Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Daring Software Geogebra dan Scilab bagi Guru Matematika di Provinsi Banten Syamsuri Syamsuri; Hepsi Nindiasari; Anwar Mutaqin; Cecep Anwar HF Santosa
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202163.698

Abstract

GEOGEBRA AND SCILAB SOFTWARE ONLINE TRAINING FOR MATHEMATICS TEACHERS IN BANTEN PROVINCE. The utilization of Geogebra dan Scilab in mathematics learning is certainly inseparable from the role of teachers. This article aims to identify geogebra software's online training for mathematical learning. This online training was conducted synchronously 4 times in the period of September 2020, and accompanied asynchronously through the Edmodo application. Teachers who actively participate in online training are about 68 teachers. The teacher's response to learning by utilizing Geogebra and Scilab software depends on the teacher's initial ability regarding the software. The online training is able to add to the teacher's knowledge about mathematics learning software, especially Geogebra and Scilab.
Pengembangan Bahan Ajar Problem Based Learning untuk Pembelajaran Daring dengan Platform Edmodo Ana Fitri Aeni; Anwar Mutaqin; Yani Setiani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.694

Abstract

Pandemi Covid-19 atau yang dikenal sebagai virus korona secara global, membuat semua aktivitas yang mengundang khalayak ramai dihentikan. Salah satunya adalah kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan di sekolah. Untuk mensiasati kejadian tersebut, pemerintah mengeluarkan pengumuman untuk melakukan pembelajaran secara online atau daring yang disebut dengan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Penggunaan LMS (Learning Management System) sangat membantu guru untuk mengajar secara daring atau online. Selama pandemi, guru mengajar melalui aplikasi Whatsapp dan menggunakan buku sebagai bahan ajar. LMS yang dipilih dalam penelitian ini adalah Edmodo. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kevalidan dari penggunaan bahan ajar PBL untuk pembelajaran daring dengan platform Edmodo dan mengetahui bagaimana respon siswa saat menggunakan bahan ajar untuk pembelajaran daring. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Subjek penelitian ini adalah 10 siswa SMP BCK Cilegon. Hasil dari penelitian ini yaitu: (1) bahan ajar hasil pengembangan ini dinyatakan cukup valid oleh ahli materi dengan persentase 81,25% dan ahli media dengan persentase 79,17%, dan (2) penggunaan bahan ajar mendapat respon yang positif dari siswa.
Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis PBL (Problem Based Learning) pada Materi Penyajian Data untuk Siswa SMP Fatma Ramadanti; Anwar Mutaqin; Aan Hendrayana
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.759

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) untuk mengembangkan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP; (2) untuk mengetahui kelayakan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP; (3) untuk mengetahui kepraktisan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP; (4) untuk mengetahui keefektifan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). E-modul matematika yang dikembangkan dapat diketahui kualitas kelayakannya dari lembar validasi yang diisi oleh enam validator yaitu tiga validator materi dan tiga validator media. sedangkan angket respon guru matematika dan angket respon siswa digunakan untuk mengetahui kepraktisan e-modul dan tes ketuntasan digunakan untuk mengetahui keefektifan dari e-modul yang dikembangkan. Hasil pengembangan e-modul matematika berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi penyajian data untuk siswa SMP mendapatkan penilaian "sangat valid" dari enam validator, mendapatkan nilai "sangat baik" dari respon guru matematika dan respon siswa untuk kepraktisan e-modul, dan untuk tes ketuntasan secara individual 16 siswa dari 20 siswa tuntas sedangkan secara klasikal 85% siswa yang tuntas sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul matematika yang dikembangkan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS Amanatul Khaeroh; Nurul Anriani; Anwar Mutaqin
TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Vol 2, No 1 (2020): TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48181/tirtamath.v2i1.8570

Abstract

Salah satu masalah utama dalam pembelajaran di kelas yang berimbas terhadap pemahaman menyelesaikan masalah matematis adalah kemampuan penalaran matematis yang masih rendah. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis melalui model pembelajaran dan gaya belajar.  Alasan dari penelitian ini tentu dapat dijadikan salah satu acuan pembelajaran di sekolah untuk mewujudkan suasana lingkungan kelas yang kondusif sehingga antusiasme peserta didik dalam belajar matematika semakin meningkat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental semu dengan desain Pretest-Postest Control Group Desain. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SMKN Pertanian Kota Serang Propinsi Banten dan sampel dipilih secara purposive sampling sehingga diperoleh 2 kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, tes berupa soal essay berindikator kemampuan penalaran matematis. Pretes diberikan sebagai tes awal sebelum penelitian ini berlangsung pada kedua kelas tersebut. Serta pada awal pembelajaran kedua kelas mengerjakan instrument gaya belajar dengan tujuan untuk mengklasifikasi peserta didik yang termasuk kelompok tahap visual, auditori atau kinestetikl. Sedangkan postes diberikan setelah akhir penelitian pada kedua kelas berupa soal yang sama dengan sebelumnya. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: 1.  Terdapat pengaruh kemampuan penalaran matematis peserta didik  yang diberi model pembelajaran PBL lebih tinggi dari pada peserta didik yang diberi model pembelajaran ekspositori; (2) Terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan gaya belajar; (3) . Tidak terdapat  interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan penalaran matematis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) TERHADAP KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIS DAN SELF-EFFICACY SISWA Ummu Azizah; Anwar Mutaqin; Isna Rafianti
TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Vol 2, No 1 (2020): TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48181/tirtamath.v2i1.8321

Abstract

This research aimed to find out whether Means Ends Analysis (MEA) model can affect the students’ mathematical proofs ability and self-efficacy positively. The research used quasi experimental through non equivalent control group design. The result of this research conclude that: (1) Means Ends Analysis learning model gave positive effect towards mathematical proofs ability, and (2) Means Ends Analysis model gave positive effect to the students’ self-efficacy.
PENGARUH PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA Adkhiyah Adkhiyah; Yuyu Yuhana; Anwar Mutaqin
TIRTAMATH: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika Vol 1, No 2 (2019): Tirtamath: Jurnal Penelitian dan Pengajaran Matematika
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48181/tirtamath.v1i2.7144

Abstract

This study aim for knowing the effect of using the learning model Student Team Achievement Division (STAD) and Learning from the problem solving skills matematica. This study is conducted at SMKN 3 Tangerang from January to May. The population in this study is the whole student of SMKN 3 Kab. Tangerang and the sample is class student eleven. The research method uses experimental design with the treatment of student group (treatments) using the learning model Student Team Achievement Division (STAD) whereas for the control class using a conventional model. As for the moderator is the motivation student are learning on mathematical subject. For data analysis using variant analysis (ANAVA) two direction at a significance level of 5%. Based on the results of the analysis came the conclusion that: (1) There is the influence of STAD's learning model of students ' mathematical problem solving skills; (2) High motivation student problem solving capability is better than students with low motivation; (3) There is no interaction between learning and motivation to the students ' mathematical problem-solving skills; (4) The influence of the learning model of STAD is better than conventional learning in high motivation students, while in low motivation does not show a significant difference.
PENGARUH CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DAN SELF REGULATED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS Syahrul Anwar; Heni Pujiastuti; Anwar Mutaqin
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Prima: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v3i2.1169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model contextual teaching and learning dan self-regulated learning terhadap kemampuan koneksi matematis siswa, ditinjau dari siswa kategori self-regulated learning (tinggi, sedang, rendah). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Darul Fikri Pandeglang, sampel dipilih dua kelas secara acak, yaitu kelas X RPL 1 sebagai kelas eksperimen, dan kelas X TSM 1 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melaui tes dan non tes. Tes berupa 6 soal kemampuan koneksi matematis, sedangkan non tes berupa soal angket self-regulated learning. Pretest diberikan sebagai tes awal sebelum perlakuan contextual teaching and learning, sedangkan posttes dilakukan setelah diberikan perlakuan contextual teaching and learning.  Hasil yang diperoleh setelah proses pembelajaran dengan contextual teaching and learning dan self regulated learning terlihat adanya pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model contextual teaching and learning dan self-regulated learning berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis siswa.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK SISWA SMP KELAS VIII Neneng Farhatin; Heni Pujiastuti; Anwar Mutaqin
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2020): Prima: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v4i1.2082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar  matematika berbasis kearifan lokal dikarenakan belum banyak tersedianya bahan  ajar matematika berbasis kearifan lokal dan bahan  ajar ini diharapkan layak untuk digunakan, karena itu, peneliti membuat suatu karya bahan ajar  berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran matematika pada materi persamaan linier dua variabel. Metode dari penelitian ini adalah Research and Development Model ADDIE. Langkah-langkah pengembangan yang ditempuh adalah (1) analyze (analisis), (2) design (perancangan), (3) development (pengembangan), (4) Implementation (Implementasi),  (5) evaluation (evaluasi). Uji kelayakan berdasarkan  penilaian dari para ahli menunjukan bahwa bahan ajar berbasis kearifan lokal memperoleh kategori sangat baik dengan hasil penilaian dan validasi oleh ahli materi yaitu 80.00%  dan hasil penilaian dan validasi oleh ahli media 85% sehingga bahan ajar berbasis kearifan lokal ini layak untuk digunakan. Uji kelayakan berdasarkan  angket respon siswa menunjukkan bahwa bahan ajar matematika berbasis kearifan lokal ini memperoleh kategori sangat baik dengan persentase 81% sehingga bahan ajar matematika   berbasis kearifan lokal layak digunakan.
Systematic Literature Review: Adversity Quotient Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Pembelajaran Matematika Eki Sutisna; Novaliyosi Novaliyosi; Aan Hendrayana; Anwar Mutaqin
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v10i2.12528

Abstract

The purpose of this research is to describe the effect and the correlation between adversity quotient (AQ) and mathematical problem solving abilities in senior high school. The research method is Systematic Literature Review (SLR). The steps of this research are develop research questions; selection criteria; developing the search strategy; the study selection process; coding studies; appraising the quality studies; and synthesis result. Based on the result of 147 articles, there are 32 articles that appropriate with the criteria. The result of this study shows that Argument Driven Inquiry, Ethnomatics Problem Based Learning, Scaffolding Problem Based Learning, Learning Cycle 7E through Mind Mapping, Thinking Aloud Pairs Problem Solving, Two Stay Two Stray and Discovery Learning can be the references of math learning because have positive effect for student’s abilities in understanding mathematical concept, problem solving ability, critical thinking, creative thinking, creative reasoning, learning achievement, self confidence, learning independence, and achievement motivation through AQ. The student’s problem solving abilities can be seen from the several types of AQ. The quitter  are students who give up easily, the camper are students who feel satiesfied quickly with the result, without checking the answer again, and the climber are students who never give up.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Polya Ditinjau dari Kemampuan Representasi Matematis A Rizal Heru Cahya; Syamsuri Syamsuri; Cecep AHF Santosa; Anwar Mutaqin
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v5i1.4016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemecahan masalah matematis siswa di MTs Negeri 3 Serang pada materi sistem persamaan liniar dua variabel (SPLDV) berdasarkan teori Polya ditinjau dari kemampuan representasi matematis. Pemilihan subjek penelitian ini dipilih berdasarkan pada kategori siswa yang menguasai ketiga representasi matematis. Selanjutnya terpilih 3 siswa sebagai subjek dengan kategori memiliki ketiga kemampuan representasi matematik yaitu: representasi visual, representasi simbolik, dan representasi verbal. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dokumentasi, hasil tes kemampuan pemecahan masalah, dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Semua subjek mampu memahami masalah, merencanakan penyelesaian masalah, dan melaksanakan rencana penyelesaian. Namun kebanyakan masih bermasalah pada tahapan memeriksa kembali jawaban sesuai tahapan Polya. Kata Kunci: Polya, Pemecahan masala, Representasi Matematik