Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Pengembangan Koleksi di SMA Negeri Tellu Limpoe Kabupaten SIDRAP Syahdan Syahdan; Madinatul Munawwarah Ridwan; Ismaya Ismaya; Andi Muhammad Aminullah; Elihami Elihami
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 1 No 2 (2021): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.312 KB)

Abstract

Sekilas sangat jelas persinggungannya dalam aktualisasi nilai keislaman dan etika pustakawan dari sudut pandang nilai etika atau nilai moral baik dan buruk dalam sistem tata nilai. Sebagaimana konsep etika sering dipahami sebagai sopan santun, tata susila, tata krama, dan budi pekerti. Sehingga penerapan konsep nilai dan etika dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab pustakawan akan terwujud nyata sesuai nilai etika profesi dan nilai keislaman. Dengan memahami kode etik, maka pustakawan akan bekerja sepenuh hati dan penuh dedikasi tanpa pamrih. Pustakawan yang memahami konsep nilai keislaman adalah pustakawan yang bekerja ulet dan tekun, jujur dan disiplin penuh integritas dan semangat tinggi demi untuk mengabdikan diri pada profesi dan memberi kebaikan pada masyarakat. Begitupun sesama kolega mampu merawat kekerabatan dan silaturahmi dan hubungan Tuhan dan manusia lebih- lebih dekat dan terjaga. Inilah kunci dari ajaran agama dan pedoman kode etik pustakawan, tidak hanya menjadi konsep teoritis tetapi mampu terimplementasi dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pustakawan professional dan manusia paripurna
Peranan Perpustakaan Perahu Pustaka Pattingalloang dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat di kabupaten Polewali Mandar Syahdan Syahdan; Madinatul Munawwarah Ridwan; Ismaya Ismaya; Andi Muhammad Aminullah; Elihami Elihami
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 1 No 2 (2021): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.313 KB)

Abstract

Perpustakaan merupakan suatu organisasi yang memberikan jasa penyedia informasi bagi semua orang yang membutuhkan dalam hal ini pemustaka Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer yang terdiri kepala Perpustakaan Perahu Pustaka Pattingalloang, pengelola, pengguna Perpustakaan Perahu Pustaka Pattingalloangdan pemerintah daerah Kabupaten Polewali Mandar dan sumber data sekunder yang diperoleh dari berupa laporan keuangan publikasi perusahaan, laporan pemerintah, artikel, buku-buku sebagai teori, majalah, dan lain sebagainya. Instrumen penelitian ini menggunakan panduan pedoman wawancara, dan dokumentasi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik pengolahan dan analisis data melalui beberapa tahap yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peranan Perpustakaan Perahu Pustaka Pattingalloang dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat di kabupaten Polewali Mandar yaitu 1. Gambaran Minat Baca Masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar Minat baca masyarakat pulau/pesisir di Kabupaten Polewali Mandar, tergolong tinggi dan sebagian pula masyarakat pulau/pesisir minat bacanya masih rendah, namun selama ini rendahnya minat baca masyarakat disebabkan karena akses buku bacaan ke masyarakat pulau/pesisir masih kurang.2 Peranan Perpustakaan Perahu Pustaka Pattingalloang dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar: a) Perpustakaan Perahu Pustaka Pattingalloang mempunyai peranansebagai penyedia layanan perpustakaan kepada masyarakat pulau/pesisir dengan cara mengelola buku bacaan dan menyediakan informasi atau bahan bacaankemudianmembantu mencari buku bacaan yang diinginkan oleh masyarakat pulau/pesisir serta memberikan pelayanan dengan baik; b) Perpustakaan Perahu Pustaka Pattingalloang sebagai penyedia sarana dan prasarana ditinjau dari segi fasilitas seperti koleksi buku sudah mencukupi sudah ada ribuan buku dan juga fasilitas penunjang seperti buku, box untuk menyimpan buku bacaan serta terpal yang digunakan untuk menggelar buku di pinggir pantai; c) Perpustakaan Perahu Pustaka Pattingalloang sebagai media sosialisasi minat baca masyarakat pulau/pesisir di Kabupaten Polewali Mandar yakni dengan cara mengadakan kegiatan literasi kreatif, seperti gelar buku ketika tiba disuatu pulau/pesisir, kemudian mengadakan diskusi, lomba mewarnai, pemutaran film, dan mempromosikan buku-buku yang ada di perpustakaan melalui media sosial seperti facebook dan istagram; d) Perpustakaan Perahu Pustaka Pattingalloang mempunyai peranan dalam hal menambah koleksi buku perpustakaan dapat dilakukan dengan cara mempromosikan kegiatan melalui media sosial seperti facebook, twiiter, istagram danyoutube dan media sosial inilah yang amat berperan untuk memperoleh sumbangan buku-buku disamping itu cara lain yang dilakukan pengelola yakni mengadakan seminar tentang membaca dan dari situlah juga mendapat banyak bantuan berupa buku bacaan.
Peranan Perpustakaan dalam Mendukung Proses Pembelajaran Siswa Madrasah Aliyah Ma’had Manailil Ulum Pondok Pesantren Guppi Samata Syahdan Syahdan; Madinatul Munawwarah Ridwan; Ismaya Ismaya; Andi Muhammad Aminullah; Elihami Elihami
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 1 No 2 (2021): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.094 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang Peranan Perpustakaan dalam Mendukung Proses Pembelajaran Siswa Madrasah Aliyah Ma’had Manailil Ulum Pondok Pesantren Guppi Samata. Pokok masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana Peranan Perpustakaan dalam Mendukung Proses Pembelajaran Siswa Madrasah Aliyah Ma’had Manailil Ulum Pondok Pesantren Guppi Samata dan faktor yang menjadi penghambat perpustakaan dalam mendukung proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Peranan Perpustakaan dalam Mendukung Proses Pembelajaran dan faktor yang menjadi penghambat perpustakaan dalam mendukung proses pembelajaran siswa Madrasah Aliyah Ma’had Manailil Ulum Pondok Pesantren Guppi Samata. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif. Dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan alat bantu berupa pedoman wawancara, kamera handphone dan tape recorder. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data dan verifkasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perpustakaan sangatlah berperan penting dalam mendukung proses pembelajaran siswa Madrasah Aliyah Ma’had Manailil Ulum Pondok Pesantren Guppi Samata karena siswa sudah memanfaatkaan perpustakaan dalam proses pembelajaran dan perpustakaan menyediakan koleksi yang dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi pengguna dengan menyesuaikan kurikulum di sekolah sehingga dapat menunjang proses pembelajaran, hanya saja dari segi (SDM) pengelola perpustakaan yang tidak berlatar belakang ilmu perpustakaan sehingga belum memiliki mutu dan kualitas sebagai tenaga profesional apalagi dia juga merangkap sebagai tenaga pengajar sehingga pelayanan di perpustakaan tidak terlalu efektif selain itu kurangnya jumlah eksemplar buku dari sebagian mata pelajaran.
Strategi Membangun Kerja Sama dalam Upaya Peningkatan Layanan Perpustakaan Andi Ahmad Chabir Galib; Arham Arham; Ismaya Ismaya; Haruddin Haruddin; Musdiawati Nafa Hidayah
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 2 (2022): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (981.134 KB)

Abstract

Kerja sama perpustakaan perlu dilaksanakan guna meningkatkan layanan kepada pemustaka. Perpustakaan mengutamakan kebutuhan pemustaka apabila dilaksanakan kerja sama maka akan menambah relasi, juga memperluas jangkauan akses informasi kepada pemustaka. Unsur yang menyokong agar berhasilnya suatu kerja sama yaitu, kesadaran dari pihak perpustakaan yang mengerti akan pentingnya kerjasama, struktur yang jelas menjalankan kerjasama, sarana yang dimiliki perpustakaan untuk bekerjasama seperti OPAC, computer, jaringan internet, dan lainnya. Namun yang paling penting dari semua hal tersebut yaitu, kesadaran diri dan keterampilan untuk menggaet pihak atau instansi lain yang akan diajak kerjasama. Selain itu sadar akan apa saja yang dimiliki untuk memantaskan diri dalam mengajak instansi yang diajak bekerjasama.
Komunikasi Interpersonal Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Daring Media Whatsapp Eka Wahyuni; Ismaya Ismaya
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 2 No 1 (2022): Maktabatun
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melibatkan komunikasi antar siswa SDK Serang Kecamatan Bungin Kabupaten Enrekang dalam pembelajaran daring melalui media WhatsApp. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis komunikasi antar siswa selama pembelajaran online melalui WhatsApp dan efektivitas komunikasi antar siswa selama pembelajaran online melalui WhatsApp. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan teknik wawancara informan. Penelitian ini menggunakan teori difusi inovasi. . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi yang dilakukan oleh siswa SDK Serang di Kabupaten Bungin Kabupaten Enrekang dengan menerapkan pembelajaran online dengan media utama WhatsApp menciptakan pembelajaran interaktif dan komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh siswa, guru dan orang tua dibangun menggunakan media whatsapp dinilai cukup efektif.
Kebijakan Akses & Layanan Arsip di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Istimewa Yogyakarta Madinatul Munawwarah Ridwan; Ismaya Ismaya; Verry Mardiyato; Nurpa Zaitun Zain
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 3 No 1 (2023): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.995 KB)

Abstract

Abstract: Each agency produces documents and archives for the purpose of being a memory and information center if files are needed as information, providing data to employees who need data regarding the results of activities and work in the past and providing vital information in accordance with statutory provisions. The formulation of the problem in this study How is the access policy and archive services at the Yogyakarta Regional Library and Archives Office? The data collection method used included interviews with informants, observation and direct viewing of services carried out by the Yogyakarta Regional Library and Archives Agency. BPAD Yogyakarta has a vision to become a Learning Community with Character and Culture. the researcher is interested in discussing archive policies and services at the Yogyakarta Regional Library and Archives Agency, with the aim of knowing the archive services provided by the Yogyakarta Regional Library and Archives Agency to the public. As for the results of this study, the Yogyakarta Regional Library and Archives Agency is one of the existing organizational bodies to serve the needs of the community by developing, fostering, serving and managing archives in the city of Yogyakarta. The results of this study indicate that BPAD DIY has provided good service and it is hoped that it will continue to increase to achieve even better service. Archive access policies in BPAD DIY have been explained in great detail by archivists to make it easier for users to access the archives they want. Abstrak: : Setiap instansi menghasilkan dokumen dan naskah Arsip yang bertujuan sebagai pusat ingatan dan informasi jika berkas diperlukan sebagai keterangan, memberikan data kepada pegawai yang memerlukan data mengenai hasil-hasil dari kegiatan dan pekerjaan pada masa lampau dan memberikan keterangan vital sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini Bagaimana kebijakan akses dan layanan arsip di kantor Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah Yogyakarta?. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara kepada informan, observasi dan melihat secara langsung pelayanan yang dilakukan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta. BPAD Yogyakarta mempunyai visi menjadi Mewujudkan Masyarakat pembelajar yang Berkarakter dan Berbudaya. maka peneliti tertarik untuk membahas tentang kebijakan dan layanan arsip di Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah Yogyakarta, dengan tujuan untuk mengetahui pelayanan arsip yang diberikan Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah Yogyakarta kepada masyarakat. Adapun hasil dari penelitian ini Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta merupakan salah satu badan organisasi yang ada untuk melayani kebutuhan masyarakat dengan mengembangkan, membina, melayani dan mengelolah arsip yang ada di kota Yogyakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa BPAD DIY telah memberikan pelayanan yang baik dan diharapkan akan terus meningkat untuk mencapai pelayanan yang lebih baik lagi. Kebijakan akses arsip yang ada di BPAD DIY telah diperjelas dengan sangat detail oleh arsiparis agar mempermudah pemustaka dalam mengakses arsip yang diinginkannya.
Literacy Education: Communication Literacy Model in Tudang Sipulung Culture in Patondonsalu Village at Enrekang District Ismaya; Mahmuddin; Arifuddin Tike; I Ibrahim
SAGA: Journal of Technology and Information System Vol. 1 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1708.924 KB) | DOI: 10.58905/saga.v1i1.15

Abstract

This type of research is descriptive qualitative research conducted in the village of Patondonsalu, Enrekang Regency, focusing on the communication literacy model in the Tudang Sipulung culture. The results showed that the communication literacy model in the implementation of culture tudang sipulung in the Patondonsalu village is fine enough because it has fulfilled elements: identification topic/subject, target audience, relevant formats, types source; exploration sources, and information appropriate to the topic; organization, evaluation and compiling information according to the logical arrangement, distinguishing among facts and opinions, and uses visual tool aids for comparing and contrasting information; (who); (what is said); (communication channel); (to whom); and with what effect (element of influence/effect) or what is the effect of the communication. However, the applied communication literacy model is not yet maximum because there is not yet relevant selection and recording information, the creation information not yet well done, presentation, dissemination or display of information from results activity tudang sipulung also out yet there. Then output appraisal, based on other people input from implementation culture tudang sipulung still very low and almost no at once
Pola Komunikasi dalam Pelayanan Bimbingan dan Konseling di SDN 172 Enrekang Ismaya Ismaya; Andi Ahmad Chabir Galib; Syawal Sitonda; M Yunus Sudirman; Mawaddatul Maykam
EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling Vol 5 No 1 (2023): EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edupsycouns.v5i1.5729

Abstract

This paper is the result of a descriptive qualitative research that aims to determine effective communication patterns in the implementation of guidance and counseling at Public Elementary School Number 172 Enrekang. The results showed that SD Negeri No. 172 Enrekang had 248 students, and did not yet have a teacher who specifically handles guidance and counseling, so that each class teacher became the executor of guidance and counseling services in his class. Class teachers who act as counselors provide guidance and counseling services to students through instilling values ​​in appropriate subjects, building empathetic communication, setting an example and giving appreciation and reinforcement. Public Elementary School Number 172 Enrekang should have a counselor who specifically handles guidance and counseling, given the large number of students, besides that counselors need to have special abilities, especially in terms of communicating with children, so that the guidance and counseling process can run better and more effectively.
An Analysis of Library Management System Development in South Sulawesi Ismaya Ismaya; M Yunus Sudirman; Andi Ahmad Chabir Galib; Mawaddatul Maikam
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.4139

Abstract

Website-based library services have been implemented in various libraries in Indonesia, especially those in South Sulawesi. Almost every librarian employee (librarian) routine is greatly helped by the presence of this technology. This research method was carried out with the aim of conducting a survey of 33 libraries that have implemented a library automation system. While the rest also adopted a similar system. The research method uses qualitative descriptive method through questionnaire surveys and direct visits to several libraries in South Sulawesi. We first do further exploration. The survey results showed that of the 33 libraries that filled out the questionnaire, 24 of them had used the library automation system because of the convenience provided by the use of this technology. The results of the analysis of the data obtained during the research show that the use of the Library Management System in the library fulfills two main aspects of the Technology Acceptance Model (TAM) theory. Utilization of the Library Management System is considered useful to help work in the library, including to assist users in the process of searching for information, the library provides services to users more quickly.
TREN PERKEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN PERPUSTAKAAN DI SULAWESI SELATAN Ismaya Ismaya; Syahdan Syahdan; Andi Ahmad Chabir Galib; Mawaddatul Maykam
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 5, No. 2 (2023): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v5i2.17002

Abstract

Rutinitas utama yang dilakukan oleh perpustakaan yakni mengorganisasikan ilmu pengetahuan (knowledge management) agar dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh pemustaka. Tata kelola dan layanan perpustakaan mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Namun demikian beberapa perpustakaan yang ada saat ini masih bertahan dengan tata kelola dan bentuk layanan yang konvensional karena satu dan lain hal, ataupun karena tak ingin terjebak dalam teknologi yang menurutnya menyulitkan itu. Dari urgensi masalah tersebut, maka dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis jumlah perpustakaan di Sulawesi Selatan yang telah menerapkan layanan berbasis website serta menganalisis kendala dan tantangan yang dihadapi perpustakaan dalam menerapkan sistem layanan berbasis website. Penelitialn ini menggunalkaln metode riset kombinalsi (mixed methods resealrch) yalitu penelitialn yalng didalsalri paldal galbungaln positivisme daln posotivisme. Penelitian ini mensurvei 54 perpustakaan yang telah menerapkan sistem automasi perpustakaan. Data diperolah melalui angket survey dan kunjungan langsung ke beberapa perpustakaan yang kami pilih untuk penjajakan lebih jauh. Survei menunjukkan bahwa dari 54 perpustakaan yang menjadi sasaran survei, 48 diantaranya telah menggunakan sistem otomasi perpustakaan karena kemudahan yang diberikan. Kendala dan tantangan yang pada umumnya dialami perpustakaan ialah internet connection, hardware, the system itself, and human resources.
Co-Authors Abdillah Salman Lubis Agustiana, Ria Ahmad Dzulfajri Syahruddin Allo, Karmila Pare Aminullah Aminullah Aminullah, Andi Muhammad Amiruddin, Eka Wahyuni Andi Ahmad Chabir Galib Andi Hutami Endang, Andi Hutami Andi Jamiati Paramita Andi Khaerun Nisa Apriyanto Apriyanto Arham Arham Arifuddin Tike Asbar Asbar, Asbar Asni Asni Assidiq, Ilham Cahyani Cahyani Dellia Santi Wulandari Dian Firdiani Eka Wahyuni Eka Wahyuni Eka wahyuni Ekajayanti Kining ELIHAMI, ELIHAMI Fachry Abda El Rahman Fatri Ardiansyah Fitriyanti Sulaiman Hairul, Muh Haruddin Haruddin Hasna, Hasna Hasniar Husain Hendriadi, Hendriadi Herlina Herlina Hutami Endang I Ibrahim Irsan Irsan Ismail Israwanti, Nurul Ita Sarmita Samad karmila karmila Lisa Lisa, Lisa M. Yunus Sudirman Mahmuddin Masnur Masnur Masrurah Arifin Bando Mawaddatul Maikam Mawaddatul Maykam Mawar Mawar Moh Takdir Muh Husain Kamaruddin Muh. Husain Kamaruddin Muh. Idham Haliq Muhammad Najib Muhammad Syafaat Musdalifah Ifah Rahman Musdalifah Musdalifah Musdiawati Nafa Hidayah Mustakim Mustakim Nasrullah Nasrullah Nawis, Andi Nurul Azriana A. Nur Atiqa Nurhapisah, Nurhapisah Nurhidayat Muhammad Said Nurlaeli Jamaluddin Nurmila Ramadani Nurmilasari, Nurmilasari Nurpa Zaitun Zain Nursyawal Nacing Pare Allo, Karmila Pramita, Andi Jumiati Putri, Amelia Wardani Rahma Rahma Rahman, Musdalifah ifah Rahmat Rahmat Ridwan, Madinatul Munawwarah Ridwan, Ridwan Rista Astari Rusdin Rizka Amalia Rusmayadi Sadaruddin, Sadaruddin Saidang Saidang Salih Jamaan Al Zahrani Saputri, Fira Sigit Bintara Siti Nuryani, Siti Sri Harimurti Suherdiansyah Suherdiansyah Suherdiansyah, Suherdiansyah Suherman Suherman Suherman suherman Suherman, Suherman Suleman, Samira Syafaat, Muhammad Syahdan Syahdan Syahdan Syahdan Syahdan, Syahdan Syahruddin, Ahmad Dzulfajri Syamsul Arifin Syawal Sitonda Syawal Syawal Tri Surianingsih Udin, Fitra Umiyati Jabri Ushwa Dwi Ushwa Dwi Masrurah AB Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando Verry Mardiyato Widiawati, Wilda Yosephine Laura Rynardia Esti Nugraheni Yundari, Yundari Yunus Busa Yusril S, Muh.