Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL SWARNABHUMI

ANALYSIS OF SAND DUNES DAMAGES USING REMOTE SENSING METHOD IN PARANGTRITIS KRETEK BANTUL Wenang Anurogo; Muhammad Zainuddin Lubis; Eni Heldayani
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.398 KB) | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v2i2.1448

Abstract

ABSTRAKIndonesia passed the equator make Indonesia get some kind of wind. The wind helps the formation ofsand dunes such as those on parangtritis. Human population is growing and is not supported by theincrease of the land, then the existence of sand dunes began to interfere with land transfer function for thefulfillment of human needs. The purpose of this research is to determine the extent of damage andreduction of the sand dune area in parangtritis and the cause of its damage. The method used in thisresearch is the extraction of information from spatial data in each year of data recording then analyzed toobtain data or information regarding changes in sand dunes area. The interpretation results show that thearea of sand dunes in 2003 was 277,083 Ha, while the area of sand dunes with visual interpretation of theimage of 2015 shows that the current sand dune area is 169.378 Ha. The results of both areas of the sanddunes experienced a reduction of 107,705 hectares or it can be said that the sand dunes area over the yearspan experienced a reduction of 47.4%.Key Word: Sand dunes; Spatial Data; Land Transfer Function.
DAMPAK DAN SKENARIO KENAIKAN TINGGI MUKA AIR LAUT TERHADAP PENUTUP LAHAN (STUDI KASUS: KECAMATAN GUNUNG KIJANG, PULAU BINTAN) Nirwana Wau; Wenang Anurogo; Muhammad Zainuddin Lubis; Muhammad Ghazali
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v7i1.6507

Abstract

Perubahan iklim mempengaruhi komunitas dan wilayah di seluruh dunia. Perubahan iklim merupakan akibat dari pemanasan global yang disebabkan oleh peningkatan gas rumah kaca yang disebabkan oleh aktivitas manusia.Sektor terbesar emisi gas rumah kaca adalah industri, transportasi dan rumah tangga. Peningkatan konsentrasi beberapa gas rumah kaca telah menyebabkan peningkatan penyerapan energi matahari dan peningkatan refleksi panas matahari, sehingga meningkatkan suhu di bumi dan memicu perubahan iklim, sehingga secara tidak langsung meningkatkan jumlah air di laut dan menyebabkan kenaikan permukaan laut. Naik karena pemuaian air laut dan pencairan salju. Di kutub utara dan selatan bumi. Satu dampak perubahan iklim mungkin memiliki banyak dampak yang berbeda. Di antara banyak kemungkinan dampak pemanasan global, masalah yang paling sering dibahas adalah terkait dengan kenaikan permukaan laut. Pengukuran tinggi muka air laut ini dengan berkembangnya teknologi, pengukuran tinggi muka air laut dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan menggunakan citra satelit SPOT 5 untuk merekam perubahan muka air laut secara berkala dan kemudian menyajikannya dalam bentuk citra dengan tujuan untuk membuat scenario kenaikan tinggi muka air laut pada rentang kenaikan 0-50 m dan dampaknya terhadap scenario kenaikan tersebut terhadap area permukiman dan perkebunan. Untuk mengembangkan model kenaikan tinggi muka air laut di wilayah timur Pulau Bintan yaitu Kecamatan Gunung Kijang maka diperlukan data GDEM SPOT, yang berisikan informasi ketinggian dan karakteristik topografi, dalam hal ini data ketinggian adalah dalam kedetilan yang cukup tinggi. Data GDEM SPOT akan diolah dengan menggunakan teknologi SIG berbasis raster. Berdasarkan pemodelan ketinggian air laut yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa pada kenaikan tertinggi scenario 50 meter luas lahan yang bakal terdampak terhadap kenaikan tinggi muka air laut di Kecamatan Gunung Kijang yaitu daerah pemukiman seluas 261,880 ha & daerah perkebunan seluas 965,815 ha. Semakin tinggi muka air laut, maka semakin luas daerah yang terkena dampak kenaikan tinggi muka air laut
PENDUGAAN PENCADANGAN KARBON PERMUKAAN HUTAN DI PULAU BATAM MENGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH Arini Dewi Lestari Situmorang; Wenang Anurogo
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.213 KB) | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v5i1.4122

Abstract

Dampak negatif dari pemanasan global yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca adalah salah satu masalah yang dihadapi dunia khususnya Indonesia. Emisi karbon sebagai penyumbang terbesar bagi emisi gas rumah kaca perlu dipantau dan dialamatkan. Hutan sebagai ekosistem yang memiliki vegetasi dalam jumlah besar dan benda hidup lainnya memiliki peranan penting dalam menyerap dan menyimpan karbon. Memperkirakan jumlah stok karbon pada penelitian ini diawali dengan penghitungan jumlah biomassa permukaan di hutan Pulau Batam menggunakan persamaan Brown (1997), hal ini didasarkan pada ketentuan SNI 7724:2011 bahwa 47% biomassa adalah karbon. Teknologi penginderaan jauh yang terus bertambah dapat digunakan untuk memperkirakan jumlah stok karbon permukaan yang tersimpan di hutan Pulau Batam. Data penginderaan jauh yang digunakan dalam penelitian ini adalah data gambar SPOT 5 dengan resolusi spasial 10 meter. Data ini kemudian diproses menggunakan indeks MSAVI transformasi, hasil dari nilai indeks transformasi kemudian diuji regresi dan korelasi dengan hasil konversi karbon dari Perhitungan jumlah biomassa berdasarkan data lapangan. Hasil penelitian ini adalah perkiraan jumlah stok karbon permukaan yang dapat ditampung oleh hutan Pulau Batam adalah 6189944, 681939 gram atau 6189944, 681939 x 10-4 ton C/ha dengan tingkat kesalahan 4, 731672893.
PENGARUH KOREKSI ATMOSFERIK UNTUK MENDETEKSI SEA SURFACE TEMPERATURE(SST) DENGAN MENGGGUNAKAN DATA PENGINDERAAN JAUH (STUDI KASUS : PERAIRAN TANJUNG PIAYU) Hanim, Liza Meutia; Anurogo, Wenang; Heldayani, Eni
Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Swarnabhumi : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v7i2.8476

Abstract

Sea Surface Temperature(SST) diakibatkan oleh jumlah panas dari sinar matahari. Dalam penelitian ini, lingkup objek penelitiannya adalah pengaruh koreksi atmosferik untuk mendeteksi Sea Surface Temperature (SST) yaitu membandingkan model citra yang sudah dikoreksi dan belum di koreksi. Melalui citra landsat 8 perekaman 10 Maret 2020 data penginderaan jauh digunakan untuk memecahkan masalah perhitungan koreksi atmosferik dan Non-atmosferik di Perairan Tanjung Piayu, Batam. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan citra tersebut guna mengetahui pengaruh penggunaan koreksi atmosfer dalam studi kasus Sea Surface Temperature (SST). Saat membandingkan akan mendapat nilai yang berbeda sehingga diketahui seberapa besar tingkat kesalahan ketika data citra Sea Surface Temperature itu tidak dikoreksi. Penelitian ini menggunakan transformasi SST. Tanjung Piayu menghasilkan uji regresi dengan nilai y = 1.1219x - 3.4502. Hasil ini menandakan nilai korelasi berbanding lurus dengan hasil penelitian yang ditujukan dengan tanda positif di depan koefisien regresi. Nilai koefisien determinasi sebesar R² = 0.738, hal ini juga menunjukan hubungan antara kedua variabel kuat.
Co-Authors - - Suriadi Aditya Hanafi Aditya Hanafi Aditya Hanafi Aditya Hanafi, Aditya Adlian Jefiza Agung Riyadi Ahmad Prasetya Dilaga Amanda T Siboro Andi . Anis Rahmi Annisa, Fitri Anwar, Yaskinul Ari Wibowo Arif Roziqin Arif Roziqin Arif Roziqin Arif Roziqin, Arif Arini Dewi Lestari Situmorang Arini Dewi Lestari Situmorang Arini Dewi Lestari Situmorang, Arini Dewi Lestari Bacut, Geubrina Tari Bintang Budhiman Cahyo Budi Nugroho Catur Agus Lukitasari condra antoni Condra Antroni Danar Irianto Daniel Sutopo Pamungkas, Daniel Sutopo Darmanto, Adi Diaz Ariwinata Saragih Dicki Prayogi Dirgan Timbang Dirgan Timbang Dirgan Timbang, Dirgan Dodi Prima Resda Dwi Ely Kurniawan Dwi Wahyuni Dwiki Novri Ditya Eni Heldayani Evaliata Br Sembiring Fadli Suandi Fajar Putra Fajar Rizki Fajar Rizki Fajar Rizki Fajar Rizki, Fajar Farouki Dinda Rassarandi Farouki Dinda Rassarandi Feby Angelin Garizi Siahaan Ganda Surya Ganda Surya Ganda Surya Ganda Surya, Ganda Guspriyanto, Deny Guspriyanto, Deny Hana Cyintia Panjaitan Hanah Khoirunnisa Hanim, Liza Meutia Hartono Hartono Heldayani, Eni Herika Muhamad Taki Hidayat Panuntun Husnul Kausarian Husnul Kausarian Indah Ira Kartini Jhon Hericson Purba Kartika Pratiwi Kasih Anggraini Lingga Renggana Cannagia Luthfiya Ratna Sari Luthfiya Ratna Sari Luthfiya Ratnasari M. Farizki Mandala, Gio Fitra Tirta Mandala, Gio Fitra Tirta Marisa Tri Yanti Melia Wandanita Metta Santiputri Mir'atul Khusna Mufida Mir'atul Khusna Mufida Mir’atul Khusna Mufida Mufida, Mir'atul Khusna Muhammad Ghazali Muhammad Ghazali Muhammad Sufwandika Muhammad Zainuddin Lubis Neta, Fandy Nirwana Wau Nirwana Wau Nirwana Wau, Nirwana Novita Ayu Dewanti Novita Ayu Dewanti Nur Cahyono Kushardianto Nur Zahrati Janah Nurul Fadilah Nurul Khakhim Okatvianto Gustin Oktavianto Gustin Perdi Novanto Sihombing Perdi Novanto Sihombing Pratiwi Dwi Wulandari Prihantarto, Wikan Jaya Rafly Aditia Rahman Hakim Ramadhan, Wahyu Rizky Ramadhan, Wahyu Rizky Rapena Tandon Cahayanti Sidabutar Riki Riki Rivki Ryan Nugraha Rizki Irianto Rizki Widi Pratama Rizki Widi Pratama Rizky, Fajar Rizky, Fajar Rizwan Bin Khamis Robby Darlinto Silaban Rohana Sari Rokhayati, Yeni Sandi Prasetyaningsih Sari, Diah Sekar Arum Satria Bayu Aji Satriya Bayu Aji Satriya Bayu Aji, Satriya Bayu Seftyarizki, Debby Siahaan, Arta Uly Siregar, Razita Zahra Siti Noor Chayati Situmorang, Arini Dewi Situmorang, Arini Dewi Sudra Irawan Sujiantoro, Erick Ikbal Supardianto Supardianto Swono Sibagariang Tian Havwini Tiggi Choanji Tiggi Choanji, Tiggi Uuf Brajawidagda Vera Astutik Widya Rika Puspita Wikan Jaya Prihantarto Wulandari, Dwi Anjen Setia Yunus Aris Wibowo