Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Tes Keterampilan Proses Sains Untuk Pembinaan Olimpiade Sains Di SMPN 20 Mataram I Putu Artayasa; Muhlis Muhlis; Gito Hadiprayitno; I Wayan Merta; Karnan Karnan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.159 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.318

Abstract

Abstract: Keberhasilan siswa dalam lomba olimpiade sains memberikan informasi tentang keefektifan guru dalam pembinaan olimpiade sains di sekolahnya. Analisis situasi di SMPN 20 Mataram menunjukkan bahwa prestasi siswa dalam lomba olimpiade sains tersebut belum optimal. Proses pembinaan olimpiade sains oleh guru IPA lebih banyak melalui pembahasan tes yang lebih mengarahkan siswa menghapal jawaban tes, padahal tes olimpiade sains selama ini lebih menuntut siswa berpikir tingkat tinggi dan menerapkan keterampilan proses sains dalam menjawab tes. Dengan demikian, dilakukan pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan kemampuan guru IPA SMPN 20 Mataram dalam pembinaan olimpiade sains, terutama dalam melatih keterampilan proses sains siswanya. Peningkatan kemampuan guru tersebut dilakukan melalui pendampingan guru dalam mengembangkan tes keterampilan proses sains. Pendampingan ini dilakukan melalui kegiatan pelatihan penyusunan tes keterampilan proses sains dan kunjungan dari tim pengabdian ke sekolah untuk mendiskusikan kesulitan yang masih dihadapi guru dalam mengembangkan tes olimpiade sains. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa guru IPA di SMPN 20 Mataram menjadi lebih mengenal karakteristik tes olimpiade sains termasuk teknik mengembangkan tes keterampilan proses sains, serta memiliki peningkatan keterampilan dalam mengembangkan tes terutama yang berkaitan dengan penerapan keterampilan proses sains. Keywords: IPA; keterampilan proses sains; olimpiade sains nasional
Pelatihan Pemantapan Konsep Materi Fisika dan Pengukuran Bagi Guru IPA di SMPN 9 Mataram Aris Doyan; Susilawati Susilawati; Syamsul Bahri; Muhlis Muhlis; I Putu Artayasa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.339 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v2i1.333

Abstract

Abstrak: Mata pelajaran IPA merupakan mata pelajaran pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang materinya merupakan keterpaduan antara biologi, kimia dan fisika. Namun, masih banyak guru yang belum memiliki latar belakang pendidik IPA. Guru IPA di SMP kota Mataram kebanyakan berlatar belakang biologi, maupun fisika. Bagi guru yang memiliki latar belakang pendidikan biologi, mereka merasa kesulitan dalam membimbing siswanya untuk mengkaji materi fisika. Dengan terpaksa guru IPA yang tidak mempunyai latar belakang IPA secara utuh harus tetap mengajarkan IPA kepada siswanya, akibatnya siswa tidak dapat memahami materi IPA secara utuh. Berdasarkan analisis kompetensi dasar pada masing-masing jenjang kelas di SMP, terdapat 33% kompetensi dasar yang merupakan kajian fisika, dan sisanya 67% merupakan kajian biologi dan kimia. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, guru IPA yang tidak memiliki latar belakang IPA secara utuh merasa kurang percaya diri dalam menyampaikan materi IPA. Pelatihan yang dilaksanakan mendapatkan respon positif dari guru peserta dan pelaksanaan PKM berhasil diketahui dari tingkat kehadiran peserta mencapai 90%.. Keywords: Materi fisika dan Pengukuran.
Penyuluhan Pembuatan Awetan Tumbuhan dan Hewan Sebagai Media Pembelajaran IPA I Putu Artayasa; Muhlis Muhlis; Agus Ramdani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.049 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.832

Abstract

Spesimen awetan tumbuhan dan hewan merupakan media pembelajaran yang sangat dibutuhkan untuk mengkonkritkan materi pembelajaran IPA khususnya pada materi biologi. Tujuan pengabdian adalah memberikan penyuluhan kepada guru SMPN 20 Mataram tentang teknik pembuatan awetan tumbuhan dan hewan. Penyuluhan dilakukan melalui metode diskusi, demonstrasi dan praktek pembuatan spesimen awetan tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dan hewan yang diawetkan adalah makhluk hidup yang seringkali dijumpai siswa dalam kehidupan sehari-harinya, seperti kupu-kupu, belalang, lebah, capung, kumbang, moluska, dan berbagai jenis tumbuhan berukuran kecil seperti tumbuhan paku rumputan. Spesimen awetan yang dibuat berupa awetan kering dan basah. Penyuluhan dilakukan oleh tim pengabdian yang terdiri dosen, laboran, dan mahasiswa FKIP Universitas Mataram, sementara peserta pengabdian terdiri 20 orang guru. Evaluasi terhadap efektivitas kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui pengamatan keterlaksanaan pengabdian dan penyebaran angket kepada peserta untuk mendapatkan data dampak yang mereka peroleh setelah pengabdian dilakukan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru antusias membuat spesimen awetan kering berupa insektarium, herbarium, dan awetan cangkang moluska, serta awetan basah cacing dan ikan. Peserta pengabdian mendapatkan peningkatan wawasan dan keterampilan dalam membuat spesimen tumbuhan dan hewan. Kesimpulan dari pengabdian adalah penyuluhan yang dilakukan melalui diskusi, demonstrasi, dan pendampingan pembuatan spesimen awetan tumbuhan dan hewan berdampak meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta membuat awetan tumbuhan dan hewan tersebut.
Penyuluhan Pembuatan Video Animasi Pembelajaran Di SMPN 3 Mataram I Putu Artayasa; Muhlis Muhlis; Aa Sukarso; Gito Hadiprayitno
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.669 KB)

Abstract

Selama pandemi Covid-19, siswa SMPN 13 Mataram melaksanakan kegiatan Belajar Dari Rumah (BDR) dan sejak pertengahan tahun 2021 siswa telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas disamping tetap melaksanakan pembelajaran daring dari rumah. Permasalahannya, partisipasi siswa dalam pembelajaran daring sangat minim dan siswa kurang termotivasi mengerjakan tugas-tugas pembelajaran, sehingga perlu diupayakan strategi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan penerapan video animasi yang menarik minat belajar siswa. Namun, banyak guru belum  mempunyai pengalaman membuat video animasi, sehingga dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan memberikan penyuluhan pembuatan video animasi kepada guru-guru di SMPN 13 Mataram. Metode  pelaksanaan pengabdian adalah ceramah, diskusi dan pendampingan pembuatan video animasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengamatan dan pengisian angket respons guru terhadap kegiatan pengabdian. Peserta pengabdian adalah sepuluh orang guru SMPN 3 Mataram.  Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukan bahwa peserta pengabdian memberikan respons positif terhadap pelaksanaan pengabdian. Pendapat peserta pengabdian adalah sebelum penyuluhan mereka mengalami banyak kesulitan membuat video animasi dan setelah pengabdian mereka merasakan cukup mudah membuat video animasi. Kesimpulan adalah kegiatan pengabdian ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi guru membuat video animasi pembelajaran.
Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Komunikasi Pemasaran Digital Pada UMKM di Desa Sigar Penjalin, Lombok Utara Hartin Nur Khusnia; Muhlis Muhlis; Yulanda Trisula Sidarta Yohanes
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 6 No 1 (2022): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v6i1.517

Abstract

The COVID-19 pandemic situation forces humans to minimize physical social interaction. In this context, the media in the network becomes the choice of means of interaction and communication so that each individual can stay connected. In such a situation, everyone is required to be able to adapt, including UMKM actors. However, the skill of UMKM actors in Sigar Penjalin village in utilizing digital media as a means of marketing communication is minimal, as well as the lack of ability to manage brands. Therefore this community service program carries the theme of training and assistance in implementing digital marketing communications. This activity aims to increase the knowledge and skills of UMKM actors to optimal in utilizing digital media as a means of marketing communication and the ability to manage brands well. The results of activities to increase the expertise of UMKM actors were carried out through training and mentoring focusing on the material on social media marketing and brand management. Through the training and mentoring, participants are equipped with knowledge about social media geography, product packaging, the importance of brands for producers and consumers, brand development models, and logo design using the Canva application.
Pelatihan Komunikasi Pemasaran Digital dalam Mempromosikan Gerabah Desa Banyumulek, Kediri, Kabupaten Lombok Barat Muhlis Muhlis; Hartin Nur Khusnia; Yulanda Trisula Sidarta Yohanes
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 5 No 3 (2021): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v5i3.516

Abstract

Banyumulek Village, Kediri, West Lombok, is a famous pottery producer and visited by many tourists. However, the COVID-19 pandemic resulted in fewer tourists visiting Lombok, thus affecting the sales of pottery produced by Banyumulek Village. Based on this background, this service activity aims to support the promotion of pottery produced by Banyumulek Village residents through digital marketing communication training. The method of implementing this activity is to socialize the importance of using digital media as an online marketing tool during the pandemic and teach participants how to create creative content and attract public attention by utilizing social media to promote Banyumulek Village pottery products. From the results of the activity, it is known that the majority of participants (88.23%) have used social media as promotional media, of which 38.89% used Facebook, 33.33% used WhatsApp, and 27.78% used Facebook, Instagram, and WhatsApp as social media in promoting pottery products. However, the less attractive message design makes the results will be not optimal. To that end, the service team shared knowledge and hands-on practice regarding the preparation of instant messages and shooting techniques to obtain materials or digital promotional content for Bayumulek Village pottery products on the participants' social media.
Pengembangan Perangkat Perkuliahan Berbasis Pendekatan Saintifik di Program Studi Magister Pendidikan IPA Jamaluddin Jamaluddin; A Wahab Jufri; Muhlis Muhlis
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.744 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v3i1.51

Abstract

Penerapan Pendekatan saintifik dalam kegiatan pembelajaran bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa dalam mengenal, memahami  materi kuliah menggunakan pendekatan ilmiah. Perangkat perkuliahan yang berbasis pendekatan saintifik dapat melatih dan memberikan pengalaman belajar yang menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan tentang IPA dan pendidikan IPA dapat diperoleh dari mana saja, kapan saja, dan tidak bergantung pada informasi searah dari dosen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  mengembangkan perangkat perkuliahan berbasis pendekatan saintifik dalam bentuk RPS dan RTM, dan untuk meningkatkan kompetensi paedagogik dosen khususnya dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program pembelajaran yang berbasis pada pendekatan saintifik di PSMPIPA Pascasarjana Universitas Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian  pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari Soegiono (2009) & Putra (2011). Analisis data menggunakan teknik analiasis deskriptif interpretative.. Untuk meningkatkan kemampuan pedagogik dosen dilakukan pembahasan RPS dan RTM melalui kegiatan Fokus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian dan pengembangan berupa RPS dan RTM berbasis pendekatan saintifik yang dalam pengembangannya merujuk pada Standar Proses dalam Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Potential Carbon Content in The Coastal Mangrove Forests Area Of West Lombok District, West Nusa Tenggara Province Haryani Haryani; Muhlis Muhlis; Didik Santoso
Jurnal Biologi Tropis Vol. 22 No. 3 (2022): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v22i3.3647

Abstract

Mangrove forests have very important ecological functions for coastal areas as carbon stores so this study aims to determine the potential carbon content of mangrove forests. The implementation of this research is in the coastal area of ​​West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province. Two locations were found, namely Sekotong Beach and Cemara Beach. This research method uses a survey method. Data were analyzed by IPCC analysis method. The results showed that at Cemara Beach the highest carbon content was produced in the mangrove species Avecennia lanata, with the total carbon content and carbon absorption being 7,456 tons C/ha and 27,364 tons CO2/ha. while at Sekotong Beach the carbon content is found in the Avecennia lanata species, with a total carbon content of 2,847.6 tons C/ha and carbon sequestration of 10,067.54 tons CO2/ha. The difference in potential carbon content on the two beaches in West Lombok district is due to because the soil conditions are different but the carbon content is still good enough for the potential carbon content in the coastal mangrove ecosystem area of ​​West Lombok Regency, West Nusa Tenggara.
The Validity of Android-Based Biology Teaching Materials to Improve Students' Concept Mastery Kurnia Dewi Rusdiana Putri; Muhlis Muhlis; Agus Ramdani
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 9, No 2: December 2021
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.226 KB) | DOI: 10.33394/j-ps.v9i2.4202

Abstract

This study aims to develop appropriate android-based teaching materials to improve students' mastery of concepts. This study is a qualitative descriptive study to assess and obtain the quality of a valid android-based learning material knowledge instrument to improve students' conceptual mastery skills. In addition to developing android-based biology teaching materials, researchers also develop a syllabus, lesson plans (RPP), and students' concept mastery instruments. Data collection techniques use validation sheets by three expert lecturers who are competent in their field. The data analysis technique uses the Aiken'V index. The results of the feasibility test show that: 1) android-based biology teaching materials (0.83); 2) Syllabus (0.82); 3) RPP (0.82); and 4) concept mastery instruments (0.78) categorized as very valid and valid criteria. In conclusion, this android-based biology teaching material is feasible to be applied and implemented in learning.
Perkembangan Kecenderungan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Biologi di MAN 2 Mataram Adinda Putriningtyas; Muhlis Muhlis; Imam Bachtiar
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3b (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3b.746

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi yang sangat dibutuhkan di abad ke 21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai kecenderungan berpikir kritis siswa pada materi biologi, mengetahui perbedaan kecenderungan berpikir kritis siswa pada materi biologi antar tingkatan kelas, mengetahui perbedaan nilai kecenderungan berpikir kritis siswa perempuan dengan laki-laki pada materi biologi, dan hubungan korelasi antara kecenderungan berpikir kritis dengan hasil belajar biologi siswa MAN 2 Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, dan XII jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) di MAN 2 Mataram. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah cluster random sampling yang dimana setiap tingkatan kelas dipilih 2 kelas secara random untuk mewakili tiap tingkatan kelasnya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan berpikir kritis siswa MAN 2 Mataram pada materi biologi tergolong positif. Penelitian ini juga menemukan bahwa kecenderungan berpikir kritis siswa kelas XII berbeda secara signifikan dengan siswa kelas X dan kelas XI. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa di kelas yang tinggi mempunyai nilai kecenderungan berpikir kritis yang berbeda dan lebih tinggi daripada siswa dari kelas di bawahnya. Dilihat dari perbedaan jenis kelamin, kecenderungan berpikir kritis siswa perempuan dan laki-laki tidak memiliki perbedaan yang signifikan, dan tidak terdapat pula interaksi antara kelas dengan jenis kelamin dalam menentukan kecenderungan berpikir kritis materi biologi pada siswa. Terdapat hubungan korelasi yang positif dan signifikan antara kecenderungan berpikir kritis dengan hasil belajar biologi siswa MAN 2 Mataram.