Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

KAJIAN TRADISI LISAN: SASTRA TUTUR GURITAN BESEMAH PAGAR ALAM SEBAGAI MODUL AJAR PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DENGAN TEMA KEARIFAN LOKAL Batubara, Hendra; Yessi Fitriani; Puspa Indah Utami; Minh, Nguyen Van; Phuc, Le Huang
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 1 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i1.16433

Abstract

Sastra lisan guritan Besemah Pagar Alam memiliki nilai budaya yang kaya dan relevan, sejalan dengan filosofi Ki Hajar Dewantara dalam kurikulum merdeka yang menekankan pembentukan karakter melalui pendekatan kontekstual berbasis kearifan lokal untuk membentuk manusia berjiwa Pancasila. Penelitian ini bertujuan melestarikan warisan budaya melalui pengembangan modul ajar untuk Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema kearifan lokal. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi, serta Research and Development (R&D). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Tahap pengembangan melibatkan praktisi ahli dan peran aktif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guritan Besemah memiliki karakteristik unik, berbeda dari daerah lain, dan disajikan dalam bentuk teater tutur (monolog). Temuan ini dikembangkan menjadi modul ajar untuk siswa kelas VII SMP. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa guritan Besemah mencakup struktur pertunjukan, struktur teks, proses pewarisan, konteks naratif, fungsi, dan nilai budaya, yang memberikan kontribusi penting dalam memperkaya pengetahuan budaya lokal. Pelestarian budaya asli ini didukung melalui pengembangan dan implementasi modul ajar dalam kegiatan P5, sehingga penghormatan terhadap warisan leluhur dan nilai kearifan lokal dapat terus tumbuh.
KAJIAN LINGUISTIK SISTEMIK FUNGSIONAL PADA KUMPULAN CERITA RAKYAT SUMATERA SELATAN Febrianti, Sri Rizky; Yessi Fitriani; Utami, Puspa Indah; Karim, Aisyah Syafiah; Noor, Rahimah Mohd; Ismail, Mohd Faiz
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 1 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i1.17566

Abstract

Sebuah studi telah dilakukan untuk mengkaji cerita rakyat dari Sumatera Selatan dengan fokus pada aspek genre dan transitivitas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka linguistik sistemik fungsional, penelitian ini menganalisis koleksi cerita rakyat yang terkumpul dalam sebuah buku. Melalui metode analisis isi, penelitian berhasil mengidentifikasi 460 paragraf yang memuat struktur genre naratif, mencakup orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda. Dalam analisis transitivitas, ditemukan bahwa proses mental mendominasi dengan 90 kejadian (29,1% dari total). Proses material menempati posisi kedua dengan 86 kejadian (27,8%), diikuti proses tingkah laku sebanyak 50 kejadian (16,2%). Sementara itu, proses verbal tercatat sebanyak 48 kejadian (15,5%), dan proses relasional muncul sebanyak 35 kali (11,3%)
ETIKA PROFETIK DAN NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM CERITA RAKYAT SUMATERA SELATAN Okta Sari Windi Astuti; Yessi Fitriani; Darwin Effendi; Hasan, Nabilah binti; Zaman, Mohd Kamarul
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 1 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i1.17800

Abstract

Cerita rakyat Sumatera Selatan merepresentasikan nilai-nilai etika profetik dan kearifan lokal yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kedua aspek tersebut melalui analisis unsur cerita. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data berupa kutipan dari cerita rakyat dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, simak, dan catat, lalu dianalisis dengan teknik interaktif. Hasilnya menunjukkan bahwa cerita rakyat ini memuat tiga dimensi utama etika profetik: humanisasi, liberasi, dan transendensi, serta dua nilai kearifan lokal yang kuat, yakni nilai hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama. Temuan ini mengindikasikan bahwa cerita rakyat tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai media pendidikan moral yang mendekati realitas masyarakat. Implikasinya, cerita rakyat dapat digunakan sebagai sumber pembelajaran nilai-nilai etis dan spiritual dalam pendidikan. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi peran cerita rakyat dalam konteks modernisasi dan globalisasi agar nilai-nilai ini tetap relevan bagi generasi mendatang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN WHOLE BRAIN TEACHING (WBT) DAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOLABORATIF TERHADAP HASIL BELAJAR MEMAHAMI TEKS PUISI SISWA KELAS VIII SMPN 7 RANTAU BAYUR KABUPATEN BANYUASIN Isnayati; Yessi Fitriani; Puspa Indah Utami
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.28968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran berbasis Whole Brain Teaching (WBT) serta strategi kolaboratif terhadap peningkatan hasil belajar dalam memahami teks puisi pada siswa kelas delapan di SMPN 7 Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Kajian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif melalui rancangan eksperimen dengan kelompok kontrol yang tidak setara (an experimental framework with unequal control and intervention setups) yang mencakup tahap pretest dan posttest. Penelitian dilaksanakan di SMPN 7 Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, dengan partisipasi 36 siswa sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian ujian serta dokumentasi. Temuan studi ini mengindikasikan bahwa baik pendekatan yang berlandaskan pada Whole Brain Teaching maupun strategi pembelajaran kolaboratif memberikan kontribusi terhadap hasil belajar siswa dalam memahami teks puisi. Namun demikian, model Whole Brain Teaching memberikan dampak yang lebih kuat dibandingkan dengan strategi kolaboratif, sebagaimana dibuktikan melalui pencapaian posttest siswa pada kelompok eksperimen.
NAIKNYA KECAKAPAN MENYUSUN TEKS LAPORAN TEMUAN OBSERVASI PELAJAR KELAS VIII¹ TAHUN AJAR 2024/2025 DENGAN MEMANFAATKAN MODEL CONCEPT SENTENCE Mona Sari; Yessi Fitriani; Dewi Utama; Siti Solekhah; Nur Afiqah; Ahmad Hafizi
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.17455

Abstract

Kecakapan siswa kelas VIII¹ SMP Negeri 3 Mesuji, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan dalam menyusun teks laporan hasil observasi masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh dua faktor, yaitu internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya kepercayaan diri serta keterbatasan kemampuan dalam menyusun kata dan mengungkapkan gagasan. Sementara itu, faktor eksternal berasal dari pengaruh pengajar, budaya sekolah, lingkungan keluarga, dan sosial sekitar. Selama ini, pengajar cenderung menggunakan metode pelatihan langsung tanpa variasi strategi. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menerapkan model concept sentence dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Model ini mendorong siswa membuat beberapa pertanyaan, lalu merangkai jawabannya menjadi paragraf yang utuh hingga membentuk teks laporan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84% atau 21 siswa berhasil menyusun teks laporan observasi dengan baik. Dengan demikian, penggunaan model concept sentence terbukti efektif dalam meningkatkan kecakapan menyusun teks laporan observasi siswa kelas VIII¹ di sekolah tersebut.
ANALISIS KESULITAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII DAN UPAYA PENINGKATAN MELALUI METODE SHOW AND TELL Ratih Tria Anggraini; Yessi Fitriani; Hayyu Pratiwi; Muthiara Afifah; Amalina; Hajji Ridzuan
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.17457

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tantangan belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Lembak, khususnya dalam keterampilan komunikasi lisan. Hasil studi ini berguna bagi guru untuk mengenali hambatan yang mengganggu kemampuan siswa dalam berbicara bahasa Indonesia di kelas dan memberikan strategi, seperti metode show and tell, untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa dan guru bahasa Indonesia kelas VIII. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan penerapan metode show and tell. Analisis data dilakukan melalui empat tahap: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Temuan menunjukkan bahwa kendala utama dalam keterampilan berbicara siswa meliputi kurangnya motivasi belajar, rendahnya kompetensi berbahasa dan penguasaan materi, sikap mental negatif, serta hubungan yang kurang baik antara guru dan siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa penerapan metode show and tell terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa secara lebih jelas dan percaya diri. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya terkait pengembangan strategi peningkatan komunikasi siswa.
DESAIN DAN PROSEDUR PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CLASSROOM ACTION RESEARCH) DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA MELALUI METODE BERCERITA Mayang Sari; Yessi Fitriani; Septianalisa; Weny Novyanza; Vo Tuan Kiet; Bui Thi Mai Phuong
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.17501

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research merupakan pendekatan yang digunakan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam keterampilan berbicara Bahasa Indonesia. PTK dilaksanakan melalui tahapan sistematis berupa perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang dilakukan secara berulang. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan rancangan dan prosedur pelaksanaan PTK sebagai solusi praktis dalam mengatasi permasalahan pembelajaran berbicara di kelas. PTK menekankan pentingnya kolaborasi dan partisipasi aktif guru sebagai pelaksana sekaligus peneliti. Oleh karena itu, perencanaan PTK yang matang sangat diperlukan agar penerapan metode bercerita dapat berdampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
PENGUMPULAN DATA UNTUK ANALISIS PRAKTIK BERBAHASA DI KELAS Ela Fatmawati A Id; Yessi Fitriani; Arif Rahman; Yessi Sepriyani; Muhammad Usman Khan; Ayesha Fatima
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.17514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknik pengumpulan data yang efektif dalam menganalisis praktik berbahasa di kelas, baik melalui pendekatan kuantitatif maupun kualitatif. Fokus penelitian terletak pada pemilihan metode yang mampu meningkatkan validitas dan reliabilitas data kebahasaan. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengukur kemampuan berbahasa secara sistematis melalui instrumen seperti tes dan kuesioner, sementara pendekatan kualitatif menekankan pada pengamatan langsung terhadap penggunaan bahasa dalam interaksi kelas, seperti melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil studi menunjukkan adanya perbedaan karakteristik antara kedua pendekatan, di mana masing-masing memiliki kekuatan dan keterbatasan. Oleh karena itu, pemilihan metode pengumpulan data harus disesuaikan dengan tujuan analisis bahasa agar hasil penelitian mencerminkan realitas praktik berbahasa secara akurat. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode campuran (mixed methods) untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh terhadap penggunaan bahasa dalam konteks pembelajaran.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM “SURAT DARI IBU” Mustopa; Yessi Fitriani; Sulkiman; Muhammad Rifki; Anurak Kittisak; Kanchana Suksri
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.17525

Abstract

Pendidikan karakter memiliki peran penting dalam membentuk pribadi anak yang lebih baik demi masa depannya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam film Surat dari Ibu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Sumber data berasal dari video “Surat dari Ibu” yang tersedia di YouTube, dengan data berupa kata, frasa, kalimat, dan adegan yang mencerminkan karakter. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, sedangkan analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengidentifikasi lima nilai karakter utama dalam film tersebut, yaitu religius, mandiri, komunikatif, peduli sosial, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini menunjukkan bahwa film Surat dari Ibu dapat dijadikan sebagai media pembelajaran untuk memperkuat pendidikan karakter, khususnya bagi siswa sekolah dasar dan menengah.
STRATEGI PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN INKLUSI SMP NEGERI 1 TANJUNG LUBUK Yanti; Yessi Fitriani; Iwan Sumarli; Rani Safitri; Nasser Al Qahtani; Khalid Al Harbi
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 15 No. 2 (2025): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v15i2.17531

Abstract

Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki cara pandang yang unik dalam memaknai pengalaman belajar. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan pendidikan inklusif di SMP Negeri 1 Tanjung Lubuk bagi siswa penyandang disabilitas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi pustaka, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan inklusif memberikan akses yang setara bagi ABK untuk belajar bersama siswa reguler dalam satu kelas. Keberhasilan program ini bergantung pada kemampuan sekolah dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan individual siswa. ABK diwajibkan mengikuti ujian nasional berdasarkan kurikulum yang telah dimodifikasi. Di SMP Negeri 1 Tanjung Lubuk, pendekatan klasikal masih menjadi model utama dalam pelaksanaan inklusi. Untuk mendorong pemerataan pendidikan, penguatan program inklusif yang ada sangat diperlukan. Selain itu, dukungan orang tua dalam aspek akademik dan non-akademik menjadi elemen penting dalam pengembangan potensi ABK. Prinsip dasarnya adalah bahwa pendidikan merupakan hak universal yang harus diakses oleh seluruh individu, tanpa diskriminasi.
Co-Authors Achmad Wahidy Ahmad Hafizi Ahmad Saiful Bahri Akhmad Rifqi Ramadhani Alouny Inthavong Amalina Anita Komalasari Anurak Kittisak ARIF RAHMAN Ayesha Fatima Batubara, Hendra Bui Thi Mai Phuong Bukman Lian, Bukman Darwin Effendi Dessy Dellasari Dessy Wardiah Dessy Wardiah, Dessy Dewi Utama Ela Fatmawati A Id Endang Rasuanti Erwin Sawitri Febrianti, Sri Rizky Fitri Yanti Hajji Ridzuan Happy Fitria Hasan, Nabilah binti Hayyu Pratiwi Huplan Inayati Indah Puspa Utami Intan Purnamasari Ismail, Mohd Faiz Isnayati Iwan Sumarli Julita Larashati Kanchana Suksri Karim, Aisyah Syafiah Kartina Kartina Khalid Al Harbi Khan, Imran Made Sumiati Astiti MARTINI Maulina Juherni MAYANG SARI Mia Salsabila Minh, Nguyen Van Missriani Missriani Missriani Missriani Missriani, Missriani Monalisa Muhammad Ali Muhammad Hafizuddin Muhammad Haziq Muhammad Rifki Muhammad Usman Khan Mustopa Muthiara Afifah Nasser Al Qahtani Noor, Rahimah Mohd Nur Afiqah Nurhayati Nurhayati Okta Sari Windi Astuti Okta Shelty Pertiwi, Satria Phuc, Le Huang Pramaishella Putri, Lissya Priyasmimana Puspa Indah Utami Putri Ayu Khairunisyah Rahman, Nurul Izza binti Randhawa, Arfa Karim Rani Safitri Ratih Tria Anggraini Ratu Wardarita Razak, Ahmad Zulfadli bin Mohd Sari Antika Sari, Mona Septianalisa Sithiphone Keomany Siti Muhajaroh SITI NUR AISYAH Siti Rukiyah Siti Solekhah ST Fianda Kirana Sugiarto Sulkiman Syamsidar Syamsidar Tan Mei Ling Thalia Margareta Tri Widayatsih Utami, Puspa Indah Vika Twinanda Vo Tuan Kiet Wahyuni, Nopintri Weny Novyanza Yanti Yessi Sepriyani Yousafzai, Malala Zainal, Aina Sofia binti Zaman, Mohd Kamarul