstract

Perinatal depression is a feeling disorder that occurs during pregnancy or after pregnancy or both that lasts more than 14 days and interferes with the mother's quality of life. Perinatal depression appear as the result of various risk factor, divided into family factor, family financial factor, mother’s health factor and demographics factor. to determine the relationship between the role of family support and the risk of perinatal depression at the Muhammadiyah Hospital in Surabaya. This research was conducted with analytic observational using cross sectional method. Respondents were selected by simple random sampling technique. A total of 96 respondents obstetric polyclinic patients at Muhammadiyah Surabaya Hospital filled out the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) questionnaire and the Apgar Family questionnaire. Data were analyzed using the Spearman correlation test on the SPSS platform. The results of this study were obtained for good family support obtained 80 (83.3%), not good 11(11.5%) and those who get family support are not good 5 (5.2%). For the results of the level of depression, it was found that 38 people (39.6%) had no risk of depression, 30 people (31.3%) had disorders that might cause discomfort and 28 people (29.2%) were at risk of depression. The results of the Spearman bivariate test analysis yielded a value of p = 0.047 (p <0.05) and r = -0.204.The results of this study indicate that there is a relationship between family support and perinatal depression. There is a significant relationship between family support and perinatal depression at Muhammadiyah Surabaya Hospital.Keyword: Family Support, perinatal depression
Co-Authors Abiola, Tajudeen Achmada Nadia Shobrina Adi Satria Nugraha Ahmad Firdaus, Ahmad Aisah Ibrahimiyah, Nur Akil, Syafarinah Nurhidayah Al Qassam, Izzuddin Ali Mustofa Alwi, Muhammad Najib Mohamad Amandya, Ajeng Khalisyah Putri Anisatul Hamida Anisatul Hamida Annas Adimara Aqila, Putri Arif Gunawan Atsira, Olga Ayu Tsalis Saputri Azalika Kansa Namira Bela Auliya Puspita Ningrum Damba Bestari Dinata, M. Thoriq Satria Dwi ariningtyas, Ninuk Dwiputri, Adelita Vega Faadhilah, Aisyah Gina Noor Djalilah Hamida, Anisatul Haniifah, Ulaa Hapsari, Ainun Nadya Iffah Nabila Indrawati, Nina Devi Intan Afifah Irkadiratna, Aderisti Kamila Aisyah Khadijah Hasanah Abang Abdullah Kharisma Sukma Nanda Khofifah Dwi Oktaviana Laily Irfana, Laily Lens Hanin Herda Zhafirah Lestari , Rizky Dwi Lestari Basoeki Lia Lisa Arista Lucky Dyah Oktaviyanti M Dedi Dermawan Mahyuddin, Muhammad Hanun Marlina, Uning Maya Rafida Maya Rafida Meilaniwati Sarfa Melati Wahyurini Muhammad Anas Muhammad Anas Muhammad Hanun Mahyuddin Muhammad Muslih Muhammad Rafi Zufar Priyambodo Muhammad Ramzi Muhammad Ramzy Muhammad Tegar Nugraha Muhammad Tegar Prasetya Mundakir Nabiila, Alyaa Narulitia, Adinda Nerly, Wichda Shirosa Nina Devi Indrawati Ninuk Dwi Ariningtyas Nova Primadina Nugraha, Adi Satria Nugraha, Muhammad Tegar Nur Azizah, Feelinda Nur Mujaddidah Mochtar Nurissyita, Al Mas Oktaviyanti, Lucky Dyah Prastya, Aldo Dwi Prijambodo, Tjatur Putri Aqila Rafida, Maya Ramzi, Muhammad Reliani Reliani, Reliani Rianto, Chintya Rosalina Allodya Rini Kusumawardhany, Rini Rohmah, Lina Nur Hidayahtur Roni Subagyo Roni Subagyo Secka, Absa Setiobudi, Karen Delicia Shelly Oktifani Rahmasita Sihombing, Linda Agustina Sobirin, Burhansyah SOETJIPTO . Subagyo , Roni Subagyo, Roni Suci Arofa, Erliza Sudirman, Choiros Sirli Ulaa Haniifah Ulaa Haniifah Yelvi Levani Yumna, Insira Yustika Izziyatu Anindita Yustika Izziyatu Anindita Yustin, Annisa Zuhrina Irma A’tiana