Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI, PENGETAHUAN, DAN PERILAKU REMAJA DALAM PEMBELIAN COMPACT DISC BAJAKAN Tri Sapti Jayanti; Moh. Djemdjem Djamaludin; Melly Latifah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 4 No. 2 (2011): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6020.917 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2011.4.2.190

Abstract

 This study aimed to analyze the differences between the perceptions, knowledge, and behavior of teenagers in behavior of pirated Compact Disc (CD) purchasing based on sex; the relationship between the variables of research, and variables that influence the behavior of pirated CD purchasing. Teenagers who became samples were 96 teenagers that selected randomly. The data were analyzed descriptively and also using independent sample t-test, correlation test, and regression test. The results showed that there was no difference between family characteristics, perceptions, knowledge, and behavior of pirated CDs purchasing of between male and female teenagers (p>0,05). The results also showed that there was a difference between spending money and budget that allocated to buy pirated CD between male and female teenagers (p<0,05). Correlation analysis showed that perception correlated significantly with knowledge about pirated CD. Pirated CD purchasing behavior influenced by pocket money and family income per capita.  
STRATEGI PENGATURAN DIRI DALAM BELAJAR SEBAGAI MEDIATOR HARAPAN ORANG TUA DAN MOTIVASI INTRINSIK TERHADAP PRESTASI AKADEMIK Leni Novita; Melly Latifah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.252 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2014.7.3.143

Abstract

Some factors had been found to explain its effect on student achievement both internal and external factors of students. The comprehensive study that explains these two factors in giving effect jointly to academic achievement is still limited. This study examined the effects of child and family characteristics, parent’s expectation, intrinsic motivation, and self-regulated learning strategies on academic achievement of junior high school. The samples of this study were selected by random sampling. One hundred and forty nine of junior high school students in Bogor, 8th grade, were selectedas samples in this study. This study found that parents expectation were positively affecting intrinsic motivation and intrinsic motivation were positively affecting selfregulated learning strategies. Self-regulated learning strategies were positively affecting academic achievement. Self-regulated learning strategies were found as mediator for the effect of parent’s expectation and intrinsic motivation towards academic achievement. Therefore, parents and teachers should be able to raise the intrinsic motivation of students so that students can perform self-regulated learning strategies that can improve their academic achievement.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL, KONSEP DIRI, DAN STRATEGI PENGATURAN DIRI DALAM BELAJAR TERHADAP PRESTASI AKADEMIK Zervina Rubyn Devi Situmorang; Melly Latifah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.204 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2014.7.3.154

Abstract

Academic achievement is influenced by many factor such as internal factor and external factor. The purpose of this study was to analyze child and family characteristic, social support, self-concept, self-regulated learning (SRL) strategies, and academic achievement; to examine the effect of social support and self-concept on selfregulated learning strategies; and to examine the effect of social support, self-concept, and self-regulated learning strategies on student’s academic achievements. Samples of 150 junior high school students in Bogor Region were used in this study. Cluster random sampling was used in selection of those junior high schools. Partial Least Square analysis showed that self-concept had a significant effect on SRL strategies but it was not significant on social support. Parent's education were negatively affecting to academic achievement. Social support and selfconcept also had no effect on student’s academic achievement. However, the effect of SRL strategies onstudent’s academic achievement were found to be positively significant.
Gadget Usage, Mother-Child Interaction, and Social-Emotional Development among Preschool Children Mira Rahmawati; Melly Latifah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 13 No. 1 (2020): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.784 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2020.13.1.75

Abstract

Di era digital seperti saat ini, lingkungan anak dihadapkan dengan teknologi yang dapat memengaruhi perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh karakteristik anak, karakteristik keluarga, penggunaan gawai, dan interaksi ibu-anak terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini melibatkan 122 keluarga yang memiliki anak usia prasekolah yang dipilih secara acak. Lokasi penelitian dipilih secara purposive, yaitu di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan alat bantu kuesioner dan selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif dan uji regresi linear berganda. Penggunaan gawai anak terdiri dari durasi penggunaan, tingkat ketergantungan, dan kontrol orang tua. Hasil uji regrsi linear berganda menunjukkan bahwa meningkatnya tingkat ketergantungan anak pada gawai dapat menurukan perkembangan sosial-emosional anak, sedangkan meningkatnya interaksi ibu-anak dapat meningkatkan perkembangan sosial-emosional anak. Sementara itu, usia anak dan besar keluarga berpengaruh positif terhadap perkembangan sosial-emosional anak tetapi pendidikan ibu berpengaruh negatif terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Untuk itu, orang tua hendaknya mengupayakan agar anak tidak menggunakan gawai terlalu sering dan lebih banyak memberikan kesempatan anak untuk bermain dan bersosialisasi. Pemerintah juga diharapkan dapat memanfaatkan program yang Posyandu dan Bina Keluarga Balita (BKB) untuk mengedukasi orang tua terkait pengasuhan di era digital, khususnya pengasuhan untuk anak usia prasekolah.
INVESTIGASI ONLINE RESILIENCE REMAJA: EKSPLANASI PERANAN KARAKTERISTIK REMAJA, KARAKTERISTIK KELUARGA, KELEKATAN REMAJA-ORANG TUA, REGULASI EMOSI, DAN HUBUNGAN PERSAHABATAN Raihan &#039;Ainun Hasanah; Melly Latifah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 14 No. 3 (2021): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 14.3
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.215 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2021.14.3.270

Abstract

Penggunaan media sosial telah membawa sejumlah masalah bagi remaja seperti perundungan siber maupun pengalaman tidak nyaman lainnya sehingga remaja membutuhkan sebuah kemampuan untuk menghadapinya, yaitu online resilience. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik remaja, karakteristik keluarga, kelekatan remaja-orang tua, regulasi emosi, dan hubungan persahabatan terhadap online resilience pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain eksplanatori dengan melibatkan 224 remaja pengguna media sosial usia 15–18 tahun yang tinggal bersama orang tua lengkap dan tinggal di Kota Bogor. Teknik penarikan contoh yang digunakan adalah purposive sampling. Data diperoleh dengan pelaporan diri melalui kuesioner daring dan dianalisis dengan uji regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa lebih dari separuh remaja memiliki kelekatan dengan ayah kategori rendah (53,1%) dan kelekatan dengan ibu kategori sedang (51,3%). Sementara itu, lebih dari separuh remaja (61,2%) memiliki regulasi emosi penilaian ulang kategori sedang dan lebih dari sepertiga remaja (38,8%) memiliki regulasi emosi penekanan emosi kategori rendah. Selanjutnya, lebih dari separuh remaja memiliki hubungan teman sebaya kategori tinggi (68,3%) dan online resilience kategori sedang (57,1%). Hasil uji regresi (R2=0,394) menunjukkan bahwa jenis kelamin remaja, pendapatan per kapita, regulasi emosi penilaian ulang, dan hubungan persahabatan berpengaruh terhadap online resilience remaja. Implikasi hasil penelitian terhadap cara peningkatan online resilience dibahas lebih lanjut dalam artikel ini.
PENGARUH KELEKATAN REMAJA-ORANGTUA, HARGA DIRI, DAN KONTROL DIRI TERHADAP PENGGUNAAN INTERNET BERMASALAH PADA REMAJA Asma Zakiyyah; Melly Latifah
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 15 No. 3 (2022): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 15.3
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2022.15.3.264

Abstract

Perkembangan teknologi, termasuk internet mengalami kemajuan yang pesat. Namun, keberadaan internet dapat berdampak positif dan negatif ketika penggunaannya tidak tepat, atau disebut penggunaan internet bermasalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kelekatan remaja-orang tua, harga diri, dan kontrol diri terhadap penggunaan internet bermasalah. Penelitian ini melibatkan sebanyak 250 remaja di Kabupaten Bogor. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah Adolescent Attachment Questionnaire (AAQ), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), kontrol diri singkat versi Indonesia (operasionalisasi De Ridder), dan Generalized Problematic Internet Use Scale 2 (GPIUS 2). Analisis data menggunakan uji deskriptif dan Structural equation modeling (SEM) menggunakan smartPLS. Penelitian ini hanya menemukan satu variabel yang berpengaruh langsung terhadap penggunaan internet bermasalah yaitu kontrol diri dengan pengaruh negatif signifikan. Penelitian ini menemukan kelekatan remaja-orang tua berpengaruh langsung positif signifikan terhadap harga diri dan kontrol diri, sedangkan harga diri berpengaruh langsung positif signifikan terhadap kontrol diri. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat pengaruh tidak langsung positif signifikan dari kelekatan remaja-orang tua terhadap kontrol diri. Kelekatan remaja-orang tua dan harga diri berpengaruh tidak langsung negatif secara signifikan terhadap penggunaan internet bermasalah.
KECEMASAN, EFIKASI DIRI AKADEMIK, MOTIVASI BELAJAR: ANALISIS JENIS KELAMIN PADA MAHASISWA SELAMA PANDEMI COVID-19 Hanny Imania; Melly Latifah; Lilik Noor Yuliati
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 15 No. 3 (2022): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 15.3
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2022.15.3.251

Abstract

Di tahun 2021 pandemi Covid-19 kian melonjak tinggi sehingga pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dapat mengakibatkan pembatasan interaksi sosial dan perubahan model pembelajaran yang menyebabkan terjadinya kecemasan pada mahasiswa. Riset ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan pengaruh tingkatan kecemasan, tingkatan efikasi diri akademik, serta motivasi belajar berlandaskan jenis kelamin. Riset ini menggunakan desain eksplanatori. Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan dimulai dari bulan Juni 2021 sampai bulan November 2021 dibantu dengan kuesioner daring. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan uji independent t-test dan Structural Equation Modelling (SEM) menggunakan fitur SPSS 25.0 serta Smart PLS 3.0. Hasil riset menunjukkan kalangan mahasiswa Laki-laki mengalami kecemasan yang lebih rendah dibandingkan kalangan perempuan. Sementara itu, efikasi diri akademik dan motivasi belajar tidak berbeda antara kalangan mahasiswa laki-laki dan perempuan. Hasil uji SEM menunjukkan bahwa motivasi belajar dipengaruhi oleh kecemasan melalui efikasi diri akademik baik pada kalangan laki-laki maupun perempuan. Hasil riset ini berimplikasi pada pentingnya upaya peningkatan efikasi diri akademik dan motivasi belajar untuk menurunkan kecemasan mahasiswa di masa pandemi Covid-19.
PROBLEMATIC INTERNET USE: EXAMINING PARENTS-ADOLESCENT COMMUNICATION AND SELF-CONTROL WITH STRESS LEVEL AS MEDIATOR Raihan &#039;Ainun Hasanah; Melly Latifah; Diah Krisnatuti
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 16 No. 1 (2023): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 16.1
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2023.16.1.61

Abstract

Although the internet can provide benefits and convenience for many users, it can lead to risky behaviors such as problematic internet use (PIU). This study investigates the relationship between parents-adolescent communication, self-control, and PIU mediated by stress levels. Data were collected from 233 Indonesian high school students selected using disproportionate stratified random sampling. The Parents-Adolescent Communication Scale, Brief Self-Control Scale, Depression Anxiety Stress Scale, and Problematic Internet Use in Adolescent were the scales used to measure the four variables. Descriptive analyses, difference test, Spearman correlations, structural equation modeling, and analysis of variance were used for data analysis purpose. The results show direct effects of openness in the parents-adolescent communication, self-control, and stress levels on PIU. Problems in parents-adolescent communication and self-control have an indirect effect on PIU as mediated by stress levels. These findings demonstrate the need for endeavors to urge adolescents to improve their self-control and manage stress levels to avoid PIU risk.
Co-Authors Adam Sugiharto Aisyah Pramudita Alfiasari Anasuyari, Ni Komang Yastri Anne Maria Juanda Asma Zakiyyah Astuti Wulandari Aziizah, Nidaa Fauziyyatun Nur Chairunnisa Utami Pratiwi Danik Nur Fitria Ningrum Diah Krisnatuti Dinda Ayu Novariandhini Dwi Hastuti DWI HASTUTI Dwi Hastuti Dwi Hastuti Dwi Hastuti Dwi Hastuti Martianto Dwi Kurniati Putri Eko Naning Wahyuningrum Emmelinda Satyawan, Verda Euis Sunarti Euis Sunarti Euis Sunarti Eva Latifah Famila, Shanina Rosa Handian Purwawangsa Hanny Imania Hany Dwi Wahyuni Hartoyo Hartoyo Irni Rahmayani Johan Istiqlaliyah Muflikhati Julia Theresya Leila Siti Chairani Leni Novita Lilik Noor Yuliati Lilik Noor Yuliati Malihah, Zahro Megawati Simanjuntak Miftachul Jannah Mira Rahmawati Mohamad Djemdjem Djamaludin Mohammad Iqbal Irfany Mohammad Nur Indro Nasuha Yazu Hannako Neti Hernawati Ni Komang Yastri Anasuyari Ni Komang Yastri Anasuyari Nia Reviani Nikmatul Khoiriyah Nikmatul Khoiriyah Novi Cahyaningsih Novita Nining Widyaningsih Nur Afifah Sulaiman Nuraini Novianti Nurul Amirah Omo Rusdiana Pramudita, Aisyah Rachman, Yane Ardian Raihan &#039;Ainun Hasanah Raihan &#039;Ainun Hasanah Raihan ‘Ainun Hasanah Ratih Dwi Hastuti Reisi Nurdiani Restu Dwi Prihatina Riza Arisandi Rizky Amalia Rizky Amelia Rusni Rahmaisya Salimar Salimar Setyo Aji Kusnanto, Setyo Aji Sri Anna Marliyati Sri Rahayu Mulyani Suci Nurhayati Sukarno Suprihatin Guhardja Syandri, Fadriaz Tin Herawati Tri Sapti Jayanti Ujang Sumarwan Vivi Irzalinda Vivi Irzalinda Woro Priatini Yane Ardian Rachman Yulina Eva Riany Yulina Eva Riany Zazirah S Zervina Rubyn Devi Situmorang