Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Aplikasi SMIP untuk Meningkatkan Kualitas Supervisi Akademik pada Guru PAUD Sri Janji; Widya Kusumaningsih; Rosalina . BR Ginting
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.6040

Abstract

Supervisi akademik secara manual dirasa belum maksimal dalam memberikan bantuan dan pembinaan, para guru masih kesulitan dalam melakukan tindak lanjut pasca supervisi akademik. Tujuan penelitian untuk menguji efektifitas pengembangan aplikasi SMIP (Supervisi Microsite Pintar) dalam meningkatkan kualitas supervisi akademik guru PAUD. Metode penelitian dengan Research and Development, model Borg and Gall yang telah di modifikasi oleh Sugiyono. Subjek penelitianguru PAUD pada Gugus Murai di Kecamatan Ungaran Barat. Instrumen terdiri dari  ahli materi, ahli media dan guru PAUD. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, angket, observasi dan FGD. Tahap pengembangan melibatkan ahli dan praktisi, disempurnakan dengan teknik delphi. Tahap validitas dengan angket ujicoba lapangan. Analisis data melalui uji homogenitas dilanjutkan dengan uji t. Hasil penelitian menunjukanpengembangan aplikasi SMIP untuk meningkatkan kualitas supervisi akademik pada guru PAUD di validasi dengan tingkat efektitassangat baik, maka produk ini layak digunakan. Aplikasi SMIP dapat menjadi platform untuk pengembangan profesional berkelanjutan para guru PAUD.
Toleransi dalam Masyarakat Plural Ginting, Rosalina; Aryaningrum, Kiki
MAJALAH LONTAR Vol 23, No 4 (2009): Majalah Ilmiah Lontar
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v23i4.665

Abstract

Abstrak: Pada era reformasi, kemajuan masyarakat cenderung menjadi beban daripada modal bangsa Indonesia. Hal itu terbukti dengan munculnya berbagai persoalan yang sumbernya berbau kemajemukan, terutama dalam bidang agama. Dalam perspektif keagamaan semua kelompok agama belum yakin bahwa nilai dasar setiap agama adalah toleransi. Akibatnya yang muncul intoleransi dan konflik. Padahal agama bisa menjadi energi positif membangun nilai toleransi guna mewujudkan negara yang adil dan sejahtera. Seharusnya pada era reformasi ini, kita menjunjung tinggi demokrasi dan toleransi. Demokrasi tanpa toleransi akan melahirkan tatanan politik yang otoritaristik, sedangkan toleransi tanpa demokrasi akan melahirkan pseudo- toleransi, yaitu toleransi yang rentan konflik-konflik komunal. Oleh sebab itu toleransi dan demokrasi harus saling terkait, baik dalam komunitas masyrakat politik maupun masyarakat sipil. Disamping itu nilai dasar setiap agama adalah toleransi, terutama agama islam tidak kurang dari 300 ayat menyebutkan mutiara toleransi secara eksplisit. Sehubungan dengan kedua hal tersebut, dipandang penting adanya toleransi dalam kehidupan masyarakat plural yang demokratis. Permaslahannya sekarang bahwa toleransi dalam kehidupan bersama semakin lemah, dan anti toleransi serta anti pluralism semakin menguat. Untuk itu toleransi perlu dikembangkan dalam masyarakat plural. Kata-kata kunci : Toleransi, masyarakat plural
PERAN GURU PPKN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA SAMA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 22 SEMARANG Astuti, Desta Widya; Sutono, Agus; Ginting, Rosalina
Civis : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 15, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/civis.v15i1.24467

Abstract

The research stems from the observed inadequacy of students' cooperative skills within the learning environment and the suboptimal role of Civic Education (PPKn) teachers in enhancing these competencies. This study aims to analyze the role of PPKn teachers in fostering students' cooperative skills at SMP Negeri 22 Semarang. Employing a descriptive qualitative research design, the findings reveal several key dimensions of the teachers' roles: 1) As Learning Facilitators, teachers engage students in collaborative projects and cultivate an interactive classroom climate; 2) As Discussion Directors, they provide encouragement, establish a non-threatening atmosphere, and mediate the exchange of perspectives; 3) As Autonomy Coaches, they underscore the significance of personal accountability through contextual learning approaches; 4) As Moderators, they demonstrate command of subject matter, effective classroom management, motivational techniques, and judicious time allocation; 5) As Learning Resource Developers, they create and utilize diverse instructional materials, including presentation modules (e.g., PPT); 6) As Evaluators and Monitors, they conduct systematic planning, encompassing the design of learning objectives and the implementation of assessment rubrics. In conclusion, the role of PPKn teachers at SMP Negeri 22 Semarang in augmenting students' cooperative skills is largely effective, entailing well-considered pedagogical planning and strategic implementation.
The Application of Scientific Coaching in Improving Learning Quality at Junior High Schools Negeri 4 Geyer, Grobogan Regency Tri Yuli Astuti; Endang Wuryandini; Rosalina Br Ginting
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.11739

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of academic supervision based on scientific coaching at SMP Negeri 4 Geyer through a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed through presentation, reduction, and conclusion. The study results indicate that 1. planning of academic supervision based on scientific coaching implemented through initial meetings between the principal and teachers to analyze teacher development needs in improving the quality of learning by analyzing educational report cards. Furthermore, the principal forms a work team tasked with compiling an annual work plan based on the academic report card analysis results. Afterward, the work team compiles objectives, plans, strategies, and coaching schedules. The work team also compiles assessment instruments to understand the curriculum, teaching modules, and observation sheets. 2. The implementation of coaching-based academic supervision is carried out in three stages: observation, pre-observation, and post-observation. Pre-observation is carried out by checking the learning administration and observation by observing the learning process in the classroom. After observation, post-observation is carried out. In this post-observation, the principal conducts coaching on the learning process that the teacher has carried out. 3. Evaluation and follow-up of coaching-based academic supervision. In this stage, the principal evaluates and follows up by compiling plans and programs for future coaching-based academic supervision. Based on research results, supervision Coaching-based academics can improve the quality of learning and help teachers enhance learning practices
TRANSFORMASI DIGITAL SEKOLAH MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI SITOPIK DAN OASE DI SDN TUGUREJO 02 KOTA SEMARANG Agustin, Tri Fena Susi; Rosalina Ginting; Muhtarom
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43285

Abstract

Digital transformation has become a strategic necessity for elementary schools in improving the quality of learning and school performance. This study aims to describe and analyze the utilization of the SITOPIK and OASE applications as part of digital transformation at SDN Tugurejo 02. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation studies. The findings indicate that the utilization of the SITOPIK and OASE applications supports learning effectiveness, enhances teacher performance, and strengthens school governance. Digital transformation at SDN Tugurejo 02 is supported by the leadership of the school principal, teacher readiness, and a collaborative school culture. This study recommends strengthening mentoring and the continuous development of teachers’ digital competencies.
Co-Authors Achmad Buchori Achmad Buchori Agus Suprijanto Agus Suprijanto Agus Sutono Agustin, Tri Fena Susi Ahmad Yunianto Wicaksono S Ahmad Yunianto Wicaksono S Anang Dwinanta, Anang Annisa, Dian Antono Herry Purnomo Adhi Arief Rakhman Affandi Arles Febriman Telaumbanua Astuti, Desta Widya Bambang Kumoro Bornok Simanjuntak Budi Lazarusli Budi Lazarusli Budi Lazarusli, Budi Chatrin Putri Serani Dachi Dani Slamet Pratama Dian Annisa Donny Anhar Fahmi Drifanda, Valdyan Duha, April Eliyus Emillia Widiasari Endang Retnomurtiningsih Endang Wuryandini Fafa Nurdyansyah Halawa, Kerisman Harefa, Hilda Syaf’aini Huda, Maftukin Iin Purnamasari Kerisman Halawa Kiki Aryaningrum Latifah M. Rasyid Ridlo Maftukin Huda Maftukin Huda Maftukin Hudah Maftukin Hudah Marpaung, Rolando Martin Sitepu Martin Maryanto Maryanto Maryanto Micael Jeriko Damanik Muh. Isna Nurdin Wibisana muhtarom Mu’allifatul Ulya Mu’allifatul Ulya Nur Azizah Putri A NUR CHOLIFAH Porniswan Putra Zega Putri Harefa, Sarah Imelda Rahmat Hidayat Rahmat Sudrajat, Rahmat Rasyid Ridho, Muhammad Rina Dwi Setyawati Rina Dwi Setyawati Rina Dwi Setyawati Sajat, Nofazilah binti Mohd Sari, Hilda Syaf’aini Sari, Shinta Nofita Selamat Riadi Selamat Riadi Shinta Nofita Sari Shokhiyatun, Shokhiyatun Siti Ainurohmah Siti Ainurohmah Sri Janji Sri Janji Sunyianto Supriyono PS Supriyono PS, Supriyono Supriyono Purwosaputro Suwarno Widodo Suwarno Widodo Titik Haryati Titik Haryati Titik Haryati Tri Yuli Astuti Widya Kusumaningsih Widya Kusumaningsih Widya Kusumaningsing Yanti Yovitha Yuliejantiningsih Zulfiana, Zulfiana