Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 MELAYA Ni Komang Tri Puspayanti .; Dra.Ni Made Sri Mertasari, M.Pd .; I Putu Pasek Suryawan, S.Pd., M.Pd .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran ARIAS terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu dengan desain post-test only control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Melaya. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling setelah dilakukan uji kesetaraan populasi menggunakan uji ANAVA satu jalur. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan angket, sedangkan data prestasi belajar matematika dikumpulkan dengan tes berbentuk essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji MANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan motivasi dan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvesional (F = 21,564 dan Sig. = 0,000 < ρ = 0,05); kedua, terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvesional (F = 13,801 dan Sig. = 0,000 < ρ = 0,05); ketiga, terdapat perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvesional (F = 39,026 dan Sig. = 0,000 < ρ = 0,05). Dengan demikian model pembelajaran ARIAS berpengaruh positif terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa.Kata Kunci : model pembelajaran ARIAS, motivasi belajar, prestasi belajar matematika This research is aimed to investigate the influence of ARIAS learning model towards motivation and achievement in learning mathematics. This study is a quasi-experimental research with post-test only control group as its design. The population of this study was seventh grade students of SMP Negeri 5 Melaya. The sample of this study was chosen by using random sampling technique after implemented the equality of population was done by using ANOVA. The data of students’ motivation were collected by using questionnaire meanwhile, the data of students’ mathematic achievement were collected by using students’ mathematic learning achievement test in the form of essay. The collected data were analyzed by using MANOVA formula. The result of data analysis showed that: First, there were differences of students’ motivation and students’ mathematic achievement between those were taught by using ARIAS teaching technique and those who were taught by using conventional teaching technique (F = 21,564 and Sig. = 0,000 < ρ = 0,05); Second, there were differences of students’ motivation between those were taught by using ARIAS teaching technique and those who were taught by using conventional teaching technique (F = 13,801 and Sig. = 0,000 < ρ = 0,05); third, there was the difference of students’ mathematic achievement between those were taught by using ARIAS teaching technique and those who were taught by using conventional teaching technique (F = 39,026 and Sig. = 0,000 < ρ = 0,05). It means that ARIAS teaching technique gives positive effect to improve students’ motivation and students’ mathematic achievement.keyword : ARIAS teaching technique, students’ motivation in learning, students’ mathematic achievement
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CORE BERBANTUAN MASALAH TERBUKA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA K. Ratna Udayani; I Nyoman Gita; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i1.19886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran CORE berbantuan masalah terbuka berpengaruh positif terhadap keterampilan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2016/2017, yaitu sebanyak 546 orang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Data keterampilan berpikir kritis matematis siswa dikumpulkan melalui tes keterampilan berpikir kritis yang berbentuk soal uraian dengan soal sebanyak lima butir. Data hasil tes keterampilan berpikir kritis matematis dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai lebih dari , yang berarti H0 ditolak Dengan demikian, keterampilan berpikir kritis matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CORE berbantuan masalah terbuka lebih tinggi dari keterampilan berpikir kritis matematis siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Ini berarti model pembelajaran CORE berbantuan masalah terbuka berpengaruh positif terhadap keterampilan berpikir kritis matematis.Kata kunci: model pembelajaran CORE, masalah terbuka, berpikir kritis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA TERHADAP KEYAKINAN DIRI DALAM BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 MELAYA Mas Ayu Putu Yoga Wisudawati; I Made Candiasa; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i2.19887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah keyakinan diri dalam belajar matematikasiswa yang mengikuti pembelajaran tutor sebaya lebih tinggi dari pada keyakinan diri dalam belajarmatematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini dikategorikan sebagaieksperimen semu (quasi experiment) dengan desain penelitian post-test only control group design.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Melaya semester ganjil tahunajaran 2017/2018 sebanyak 189 siswa yang terdistribusi ke dalam 5 kelas. Pengambilan sampeldilakukan dengan teknik cluster random sampling dan diperoleh dua kelas yaitu kelas VIII B sebagaikelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Data keyakinan diri dalam belajarmatematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan angket keyakinan diri dalam belajarmatematika. Data keyakinan diri dalam belajar matematika dianalisis dengan menggunakan uji Mann-Whitney satu pihak pada taraf signifikan 5%, karena data keyakinan diri dalam belajar siswakelompok eksperimen tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keyakinan diridalam pelajaran matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Melaya yang mengikuti pembelajarandengan model pembelajaran tutor sebaya lebih tinggi daripada keyakinan diri dalam belajarmatematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkanbahwa model pembelajaran tutor sebaya berpengaruh positif terhadap keyakinan diri dalam belajarmatematika siswa.Kata Kunci: Model Pembelajaran Tutor Sebaya, Keyakinan Diri
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 AMLAPURA Ni Made Sanistiawati; Ni Nyoman Parwati; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i2.19897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran ReciprocalTeaching terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Jenis penelitian ini adalaheksperimen semu (quasi experimental) dengan desain penelitian Post-Test Only ControlGroup Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 4 Amlapuratahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 200 orang dan tersebar ke dalam 7 kelas.Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling.Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes pemahamankonsep bentuk uraian. Rata-rata skor pemahaman konsep matematika untuk kelompokeksperimen adalah 24,034 dan rata-rata skor pemahaman konsep matematika untukkelompok kontrol adalah 19,896. Data dianalisis menggunakan uji-t satu ekor (ekorkanan) dengan taraf signifikan 5%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa= 2,858hitung t lebih dari =1,672tabel t , sehingga 0 H ditolak. Berdasarkan hal ini dapatdisimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan model pembelajaran reciprocalteaching memberikan pengaruh postitif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Hal ini karena model pembelajaran reciprocal teaching menggunakan empat strategidalam pelaksanaannya yaitu merangkum, menyusun pertanyaan, mengklarifikasi, danmemprediksi sehingga siswa menjadi lebih aktif dalam bertukar pikiran, mengajukanpertanyaan, mendengar pendapat temannya, dan bersemangat dalam mengikutipembelajaran dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata kunci: Pemahaman Konsep Matematika, Reciprocal Teaching, PembelajaranKonvensional
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIPA NON UNGGULAN SMA NEGERI 1 BANGLI N. K Juliawati; I Gusti Putu Suharta; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i2.19898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yangdibelajarkan dengan model penemuan terbimbing lebih baik daripada pemahaman konsepmatematika yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian iniadalah siswa kelas XI MIPA Non Unggulan SMA Negeri 1 Bangli pada semester II tahun ajaran2017/2018. Kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Bangli tersebar ke dalam 7 kelas dan terdapat satukelas unggulan yaitu kelas XI MIPA 1 sehingga populasi dalam penelitian ini adalah kelas XIMIPA 2, XI MIPA 3, XI MIPA 4, XI MIPA 5, XI MIPA 6, dan XI MIPA 7. Sampel penelitianditentukan dengan teknik cluster random sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukandengan pengundian terhadap 6 kelas yang merupakan populasi. Setelah dilakukan pengundian,terpilih 2 kelas yakni kelas XI MIPA 2 dan kelas XI MIPA 3 sebagai sampel penelitian. Berikutnya,dilakukan uji kesetaraan dengan uji-t terhadap kedua kelas tersebut. Hasil uji kesetaraanmenunjukkan bahwa kedua kelas dinyatakan setara. Kemudian, dilakukan pengundian kembaliterhadap kedua kelas sehingga diperoleh kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelasXI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini dikategorikan penelitian eksperimen semu dengandesain penelitian post-test only control group design. Data tentang kemampuan pemahamankonsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika siswa.Selanjutnya skor tes pemahaman konsep matematika dianalisis dengan menggunakan uji-t satuekor (ekor kanan) pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa thitung = 1, 87sedangkan dengan gtaraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 1, 671. Nilai statistik ini memiliki maknabahwa pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model penemuanterbimbing lebih baik dibandingkan dengan pemahaman konsep matematika siswa yangdibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.Kata Kunci: model pembelajaran penemuan terbimbing, pemahaman konsep matematika siswa,Lembar Kerja Siswa Penemuan Terbimbing.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VII-1 SMP LABORATORIUM UNDIKSHA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING Ni Luh Heni Purnamayanti; I Putu Wisna Ariawan; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 9 No. 2 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v9i2.19903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penerapan model pembelajaran process oriented guidedinquiry learning (POGIL) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dan (2)tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran POGIL. Jenis penelitian ini adalah penelitiantindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 SMPLaboratorium Undiksha sebanyak 26 siswa pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Datakomunikasi matematis siswa dikumpulkan menggunakan tes komunikasi matematis dan tanggapansiswa dikumpulkan menggunakan angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secaradeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi matematis siswa mengalami peningkatanrata-rata nilai dari 43,59 pada refleksi awal terus meningkat dari siklus ke siklus menjadi 83,33 padasiklus III dari nilai maksimal 100. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 7,69% padarefleksi awal menjadi 84,62% pada siklus III. Rata-rata skor tanggapan siswa telah berada dalamkategori positif. Peningkatan pada setiap siklus terjadi karena guru lebih menekankan pada: (1)penggalian informasi secara aktif oleh siswa dengan menyelesaikan permasalahan pada kegiataneksplorasi, (2) menganalisa informasi yang telah diperoleh serta mengevaluasi ide dan gagasanberdasarkan informasi, (3) memperbanyak latihan soal sehingga siswa banyak berlatih dalammengekspresikan dan menuliskan ide yang mereka miliki menggunakan notasi matematika, (4)menayangkan video yang berkaitan dengan manfaat dari materi yang dipelajari untuk memotivasi siswa.Kata kunci: POGIL, Kemampuan Komunikasi Matematis, Tanggapan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA MELALUI PENERAPAN CREATIVE PROBLEM SOLVING I Made Widiatmika; I Gusti Putu Suharta; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i2.19905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan komunikasimatematis siswa kelas VIIA SMP Negeri 3 Sukasada dan (2) respon siswa terhadappenerapan model pembelajaran creative problem solving. Jenis penelitian ini adalahpenelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian iniadalah siswa kelas VIIA SMP Negeri 3 Sukasada sebanyak 32 siswa pada semestergenap tahun ajaran 2018/2019. Data komunikasi matematis siswa dikumpulkanmenggunakan tes komunikasi matematis dan tanggapan siswa dikumpulkanmenggunakan angket. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secaradeskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase banyaknya siswadengan kemampuan komunikasi matematis yang berada pada kategori minimal tinggimeningkat dari siklus ke siklus, pada siklus I, siklus II dan siklus III berturut – turut yaitu: 21,87%, 46,87% dan 75%. Peningkatan optimal pada siklus III terjadi karena gurulebih menekankan pada pertanyaan arahan dalam mengemukakan gagasan –gagasan, memberikan kebebasan kepada siswa untuk menyelesaikan permasalahansesuai dengan cara mereka sendiri, memberikan kesempatan lebih banyak kepadasiswa untuk menyampaikan pendapat, serta mengevaluasi jalannya diskusi pada akhirpembelajaran. Selain itu respon siswa terhadapa model pembelajaran creativeproblem solving tergolong positif dengan rata – rata respon siswa sebesar 55,53.Kata kunci: Creative Problem Solving, Komunikasi Matematis, Tanggapan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IMPROVE BERBANTUAN MASALAH TERBUKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP LABORATORIUM UNDIKSHA Ni Putu Sri Jayanti; I Made Ardana; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v10i2.19909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalahmatematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaranIMPROVE berbantuan masalah terbuka lebih baik daripada kemampuan pemecahanmasalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenispenelitian ini adalah ekperimen semu dengan desain penelitian post test only controlgroup design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPLaboratorium Undiksha tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 99 siswa. Pengambilansampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, diperoleh sampelpenelitian sebanyak 49 siswa. Data kemampuan pemecahan masalah siswadikumpulkan melalui tes uraian yang diberikan kepada siswa di akhir penelitian. Rataratanilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dibelajarkandengan model pembelajaran IMPROVE berbantuan masalah terbuka adalah 66,16dan rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yangmengikuti pembelajaran konvensional adalah 54. Analisis data menggunakan uji-tsatu ekor yaitu ekor kanan, dengan taraf signifikan 5%. Hasil analisis datamenunjukkan bahwa nilai thitung=4,125 lebih dari ttabel=2,011. Nilai statistik ini memilikimakna bahwa kemampuan pemecahan matematika siswa mengikuti pembelajarandengan model pembelajaran IMPROVE berbantuan masalah terbuka lebih baikdaripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikutipembelajaran konvensional. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan modelpembelajaran IMPROVE berbantuan masalah terbuka memiliki pengaruh positifterhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswaKata kunci: kemampuan pemecahan masalah, model pembelajaran IMPROVE,masalah terbuka
Implementasi Bahan Ajar Berbasis Masalah Kontekstual Berbantuan Software Statistika Dalam Meningkatkan Hasil Belajar I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v13i1.47073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar berbasis masalah kontekstual berbantuan software statistika terhadap hasil belajar mahasiswa pada matakuliah statistika nonparametric. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi ekperimen dengan rancangan post-test only group design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI Program Studi S1 Pendidikan Matematika. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan cluster random sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Data hasil belajar dianalisis menggunakaan uji t-independent dengan tarafk signifikan 5%. Berdasrkan hasil analisis diperoleh thitung= 2.809 > ttabel = 1.678 dengan demikian hipotesis nol dapat ditolak, yang bermakna hasil belajar mahasiswa yang dibelajarkan dengan bahan ajar berbasis masalah kontekstual berbantuan software statistika lebih baik daripada mahasiswa yang dibelajarkan dengan bahan ajar konvensional
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI MODEL GENERATIF BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL DALAM TAHAPAN LESSON STUDY PADA MATA KULIAH ALJABAR LINIER I Putu Pasek Suryawan; I Made Suarsana; I Nyoman Gita; I G N Pujawan
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
Co-Authors ., Ni Komang Tri Puspayanti A.A Istri Dewi Adhi Utami A.A Istri Mirah Dharmadewi A.A. Istri Diah Maharani . A.A. Istri Diah Maharani ., A.A. Istri Diah Maharani Adnyani, I Gusti Ketut Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Ardanantya, I Gusti Ayu Mira Budayana, I Made Damayanti, Ni Komang Ari Desak Made Echa Herawati Dewa Dewa Gede Firstia Wirabrata Dewi, Ni Wayan Ina Suksma Dinasty, Arga Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Gavrila Tamariska Gst. Ayu Mahayukti Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Sastra Agustika Hartawan, IGN Yudi Heni Purnamayanti, Ni Luh Herawati, Desak Made Echa Hilda Aulia Hilman Cahyadin I G N Pujawan I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Maysha Sueca Darmaputra I Gede Ratnaya I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika I Gusti Ayu Mira Ardanantya I Gusti Ketut Adnyani I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Sudiarta I Gusti Putu Suharta I Kadek Agus Prabawan Saputra I Kadek Pebrio Arimbawa I Kadek Rai Sunjaya I Kadek Rai Suwena I Kadek Yudha Pranata I Kadek Yudha Pranata I Ketut Resika Arthana I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Sutajaya I Made Widiatmika I Nyoman Bagus Suweta Nugraha I Nyoman Gita I Putu Ade Andre Payadnya I Putu Darma Yuda I Putu Wisna Ariawan I Wayan Agus Darma Putra I Wayan Lasmawan I Wayan Suja I Wayan Sumandya I Wayan Widana Ida Ayu Putu Mahayani Isumunuartha, Gde Rama Juliawati, N. K K. Ratna Udayani Kadek Dwi Septia Angga Suari . Kadek Dwi Septia Angga Suari ., Kadek Dwi Septia Angga Suari Leonita, A Tiurma Silvia Luh Novi Kristiana Made Agus Wijaya Made Arista Dewi . Made Arista Dewi ., Made Arista Dewi Made Juniantari Made Juniantari, Made Mas Ayu Putu Yoga Wisudawati Mira Dharma Susilawaty N. K Juliawati Ni Kadek Ari Dama Yanti . Ni Kadek Ari Dama Yanti ., Ni Kadek Ari Dama Yanti Ni Komang Ari Damayanti Ni Komang Tri Puspayanti . Ni Luh Heni Purnamayanti Ni Luh Sherlita Indraliani Kubayan Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Sanistiawati Ni Made Sri Mertasari Ni Nyoman Parwati Ni Putu Asri Wijayanti Ni Putu Gita Candrika Dewi Ni Putu Parastuti Lestari Ni Putu Sri Jayanti Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Wayan Ina Suksma Dewi Ni Wayan Widia Astuti Paramitha, Ni Made Christina Pradnya Permana, Dodi Pramudia, Made Ditha Pratiwi, Kadek Ayu Mutiara Pujawa, I Gusti Ngurah Pujawan, I G N Purwantini, Ni Putu Ayu Gita Putu Kerti Nitiasih Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Saida Ulfa Sanistiawati, Ni Made Sanjaya, I Putu Ari Sariyasa . Sri Jayanti, Ni Putu Tiurma Silvia Leonita Udayani, K. Ratna Widiatmika, I Made Wijayanti, Ni Putu Asri Wirabrata, Dewa Gede Firstia Witraguna, Kadek Yudista yani, santika Yanti, Ni Komang Ayu Indri Yoga Wisudawati, Mas Ayu Putu Yuda, I Putu Darma