Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan revolusi pembelajaran digital terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI di kota mataram Rosa Yuniarti; Sukardi Sukardi; Mila Noviana
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8i2.15051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara revolusi pembelajaran digital terhadap kemandirian belajar pada mata pelajaran Sosiologi guna mengatasi persoalan inisiatif serta ketergantungan dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini mencakup 5.117 siswa dari SMA Negeri kelas XI di Kota Mataram. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 371 siswa. Instrumen penelitian telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan hasil yang dinyatakan valid dan reliabel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Skala Likert melalui Google Form dan dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat signifikan antara revolusi pembelajaran digital dengan kemandirian belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,207 (0,207 > 0,102 r tabel) dan nilai signifikansi 0,01 (0,01 < 0,05). Simpulan penelitian ini secara tegas menyatakan bahwa revolusi pembelajaran digital memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kemandirian belajar. Hal ini membuktikan secara nyata bahwa optimalisasi teknologi dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital memiliki kontribusi dalam meningkatkan kemandirian belajar. Oleh karena itu, transformasi digital merupakan instrumen yang efektif dalam mendorong tanggung jawab serta inisiatif belajar secara mandiri bagi siswa di era modern.
Development and Evaluation of Sasak Local Wisdom-Based Instructional Materials Integrated with the Science, Environment, Technology, and Society (SETS) Learning Model to Enhance Elementary School Students' Critical and Creative Reasoning Skills Hesty Febrian Widyana; Sukardi Sukardi; Moh. Irawan Zain
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 17, No 3 (2026): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v17i3.39944

Abstract

Critical and creative reasoning skills are essential twenty-first-century competencies that elementary school students need to develop. However, evidence from the Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) and preliminary field studies indicates that Indonesian elementary students continue to demonstrate relatively low levels of these competencies. This study aimed to develop and evaluate the validity, practicality, and effectiveness of Sasak local wisdom-based instructional materials integrated with the Science, Environment, Technology, and Society (SETS) learning model to enhance elementary school students' critical and creative reasoning skills. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the Four-D (4D) model, consisting of the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. The study involved elementary school students from Cluster 03, Jonggat District, Central Lombok Regency. The effectiveness of the developed instructional materials was examined using a quasi-experimental design with experimental and control groups. The product developed was a Grade IV Phase B science instructional material entitled “Lingkunganku Bersih Desaku Lestari”, integrating the SETS learning process with visual elements reflecting Sasak local culture. Expert validation indicated that the instructional materials were highly feasible in terms of content, language, media design, and assessment instruments. Teacher and student responses also demonstrated that the materials were highly practical for classroom implementation. Furthermore, the instructional materials significantly improved students' critical and creative reasoning skills, as indicated by independent- and paired-samples t-tests (p < .001). The N-gain analysis showed high improvement in critical reasoning (0.72) and moderate improvement in creative reasoning (0.57) in the experimental group, while the control group demonstrated low improvement. These findings demonstrate that integrating Sasak local wisdom into the SETS learning model provides an effective contextual learning approach for improving elementary school students' critical and creative reasoning skills.
Pengaruh Model Pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) Berbantuan Media Youtube Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Nurmayanti Nurmayanti; Sukardi Sukardi; Imam Malik
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5203

Abstract

Hasil belajar merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran. Rendahnya hasil belajar siswa menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan minat, keaktifan, dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) berbantuan media YouTube terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi. Penelitian ini menggunakan jenis quasi experiment dengan desain posttest only with non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS di SMAN 6 Mataram. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas XI-7 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-8 sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya sehingga layak digunakan. Data penelitian dianalisis menggunakan program SPSS For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest siswa pada kelas eksperimen sebesar 87 dan kelas kontrol sebesar 81. Hasil uji hipotesis menggunakan uji T Two Independent Sample dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) berbantuan media YouTube berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi.