Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

The Impact Of Work Discipline, Leadership Style, Teamwork On Employee Performance Through Satisfaction Miftachul Mujib; Fery Riyanto; Almira Santi Samasta; Mochammad Eric Suryakencana Wibowo; Dinda Permata Putri
Jurnal Telekomunikasi dan Informatika Lbh. 1 Àir. 2 (2023): December : International Journal Of Accounting, Management, And Economics Rese
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56696/ijamer.v1i2.11

Abstract

The aim of this research is to determine the direct and indirect influence of work discipline, leadership style, team collaboration on employee performance through job satisfaction. The motorbike taxis for this research are the State Electricity Company (PLN) Persero Distribution of Central Java and DIY. The population of this research is all PLN employees distribution in Central Java and DIY, totaling 140 employees. The sampling technique used in this research was the census sampling technique which obtained 115 samples. Research data was obtained from questionnaires distributed to respondents. The research method is quantitative using the Structural Equation Model (SEM) using AMOS version 26 software. The research results show that work discipline, collaboration time has a direct effect on employee performance, while leadership style has no direct effect on employee performance. The results further show that work discipline and collaboration time have an indirect effect on employee performance through job satisfaction, whereas leadership style has an indirect effect on employee performance through job satisfaction.
Peningkatan Kompetensi Diri untuk Kesiapan Memasuki Dunia Kerja Di Era Society 5.0 bagi Pelajar Nahdlatul Ulama Di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang Mochammad Eric Suryakencana Wibowo; Miftachul Mujib; Pradana Jati Kusuma
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i1.1030

Abstract

Revolusi Industri 4.0 yang terjadi saat ini berdampak pada hilangnya jutaan pekerjaan lama dan munculnya pekerjaan-pekerjaan baru. Kondisi ini menyebabkan banyak calon tenaga kerja tidak memiliki kesiapan dalam persaingan mendapatkan pekerjaan-pekerjaan baru tersebut. Ditambah lagi dengan munculnya konsep Society 5.0 yang menuntut calon tenaga kerja menguasai kecakapan creativity, critical thinking, communication dan collaboration. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah organisasi pelajar IPNU IPPNU di Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Rendahnya kesiapan para pelajar yang tergabung dalam IPNU IPPNU dalam menghadapi persaingan kerja di masa depan, ditambah dengan kurangnya pemahaman manajemen organisasi para pengurusnya, menjadi alasan Tim Pengabdian kepada Masyarakat untuk memberikan workshop bagi anggota organisasi mitra. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan mengenai persiapan yang harus dilakukan bagi anggota mitra dalam menghadapi persasingan kerja di Era Society 5.0 serta memberikan pemahaman tentang manajemen organisasi yang efektif. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan metode workshop yang berisi penyampaian materi yang terbagi dalam 2 sesi, yaitu materi Manajemen Organisasi (Sesi 1) dan Personal Branding  untuk meningkatkan kesiapan memasuki dunia kerja di Era Society 5.0 (Sesi 2). Pemberian program ini secara umum dapat memberikan manfaat bagi organisasi mitra dengan membantu mengurangi permasalahan yang dihadapi yaitu dengan bertambahnya pemahaman para pengurus organisasi mengenai manajemen organisasi yang baik serta semakin menguatnya kesiapan para peserta dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja di era Society 5.0. Improving Self Competence for Readiness to Enter the World of Work in the Era of Society 5.0 for Nahdlatul Ulama Students The Industrial Revolution 4.0 affects the loss of millions of old jobs and the emergence of new jobs. This condition causes many prospective workers to be unprepared for the competition for these new jobs. It's coupled with the emergence of Society 5.0 that requires probable workers who are experts in creativity, critical thinking, communication and collaboration. Partner in this community service activity is the student organization, IPNU IPPNU, based in Sawangan District, Magelang Regency. The reason for the Community Service Team to provide workshops for members of the partner is that students who are members of IPNU IPPNU have low readiness to face job competition in the future, coupled with low understanding of the managerial knowledge of the organization. The purpose of this activity are to provide an understanding of managerial knowledge of the organization effectively. It also shared insight into the preparations made to enter the world of work in the Society 5.0 era. The implementation of Community Service was carried out using the workshop method that contains materials, divided into two sessions, i.e Modern Organizational Management (Session 1) and Personal Branding to increase readiness to enter the world of work in Era Society 5.0 (Session 2). This program provide benefits to partner organizations to reduce the problems faced, i.e. by increasing the understanding of managerial knowledge regarding good organizational management and strengthening the readiness of participants in preparing to enter the world of work in the era of Society 5.0
Pengaruh Instagram Advertising, Program Diskon, Dan Perceived Quality Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Ready To Wear Di Marketplace Shopee Siva Adelia Shavarani; Amalia Nur Chasanah; Hertiana Ikasari; Miftachul Mujib
Journal of Economics and Business UBS Vol. 13 No. 1 (2024): Regular Issue
Publisher : UniSadhuGuna Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v13i1.1347

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk menguji pengaruh Instagram advertising, program diskon dan perceived quality terhadap keputusan pembelian. Populasi dalam penelitian ini adalah para pengguna aplikasi shopee yang pernah melakukan pembelian terhadap produk fashion ready to wear. Banyaknya sampel dalam penelitian adalah 150 responden, dengan menggunakan teknik sampel random sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, statistika deskriptif, analisis regresi linier berganda, uji t, uji f serta koefisien determinasi. Melalui hasil olah data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa program diskon dan perceived quality secara parsial berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion ready to wear. Sedangkan untuk Instagram advertising secara parsial tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion ready to wear. Namun secara simultan Instagram advertising, program diskon dan perceived quality berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion ready to wear. Meninjau dari hasil penelitian, maka para pelaku industri produk fashion ready to wear yang bergerak di marketplace shopee diharapkan dapat meningkatkan program diskon dengan berbagai kreativitas serta membentuk perceived quality produk fashion ready to wear dengan sebaik mungkin agar tingkat penjualan menjadi meningkat.
Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Program Pemberdayaan UMKM di Desa Selokromo Prasetyo, Ahmad Galih; Rahmasari, Hastuti; Nurvita, Sandrina Rahma; Nabila, Nabila; Ainurohmah, Fitria; Khatami, Ahmad Wildan; Winarsih, Tri; Maulidia, Rizqi; Cahyaningrum, Indah; Mujib, Miftachul; Trianto, Septiawan Puji
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 08 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i08.2536

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berperan penting bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perputaran ekonomi. Desa Selokromo memiliki berbagai jenis produk UMKM, yaitu kerupuk cantir opak bakar, tempe, keripik singkong, dll. Namun, pengembangan UMKM di Desa Selokromo menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan akses pasar, serta tidak tersedianya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Mahasiswa Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 18 Universitas Tidar melaksanakan kegiatan pelatihan dan pemberdayaan UMKM, dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik dan sumberdaya yang dimiliki pelaku UMKM, mengetahui seberapa jauh pengembangan UMKM dalam mendukung perputaran ekonomi lokal serta mengetahui bagaimana kontribusi pemberdayaan UMKM terhadap kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Selokromo. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-empiris. Berdasarkan hasil pengabdian, Kelompok KKN 18 berhasil menganalisis dua UMKM yakni Kerupuk Cantir Mbah Mun dan Opak Bakar Pak Urip. Kelompok KKN 18 berhasil memberdayakan UMKM melalui pelatihan desain logo dan merk serta perbaikan pengemasan produk. Pemasaran secara digital juga sudah dilakukan dengan cara pendaftaran alamat ke Google Maps dan edukasi sistem jual beli secara daring di sosial media.
BUSINESS MANAGEMENT TRAINING FOR UMKM ACTORS IN BALESARI VILLAGE, WINDUSARI DISTRICT, MAGELANG REGENCY Hanung Eka Atmaja; Satrio Tegar Sadewo; Yesica Apriliana Paska; Miftachul Mujib; Sofyan Ashari Nur; Ipuk Widayanti
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 4 No. 3 (2024): November 2024 - February 2025
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/irpitage.v4i2.2040

Abstract

The community service program carried out in Balesari Village, Windusari District, Magelang Regency aims to identify the obstacles or problems experienced by MSME actors so that the problems can be identified which can then be used as coaching material in each MSME so that MSMEs can develop and encourage the economy of the surrounding community. The methods used are counseling, tutorials and discussions. Human Resources (HR) in an organization is a very important element. MSMEs really need superior HR in knowledge and skills about business management to manage their businesses for the progress of their businesses. Therefore, MSME managers are expected to have the skills to manage their business operations, as well as manage facilities and infrastructure in their businesses. When MSME managers have good business management knowledge, it will make it easier for their businesses to continue to develop and run dynamically and flexibly in facing all the demands of changing times. Therefore, the activities carried out in this community service are by assisting MSME actors, especially related partners, to develop their businesses so that they are able to compete with other MSMEs by holding training, delivering materials, and mentoring on business management which includes marketing management , innovation and product development and technology and information management. Partners are assisted by the community service team to carry out business management and use technology properly to expand the market and increase product appeal to win market competition.practices.
Perluasan Pemasaran dan Penjualan Produk Paguyuban Warsamundung Melalui Digital Marketing dan Pengembangan Website Komunitas Mujib, Miftachul; Ratnawati, Shinta; Ikhwan, Khairul; Musthafa, Afif; Syakina, Nadia; Setianingsih, Yunita
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat (September)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v4i3.1600

Abstract

The Warsamundung Disability Association in Magelang Regency has many economically independent members who produce various handicrafts and processed foods. Despite their potential for economic growth, they face several operational challenges. The main challenges include a lack of knowledge about digital marketing, weak managerial skills, and limited access to a wider market. To address these challenges, a community service program was designed to enhance members' capacity by improving their understanding of digital marketing and developing marketing channels for their products. This program aims to improve human resource capacity, expand market access, increase sales turnover, and create more sustainable businesses. The community service method involves surveying partner needs, formulating programs, implementing programs with digital marketing techniques, and developing websites as a promotional and marketing medium. The expected outcome of this community service program is that members of the Warsamundung Disability Association can optimize their economic potential by expanding marketing and increasing product sales.
PEMBERDAYAAN UMKM PENGRAJIN BAMBU MELALUI PELATIHAN PEMASARAN DIGITAL DI DESA KEMBANGKUNING, MAGELANG Utami, Martiana Riawati; Afif, Naufal; Mujib, Miftachul
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5445

Abstract

UMKM kerajinan bambu di Desa Kembangkuning, Magelang, memiliki potensi ekonomi tinggi namun menghadapi tantangan dalam pemasaran, pendapatan terbatas, dan minimnya inovasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM, khususnya pengrajin bambu, dalam pemasaran digital sebagai strategi memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Metode pelaksanaan mencakup koordinasi awal dengan pemerintah desa, seleksi peserta, dan pelatihan pemasaran digital berupa dasar-dasar digital marketing, teknik branding, pembuatan konten menarik, serta pemanfaatan platform e-commerce, dan diakhiri dengan evaluasi. Peserta pelatihan ini adalah para pelaku UMKM Desa Kembangkuning. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 88% peserta memahami dasar-dasar pemasaran digital, 76% mampu membuat akun marketplace dan mengunggah produk, serta 64% mampu menghasilkan konten promosi sederhana. Selain itu, keterlibatan pemuda desa meningkat sebesar 70% dalam mendukung branding produk. Pelatihan ini juga mendorong peran pemuda dalam pembuatan konten dan branding produk. Meskipun demikian, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan dalam teknik fotografi dan keamanan digital. Kesimpulan dari kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan digital marketing dapat meningkatkan daya saing dan keterjangkauan produk UMKM secara luas. Hal ini menjadi penting karena dengan pemahaman dan pelatihan yang tepat, pelaku UMKM di daerah dapat memanfaatkan teknologi digital secara efektif untuk bertahan dan berkembang di era digital.
Optimalisasi Pengembangan Pemasaran Digital Berbasis Komunitas UMKM Desa Kembangkuning Aulia Rahani; Khoirul Anam; Sabrina Indah Maharani; Yetty Syarifah; Maulana Rafly Ilyas; Miftachul Mujib
Research Journal of Social Economics Empowerment Vol. 1 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/rosee.v1i1.2421

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Kembangkuning, Kabupaten Magelang, memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, namun menghadapi tantangan dalam pemasaran produk, terutama terkait harga dan ketergantungan pada tengkulak. Pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran digital UMKM melalui program kerja “Promosi dan Pemasaran Produk UMKM” yang diselenggarakan oleh Tim project MBKM Universitas Tidar. Metode pengabdian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil program kerja menunjukkan peningkatan pengetahuan pelaku UMKM tentang digital marketing dari 20% sebelum seminar menjadi 100% setelahnya. Dengan memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce, pelaku UMKM dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. Program ini menunjukkan bahwa edukasi pemasaran digital sangat penting dalam meningkatkan daya saing produk UMKM, terutama dalam memanfaatkan potensi produk anyaman bambu yang ada.
Pengaruh Experiential Marketing (EM) Dan Brand Image (BI) Terhadap Brand Loyalty (BL) Starbucks di Semarang (Study kasus Mahasiswa di Semarang): Indonesia Trianovita, Helena Ade; Haziroh, Awanis Linati; Aqmala, Diana; Mujib, Miftachul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Experiential Marketing (EM) di Starbucks. Berbagai hasil eksperimen dinyatakan bahwa Brand Image (BI) yang positif akan menimbulkan Brand Loyalty (BL). Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menilai BI dalam EM dan BL untuk merek paling popular di Indonesia, Starbucks. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan software SEM Smart PLS sebagai alat analisisnya. Teknik pengumpulan data melalui Google Form untuk mengisi kuesioner online. Jumlah sampel valid yang diperoleh 159 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah Validitas Konvergen, Validitas Diskriminan, AVE (Average Variance Extracted), Reliability, Bootstrap, Path Coefficient, dan Specific Indirect Effect. Hasil penelitian menunjukkan EM dapat memberikan dampak langsung terhadap BL yang seperti diharapkan. BI berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan EM dan BL karena nilainya yang paling tinggi dibanding hubungan EM ke BL langsung. BI berperan lebih unggul, artinya jika Starbucks ingin meningkatkan loyalitas konsumen terhadap mereknya maka Starbucks memerlukan BI sebagai mediator EM dan BL. Kata Kunci : Experiential Marketing, Brand Image, Brand Loyalty, Starbucks
Pengaruh Instagram Advertising, Program Diskon, Dan Perceived Quality Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Ready To Wear Di Marketplace Shopee Adelia Shavarani, Siva; Nur Chasanah, Amalia; Ikasari, Hertiana; Mujib, Miftachul
Journal of Economics and Business UBS Vol. 13 No. 1 (2024): Regular Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v13i1.1347

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan tujuan untuk menguji pengaruh Instagram advertising, program diskon dan perceived quality terhadap keputusan pembelian. Populasi dalam penelitian ini adalah para pengguna aplikasi shopee yang pernah melakukan pembelian terhadap produk fashion ready to wear. Banyaknya sampel dalam penelitian adalah 150 responden, dengan menggunakan teknik sampel random sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, statistika deskriptif, analisis regresi linier berganda, uji t, uji f serta koefisien determinasi. Melalui hasil olah data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa program diskon dan perceived quality secara parsial berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion ready to wear. Sedangkan untuk Instagram advertising secara parsial tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion ready to wear. Namun secara simultan Instagram advertising, program diskon dan perceived quality berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian produk fashion ready to wear. Meninjau dari hasil penelitian, maka para pelaku industri produk fashion ready to wear yang bergerak di marketplace shopee diharapkan dapat meningkatkan program diskon dengan berbagai kreativitas serta membentuk perceived quality produk fashion ready to wear dengan sebaik mungkin agar tingkat penjualan menjadi meningkat.