Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecelakaan Kerja Pada Pengrajin Kayu Di Jalan Pahlawan Kecamatan Medan Perjuangan Manalu, Yosephin Putri C; Sitorus, Junita; Siregar, Santy Deasy; Saputra, Firman Firdauz; Kusumawardani, Eva Flourentina; Siahaan, Perry Boy Chandra
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2780

Abstract

Industri kayu merupakan industri untuk memenuhi kebutuhan manusia diantaranya industri daur ulang kayu bekas(kusen, pintu, dan jendela) yang memiliki resiko kecelakaan kerja. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecelakaan Kerja Pada Pengrajin Kayu Jalan Pahawan, Penelitian ini menggunakan desain studi crosssectional dengan jumlah responden 50 dan menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, tidak terdapat hubungan terhadap kecelakaan kerja  variabel usia   dengan nilai p=0,064 > (α = 0,05),  masa kerja  nilai  p=.722,  pendidikan dengan nilai p=.336. Hasil penelitian menyatakan adanya hubungan antara lingkungan kerja dengan kecelakaan kerja dengan nilai-p 0.018 <0.05 dan prilaku tidak aman memiliki hubungan atau pengaruh terhadap kecelakaan kerja dengan nilai-p 0.018 <0.05. Kondisi tidak aman memiliki hubungan dengan kecelakaan kerja. Tempat kerja yg tidak penuhi standard dan prasyarat kesehatan dan keselamatan kerja bisa menyebabkan penurunan daya produksi dan produktifitas.Kata Kunci :Prilaku, Kondisi, Kecelakaan Kerja The wood industry is an industry to meet human needs, including the furniture industry, as well as the used wood recycling industry (frames, doors, and windows) which have the risk of work accidents. The purpose of this study was to determine the factors that influence work accidents on wood craftsmen at Jalan Pahawan. This study used a cross sectional study design with 50 respondents and used a cross sectional study design. Results Based on the research, there is no relationship with work accidents with the age variable p value = 0.064 > (α = 0.05), working period p = .722, education with p = .336. The results of the study stated that there was a relationship between the work environment and work accidents with a p-value of 0.018 <0.05 and behavior had no relationship or influence on work accidents with a p-value of 0.018 <0.05. Unsafe conditions have a relationship with work accidents. Workplaces that do not meet occupational health and safety standards and prerequisites can lead to a decrease in production power and productivity.Keywords: Behavior, Condition and Work Accident
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Sistolik Terisolasi : SCOPING REVIEW P, Ridho Afriansyah; Ginting, Rafael; Wau, Herbert; Siahaan, Perry Boy Chandra; Putra, Onetusfifi; Fadillah, Mardi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2782

Abstract

Kejadian hipertensi sistolik terisolasi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya masih menjadi kajian riset yang perlu ditangani dengan cepat untuk menekan angka kejadiannya yang saat ini terus meningkat. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi sistolik terisolasi. Penelitian ini menggunakan metode scoping review untuk melihat, mengakumulasi dan mensitesis hasil penelitian terdahulu tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi sistolik terisolasi. Kriteria inklusi pada studi ini adalah artikel yang terbit pada journal database terindeks PubMed, Google Scholar, Elsevier dalam Bahasa Inggris, dengan desain Cross-sectional, Case control, dan Cohort. Jurnal terbit dalam rentang tahun 2018 – 2022 dan 16 artikel yang memenuhi kriteria inklusi tersebut. Dari hasil pencarian 637 artikel dari 3 database (Google scholar, elsevier dan pubmed ) dimana 108 diantaranya merupakan artikel terduplikat dan dikeluarkan. Sebanyak 529 artikel yang tersisa dikeluarkan artikel yang tidak sesuai dengan inklusi sebanyak 517 artikel sehingga terdapat 12 artikel yang relevan dan dilakukan review serta dianalisis menggunakan aplikasi NVIVO-12 Plus. Analisis menunjukkan bahwa umur, merokok, konsumsi alkohol, diet rendah garam, aktivitas fisik dan indeks massa tubuh merupakan faktor- faktor dominan yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi sistolik terisolasi. Tingginya faktor resiko kejadian hipertensi sistolik terisolasi dikarenakan peningkatan tekanan darah sistolik yang terjadi sejalan dengan proses penuaan, kebiasaan merokok ≥5 bungkus/tahun, konsumsi alkohol ≥100 gram/hari, konsumsi garam yang melebihi 6 gram/hari, kurangnya aktivitas fisik dan indeks massa tubuh yang berlebih. Penderita hipertensi sistolik terisolasi sangat rentan terkena penyakit kardiovaskular. Kejadian hipertensi sistolik dapat dicegah dengan melakukan aktivitas fisik seperti melakukan pekerjaan rumah, berolahraga seperti lari pagi atau sore, senam aerobik dan berenang dengan intensitas 21 menit/hari dapat menurunkan tekanan darah hingga 4-9 mmHg. Unutk pencegahan selanjutnya ialah dengan menghindari konsumsi alkohol serta merokok, menjaga asupan konsumsi garam tidak melebihi 6 gram dalam sehari dan menjaga indeks massa tubuh.Kata Kunci: faktor risiko, hipertensi sistolik terisolasi, tekanan darah sistolik The incidence of isolated systolic hypertension and the factors influence still a research study that needs to be addressed quickly to reduce the incidence rate which is currenly increasing. The purpose of this study was to examine the factors that influence incidence of isolated systolic hypertension. This study uses the scoping review method to view, accumulate and synthesize the results of previous studies on the factors incidence of isolated systolic hypertension. Inclusion criteria in this study were articles published in indexed journal databases PubMed, Google Scholar, Elsevier in English, with a cross-sectional design, case control and cohort. Journal published in the range of 2018 – 2022 and 16 articles that meet the inclusion criteria. The search results 637 articles from 3 databases (Google Scholar, Elsevier and Pubmed) of which 108 are duplicate articles and were removed. The remaining 529 articles were excluded from the inclusion of 517 articles, so there were 12 relevant articles which were reviewed and analyzed using the NVIVO-12 Plus application. The analysis shows that age, smoking, alcohol consumption, low salt diet, physical activity and body mass index are the dominant factors that influence the incidence of isolated systolic hypertension. The high risk factors for isolated systolic hypertension are due to an increase in systolic blood pressure that occurs in line with the aging process, smoking habits 5 packs/year, alcohol consumption ≥100 grams/day, salt consumption that exceeds 6 grams/day, lack of physical activity and mass index excess body. Patients with isolated systolic hypertension are very susceptible to cardiovascular disease. The incidence of systolic hypertension can be prevented by doing physical activities such as doing homework, exercising such as running in the morning or evening, aerobic exercise and swimming with an intensity of 21 minutes/day can reduce blood pressure by 4-9 mmHg. For further prevention is to avoid alcohol consumption and smoking, maintain salt intake not to exceed 6 grams a day and maintain body mass index.Keywords: risk factor, isolated systolic hypertension, systolic blood pleasur
Rattan Species Inventory in Rawa Singkil Region of Conservation Forest Management Unit Area Syam, Nasrianti; Siregar, Mawaddah Putri Arisma; Kusumawardani, Eva Flourentina; Harahap, Laila Apriani Hasanah; Fadilah, Mardi; Saputra, Firman Firdauz; Siahaan, Perry Boy Chandra
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 9, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2023
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v9i3.4357

Abstract

Rawa Singkil region of Conservation Forest Management Area (KPHK) is a sanctuary for fauna teeming with an abundance of plant species. The species diversity is predominantly constituted of rattan and other non-timber forest products. This investigation seeks to compile a list of the various species of rattan found in the Rawa Singkil KPHK region. Therefore, this study was carried out in the Rawa Singkil region of KPHK were located in the Aceh Singkil Regency of Aceh Province, Indonesia. Spanning an area of 82,374 ha, this territory comprises nearly fifty percent peat ecosystem. A survey is utilized as the research strategy, with data acquisition conducted via sampling techniques. Moreover, the acquired data were subjected to descriptive analysis on the basis of morphological attributes, encompassing the following morphological characteristics: 1) the stem (including characteristics such as height, diameter, color, internode length, and thorn shape); 2) the leaf, including its length, ocrea, leaf count, leaf color, and leaf surface; 3) knee (color and outline of the knee); 4) thorn; (spine color, length of longest spines, position of spines, and length of shortest spines). Eight species of rattan were discovered in this region, i.e Plectocomia elongata Mart., Daemonorops mattanensis Becc, Daemonorops melanochaetes, Korthalsia echinometra Becc, and Calamus ornatus Blume
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Kepatuhan Pengunjung Laki-Laki dalam Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Rawat Inap Kelas Tiga Bedah Rumah Sakit Subulussalam Tahun 2024 Nuraimah, Nuraimah; Safrizal, Safrizal; Wintah, Wintah; Kiswanto, Kiswanto; Boy Chandra Siahaan, Perry
Journal of Health Quality Development Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v4i2.624

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu sebagai evaluasi asosiasi antara taraf sikap dan pengetahuan dalam implementasi kawasan tanpa rokok di ruang rawat inap kelas III Bedah Rumah Sakit Subulussalam. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel 100 responden pengunjung laki-laki di kawasan rawat inap. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan metode cross-sectional. Hasil temuan memperlihatkan yaitu tidak terdapat korelasi yang signifikan antara tingkat pengetahuan dari sikap pengunjung laki laki dalam implementasi kawasan tanpa rokok di rumah sakit dengan nilai p-value = 0.598 > 0,05. Meskipun sikap responden positif akan peraturan kawasan tanpa rokok, hal ini tidak selalu berhubungan dengan tingkat pengetahuan mereka tentang peraturan tersebut secara spesifik. Terdapat aspek-aspek lain yang mungkin memiliki dominan yang lebih dalam membentuk sikap positif mereka. Oleh karena itu, disarankan perlunya upaya penyuluhan dan edukasi yang lebih intensif mengenai bahaya merokok dan manfaat kawasan tanpa rokok kepada pengunjung rumah sakit. Selain itu, pentingnya pembentukan sikap positif terhadap kebijakan kawasan tanpa rokok melalui menciptakan lingkungan yang mendukung dan mempromosikan nilai-nilai kesehatan. Penguatan kebijakan internal rumah sakit terkait kawasan tanpa rokok, seperti pengawasan dan sanksi terhadap pelanggaran aturan, juga diperlukan.
Hubungan Waktu Dan Masa Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Karyawan Pabrik Di PT. Z 2023 Darimi, Darimi; Is, Jun Musnadi; Siahaan, Perry Boy Chandra; Nursia N, Lili Eky; Rimonda, Rubi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i9.15846

Abstract

Akibat menurunnya produktivitas kerja, kelelahan kerja dapat merugikan baik bagi pekerja maupun organisasi karena cenderung meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Akumulasi kelelahan dalam jangka waktu lama menyebabkan kelelahan kronis. Mencari hubungan antara waktu kerja dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan pabrik di PT.Z menjadi tujuan penelitian ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui survei analitik dengan menerapkan pendekatan cross-sectional. populasi terdiri dari seluruh karyawan pabrik yang berjumlah 73 orang. Sampel sebanyak 73 responden diambil dari populasi memakai teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan di PT. Z pada bulan Desember 2023. Untuk analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat digunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik antara jam kerja dengan kelelahan kerja menunjukkan nilai p-value=0,031. Sedangkan hasil uji statistik antara masa kerja dengan kelelahan kerja menunjukkan nilai p-value=0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa ada hubungan antara jam kerja dan masa kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan pabrik di PT.Z. Diharapkan kepada Perusahaan agar melakukan evaluasi kinerja secara berkala pada pekerja untuk mendeteksi indikasi kelelahan lebih dini agar tidak terjadi permasalahan pada keselamatan dan kesehatan kerja.
Uji Diagnostik Tes Cepat Molekuler Dalam Mendeteksi Bakteri Mycobacterium Tuberculosis Pada Pasien Tb Paru di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2024 Siahaan, Perry Boy Chandra; Firdauz, Firman; Fadillah, Mardi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 11 (2024): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14899709

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease caused by bacteria from the Mycobacterium group, namely Mycobacterium tuberculosis, which attacks the lungs. WHO recommends the use of Molecular Rapid Tests as an initial examination for the diagnosis of Tuberculosis in patients with Pulmonary TB. Molecular Rapid Test examination is a molecular examination with Nucleic Acid Amplification Technology (NAAT) technology that can diagnose TB and resistance to Rifampicin in less than 2 hours. This study aims to determine the diagnostic test of molecular rapid tests in detecting M. tuberculosis bacteria in TB patients at H. Adam Malik Hospital Medan. This research was conducted at the Microbiology Laboratory of H. Adam Malik Hospital Medan in June - August 2024, starting from literature search to writing research reports. The population in this study were all sputum patients with suspected pulmonary tuberculosis at H. Adam Malik Hospital Medan. The sampling technique is Total Sampling where the number of samples is equal to the number of pupulations, namely 108 patients in 2024. The results of the Molecular Rapid Test research obtained 105 people had positive results found Mycobacterium tuberculosis bacteria. Based on the percentage of the results of the Molecular Rapid Test, 105 people had positive results found Mycobacterium tuberculosis bacteria and 3 people had no Mycobacterium tuberculosis bacteria found. From these data, it can be seen that the sensitivity value of the Molecular Rapid Test tool is 97,2%. The conclusion of this study is that the molecular rapid test in detecting Mycobacterium tuberculosis bacteria can be used as a screening to diagnose TB disease.
Analisis Implementasi Pengobatan Dan Pencegahan Dalam Pengendalian Hipertensi Di Apotek Peunawa Rahmat 2024 Siahaan, Perry Boy Chandra; Harefa, Linda Mawati; Kiswanto, Kiswanto; Duana, Maiza; Putra, Onetusfifsi
An Idea Health Journal Vol 5 No 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v5i02.490

Abstract

Non-communicable diseases are currently a serious problem, one of which is hypertension. The global prevalence of hypertension is 22% of the world's total population and the total number of hypertensive patients at the peunawa rahmat pharmacy and high blood pressure is a non-communicable disease that can occur and cause chronic disease. The main problem in hypertension is that it causes stroke. The aim of this research is to find out about patient knowledge in controlling hypertension through the role of hypertension control education. Method: research was qualitative with a design using questionnaires, observations, interviews, conducted from November and early December 2024. The key informant was a specialist doctor.internal Medicine and patient support informants. Results: This study shows that hypertension control in patients has been given good treatment. It was found that patients at the peunawa rahmat pharmacy when they consulted a specialist in internal medicine and hypertension began to improve from before. Conclusion: research provides education about a healthy lifestyle which is very important in controlling hypertension.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Penderita Tb Paru Dengan Tindakan Pencegahan Penularan Di Wilayah Kerja Puskesmas Samadua Kabupaten Aceh Selatan Yuni Sartika Pratiwi; Safrizal; Jun Musnaidi Is; Perry Boy Chandra Siahaan; Eva Flourentina Kusumawardan
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan dapat menimbulkan dampak serius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap penderita TB Paru terhadap tindakan pencegahan penularan di wilayah kerja Puskesmas Samadua, Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 41 responden, diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tindakan pencegahan (p = 0,524), namun terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan tindakan pencegahan TB Paru (p = 0,035). Diharapkan tenaga kesehatan lebih aktif memberikan edukasi dan motivasi, serta pasien menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah penularan TB Paru.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sawang Kabupaten Aceh Selatan Atina; Muhammaf Iqbal Fahlevi; Perry Boy Chandra Siahaan; Zakiyuddin; Mardi Fadillah
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1151

Abstract

Penyakit diare merupakan penyakit endemis yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan masih menjadi penyumbamg angka Kematian di Indonesia terutama pada balita (Purnamisih dan putriyanti, 2022). Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor –faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita berdasarkan variabel terutama pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, mencuci tangan pakai sabun, sikap, pengetahuan diwilayah kerja puskesmas sawang, Aceh Selatan. Metode statistik dan multivariant digunakan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian berjumlah 155 balita dari 14 desa dengan umur 12-59 bulan atau 1-5 tahun dengan sampelnya 60 balita tersebut. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji c-square unvariant dan bivariant. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada hubungan diare dengan sikap (p-value = 0,000). Terdapat ada hubungan pengelolaan sampah terhadap diare (p-value = 0,004). Terdapat ada hubungan mencuci tangan dengan diare (p-value = 0,000). Tidak ada hubungan diare dengan penyediaan air bersih (p-value = 0,133) dan tidak ada hubungan diare dengan pengetahuan ibu (p-value = 0,796). Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan antara sikap ibu, pengelolaan sampah terhadap diare, mencuci tangan pakai sabun. Sedangkan penyediaan air bersih dan pengetahuan ibu tidak berhubungan. Penulis menyarankan agar setiap orang tua terkhusus ibu menerapkan pola hidup sehat dalam keluarga itu sangat penting, terutama dalam hal kebersihan agar tidak mudah anak-anak terkena diare.
Analysis of Organizational Culture, work environment and Stress Work On Employee Performance at the BPJS Office Meulaboh Branch Employment Rawizah, Rawizah; Zakiyuddin, Zakiyuddin; Rismawati, Rismawati; Wintah, Wintah; Chandra Siahaan , Perry Boy
Aceh Sanitation Journal Vol 3 No 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/asjo.v3i1.605

Abstract

At BPJS Employment Meulaboh, in the organizational culture between employees there are gaps in communication, and the work environment involves high workloads such as working hours that are longer than working hours which require employees to go home at 22.00 WIT which has an impact on stress levels and employee performance . This research aims to determine the impact of organizational culture, work environment and work stress on employees at the BPJS Employment Meulaboh Branch office. This type of research is qualitative research with a descriptive approach. The data in the research are 26 BPJS Employment employees. Using purposeful sampling technique, 4 key informants were obtained. Data collection uses direct interview techniques, documentation and participatory observation. The results of research on organizational culture variables have a positive impact on employee performance. The results of research on work environment variables have a positive impact on employee performance. The research results of the work stress variable have a negative impact on employee performance. So it can be concluded that organizational culture and environmental variables have a positive impact while work stress has a negative impact. Researchers hope that BPJS Employment will re-evaluate the role demands of employees in carrying out tasks that result in work stress.
Co-Authors Abdul Wahab Andry Simanullang Atina Bara Mega Nawawi Buenita Buenita Buenita Sinurat Darimi, Darimi Darmawan Darmawan Dewi Novina Sukapiring, Dewi Novina Diah Ayu Souchi Dian Fera Duana, Maiza Eka Lolita Eliyanti Pakpahan Eka Lolita Eliyanti Pakpahan Elisa Christy Simanjuntak Eva Flourentina Kusumawardan Eva Flourentina Kusumawardani Eva Flourentina Kusumawardani Fadilah, Mardi Fadillah, Mardi Febriyanti Febriyanti Fikri Faidul Jihad Firman Firdauz Saputra Ginting, Rafael Ginting, Tarianna Grace Silvany Purba Gunarto Sinaga Hamidah Rizki Harefa, Linda Mawati Hartono Hartono Hiswani Hiswani Imanuel Sibero Is, Jun Musnadi Jun Musnadi Is Jun Musnaidi Is Khamsyah, Khamsyah Laila Apriani Hasanah Harahap Leni Rahayu Lisa Kristin Karolina Zendrato Zendrato Mafe Robbi Simanjuntak Mafe Robbi Simanjuntak Maiza Duana Manalu, Yosephin Putri C Mardi Fadillah Mardi Fadillah Margaretha Febrina Br Ginting Margaretha Febrina Ginting Mariana Natalie Bangun Masryna Siagian Meutia Paradhiba Meutia Paradhiba Milka Rositi Sianipar Muhammaf Iqbal Fahlevi N, Lili Eky Nursia Nasrianti Syam Nuraimah, Nuraimah Nurbaity Situmorang Nursia N, Lili Eky Nurul Wahyuni Onetusfifsi Putra P, Ridho Afriansyah Pahala J Simangunsong Panjaitan, Nia Adinda Marselina Putra, Onetusfifi Putranto Manalu Putri Yunita Pane Rahayu Lubis Rawizah, Rawizah Rihan Wirda Asdani Rimonda, Rubi Rismawati Rismawati Rizkia, Maylani Ummy RR. Ella Evrita Hestiandari Rubi Rimonda S, Buenita Safitri, Nina Safrizal Safrizal Safrizal Santy Deasy Siregar Shazia Putri Hazima Siagian, Masryna Simangunsong, Pahala Maringan J Siregar, Mawaddah Putri Arisma Siti Maisaroh Fitri Siregar Siti Maisyaroh Fitri Siregar Sitorus, Junaita Lambuena Br Sitorus, Junita Suharsih Susy Sriwahyuni Sylvira Rianda Tariana Ginting Teungku Nih Farisni Ungsi Maranatha Padang Victor Trismanjaya Hulu Wau, Herbert Wintah Wintah, Wintah Yuna Asima Ria Lumban Gaol Yuni Sartika Pratiwi Zakiyuddin Zakiyuddin, Zakiyuddin