Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Kelompok Belajar Guru Merak melalui Perangkat Pembelajaran dan Manajemen Sekolah Tanggap Bencana Berbasis Kearifan Lokal Leni Zahara; Arwin Arwin; Bunga Febrimora Hendri; Ary Kiswanto Kenedi; Asna Mardin; Sherlyane Hendri; Yesi Anita; Nurul Husna Zakiyah; Atika Ulya Akmal; Azizah Gusdelia
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.186

Abstract

Sekolah dasar di Nagari Guguak Tabek Sarojo dan Koto Gadang, Kabupaten Agam, berada pada wilayah rawan banjir dan tanah longsor, tetapi kompetensi guru dalam pembelajaran kebencanaan serta kesiapan manajemen sekolah masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Belajar Guru Merak dalam menyusun perangkat pembelajaran kebencanaan berbasis kearifan lokal dan membangun sistem manajemen sekolah tanggap bencana. Kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan, lokakarya, pendampingan, dan simulasi partisipatif yang melibatkan 42 guru dari lima sekolah dasar. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest, observasi, angket respons, penilaian perangkat, penilaian dokumen manajemen, dan observasi simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 49,77 menjadi 86,21. Sebanyak 85,7% guru mampu menyusun perangkat pembelajaran sesuai kriteria, dan dihasilkan lima paket perangkat pembelajaran dengan nilai kelayakan rata-rata 90,00%. Seluruh sekolah mitra berhasil menyusun prosedur operasional kebencanaan, membentuk Tim Siaga Bencana Sekolah, menetapkan jalur evakuasi dan titik kumpul, serta melaksanakan simulasi. Respons peserta mencapai 94,31% dengan kategori sangat baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan kompetensi pedagogis yang dipadukan dengan penataan manajemen sekolah berbasis kearifan lokal efektif mendukung terwujudnya sekolah tanggap bencana yang kontekstual dan berkelanjutan.
Pelatihan Pengembangan Buku Cerita Anak Berbasis Mitigasi Bencana bagi Guru SD di Nagari Alahan Panjang Yesni Yenti; Ary Kiswanto Kenedi; Refiona Andika; Bella Putri Zain; Mhd. Ridha; Melva Zainil; Sherlyane Hendri; Hamimah Hamimah; Asna Mardin
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.187

Abstract

Nagari Alahan Panjang merupakan wilayah yang memiliki risiko bencana tanah longsor, banjir, dan cuaca ekstrem, sementara pembelajaran mitigasi bencana di sekolah dasar belum terintegrasi secara optimal dan belum didukung media literasi yang sesuai dengan karakteristik anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru sekolah dasar dalam mengembangkan buku cerita anak berbasis literasi mitigasi bencana yang kontekstual dengan kondisi lokal. Kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif yang melibatkan 35 guru dari enam sekolah dasar. Pelaksanaan terdiri atas pelatihan selama dua hari dan empat kali pendampingan yang mencakup penyusunan ide, penulisan naskah, penelaahan isi dan bahasa, serta finalisasi produk. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, angket respons, dan penilaian produk oleh tiga orang ahli. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 58,43 menjadi 84,71 atau sebesar 44,98%. Peserta menghasilkan 18 judul buku cerita anak, dengan 16 produk telah selesai dan dua produk masih memerlukan revisi. Penilaian produk memperoleh skor rata-rata 89,35% dan respons peserta mencapai 93,12%, keduanya berada pada kategori sangat baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan efektif dalam memperkuat kompetensi guru sekaligus menghasilkan media literasi mitigasi bencana yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran dan mendukung terwujudnya Nagari Alahan Panjang yang adaptif terhadap bencana.