Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Evaluasi Desain Pembelajaran PAI Berbasis Constructive Alignment Reza Setya Rachman; Hilmi Mizani; Syaiful Bahri Djamarah; Sheila Rosalia
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.2006

Abstract

Evaluasi desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam penting dilakukan untuk memastikan bahwa pembelajaran tidak hanya memenuhi kelengkapan administratif, tetapi juga memiliki keselarasan pedagogis dalam membentuk pemahaman keagamaan, sikap spiritual, dan akhlak peserta didik. Dalam praktiknya, desain pembelajaran PAI sering dinilai dari keberadaan perangkat ajar, seperti tujuan, materi, metode, dan asesmen, namun belum banyak dikaji dari hubungan fungsional antara capaian pembelajaran, aktivitas belajar, asesmen, dan internalisasi nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain pembelajaran PAI melalui kerangka constructive alignment. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui penelaahan literatur yang relevan tentang desain pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, asesmen, internalisasi nilai, dan constructive alignment. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain pembelajaran PAI yang bermutu perlu dibangun melalui keselarasan antara capaian pembelajaran yang jelas, aktivitas belajar yang aktif dan reflektif, asesmen yang autentik, serta internalisasi akhlak yang terintegrasi dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa evaluasi desain pembelajaran PAI tidak cukup diarahkan pada kelengkapan dokumen, tetapi harus menilai keterpaduan antar-komponen pembelajaran. Dengan demikian, constructive alignment dapat menjadi kerangka evaluasi yang lebih utuh, bermakna, dan relevan untuk memperkuat kualitas pembelajaran PAI yang berorientasi pada pembentukan akhlak peserta didik.
Desain Pembelajaran Berbasis Deep Learning dalam Mewujudkan Pembelajaran Mindful, Meaningful, dan Joyful Munawarah; Mutmainah; Hilmi Mizani; Syaiful Bahri Djamarah
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.2016

Abstract

Desain pembelajaran dalam Kurikulum Deep Learning merupakan pendekatan yang berorientasi pada penguasaan konsep secara mendalam, pengembangan berpikir kritis, dan pembelajaran yang bermakna. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep desain pembelajaran dalam Kurikulum Deep Learning, implementasi prinsip-prinsipnya, serta peran guru dalam menciptakan pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui analisis berbagai buku, artikel ilmiah, dan dokumen yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain pembelajaran berbasis Deep Learning menekankan penyederhanaan materi esensial, pembelajaran berbasis inkuiri, asesmen autentik, dan keterkaitan pembelajaran dengan konteks nyata. Guru berperan sebagai perancang, fasilitator, inovator, dan evaluator yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Penerapan pendekatan ini berpotensi meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta kemandirian belajar sehingga mendukung pembelajaran yang lebih berkualitas dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pemilihan Metode Pembelajaran oleh Guru Pendidikan Agama Islam Indah Rahmawati; Hilmi Mizani; Syaiful Bahri Djamarah
JIS: Journal Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Mei-Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jis.v4i2.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan metode pembelajaran oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas tiga guru PAI di MIS (Madrasah Ibtidaiyah Swasta), MTs (Madrasah Tsanawiyah), dan MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri). Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi modul ajar. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang paling sering digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Pemilihan metode pembelajaran dipengaruhi oleh karakteristik anak didik, tujuan pembelajaran, situasi pembelajaran, fasilitas, dan faktor guru. Selain itu, ditemukan faktor tambahan yaitu dukungan institusi sekolah yang juga memengaruhi pemilihan metode pembelajaran oleh guru. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan metode pembelajaran tidak hanya dipengaruhi oleh aspek pedagogis, tetapi juga oleh konteks institusional di sekolah.