Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TEKNIS PENATAAN ULANG PENERANGAN JALAN UMUM PADA JALUR MAKAM NASIONAL DI KABUPATEN JOMBANG Ruditta Devianti; Teguh Utomo; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.971 KB)

Abstract

Penerangan Jalan Umum merupakan fasilitasvital yang dibutuhkan sebagai alat bantu navigasipengguna jalan, meningkatkan keselamatan dankenyamanan pengguna jalan, mendukung keamananlingkungan dan memberikan keindahan lingkunganjalan pada malam hari. Penerangan jalan umum jugadiperlukan untuk menunjang aktifitas perekonomiandan mobilitas masyarakat di malam hari.Jalan di sepanjang jalur makam nasionaltermasuk jalan kolektor primer dua jalur dengan lebar10 meter dan direncanakan mengalami pelebaranmenjadi 13 meter dengan panjang jalan 6000 meter.Dengan adanya perubahan tersebut mka diperlukanadanya evaluasi dan penataan ulang agar sesuaidengan kebutuhan penerangan di sepanjang jalantersebut.Kata kunci : PJU, lampu, daya
Analisis Koordinasi Rele Arus Lebih Pda Incoming dan Penyulang 20 kV Gardu Induk Sengkaling Menggunakan Pola Non Kaskade Nandha Pamadya Putra; Hery Purnomo; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga listrik sangat berguna baik dalam pemenuhan kebutuhan rumah tangga ataupun kebutuhaan dunia industri. Dalam penyaluran tenaga listrik dari pembangkit ke beban, diperlukan kontinuitas pelayanan yang baik kepada konsumen. Hal ini akan mempengaruhi keandalan sistem penyalurannya. Untuk memperoleh kendalan sistem yang tinggi perlu dipasang peralatan proteksi yang handal untuk meminimalisir gangguan yang terjadi. Agar dapat dikatakan bahwa sistem proteksi yang terpasang itu benar-benar handal, proteksi haruslah memiliki tingkat efektifitas, ekonomis, kecepatan bereaksi dan tingkat kepekaan yang tinggi.Sistem pola pengamanan yang umum digunakan saat ini adalah pengamanan kaskade, namun pola ini masih banyak kelemahannya. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu sistem proteksi yang lebih akurat dalam melakukan pengkuran variabel-variabel gangguan, dapat meminimalisir terjadi gangguan dan yang mampu meningkatkan keamanan peralatan sekaligus mengingkatkan keandalan pasokan daya ke sistem 20 kV. Pola yang dapat direkomdansikan adalah pola pengamanan non kasakde karena waktu yang dibutuhkan untuk perlambatan waktunya 0-100mdet dengan rele dihulunya bila dibandingkan dengan pola kaskade yaitu 0,4-0,5 detik.Dari hasil penelitian, didapat bahwa arus gangguan hubung singkat terbesar adalah arus gangguan tiga fasa yang terletak di busbar 20 kV sebesar 6327,84 A dan gangguan terkecil adalah arus gangguan antar gasa yang terjadi di ujung penyulang sebesar 540,04 A. Sedangkan untuk koordinasi rele arus lebih non kaskade di sisi masukan 20 kV dan penyulang diperoleh TMS sisi masukan 20 kV sebesar 0,1978 dan untuk sisi penyulang sebesar 0,1826. Dengan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan waktu kerja untuk menghilangkan gangguan akan lebih cepat daripada pola yang diterapkan saat ini.Kata Kunci—Keandalan, pola pengamanan kaskade dan non kaskade, rele arus lebih.
SISTEM PENTANAHAN MENGGUNAKAN ELEKTRODA TABUNG Candra Mebby Oka; Mochammad Dhofir; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hal terpenting dari stabilitas suatu sistem tenaga listrik adalah sistem pentanahan. Sistem pentanahan harus dirancang sesuai dengan standar-standar yang sudah ditentukan, agar apabila terjadi gangguan arus-arus gangguan dapat segera dialirkan ke tanah sehingga tidak membahayakan manusia dan perangkat-perangkat elektronik lainnya. Ada beberapa faktor yang memengaruhi nilai resistansi pentanahan anatara lain yaitu struktur tanah, kelembapan tanah, dan kandungan yang ada pada tanah itu sendiri. Dalam penelitian ini akan dilakukan perbaikan pada tanah dengan melakukan pembasahan pada media penanaman arang kayu dengan tujuan untuk mendapatkan nilai resistansi pentanahan yang baik sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Dimana sistem pentanahan yang baik adalah sistem pentanahan yang memepunyai nilai resistansi dibawah 5 Ohm. Pengujian ini dilakukan dengan  menggunkan metode tiga titik dengan elektroda uji yakni elektroda tabung yang terbuat dari alumunium dengan ketebalan 2 mm dan tinggi 50 cm. Diharapkan pada pengujian ini akan diketahui pengaruh pembasahan terhadap penurunan nilai resistansi pentanahan. Dari hasil pengujian menunjukkan penurunan nilai resistansi pentanahan rata-rata sebesar 0,1 Ohm di setiap menit pada sepuluh menit pertama. Sedangakan pada menit berikutnya penurunan nilai resistansinya tidak begitu siginifikan. Kata Kunci: Elektroda, Arang Kayu, Pembasahan, Resistansi Pentanahan, ABSTRACT One of the most important things in the stability of an electrical power system is the grounding system. This grounding system must be designed according to the specified standard, so when there are ground fault current it can quickly be flowed to the ground, so it doesn’t cause danger to human beings and to other electronic devices. There are some factors which influence to the grounding resistance value, which include of soil structure, soil humidity, and the components of the soil.The research will conduct the soil refinement by wetting the grounding medium of wooden coal with the aim of obtaining a good value of ground resistance according to the specified standard. A good grounding system have the resistance value of 5 Ohm or less. This examination is done by using a three-point method using a testing electrode, which is the cylindrical electrode test and made by aluminum with the thickness of 2 mm and the height of 50 cm. It is hoped that through this research, the effect of wetting towards the decrease of the ground resistance value will be known. The examination result shows the decrease of ground resistance value with the average of 0,1 Ohm every minute in the first of ten minutes. Meanwhile, in the next minutes, the decrease of the resistance value is not really significant. Keywords: Electrode, Wooden coal,  Wetting, Grounding Resistance.
STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SAMPAH (PLTSa) di TPA SUPIT URANG KOTA MALANG Dedy Alfilianto; Teguh Utomo; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya volume sampah di kota Malang merupakan sebuah potensi baru untuk menciptakan peluang pemanfaatan sumber energy terbarukan di bidang energi listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kelayakan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di TPA Supit Urang Kota Malang. Kajian yang pertama meliputi estimasi potensi produksi gas metana dengan software LandGEM dan potensi produksi energi listrik dari sampah yang ada di TPA Supit Urang. Kajian yang kedua adalah kajian penilaian kelayakan investasi proyek pembangunan PLTSa di TPA Supit Urang meliputi analisis NPV (Net Present Value), BCR (Benefit Cost Ratio), IRR (Internal Rate of Return), dan PP (Payback Period).  Dari hasil perhitungan diperoleh potensi produksi gas metan yang ada di TPA Supit Urang Kota Malang mencapai 14.070.000 m3/tahun dengan daya listrik yang bisa dibangkitkan sebesar 3.614 kWe dan energi listrik yang bisa dihasilkan sebesar 31.658.640 kWh dengan potensi energi listrik yang dapat dijual ke PLN sebesar 26.909.844 kWh. Dalam kajian penilaian kelayakan investasi proyek didapatkan nilai NPV sebesar Rp 33.612.209.114, BCR sebesar 1,27, IRR sebesar 19,24%, dan nilai PP adalah 10 tahun 8,7 bulan. Berdasarkan hasil analisa data dapat disimpulkan bahwa dari potensi sampah yang ada proyek pembangunan PLTSa di TPA Supit Urang memenuhi kriteria kelayakan untuk dilaksanakan.  Kata Kunci: Sampah, PLTSa, Gas Metana, Energi Listrik, Penilaian Kelayakan Investasi
KAJIAN TEKNIS INTEGRASI PHOTOVOLTAIC PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) ANDUNGBIRU UNTUK MENGATASI PENINGKATAN PELANGGAN Moch. Rizki Indra Dwijayanto; Teguh Utomo; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangkit listrik memilki peranan dalam laju pertumbuhan ekonomi di indonesia. Namun pada pertumubuhan ekonomi yang pesat sekarang masih terdapat beberapa wilayah di indonesia yang belum terjangkau listrik oleh PT. PLN (Perusahaan Listrik Negara). Salah satu solusi dari masalah tersebut adalah pembangunan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) pada wilayah yang memilki potensi air yang  melimpah, salah satunya yaitu di Desa Andungbiru kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo. Semenjak awal pembangunan PLTMH telah mengalami beberapa perubahan seiring dengan bertambahnya kebutuhan beban  sehingga mendorong pihak pengelola melakukan peningkatan kapasitas pembangkit. Kajian ini akan dilakukan integrasi PLTMH dengan photovoltaic. Berdasarkan sistem hibrid yang dilakukan, 125,35 kVA akan disuplai photovoltaic untuk memenuhi kebutuhan beban terpasang, dan photovoltaic yang dibutuhkan sebanyak 553 modul dengan kapasitas 300Wp. Kata kunci : PLTMH, Photovoltaic. Power plants have a role in the rate of economic growth in Indonesia. But in the rapid economic growth now there are still some areas in Indonesia that have not reached electricity by PT. PLN (Perusahaan Listrik Negara). One solution of the problem is the build of PLTMH (Micro Hydro Power Plant) in areas with abundant water potential, one of them is in Andungbiru village, Tiris district, Probolinggo regency. Since the beginning of the development of PLTMH has undergone several changes along with the increasing demand of the load so as to encourage the manager to increase the capacity of the plant. This study will be done with PLTMH integration with photovoltaic. Based on the hybrid system, 125,35 kVA will be supplied with photovoltaic to meet installed load requirements, and the required photovoltaic is 553 modules with capacity 300Wp. Keywords: PLTMH, Photovoltaic, Real Power. 
STUDI PERENCANAAN UPGRADE TRANSMISI TEGANGAN TINGGI 70 kV GI BLIMBING – GI SENGKALING MENGGUNAKAN KONDUKTOR ACCC Kemal Pasha Pramudianto; Teguh Utomo; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 5 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upgrade saluran transmisi bertujuan untuk meningkatkan kehandalan dalam penyaluran transmisi udara. Pada penelitian ini membahas tentang aspek teknis dalam perencanaan upgrade transmisi tegangan 70 kV       GI Blimbing – GI Sengkaling. Beberapa aspek yang diteliti meliputi penentuan konduktor, perhitungan andongan dan kekuatan tarik konduktor yang dipengaruhi oleh arus saluran, suhu lingkungan  dan kecepatan angin dihitung berdasarkan standar PLN,  serta analisis aliran daya. Metode penelitian yang digunakan adalah menghitung dan menentukan aspek penelitian berdasarkan karakteristik konduktor ACCC, arus ketika beban puncak per bulan, data suhu lingkungan dan kecepatan angin dalam selang waktu mulai Januari hingga Desember 2014 serta mensimulasikan aliran daya. Kondisi untuk analisis aliran daya menggunakan software ETAP 12.6 adalah pada saat sebelum upgrade dan sesudah upgrade transmisi. Hasil yang didapat dalam penelitian ini, antara lain besar nilai andongan dan kekuatan tarik pada saluran transmisi serta nilai jatuh tegangan dan rugi daya saat sebelum dan sesudah dilakukan upgrade transmisi. Kata kunci— Upgrade transmisi, andongan dan kekuatan tarik, jatuh tegangan, rugi daya. Abstract Upgrade transmission lines aim to increase the electric power transfer capability. In this study discussed the technical aspects of planning the upgrade transmission 70 kV GI Blimbing – GI Sengkaling. Some aspects of the investigation include the determination of the conductor, the calculation of sagging and tension of the conductor affected by the flowing current transmission line, temperature and wind speed are calculated based on PLN standard, and loadflow analysis. The research method used in calculating and determining the research aspects based on the characteristics of the ACCC conductor, peak of load, temperature and wind speed in the interval from January to December 2014 and simulating loadflow. The conditions for this load flow analysis are use ETAP 12.6 software at before upgrade transmission line and after upgrade transmission line. The results obtained in this study include value of sagging and tension in transmission lines and the value of drop voltage and power loss at before and after upgrade transmission. Keywords— Upgrade transmission, sagging and tension, drop voltage, losses.
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT PENGEKSTRAK KULIT MANGGIS Nizar Shodiq; Moch. Dhofir; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit buah manggis yang sering kali hanya dibuang, ternyata dapat digunakan sebagai obat. Senyawa xanthone yang terdapat di dalam kulit buah manggis memiliki sifat sebagai antidiabetes, antikanker, antiperadangan, meningkatkan kekebalan tubuh, antibakteri dan antifungi. Senyawa xanthone di dalam kulit buah manggis yang bersifat sebagai antidiabetes dan antioksidan. Untuk mengekstrak kulit manggis perlu menggunakan campuran air dan ethanol/alkohol. Namun alkohol perlu diuapkan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi sehingga yang tersisa air dan senyawa dari kulit manggis yang bermanfaat.Oleh karena itu dilakukan perancangan dan pembuatan alat yang mampu bekerja untuk mengekstraksi kulit manggis dan memastikan alkohol dalam campuran telah menguap hingga habis, sehingga aman untuk dikonsumsi. Dari penelitian yang telah dilakukan, ekstraksi kulit manggis menggunakan alat ini sudah berhasil. Menggunakan campuran alkohol dan air sebanyak 400ml (300ml air, 100 ml alkohol) membutuhkan waktu 52 menit 32 detik untuk menguapkan alkoholnya dan satu hari fase rendamannya.Kata Kunci— Ekstaksi, Kulit manggis, ethanol.
PENGARUH BOMBARDIR PARTIKEL BERMUATAN PADA PERMUKAAN PLAT TEMBAGA DENGAN DIELEKTRIK UDARA MENGGUNAKAN HVDC POLARITAS POSITIF DAN NEGATIF Ilham Ismail Mochsen; Mochammad Dhofir; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 5 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada setiap pengujian yang menggunakan peralatan tegangan tinggi, peralatan akan menghasilkan medan listrik tinggi. Akibat dari adanya medan listrik ini membuat elektron dan ion bergerak dan akan menghasilkan proses ionisasi dengan cara bertabrakan dengan molekul bebas yang ada disekitar medan. Selama masih adanya medan listrik elektron dan ion akan terus bergerak hingga menumbuk permukaan katoda dan menyebabkan fenomena bombardir partikel bermuatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek dari bombardir partikel bermuatan pada katoda berbahan tembaga terhadap dielektrik udara. Tekanan dielektrik udara divariasi dari 558 mBar hingga mencapai tekanan normal. Diketahui bahwa pada perubahan tekanan mempengaruhi jarak bebas partikel bermuatan sebelum bertubrukan, sedangkan nilai tegangan dengan jarak sela mempengaruhi seberapa cepat energi kinetik partikel bermuatan ketika bombardir terjadi. Bombardir partikel terjadi ketika nilai tegangan cukup untuk menyebabkan elektron bergerak dengan kecepatan antara 12,08eV - 15,52 eV yang merupakan syarat ionisasi pada udara yang mana partikel gas terbanyak yaitu oksigen dan nitrogen.   Kata kunci : bombardir, partikel bermuatan, plat tembaga, medan listrik dc, polaritas positif, polaritas negatif ABSTRACT At each test using high-voltage equipment, the equipment will produce a high electric field. The result of this electric field makes electrons and ions move and will produce ionisation process by colliding with free molecules that exist around the field. During the absence of electric field electrons and ions will continue to move up to the surface of the cathode and cause the phenomenon of bombarded charged particles. This research was conducted to determine the effect of bombarded charged particles on copper cathode against the air dielectric. The air dielectric pressure was variated from 558 mBar to achieve normal pressure. It is noted that the pressure changes affect the free distance of charged particles prior to the impact, while the value of voltage with the distance of the gap affects how quickly the kinetic energy of the charged particles when the bombard occurs. The bombard of particles occurs when the voltage value is sufficient to cause the electron to move at speed between 12,08eV – 15,52 eV or highher which is the condition on air where the mostcommon gas particles are N2 and O2. Keywords : bombardier, charged particle, copper plate, dc electric field, positive polarity, negative polarity
Evaluasi Kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Bantal pada Pabrik Gula Assembagoes Kabupaten Situbondo Febriananda Mulya Pratama; Hari Santoso; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.754 KB)

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro(PLTMH) Bantal adalah pembangkit listrik yangdikelola oleh Pabrik Gula Assembagoes KabupatenSitubondo untuk menambah pasokan energi listrik.PLTMH ini terletak di Desa Bantal KelurahanBantal Kecamatan Asembagus KabupatenSitubondo dengan memanfaatkan saluran irigasiParseh yang merupakan sumber dari Gunung Ijenkemudian bermuara di dam Lewung danselanjutnya dialirkan menuju Desa Bantal. Namunsistem pembangkitan pada PLTMH Bantal kurangoptimum dikarenakan ada banyak faktor yangmenyebabkan terjadinya losses. Hasil evaluasimenunjukkan bahwa potensi daya yang dapatdibangkitkan pada PLTMH Bantal secara teoriadalah sebesar 107,1862 kW dengan debit air yangdigunakan sebesar 2,8934 ????????⁄???? dan ketinggianjatuh air bersih (head nett) 6,37977 meter.Sedangkan potensi daya yang dapat dibangkitkansecara keseluruhan pada saluran irigasi Parsehadalah sebesar 311,0305 kW dengan debit air yangdigunakan adalah pada saluran KP 3 sebesar 8,3960????????⁄????. Dalam melakukan pengujian pembangkitdengan media air garam dan plat aluminium sebagaielektroda, didapatkan kapasitas daya yang dapatdibangkitkan oleh generator sebesar 101,1123 kW.Hal ini terdapat perbedaan antara daya yangdihasilkan secara teori lebih besar dibandingkandengan daya yang dihasilkan ketika melakukanpengujian pembangkit dikarenakan terjadi lossespada peralatan mekanik dan generator.Kata Kunci—debit air, ketinggian jatuh air (head),PLTMH Bantal, potensi daya.
EVALUASI KEMAMPUAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO (PLTMH) CHECK DAM V KALI JARI KABUPATEN BLITAR KARENA PERUBAHAN JUMLAH DAN DISTRIBUSI BEBAN Muhammad Wildan D.; Teguh Utomo; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Jatuh tegangan dan rugi daya yang besar pada jaringan listrik menyebabkan berkurangnya kualitas jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Di samping itu masuknya jaringan PLN tahun 2014 menyebabkan terjadinya penurunan jumlah pelanggan yang ada di Dusun Jari Sukomulyo. Pada tahun yang sama terjadi peristiwa erupsi Gunung Kelud yang menyebabkan rusaknya PLTMH milik Dusun Purwodadi dan Dusun Notorejo. Akibatnya warga kedua Dusun tersebut dan warga Perkebunan Ngusri beralih ke jaringan listrik PLTMH Check Dam V Kali Jari. Selanjutnya pada proses pemasangan jaringan baru, pengelola dan operator mengalami kendala mengidentifikasi fasa R, S, dan T. Oleh sebab itu operator menyambungkan jaringan terdekat tanpa mengetahui ketiga fasanya sehingga terjadi ketidakseimbangan beban. Untuk memaksimalkan potensi PLTMH pada siang hari pengelola dan operator mengoperasikan mesin pengolah kopi dan pengolah pupuk organik. Dari evaluasi diperoleh data bahwa potensi yang masih dapat dibangkitkan PLTMH Check Dam V Kali Jari secara teori sebesar 21,395 kW dengan debit air sebesar 0,568 m3⁄detik dan tinggi jatuh air 8 m. Setelah dilakukan konfigurasi ulang dan penyetimbangan beban maka ditemukan tiga hal. Pertama, arus beban pada fasa R, S, dan T berturut-turut adalah 9,95 A; 9,85 A; dan 9,99 A. Kedua, rugi daya fasa R, S, dan T yang hilang pada penghantar jaringan tegangan rendah berturut-turut adalah 139,8569 W; 191,8837 W; dan 87,6480 W. Terakhir, jatuh tegangan paling ujung jaringan tegangan rendah pada fasa R 12,2550 V (5,5705%); S 18,7287 V (8,5130%); dan T 8,4968 V (3,8622%). Selanjutnya diperoleh jumlah daya listrik setara dari kedua mesin pengolah adalah 7,46 kW atau masih sebesar 34,9% dari potensi daya keseluruhan.Kata kunci—Kemampuan PLTMH, perubahan jumlah beban, distribusi
Co-Authors Adi Nugroho Pamungkas Aditya Prayoga Agus Supriono Akbar, Muhammad Yoga Rochmanu Akhmad Hasim Aldo Harry Saputra Allaam, Hisyam Ghozi Altajim, Fauzan Aiman Amanda Octavianus Rizky Andreas Parningotan S. Anggie Alvionita Anwi Kusuma Ardi Moh. Yusuf Arief Y., Primanda Arifin, Muhammad Rifat Aji Satria Arizky Erwinsyah Hariyanto Arkan Pradipta Arsy Rahmat Syahbani Assariy, Muhammad Faiz Asyhari, Ahmad Rizky At Tamimi, Riswandha Yusuf Aulia, Fitrah Baskara Heka Syahputra Bernadine, Muhammad Zaidan Bhawiko, Alekhin Muhammad Azhar Candra Mebby Oka Dedy Alfilianto Derry Putranugraha Dhofir, Mochammad Dikma Hartanjung Ditto Adi Permana Dwiky Satrio Wibowo Edi Setiawan Egavania Zerlinda Elisa Gumelar Dennis Erdyan Setyo W. Erlangga Dinda Permana Erlinda Indrayani Faishal, Luthfi Nur Fakhruddin Ar Rozi Farid Rohmadi Fariz Aulia Rifqi Farraz, Dayrry Yozza Febriananda Mulya Pratama Fery Praditama Fikri, Al Hadi Fikri, Zakkiyul Firdausi, Mega Firly Azka Nurhidayah Friska Bakti Novella Gagah Pratama Putra Galih Fajar Wicaksono Gathot Winarso, Gathot Gede Teguh Adi Wedangga Gitawan Dimas Prakoso Goegoes Dwi Nusantoro Haidar Ali Yafie Hamaris, Farhan Hari Santoso Harry Soekotjo Dachlan Hery Purnomo Himam, Fanisha Laila I Kadek Dwika Antara I Wayan Ari Mahendra Ifah Dea Hapsyari Ilham Ismail Mochsen ILYAS FATIH RAMADHAN Irfan Madani Pratama Jagad, Mohammad Wahyu Jayadiyuda, I Wayan Angga Jiwandono, Ferdian Ade Kalvin Lentino Kemal Pasha Pramudianto Khurun ‘Ain, n/a Kresna Sukma Dewangga Kurniawan, Ananda Donny Laksono, Mico Norman Lavelia Permata C. Lintang Gadis Ratu Rachellya Lukmanul Hakim Lunde Ardhenta Luthfan Bagus Saputra M. Iqbal Bayhaqi Fauzi M. Yudistya Perdana Ma'arif, Muhammad Thoriqul Maharani, Bella Fathia Mahfudz Shidiq Mahfudz Sidiq Malamansyah, Triamelia Salsabila Markus D. Letik Maulana, Achmad Fazar Arya Maulidina, Nabila Vida Moch Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Dhofir Moch. Rizki Indra Dwijayanto Mochammad Fattah, Mochammad Mohammad Fahririjal Mubarok, M. Farid Ibnu Muhamad Alif Fatur Rahman Muhamad Andre Agesa Muhammad Arsyad Muhammad Azka Athallah Muhammad Edwinsyah Redho Muhammad Fadhli Dzil Ikram Muhammad Fahmy Madjid Muhammad Faris Hizrian Muhammad Halim Sa’id Muhammad Rif’at Nor Imami Muhammad Sekti Yolansyah Muhammad Wildan D. Muhammad Zakkiyul Fikri Syahara Arifianto Muyassar, Tegar n/a Rizaq n/a Soemarwanto n/a Soeprapto n/a Suyono Nandha Pamadya Putra Nizar Shodiq Novan Ardita Pratama Nur Laili Mufarikha Nurumar Setiyo Agung Pangeran Fatullah Panji Bintang Pamungkas Pradhana, Raka Radithya Praditama, Fery Pramudya, Lembat Aji Pratama, Muhammad Pashya Rifky Priambudi, Ardhito Pudji Purwanti Pujo Utomo Putra Adi Dharma Utama Putra, Deni Dwi Rahman Rachendra, Bima Denatta Rachman Shandy Pratama Radian Hepta Martha Hardaka Rafi Ilham Rahardjo, Muhammad Farid Ramdhony Tofano Murisom Revo Chanavi Mara Rexano B, Leonardo Reza Aliansyah Rif'an, Mochammad Rini Nur Hasanah Rini Nur Hasanah Riswandha Yusuf At Tamimi Rizal Firmansyah Rizki Adhi Priawan Rizki Ashadi Rizky Hamid Robbyansyah Rohmadi, Farid Rohman, Deny Fatkhur Rosyid, Muhammad Ruditta Devianti Sambodo Rila Priambudi Saputra, Didit Sugeng Sari Yuniarti Satrio Wicaksono Sean Yudha Yahya Shiddiq, Muhammad Fatihul Shidqi, Fahruddin Siagian, Alfandri Sinta Pratiwi Soeprapto Soeprapto Suwarno, Nastiti Viononny Suyono, Hadi Syarifasa, Arkananta Sydney, Agnes Amadea Rullynda Timbul Mulia Titis Aridanti Pratiwi Tri Nurwati Try Brojoseto Alkotsar Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Unggul Wibawa Utomo, Muhamad Adib Nur Utomo, Muhamad Afiq Nur Wahyu Nur Firdausy Warda Islamiyah Wardani, Alya Kusuma Wijono, n/a Wilda Faradina Wisam Abyadha Ibrahim Wisnu Adi Suryo Yanuar Alfa Tri Susanto Yashinta Carolina Dewi Yuda Wastu Yudistira Adi Nugroho Yuka, Helmi Dwi Yulistiono, Irwan Zaidane Alizzah Noufal Zuhdi, Fadhil Ariq Zulfikar Subagio ‘Aqila, M. Farrel Nikkola Putra