Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF STEM-PjBL AND ADVERSITY QUOTIENT ON HIGH SCHOOL STUDENTS’ PROBLEM SOLVING ABILITY Eki Sutisna; Aan Hendrayana; Anwar Mutaqin
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i2.8598

Abstract

The mathematics learning development is colored by advances in science and technology. The integration of STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) in today's mathematics learning should be a priority. This is due to the improving need for Human Resources who are competent in the STEM field, includes the ability to solve complex problems. In digital era, Mathematical Problem Solving Ability (KPMM) is needed. The students' are required to be competent in technology. By collaborating STEM-PjBL in learning activity, it is expected. that students' have KPMM improvement. This research aims to determine the effect of STEM-PjBL and Adversity Quotient (AQ) on KPMM. This research used quantitative approach with quasi-experimental method and nonequivalent pretest-posttest research design. This research used two classes, namely the experimental class for STEM-PjBL model and the control class for scientific approach. This research was conducted in one of the high schools in Tangerang with a population of all students in grade XI with sample around to 39 students who were selected by purposive sampling. This study used two instruments, namely the problem solving ability test instrument and the AQ non-test instrument. The results showed that STEM-PjBL and scientific learning had a positive effect on KPMM. Meanwhile AQ also had a positive effect in all categories. Beside that, this research also showed there was no interaction effect between the two of learning models and AQ on students' KPMM. Students who received STEM-PjBL and scientific learning obtained n-gain of 0.48 and 0.35, which means that there was an improvement in KPMM with a quite good category.Perkembangan pembelajaran matematika diwarnai oleh kemajuan sains dan teknologi. Integrasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam pembelajaran matematika saat ini harus menjadi prioritas. Hal ini karena meningkatnya kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dalam bidang STEM, mencakup kemampuan pemecahan masalah yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model STEM-PjBL dan Adversity Quotient (AQ) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain penelitian nonequivalent pretest-posttest. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu SMA kota Tangerang dengan populasi seluruh siswa kelas XI dengan sampel sebanyak 39 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan dua kelas, kelas eksperimen untuk model STEM-PjBL dan kelas kontrol untuk pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan dua instrumen yaitu instrumen tes kemampuan pemecahan masalah dan instrumen non-tes AQ. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa STEM-PjBL dan pembelajaran saintifik memiliki pengaruh positif terhadap KPMM. Begitupun dengan AQ yang juga berpengaruh positif terhadap KPMM di semua kategorinya. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan tidak adanya pengaruh interaksi antara kedua model pembelajaran dan AQ terhadap KPMM. Siswa yang mendapatkan model STEM-PjBL dan pembelajaran Saintifik memperoleh n-gain sebesar 0,48 dan 0,35 yang artinya terjadi peningkatan KPMM dengan kategori cukup baik.
Pengembangan E-modul Interaktif Berbasis Android Menggunakan PowerPoint Dan Ispring Suite Pada Materi Lingkaran Kelas VIII SMP Haeriyah; Yuhana , Yuyu; Mutaqin, Anwar
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): Matematika dan Pendidikan Matematika: Permasalahan dan Solusinya
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v6i2.2567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan E-modul interaktif berbasis android yang valid dan praktis serta dapat membantu dalam proses pembelajaran matematika di sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang di adaptasi dari Lee & Owens yang terdiri dari analisis (Analyze), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation) dan evaluasi (evaluation). Tahap penerapan atau uji coba produk dilaksanakan di SMPN 2 Cimarga yang melibatkan siswa kelas VIII C sebanyak 24 orang untuk mengetahui respon siswa dan 20 orang untuk mengetahui kepraktisan siswa serta satu orang guru matematika untuk mengetahui kepraktisan e-modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid berdasarkan penilaian oleh ahli media validasi, ahli materi dan ahli pendidikan dengan perolehan proporsi kevalidan secara berurutan yaitu ahli media sebesar 75,78% (valid), ahli materi sebesar 79,28% (valid) dan ahli pendidikan sebesar 76,28% (valid). E-modul juga dikatakan praktis berdasarkan penilaian kepraktisan oleh guru dengan nilai proporsi sebesar 84,17% (sangat praktis) dan penilaian kepraktisan oleh siswa sebesar 84,62% ​​(sangat praktis). Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik. 28% (valid) dan ahli pendidikan sebesar 76,28% (valid). E-modul juga dikatakan praktis berdasarkan penilaian kepraktisan oleh guru dengan nilai proporsi sebesar 84,17% (sangat praktis) dan penilaian kepraktisan oleh siswa sebesar 84,62% ​​(sangat praktis). Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik. 28% (valid) dan ahli pendidikan sebesar 76,28% (valid). E-modul juga dikatakan praktis berdasarkan penilaian kepraktisan oleh guru dengan nilai proporsi sebesar 84,17% (sangat praktis) dan penilaian kepraktisan oleh siswa sebesar 84,62% ​​(sangat praktis). Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik. Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik. Penilaian respon siswa terhadap penggunaan e-modul memperoleh nilai sebesar 83,70% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diartikan bahwa e-modul interaktif berbasis android yang telah dikembangkan layak dan praktis digunakan serta mendapatkan respon dari siswa yang sangat baik.
The Phenomenon of Boarding School and Its Mathematics Learning Hendrayana, Aan; Mutaqin, Anwar; Syamsuri, Syamsuri
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2019): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v10i1.4104

Abstract

The phenomenon of boarding school has evolved since the 1990s. In addition to having advantages, the school also has barriers in the learning process. Therefore, the need to explore some information directly related to the reasons why boarding school is developed, students’ life in school together and the learning process that occurred. The research method is used  a qualitative approach. Schools in this study are limited to Islamic boarding schools at junior high school level in grade VII. The research procedure is undertaken to find the phenomenon of research subjects that occurred at boarding schools. The validity of data in this research uses source and method triangulation techniques, namely by checking phenomena obtained from observations, interviews with parents, interviews with students, interviews with teachers, and interviews with teachers dormitories. The general conclusion regarding Islamic-based boarding schools is that the school has become the choice of parents in educating their children to gain abilities in the religious and academic fields. In mathematics learning, the teachers prefer direct approach learning rather than indirect learning, and also most of them do not use a lesson plan as teaching guides. Therefore, the school must be able to choose and apply a learning approach oriented to the conditions of diversity that occur in boarding schools so that students have no difficulty in receiving the subject matter. 
The effect of mathematical belief, self-regulated learning, and self-efficacy on secondary school students' mathematics learning achievement Rizqullah, Naufal; Syamsuri; Mutaqin, Anwar
Communications in Humanities and Social Sciences Vol. 5 No. 1 (2025): CHSS
Publisher : Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia (KIPMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21924/chss.5.1.2025.76

Abstract

This study aims to measure the effect of mathematical beliefs, self-regilated learning, self-efficacy on mathematics learning achievement in mathematics. This study was conducted in public and private junior high schools in Serang City. The research method used was a survey. The population of this study was all junior high school students in Serang City, Banten Province, Indonesia. The sample in this study was 394 students. The sample selection was carried out in stages, starting with the selection of schools based on their accreditation using quota sampling. Furthermore, classes were selected from each school accreditation using cluster sampling. The instruments used in this study were questionnaires on mathematical beliefs, self-regulated learning and self-efficacy, and a list of final semester exam scores for the 2023-2024 academic year. The data collected were then analyzed using a partial least square - structural equation model (PLS-SEM) approach. The results obtained in this study were a structural equation model that describes the effect of mathematical beliefs, self-regulated learning, self-efficacy on mathematics learning achievement. The goodness of fit test showed that the model was classified as appropriate. The model shows that the variables that relative large effect on mathematics learning achievement are self-efficacy and self-regulated learning.
Profil Kemampuan Literasi Numerasi Siswa dengan Gaya Kognitif Verbalizer-Imager dan Alternatif Strategi Pembelajarannya Dahlia, Dini; Pujiastuti, Heni; Mutaqin, Anwar
Academy of Education Journal Vol. 16 No. 2 (2025): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v16i2.3073

Abstract

Numeracy literacy is an essential 21st‑century skill, yet Indonesian students continue to face difficulties in reasoning and applying mathematical concepts in real‑world contexts. This study aims to describe the numeracy literacy profiles of senior high school students based on verbalizer-imager cognitive styles and to formulate alternative learning strategies suited to these characteristics. A descriptive qualitative approach was employed with 12 grade‑X students from two public senior high schools in Serang Regency, purposively selected based on their numeracy literacy levels (high, medium, low) and cognitive styles. Data were collected through numeracy literacy tests, cognitive style questionnaires, and semi‑structured interviews, then analyzed using Miles and Huberman’s model with the assistance of NVivo 12 Plus. The findings indicate that verbalizer students rely on narratives but struggle with visual interpretation, while imager students excel in visualization yet require reinforcement of numerical concepts. These differences influence their problem‑solving strategies, highlighting the need for adaptive multimodal learning that integrates narratives, visualization, and reflection to enhance numeracy literacy.
PENGARUH PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Fitriyani, Amaliyah; Mutaqin, Anwar; Fakhrudin, Fakhrudin
Wilangan: Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2025): September 2025
Publisher : FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/wjirpm.v6i3.33498

Abstract

Untuk mewujudkan pembelajaran berkualitas, salah satu hal yang dapat dilakukan oleh guru adalah menggunakan model pembalajaran yang sesuai. Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan adalah model discovery learning berbantuan AI. AI dapat membantu memberikan umpan balik yang dipersonalisasi untuk meningkatkan pemahaman siswa, discovery learning memberi siswa kesempatan untuk aktif belajar dan menemukan konsep matematika sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu pengaruh dari penerapan discovery learning berbantuan AI terhadap hasil belajar matematika siswa dari domain kognitif dan juga afektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Cilegon tahun ajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini adalah tiga kelas dari tujuh kelas yang yang ada di tingkat VIII di MTSN 2 Kota Cilegon yang masing-masing kelasnya terdiri dari tiga puluh orang siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Desain penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest controlled group untuk mengevaluasi pengaruh model discovery learning berbantuan AI terhadap hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model discovery learning berbantuan AI berpengaruh positif terhadap hasil belajar ranah kognitif dan afektif siswa.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN KRITERIA WHATSON Suhendra, Suhendra; Nindiasari, Hepsi; Yuhana, Yuyu; Mutaqin, Anwar
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6961

Abstract

Soal matematika adalah pertanyaan atau masalah yang menguji pemahaman konsep matematika dan kemampuan siswa dalam menerapkan rumus, prosedur, dan logika untuk menemukan solusi. Soal-soal ini bisa berkaitan dengan berbagai topik matematika, mulai dari aritmetika dasar hingga topik yang lebih kompleks seperti aljabar, geometri, trigonometri, kalkulus, dan lainnya. Namun, masih terdapat kesalahan yang sering terjadi dalam menyelesaikan masalah terkait geometri, khususnya pada topik bangun ruang sisi datar. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur terkait kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada topik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dengan mendokumentasikan dan mereview 20 artikel yang terindeks secara nasional,internasional, dan scopus. Kemudian artikel-artikel tersebut dikelompokkan ke dalam beberapa kategori. Dari hasil penelitian, terdapat 11 artikel yang membahas mengenai kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan kriteria Watson. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa masih terdapat kesalahan yang sering dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan kriteria watson. Jenis kesalahan yang paling umum adalah kesalahan prosedural, konseptual, dan Kesimpulan akhir. Kesalahan tersebut disebabkan siswa tidak memahami konsep dasar yang mendasari langkah-langkah prosedural, seperti salah menerapkan rumus atau prinsip dasar matematika dan kesalahan dalam interpretasi hasil perhitungan, di mana siswa mungkin tidak memeriksa kembali hasilnya atau salah dalam menghubungkan hasil dengan konteks soal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK Fadilah, Choirunisa Fitri; Mutaqin, Anwar; Setiani, Yani
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v16i1.14557

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas X SMKN 5 Kota Serang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu pada desain Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi yang ada didapatkan dengan teknik cluster random sampling,  dengan menggunakan instrumen penelitian berupa tes serta non tes. Instrumen tes berupa pretes-postes untuk mengukur hasil belajar aspek kognitif dan instrumen non tes berupa angket untuk mengukur aspek afektif. Teknik analisis data deksriptif hasil penelitian memperlihatkan, nilai rata-rata instumen tes hasil belajar ranah kognitif postes adalah 79,69 serta nilai rata-rata instumen non-tes hasil belajar ranah afektif angket 74,58. Stastistik Inferensial memakai uji one sample t-test didapatkan untuk instrumen tes hasil belajar ranah kognitif nilai sig- serta untuk instrumen non-tes hasil belajar ranah afektif nilai sig- yang mempunyai arti  ditolak serta  diterima. Jadi dapat disimpulkan terkait model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika.
Pengembangan E-Modul Berbasis Model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa A'yuni, Rizqi Fu'adatul; Mutaqin, Anwar; Pujiastuti, Heni
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v6i3.22697

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul berbasis model Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (REACT) untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Imlementation, dan Evaluation). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 40 siswa kelas VIII SMPN 3 Cikupa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket dan tes. Intrumen yang digunakan adalah lembar validasi, lembar respon, dan lembar tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif dan teknik anilisis kuantitatif. Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh validator ahli materi dan ahli media diperoleh kesimpulan bahwa e-modul telah valid dengan kategori sangat valid. Hasil respon guru dan siswa juga menunjukkan bahwa e-model telah praktis dengan  kategori sangat praktis. Serta melalui uji N-Gain dapat diketahui bahwa dari hasil tes siswa menunjukkan peningkatan kemampuan pemahaman konsep dengan kategorikan tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan e-modul yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa. Kata kunci: e-modul; relating, experiencing, applying, cooperating, transferring (REACT),  pemahaman konsep matematis.
Pengembangan Instrumen Soal Higher Order Thinking Skills (Hots) Matematika Berdasarkan Brookhart Konteks Motif Batik Pandegelang Pada Siswa MTs Hanafi, Muhamad; Syamsuri, Syamsuri; Mutaqin, Anwar
Media Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v10i1.5207

Abstract

Pembelajaran matematika membutuhkan instrumen higher order thinking skills (HOTS). Namun, kurang tersedianya soal-soal HOTS yang membuat siswa jarang dilatih mengerjakan soal HOTS dan guru belum sepenuhnya mengembangkan soal HOTS dalam upaya meningkatkan HOTS siswa. Berdasarkan wawancara siswa di MTs Pandeglang, siswa tidak mengenal akan budaya batik khas Pandeglang. Penyusunan instrumen HOTS berdasarkan kategori Susan M. Brookhart yaitu: 1) higher order thinking as transfer, 2) higher order thinking as critical thinking, dan 3) higher order thinking as problem solving. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pengukur HOTS matematika berdasarkan Brookhart konteks batik Pandeglang bagi siswa SMP/MTs kelas VII semester 2. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan tahapan ADDIE yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah soal tes HOTS berbentuk uraian, lembar observasi, angket respon, dan lembar wawancara. Adapun alur penelitian dimulai dengan analisis awal, pengembangan kisi-kisi soal HOTS, validasi ahli, revisi, uji praktisi, uji coba skala kecil, revisi, dan uji coba skala besar. Hasil penelitian 3 butir soal HOTS yang dikembangkan mempunyai kualitas valid dilihat dari uji validitas butir soal semua diatas 0,5, reliabilitas 0,77, tingkat kesukaran sedang, serta daya pembeda baik dan sedang. Skor rerata HOTS siswa adalah 56,7 (cukup). Kesimpulan penelitian ini adalah menghasilkan instrumen pengukur HOTS siswa MTs yang valid dan reliabel.