Claim Missing Document
Check
Articles

Development Of Android-Based PLS.Edu Application Content On Community Education Innovation Materials Nurrizalia, Mega; Nengsih, Yanti Karmila; Andriani, Dian Sri; Shomedran, Shomedran
KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 11, No 1 (2023): KOLOKIUM : Publisihing April 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kolokium.v11i1.555

Abstract

The purpose of this research is to develop and determine the validity and practicality of the content of public education innovation materials on the Android-based PLS.edu application in the Public Education Study Program, FKIP Sriwijaya University. The research method used is research and development using the ADDIE development model with the research subject being 5th semester students who take the Diffusion of Educational Innovation course. The results showed that the validation results obtained a feasibility value by material experts by 78%, linguists by 52% and media experts by 84%. Furthermore, based on the results of product practicality trials, namely individual trials, the feasibility score was 82.67 % and small group trials were 86.40 %. So that the overall average percentage of eligibility is 76.61 with "Good" criteria. These results indicate that the content of public education innovation material on the Android-based PLS.edu application developed in this study is valid and practical so that it is declared feasible to be used in learning.Keywords: Content development, Community education innovation, Android
Competences of Adult Learning Facilitators in Community Service Learning: A Review of Literatures Handrianto, Ciptro; Uçar, Ahmet Serhat; Saputra, Eko; Nengsih, Yanti Karmila; Kenedi, Ary Kiswanto; Rahman, M Arinal
KOLOKIUM Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol 9, No 2 (2021): KOLOKIUM: Publishing October 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/kolokium-pls.v9i2.493

Abstract

Community Service Learning (CSL) is designed to help communities in solving their social problems. The role of adult learning facilitators is important to ensure that all the programs of CSL are running well. This study aims to investigate the competences of adult learning facilitators in community service learning programs. The methodology used in this study is literature review. A total of 85 journal papers were identified by the search machine. However, only 15 articles selected to be reviewed in this study. The result shows that there are five main competences that should be mastered by learning facilitators in community services, such as: Knowledge, Management, Communication, Assessment, and Motivation (KoMCAMo). It can be concluded that the competences of adult learning facilitators play significant role to implement the CSL among community`s members. For recommendation, the future projects related to CSL need to require competent facilitators to enhance participation of community for joining the programs. The regular trainings are encouraged to adult learning facilitators to create an effective CLS`s program.
Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Biji Karet Menjadi Aneka Kerajinan Tangan Pada Kelompok PKK Desa Perangai Kabupaten Lahat Nengsih, Yanti Karmila; Husin, Azizah; Nurrizalia, Mega; Ramadhan, Anugrah Agung
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 3, No 4 (2023): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.3.4.821-834.2023

Abstract

Salah satu Tri Dharma perguruan tinggi adalah dosen melakukan pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan ilmu pengetahuan ataupun peningkatan keterampilan tidak hanya dirasakan oleh insan akademik yang ada di kampus saja tapi juga dirasakan oleh masyarakat. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yaitu memberikan pengetahuan dan keterampilan melalui pelatihan dan pendampingan dalam pemanfaatan limbah biji karet menjadi aneka kerajinan tangan yang bernilai jual. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik secara langsung. Sasaran dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan ini yaitu masyarakat dan kelompok PKK sebanyak 35 orang. Waktu pelaksanaan kegiatan dimulai dari tanggal 18 - 20 agustus 2023. Rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan limbah biji karet menjadi aneka kerajinan tangan yaitu 1) Pembukaan kegiatan pengabdiaPn dan pemberian angket pretest tentang pembuatan aneka kerajinan tangan dari limbah biji karet, 2) Peltihan pembuatan aneka kerajinan tangan dari limbah biji karet, 3) Pendampingan pembuatan aneka kerajinan dari limbah biji karet, 4) Evaluasi kegiatan pengabdian melalui tanya jawab secara langsung dan pemberian posttest, 5) Penutupan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dan peserta sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Terlihat dari target awal hanya 30 peserta, tetapi yang hadir 35 peserta. Selaian itu juga terlihat dari dari peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan limbah biji karet menjadi aneka kerajnan tangan.
PELATIHAN PEMBUATAN BIOBRIKET DARI ENCENG GONDOK SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF BAGI MASYARAKAT DI DESA LIMBANG JAYA II Shomedran, Shomedran; Karmila Nengsih, Yanti; Ningsih, Estia; Wulandari, Putri; Fadhlurrohman, Farras; Sastrawati, Peni; Risa, Melda; Afriani , Yesi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program ini bertujuan memberikan keterampilan pada masyarakat Desa Limbang Jaya II untuk mengolah tumbuhan enceng gondok menjadi biobriket sebagai energi altrnatif. Bentuk kegiatan berupa pelatihan kepada masyarakat di Desa Limbang Jaya II dengan melibatkan dosen, mahasiswa dan masyarakat. Sasaran utama kegiatan ini yakni para pemuda dan ibu rumah tangga. Kegiatan dilakukan dengan tahapan dimulai dari sosialisasi dan pelaksanaan pelatihan dengan bentuk penyampaian materi, diskusi dan praktik pembuatan biobriket. Tahap implementasi dilakukan dengan tahap pembukaan dan pengenalan sosialisasi, tahap praktik bersama pembuatan biobriket, tahap refleksi pelatihan atau evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 15 orang, hasil kegiatan ini berdampak positif pada peningkatan pemahaman masyarakat tentang pembuatan biobriket eceng gondok serta peningkatan keterampilan. Setelah kegiatan ini diharapkan masyarakat setempat dapat mengolah secara mandiri pembuatan biobriket, sehingga dapat berdampak pada pendapatan dan penghasilan masyarakat desa Limbang Jaya II. Kata Kunci: Biobriket, Enceng Gondok, Bahan Bakar Alternatif
Decoding Disciplinary Nuances: A Comparative Study of Move Structures, Verb Tense Patterns, and Lexical Density in Soft and Hard Science Abstracts Rahman, M Arinal; Herlina, Silvia; Pernantah, Piki Setri; Nengsih, Yanti Karmila; Aini, Wirdatul
International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC) Vol. 1 No. 2 (2024): International Journal of Pedagogy and Learning Community (IJPLC)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijplc.v1i2.10

Abstract

Research article abstracts play a vital role in shaping initial impressions of scholarly work. This study investigates nuances in abstract writing across arts and humanities, social sciences, physics and astronomy, and chemistry. Using Bhatia's four-move and Hyland's five-move models, we analyze rhetorical move structures in 20 recent abstracts from top journals in each discipline. Verb tense preferences are examined through Tseng's approach, with a focus on the introduction move. Lexical density ratios are calculated following Halliday to assess complexity. Results reveal distinct move patterns between soft sciences (arts and humanities, social sciences) emphasizing logical flow, and hard sciences (physics and astronomy, chemistry) prioritizing conciseness. Verb tense analysis exposes tailored rhetorical strategies, with soft sciences exhibiting varied tenses and hard sciences consistently using present perfect tense to frame background. Lexical density is higher in soft science abstracts indicating more descriptive narratives, while hard science abstracts are more information-dense. These disciplinary nuances underscore the need for tailored guidelines and training in abstract writing. Findings contribute insights to enhance coherence, aligned with the conventions and epistemologies of diverse scientific communities.