Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Penerapan Metode Hypnoteaching terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa SMP Dinasty, Arga; Suryawan, I Putu Pasek; Sugiarta, I Made
PRISMA Vol 10, No 1 (2021): PRISMA Volume 10, No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v10i1.1302

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh metode hypnoteaching terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Muncar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperiemen semu (quasi experiment) dengan rancangan post test only control grup. Populasinya adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Muncar tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 274 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan cara teknik cluster random sampling yang disyaratkan terpenuhinya kesetaraan populasi menggunakan uji ANAVA satu jalur. Data penelitian adalah motivasi belajar matematika siswa yang diperoleh melalui penyebaran instrumen di akhir penelitian. Data dianalisis menggunakan uji Liliefors, uji Levene dan uji t satu ekor dengan taraf signifikasi 5%. Hasil analisis menunjukkan nilai thitung­ = 3,032 >  ttabel  = 1,996 sehingga tolak H0 dan H1 diterima. Hasil analisis menjelaskan bahwa motivasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran metode hypnoteaching  lebih tinggi daripada motivasi belajar matematika siswa kelompok yang mengikuti pembelajaran konvensional. Disimpulkan bahwa metode hypnoteaching berpengaruh positif terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Muncar.
Media Pembelajaran Online Berbasis Geogebra sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Suryawan, I Putu Pasek; Permana, Dodi
PRISMA Vol 9, No 1 (2020): PRISMA Volume 9, No 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v9i1.929

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk memperoleh kevalidan, kepraktisan, dan keefektivan media pembelajaran pada materi bangun ruang sisi lengkung sebagai upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa. Media pembelajaran yang dikembangkan menggunakan Kurikulum 2013. Model pengembangan yang digunakan adalah Model 4D (define, design, develop, dan disseminate), namun dalam penelitian ini hanya sampai tahap develop. Media pembelajaran ini dibuat menggunakan software Geogebra dan dioperasikan dengan bantuan Schoology. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas media pembelajaran yang dikembangkan berada pada kriteria sangat valid, dengan rata-rata skor dari ahli media sebesar 4,2 dan ahli materi sebesar 4,5. Kepraktisan media pembelajaran yang diperoleh melalui pengisian angket respon setelah pembelajaran berada pada kriteria sangat praktis, dengan rata-rata skor dari respon siswa sebesar 4,44 dan respon dari guru sebesar 4,5. Sedangkan, hasil penelitian mengenai efektivitas media pembelajaran yang diperoleh melalui tes pemahaman konsep matematika siswa menunjukkan bahwa 93,33% siswa berada pada kategori tuntas setelah mengikuti pembelajaran menggunakan media pembelajaran yang dikembangkan.Kata Kunci : Media Pembelajaran, Model 4D, Bangun Ruang Sisi Lengkung, Pemahaman Konsep
ANALISIS BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTROVERSIAL [THE ANALYSIS OF STUDENTS’ MATHEMATICAL CRITICAL THINKING FOR SOLVING CONTROVERSIAL ISSUES] Suryawan, I Putu Pasek; Ratnaya, I Gede
JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education Vol 7, No 1 (2023): JUNE
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/johme.v7i1.6523

Abstract

This research is a descriptive study using a qualitative approach with the aim of analyzing students' critical thinking skills in solving controversial mathematics problems using six indicators of IDEALS critical thinking. The research subjects in this study were 3 students of class X MIPA 1 SMA N 1 Singaraja who were obtained through a purposive sampling method. The research instruments this time were researchers, student worksheets, student test results, and interview results. Miles and Huberman's model is used in analyzing research data, through the process of data reduction, data presentation, and ending with drawing conclusions based on the data obtained. The results of the research and interviews show that students' critical thinking skills solve controversial mathematics problems with six indicators of IDEALS critical thinking, namely: (1) identify, it is found that the three subjects are able to identify the main problem and identify solutions to problems given that do not make sense, (2 ) define, it was found that the three subjects could define what was known and what was asked in the mathematical problem, but only by re-copying the questions, (3) enumerate, it was found that the three subjects only found one problem solving strategy that made sense, (4) analyze , each of the three subjects only used one problem-solving strategy for analysis, (5) list, it was found that the three subjects were able to state reasons for using the problem-solving strategy they used respectively, and (6) self-correct, it was obtained that the three subjects have re-checked the delivery strategy problem solutions that they use.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah kontroversial matematika menggunakan enam indikator berpikir kritis IDEALS. Subjek penelitian dalam penelitian ini yaitu 3 orang siswa kelas X MIPA 1 SMA N 1 Singaraja yang didapatkan melalui metode purposive sampling. Dengan instrumen penelitian kali ini yaitu peneliti, lembar kerja siswa, hasil tes siswa, dan hasil wawancara. Model Miles dan Huberman digunakan dalam menganalisis data penelitian, melalui proses reduksi data, penyajian data, serta diakhiri dengan penarikan kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh. Adapun hasil penelitian serta wawancara menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa menyelesaikan masalah kontroversial matematika dengan enam indikator berpikir kritis IDEALS, yaitu: (1) identify, diperoleh bahwa ketiga subjek mampu mengidentifikasi pokok permasalahan dan mengidentifikasi solusi dari masalah yang diberikan tidak masuk akal, (2) define, diperoleh bahwa ketiga subjek dapat mendefinisikan terkait yang diketahui serta apa yang ditanyakan pada persoalan matematika, tetapi hanya dengan menyalin ulang soal, (3) enumerate, diperoleh bahwa ketiga subjek hanya menemukan satu strategi penyelesaian masalah yang masuk akal, (4) analyze, masing-masing dari ketiga subjek hanya menggunakan satu strategi penyelesaian masalah tersebut untuk dianalisis, (5) list, diperoleh bahwa ketiga subjek mampu menyebutkan alasan menggunakan strategi penyelesaian masalah yang mereka gunakan masing-masing, dan (6) self-correct, diperoleh bahwa ketiga subjek sudah mengecek kembali strategi penyelesaian masalah yang masing-masing mereka gunakan.
Tri Hita Karana sebagai Kearifan Lokal dalam Pengembangan Pendidikan Karakter Pasek Suryawan, I Putu; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpmu.v5i2.55555

Abstract

Pemahaman mengenai pendidikan karakter yang rendah menyebabkan krisis identitas nasional bagi generasi muda. Generasi muda mulai meninggalkan nilai-nilai luhur yang dinjunjung oleh bangsa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Tri Hita Karana sebagai kearifan lokal dalam pendidikan karakter baik untuk siswa maupun masyarakat umum. Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review yang dilakukan dengan proses mengidentifikasi, menilai, dan menafsirkan semua bukti penelitian yang tersedia dengan tujuan untuk memberikan jawaban dalam pertanyaan penelitian tertentu. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah merangkum, mereview, dan menganalisis 17 artikel dengan lingkup pembahasan Tri Hita Karana sebagai kearifan lokal dalam pendidikan karakter. Penelusuran artikel-artikel ini dilakukan melalui jurnal online dari Google Schoolar, Research Gate, SINTA, dan DOAJ. Hasil temuan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pendidikan karakter dapat diperhatikan dengan perubahan sikap ataupun karakter yang lebih baik serta dalam masyarakat luas mampu mengetahui lebih mendalam tentang nilai-nilai Tri Hita Karana. Konsep Tri Hita Karana mengajarkan untuk menjaga keharmonisan terhadap sesama, menaati aturan dalam pendidikan, meningkatkan rasa hormat kepada sesama dan orang yang lebih tua, menumbuhkan rasa bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mencintai dan melestarikan alam semesta sebagai indikator karakter yang baik.
Persepsi Guru Terhadap Pembelajaran dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Menengah Atas Witraguna, Kadek Yudista; Suryawan, I Putu Pasek
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i3.3382

Abstract

Mengeksplorasi persepsi guru terhadap pembelajaran pemecahan masalah serta mengetahui cara pandang guru terhadap keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika merupakan tujuan penelitian ini. Penelitian menggunakan mixed method (kualitatif dan kuantitatif) dengan lokasi penelitian di Sekolah Menengah Atas Kabupaten Gianyar tahun Pelajaran 2023/2024. Data kuantitiatif dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk memperoleh data persepsi guru terhadap pembelajaran pemecahan masalah, sedangkan data kualitatif dikumpulkan dengan metode wawancara untuk memperoleh keterangan lebih mendalam dari guru mengenai integrasi pemecahan masalah pada pembelajaan. Subyek penelitian dipilih dengan teknik purposive, yaitu guru matematika berpengalaman mengajar lebih dari dua tahun. Kuesioner, yang telah divalidasi oleh dua pakar, terdiri dari lima indikator yang mencakup aspek-aspek penting terkait pembelajaran pemecahan masalah matematika. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengevaluasi hasil kuesioner dan wawancara untuk memperoleh informasi yang menyeluruh. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru memiliki pandangan positif terhadap pembelajaran pemecahan masalah dan kesesuaian kurikulum matematika, namun kemampuan pemecahan masalah matematika siswa cenderung menurun, sehingga guru perlu menerapkan pembelajaran pemecahan masalah secara kontinu dan diperbaiki berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengajaran matematika yang lebih tepat guna dan relevan dengan kebutuhan siswa.
Penguatan Keberlanjutan Ekowisata dan Ekonomi Lokal Melalui Budidaya Lebah Trigona Sumandya, I Wayan; Pranata, I Kadek Yudha; Dharmadewi, A.A.Istri Mirah; Wijaya, Made Agus; Dewi, Ni Putu Sri Ratna; Suryawan, I Putu Pasek; Adnyani, I Gusti Ketut; Ardanantya, I Gusti Ayu Mira; Yuda, I Putu Darma; Leonita, A Tiurma Silvia; Herawati, Desak Made Echa
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Agustus 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v4i2.79

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan ekologis dan ekonomi di Taman Wisata Samblong melalui budidaya lebah Trigona. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan, yang melibatkan Kelompok Sadar Wisata Harmoni Pertiwi Bali. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang budidaya lebah, peningkatan produksi madu hingga 200 ml per sarang dalam panen pertama, serta diversifikasi produk seperti propolis dan bee pollen. Program ini juga berhasil meningkatkan daya tarik wisata melalui inisiatif ekowisata edukatif. Dengan pendekatan ini, keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal dapat terwujud, menjadikan Taman Wisata Samblong sebagai model ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini memberikan kontribusi pada literatur pengabdian masyarakat dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan.   This community service program aims to support ecological and economic sustainability in Samblong Tourism Park through Trigona bee cultivation. The implementation method includes socialization, training, and mentoring, involving the Harmoni Pertiwi Bali Tourism Awareness Group. The results show an increase in community knowledge about bee cultivation, an increase in honey production of up to 200 ml per hive in the first harvest, and product diversification such as propolis and bee pollen. This program has also succeeded in increasing tourist appeal through educational ecotourism initiatives. With this approach, environmental sustainability and the welfare of local communities can be realized, making Samblong Tourism Park a model of community empowerment-based ecotourism. This program contributes to the literature on community service in relation to sustainable local resource management.
PROGRAM PENANGANAN POSITIVE RELATIONSHIP MELALUI STEM BERBASIS ETNOPEDAGOGI Suryawan, I Putu Pasek; Riastini, Putu Nanci; Wirabrata, Dewa Gede Firstia
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v5i2.9903

Abstract

Masalah positive relationship menjadi salah satu aspek yang menjadi sorotan dewasa ini. Salah satu masalah yang terjadi adalah masih lemahnya hubungan antar siswa, termasuk siswa dan guru, terutama siswa Kolok, di SD inklusi N 2 Bengkala. Penyebabnya adalah belum pahamnya guru membina Kesehatan mental siswa dalam pembelajaran. Pengabdian kepada Masyarakat yang berlokasi di SD inklusi N 2 Bengkala melibatkan 12 orang guru. Kegiatan ini mengangkat topik penanganan positive relationship melalui STEM berbasis Etnopedagogi sesuai kesepakatan tim, kepala sekolah, dan guru. Tahapan pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan tahapan Joyce & Shower (1980), yang terdiri dari presentasi teori, pemodelan, praktik, dan pemberian umpan balik. Berdasarkan hasil tes sebelum dan setelah pelatihan, didapatkan peningkatan pengetahuan STEM guru sebesar 28%. Guru juga telah mampu mengimplementasikan STEM di kelas pada topik rangka manusia dengan menyajikan masalah siswa yang tidak bisa berjalan karena patah kaki. Disamping itu, behavioral engagement, cognitive engangement, dan emotional engagement siswa menjadi lebih baik.
PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA BERKELANJUTAN UNTUK MENEKAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DI SAMBLONG, JEMBRANA, BALI Sumandya, I Wayan; A.A Istri Mirah Dharmadewi; I Kadek Yudha Pranata; Made Agus Wijaya; I Putu Pasek Suryawan; Ni Putu Sri Ratna Dewi; I Gusti Ayu Mira Ardanantya; I Gusti Ketut Adnyani; Tiurma Silvia Leonita; Desak Made Echa Herawati; I Putu Darma Yuda
Sewagati Vol. 3 No. 2 (2024): Sewagati
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59819/sewagati.v3i2.4224

Abstract

The development of sustainable agrotourism in Samblong, Jembrana, Bali, is a strategic solution to mitigate environmental degradation. This community service program aims to optimize the role of higher education institutions in supporting sustainable agrotourism development through participatory methods, training, research, and the implementation of environmentally friendly technologies. The method used involves a participatory approach, where local communities are engaged in the planning and implementation of the program. Higher education institutions provide training in agrotourism management, sustainable agricultural practices, and digital marketing, as well as technical assistance in using eco-friendly technologies. The results of this community service show an increased understanding among the community about the concept of sustainable agrotourism and the application of organic waste management technologies. Research conducted by the university yielded environmental data used as the foundation for long-term land management planning. Additionally, there was an improvement in the community's skills in promoting agrotourism digitally, directly impacting income growth. Collaboration between universities, local communities, and regional governments also succeeded in strengthening synergy in managing natural resources. Overall, this program has successfully reduced the rate of environmental degradation and improved the welfare of the community in Samblong.
Development of Flipped Classroom Learning Combined with Google Classroom and Video Conference to Improve Students’ Learning Independent and Mathematics Learning Outcomes Suryawan, I Putu Pasek; Pratiwi, Kadek Ayu Mutiara; Suharta, I Gusti Putu
Journal of Education Technology Vol. 5 No. 3 (2021): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jet.v5i3.34466

Abstract

The problem of this research arises from learning independent is a crucial part needed in learning which then gives certain influence toward learning outcome; hence a right strategy is needed to gain it. This study was developmental study toward flipped classroom learning aiming at: analyzing the validity, practicality and the effectiveness of flipped classroom learning combined with google classroom and video conference. This study was based on ADDIE model. In accordance to the subject of this study, there were three experts in developing learning administrations and two experts in developing learning media in validating stage and 32 students from Junior High School in implementing stage. The results of this research in terms of quantitative findings revealed that the validity of learning administration was worth to be implemented with validity average of lesson plan was around 88,10%, teaching materials was around 90,00%, evaluation instrument was 90,48% and learning media was 90,00 % and those result was categorized into very worth-implementing. The practicality of flipped classroom seen from the questionnaire result showed that students’ respond gained 3,22 which could be categorized into high category, and teachers’ respond was at 3,70 which can be categorized into very high category. In term of learning independent, an improvement was also found, where before learning an average of 2.49 with the low category, and after learning 2.90 with the high category. The result of gain-analysis showed that the gained score reached 0,44 which could be categorized into medium. This result could be categorized into quite effective in improving the students’ math learning outcome. Based  on the result gained during the data analysis, it could be concluded that flipped classroom combined  with google classroom and video conference was effective in improving students’ learning independent and mathematics learning outcomes.
Innovation of Multimodal Digital Modules Based on Ethnomathematical Problems for Meaningful Mathematics Learning in Merdeka Curriculum Suryawan, I Putu Pasek; Lasmawan, I Wayan; Suharta, I Gusti Putu
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v7i4.59931

Abstract

The essence of the curriculum Merdeka expects mathematics learning to be meaningful and in accordance with learning styles and needs.  Culture and technology are the right combination to be applied in mathematics learning to implement the curriculum Merdeka.  This research aims to develop multimodal digital modules based on ethno mathematical problems for meaningful mathematics learning that can adapt to technological developments. The development model used in this study is the ADDIE model. The service of the module is determined by the results of expert validation, practicality tests, and effectiveness tests by lecturers, teachers and students as research subjects. Based on the material validity test, a validity of 4.45 was obtained and a media validity test obtained a validity of 4.87 which was included in the Very High category. The average practicality score is 4.3 with very high criteria.  The range of grades obtained by students is 83%. Thus the modules developed can be said to be effective and feasible to use. Through the innovation of this module, learning becomes meaningful, accommodates every learning style and student need, and facilitates students to learn independently.
Co-Authors ., Ni Komang Tri Puspayanti A.A Istri Dewi Adhi Utami A.A Istri Mirah Dharmadewi A.A. Istri Diah Maharani . A.A. Istri Diah Maharani ., A.A. Istri Diah Maharani Adnyani, I Gusti Ketut Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Ardanantya, I Gusti Ayu Mira Budayana, I Made Damayanti, Ni Komang Ari Desak Made Echa Herawati Dewa Dewa Gede Firstia Wirabrata Dewi, Ni Wayan Ina Suksma Dinasty, Arga Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Gavrila Tamariska Gst. Ayu Mahayukti Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Sastra Agustika Hartawan, IGN Yudi Heni Purnamayanti, Ni Luh Herawati, Desak Made Echa Hilda Aulia Hilman Cahyadin I G N Pujawan I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Maysha Sueca Darmaputra I Gede Ratnaya I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika I Gusti Ayu Mira Ardanantya I Gusti Ketut Adnyani I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Sudiarta I Gusti Putu Suharta I Kadek Agus Prabawan Saputra I Kadek Pebrio Arimbawa I Kadek Rai Sunjaya I Kadek Rai Suwena I Kadek Yudha Pranata I Kadek Yudha Pranata I Ketut Resika Arthana I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Sutajaya I Made Widiatmika I Nyoman Bagus Suweta Nugraha I Nyoman Gita I Putu Ade Andre Payadnya I Putu Darma Yuda I Putu Wisna Ariawan I Wayan Agus Darma Putra I Wayan Lasmawan I Wayan Suja I Wayan Sumandya I Wayan Widana Ida Ayu Putu Mahayani Isumunuartha, Gde Rama Juliawati, N. K K. Ratna Udayani Kadek Dwi Septia Angga Suari . Kadek Dwi Septia Angga Suari ., Kadek Dwi Septia Angga Suari Leonita, A Tiurma Silvia Luh Novi Kristiana Made Agus Wijaya Made Arista Dewi . Made Arista Dewi ., Made Arista Dewi Made Juniantari Made Juniantari, Made Mas Ayu Putu Yoga Wisudawati Mira Dharma Susilawaty N. K Juliawati Ni Kadek Ari Dama Yanti . Ni Kadek Ari Dama Yanti ., Ni Kadek Ari Dama Yanti Ni Komang Ari Damayanti Ni Komang Tri Puspayanti . Ni Luh Heni Purnamayanti Ni Luh Sherlita Indraliani Kubayan Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Sanistiawati Ni Made Sri Mertasari Ni Nyoman Parwati Ni Putu Asri Wijayanti Ni Putu Gita Candrika Dewi Ni Putu Parastuti Lestari Ni Putu Sri Jayanti Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Wayan Ina Suksma Dewi Ni Wayan Widia Astuti Paramitha, Ni Made Christina Pradnya Permana, Dodi Pramudia, Made Ditha Pratiwi, Kadek Ayu Mutiara Pujawa, I Gusti Ngurah Pujawan, I G N Purwantini, Ni Putu Ayu Gita Putu Kerti Nitiasih Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Saida Ulfa Sanistiawati, Ni Made Sanjaya, I Putu Ari Sariyasa . Sri Jayanti, Ni Putu Tiurma Silvia Leonita Udayani, K. Ratna Widiatmika, I Made Wijayanti, Ni Putu Asri Wirabrata, Dewa Gede Firstia Witraguna, Kadek Yudista yani, santika Yanti, Ni Komang Ayu Indri Yoga Wisudawati, Mas Ayu Putu Yuda, I Putu Darma