Claim Missing Document
Check
Articles

DEEP LEARNING IN IMPROVING STUDENTS' MATHEMATICAL CRITICAL THINKING: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: Bali, Indonesia I Kadek Agus Prabawan Saputra; I Putu Pasek Suryawan; I Gusti Ngurah Pujawan
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 13 No. 2 (2026): MARCH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/math-umb.edu.v13i2.9994

Abstract

Mathematical critical thinking skills are one of the essential competencies that students must have in 21st-century mathematics learning. However, learning practices in schools still tend to be oriented towards procedural mastery and formula memorization, so they are not optimal in developing students' higher-order thinking skills. One approach that is considered relevant to overcome this problem is deep learning, which emphasizes meaningful understanding, interrelationships between concepts, reflection, and the application of knowledge in real contexts. This study aims to analyze the implementation of deep learning in improving students' mathematical critical thinking skills. The research method used is a systematic literature review with a descriptive qualitative approach to relevant national articles. This study reviews 20 research articles obtained from the Google Scholar database with a publication range from 2025 to 2026. The results of the study show that deep learning is able to encourage students to analyze mathematical problems in depth, evaluate solution strategies, and construct logical mathematical arguments. Thus, deep learning has the potential to be an effective approach in improving the quality of mathematics learning.  Keywords: Deep Learning, Mathematics Learning, Mathematical Critical Thinking
Keterkaitan Model Discovery Learning Dan Konflik Kognitif Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika: Sebuah Kajian Literature Ni Nengah Priti Susadi; I Putu Pasek Suryawan; Ni Nyoman Parwati
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 4 (2026): Volume 4 Tahun 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/senama.v4.6117

Abstract

Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis hasil-hasil penelitian keterkaitan penerapan model Discovery Learning dan konflik kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dengan sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2018–2025. Artikel dikumpulkan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci Discovery Learning, konflik kognitif, dan kemampuan pemecahan masalah matematika. Dari 68 artikel yang ditemukan, setelah dilakukan proses seleksi diperoleh 13 artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Discovery Learning dan strategi konflik kognitif secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Discovery Learning mendorong siswa aktif menemukan konsep dan menyusun strategi penyelesaian masalah, sedangkan konflik kognitif efektif dalam mengurangi miskonsepsi dan mendorong terjadinya perubahan konseptual. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Discovery Learning berorientasi konflik kognitif memiliki potensi besar sebagai inovasi pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan yang mengembangkan dan menguji secara empiris sintaks pembelajaran Discovery Learning berorientasi konflik kognitif pada berbagai materi dan jenjang Pendidikan. Kata Kunci: Discovery Learning, Konflik Kognitif, Kemampuan Pemecahan Masalah
Validitas E-Komik Interaktif Bernuansa Kearifan Lokal Bali Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar I Kadek Agus Prabawan Saputra; I Putu Pasek Suryawan; I Gusti Ngurah Pujawan
Prosiding SENAMA PGRI Vol. 4 (2026): Volume 4 Tahun 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/senama.v4.6131

Abstract

Pengembangan media pembelajaran yang valid secara akademik merupakan prasyarat penting untuk mendukung pembelajaran matematika yang bermakna dan kontekstual. Salah satu inovasi media yang relevan dengan karakteristik peserta didik adalah e-komik interaktif yang mengintegrasikan unsur kearifan lokal sebagai konteks pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil validitas ahli materi dan ahli media terhadap e-komik interaktif bernuansa kearifan lokal pada materi bangun ruang sisi datar untuk siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model ADDIE, dengan fokus pada tahap pengembangan dan evaluasi formatif. Subjek validasi terdiri atas dua ahli materi dan dua ahli media. Instrumen penelitian berupa lembar validasi berbasis skala Likert yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validasi ahli materi menunjukkan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,8 dengan kriteria sangat baik, ditinjau dari aspek kualitas isi/materi, kesesuaian tujuan pembelajaran, umpan balik dan adaptasi, serta motivasi belajar. Sementara itu, hasil validasi ahli media memperoleh skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,6875 dengan kriteria sangat baik, ditinjau dari aspek desain presentasi, interaksi pengguna, aksesibilitas, penggunaan kembali, dan kepatuhan terhadap standar. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-komik interaktif bernuansa kearifan lokal pada materi bangun ruang sisi datar memenuhi kriteria sangat valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika.
Mathematical critical thinking in ethno-controversial problems: A logical-mathematical intelligence perspective I Gusti Ngurah Pujawan; I Putu Pasek Suryawan; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Made Suarsana
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v7i1.6140

Abstract

Mathematical critical thinking ability is a crucial skill that should be developed in mathematics education, particularly in addressing complex and contextual problems. This study aims to describe the mathematical critical thinking skills of Grade 10 senior high school students in solving ethno-controversial mathematical problems viewed from the level of logical–mathematical intelligence. This study employed a descriptive qualitative approach, with 6 grade 10 students from SMA Negeri 2 Singaraja as subjects, selected based on high, medium, and low levels of logical–mathematical intelligence. Data were collected through a written test based on ethno-controversial problems, a logical–mathematical intelligence questionnaire, semi-structured interviews, and documentation of students' work. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, referring to the indicators of mathematical critical thinking, namely interpretation, analysis, evaluation, and inference. The results of the study indicate that students with high logical–mathematical intelligence consistently meet most indicators of mathematical critical thinking, although they still show shortcomings in systematically presenting conclusions. Students with moderate logical–mathematical intelligence demonstrate fairly good mathematical critical thinking abilities in the indicators of interpretation and analysis; however, they still experience difficulties in the indicators of evaluation and inference. Meanwhile, students with low logical–mathematical intelligence show limitations in almost all indicators of mathematical critical thinking. These findings suggest the need for differentiated instructional strategies tailored to students' levels of logical–mathematical intelligence.
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Kontroversial (PBMK) Berbantuan Geogebra: Systematic Literature Review: Students’ Mathematical Reasoning Skills Through the Implementation of A Controversial Problem-Based Learning (CPBL) Model Using Geogebra: A Systematic Literature Review Gusti Ayu Komang Diva Triani; I Putu Pasek Suryawan; I Wayan Puja Astawa; I Made Ardana; Gusti Ayu Mahayukti
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (On Progress)
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i2.1310

Abstract

Pembelajaran matematika saat ini tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep dasar, tetapi juga pada penguatan kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti penalaran matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan penalaran matematis siswa melalui implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah Kontroversial (PBMK) berbantuan GeoGebra menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode SLR dilakukan dengan menganalisis artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan pada rentang tahun 2021-2026 dari berbagai basis data bereputasi. Proses seleksi dilakukan secara sistematis menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi untuk menjamin kualitas dan relevansi sumber yang digunakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa berkembang secara signifikan melalui implementasi PBMK, yang memfasilitasi aktivitas analisis, argumentasi, evaluasi, dan justifikasi dalam menyelesaikan masalah kontroversial. Selain itu, penggunaan GeoGebra mendukung visualisasi dinamis dan eksplorasi konsep matematika sehingga membantu siswa dalam membangun penalaran matematis dengan lebih logis dan sistematis. Studi-studi yang disintesis mengindikasikan potensi efek sinergis antara PBMK dan GeoGebra dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis. Meskipun terdapat potensi sinergis antara keduanya, bukti literatur yang secara khusus mengkaji implementasi gabungan PBMK dan GeoGebra masih terbatas. Oleh karena itu, model PBMK berbantuan GeoGebra merupakan pendekatan menjanjikan yang perlu dikaji lebih lanjut melalui penelitian empiris.
Systematic Literature Review (SLR): Model Problem Based Learning Berbantuan Media Digital Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Komang Listya Wulandani; I Putu Pasek Suryawan; I Made Suarsana; I Made Ardana; Gusti Ayu Mahayukti
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7030

Abstract

Penelusuran dan analisis berbagai kajian mengenai pengaruh media digital dalam pembelajaran berbasis PBL terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik menjadi fokus utama penelitian ini, dengan Systematic Literature Review (SLR) sebagai metode yang digunakan. Pencarian literatur menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis matematis, media digital, dan model PBL pada berbagai jurnal nasional terindeks serta platform Google Scholar menjadi sumber perolehan artikel-artikel yang digunakan dalam penelitian ini. Proses penelusuran artikel menghasilkan 18 artikel layak yang memenuhi kriteria inklusi dan digunakan sebagai sumber kajian dalam penelitian ini. Peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa secara positif terbukti dapat dicapai melalui perpaduan model Problem Based Learning (PBL) dengan media digital, sebagaimana terungkap dari hasil sintesis berbagai penelitian yang dianalisis. Penggunaan media digital seperti GeoGebra, Google Classroom, Nearpod, Edmodo, E-Modul, E-LKPD, Liveworksheet, Lumio by Smart, dan Blooket mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, membantu visualisasi konsep matematika, serta memfasilitasi aktivitas pemecahan masalah secara lebih interaktif. Penggunaan media digital pada pembelajaran berbasis masalah juga menunjukkan kontribusi dalam mengembangkan kemampuan siswa untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan, menelaah informasi secara kritis, memilih strategi penyelesaian yang tepat, serta menyusun kesimpulan yang logis dan sistematis. Bentuk implementasi media digital dalam pembelajaran berbasis Problem Based Learning dilakukan melalui penggunaan Learning Management System (LMS), perangkat lunak matematika interaktif, aplikasi pembelajaran digital, serta bahan ajar elektronik berbasis masalah. Keterlibatan aktif siswa sebagai pusat kegiatan belajar semakin terdorong seiring terciptanya proses pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif melalui penerapan pendekatan tersebut. Kualitas media digital, motivasi dan kemandirian belajar siswa, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, ketersediaan sarana dan prasarana teknologi, serta karakteristik siswa seperti kemampuan awal matematis dan self-efficacy merupakan sejumlah faktor yang turut menentukan keberhasilan penerapan model Problem Based Learning berbantuan media digital. Integrasi model Problem Based Learning (PBL) dengan dukungan media digital terbukti layak dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa, sebagaimana diperlihatkan oleh hasil penelitian yang telah dikaji secara umum.
Profil Kesalahan Siswa SMK Dalam Menyelesaikan Soal Gema Lomba Matematika Ditinjau Dari Teori Newman I Gusti Agung Melia Putri Ningrat; Ni Made Sri Mertasari; I Made Ardana; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan; I Putu Pasek Suryawan
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72551

Abstract

Gema Lomba Matematika (GLM) merupakan ajang olimpiade tingkat nasional yang diadakan oleh Jurusan Matematika, Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan finalis GLM tingkat SMK tahun 2025. Soal yang digunakan dalam olimpiade ini adalah soal HOTS (Higher Order Thinking Skills). Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu  masing-masing 2 siswa dengan nilai tertinggi, menengah, dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dan analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa paling dominan terjadi pada tahap pemahaman proses (50%), diikuti oleh kesalahan memahami masalah (33%), serta kesalahan transdormasi masalah (17%). Analisis ini mengindikasikan bahwa proses berpikir sistematis dan pemahaman konsep menjadi tantangan utama siswa dalam menyelesaikan soal kombinatorika tipe HOTS.
Analisis Efektivitas Berdasarkan Kajian Sistematik Meaningful Instructional Design (MID) dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ni Putu Risma Sastra Heni; I Putu Pasek Suryawan; I Gusti Ngurah Pujawan
Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jfi.v7i1.72570

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika. Namun, hasil PISA 2022 menunjukkan capaian matematika siswa Indonesia masih rendah, sehingga dibutuhkan inovasi pembelajaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Meaningful Instructional Design (MID) berbantuan e-modul bermuatan masalah kontekstual dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan dengan menelusuri publikasi tahun 2018–2025 dan menyaring artikel berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi yang ditetapkan. Sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan teknik ekstraksi data dan analisis isi. Hasil sintesis menunjukkan bahwa model MID efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah melalui tahapan Lead-In, Reconstruction, dan Production. E-modul mendukung kemandirian belajar dan pemahaman konsep, sedangkan masalah kontekstual membuat pembelajaran lebih bermakna. Namun, bukti empiris mengenai integrasi simultan ketiganya masih terbatas. Dengan demikian, integrasi MID, e-modul, dan masalah kontekstual berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang efektif, tetapi memerlukan penelitian lanjutan untuk pengujiannya secara komprehensif.
STEM SERIES: PEMANFAATAN STEM TERINTEGRASI MEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN LIFE SKILL ANAK LKSA WIDHYA ASIH I Kadek Agus Prabawan Saputra; I Putu Pasek Suryawan; I Gusti Ngurah Pujawan
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v7i1.13424

Abstract

Kurangnya minat dalam pembelajaran menyebabkan susahnya pemahaman anak-anak terhadap matematika dan IPA yang nantinya mempengaruhi tingkat life skill, khususnya di LKSA Widhya Asih Singaraja. Selain itu, media yang mampu dimanfaatkan oleh anak-anak juga masih sangat minim, yang berdampak pada rendahnya life skill anak-anak. Atas dasar itu, diperlukan program pelatihan dalam meningkatkan life skill anak-anak dengan memanfaatkan media interaktif berbasis STEM melalui Proper STEM. Metode pelaksanaan Proper STEM meliputi Proper STEM Trailer, Proper STEM Prolog, Proper STEM Dialog, dan Proper STEM Epilog, dengan melibatkan 54 anak. Hasil pelaksanaan Proper STEM, yakni (1) mampu mengajak anak-anak dalam membuat media interaktif berbasis STEM, (2) mampu meningkatkan minat dalam mempelajari matematika dan IPA, (3) meningkatkan life skill anak-anak LKSA Widhya Asih Singaraja. Keberlanjutan Proper STEM dilakukan               oleh kelompok mentor, tim PKM, dan mitra di bawah koordinasi dinas pendidikan kabupaten Buleleng.
PERAN PERGURUAN TINGGI DALAM PENGEMBANGAN AGROWISATA BERKELANJUTAN UNTUK MENEKAN KERUSAKAN LINGKUNGAN DI SAMBLONG, JEMBRANA, BALI I Wayan Sumandya; A.A Istri Mirah Dharmadewi; I Kadek Yudha Pranata; Made Agus Wijaya; I Putu Pasek Suryawan; Ni Putu Sri Ratna Dewi; I Gusti Ayu Mira Ardanantya; I Gusti Ketut Adnyani; Tiurma Silvia Leonita; Desak Made Echa Herawati; I Putu Darma Yuda
Sewagati Vol. 3 No. 2 (2024): Sewagati
Publisher : Fakultas Teknik dan Informatika Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59819/sewagati.v3i2.4224

Abstract

The development of sustainable agrotourism in Samblong, Jembrana, Bali, is a strategic solution to mitigate environmental degradation. This community service program aims to optimize the role of higher education institutions in supporting sustainable agrotourism development through participatory methods, training, research, and the implementation of environmentally friendly technologies. The method used involves a participatory approach, where local communities are engaged in the planning and implementation of the program. Higher education institutions provide training in agrotourism management, sustainable agricultural practices, and digital marketing, as well as technical assistance in using eco-friendly technologies. The results of this community service show an increased understanding among the community about the concept of sustainable agrotourism and the application of organic waste management technologies. Research conducted by the university yielded environmental data used as the foundation for long-term land management planning. Additionally, there was an improvement in the community's skills in promoting agrotourism digitally, directly impacting income growth. Collaboration between universities, local communities, and regional governments also succeeded in strengthening synergy in managing natural resources. Overall, this program has successfully reduced the rate of environmental degradation and improved the welfare of the community in Samblong.
Co-Authors ., Ni Komang Tri Puspayanti A.A Istri Dewi Adhi Utami A.A Istri Mirah Dharmadewi A.A. Istri Diah Maharani . A.A. Istri Diah Maharani ., A.A. Istri Diah Maharani Adnyani, I Gusti Ketut Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Anak Agung Istri Mirah Dharmadewi Ardanantya, I Gusti Ayu Mira Budayana, I Made Damayanti, Ni Komang Ari Desak Made Echa Herawati Dewa Dewa Gede Firstia Wirabrata Dewi, Ni Wayan Ina Suksma Dinasty, Arga Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Gavrila Tamariska Gst. Ayu Mahayukti Gusti Ayu Komang Diva Triani Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Sastra Agustika Hartawan, IGN Yudi Heni Purnamayanti, Ni Luh Herawati, Desak Made Echa Hilda Aulia Hilman Cahyadin I G N Pujawan I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Maysha Sueca Darmaputra I Gede Ratnaya I Gusti Agung Melia Putri Ningrat I Gusti Agung Ngurah Trisna Jayantika I Gusti Ayu Mira Ardanantya I Gusti Ketut Adnyani I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Putu Sudiarta I Gusti Putu Suharta I Kadek Agus Prabawan Saputra I Kadek Agus Prabawan Saputra I Kadek Pebrio Arimbawa I Kadek Rai Sunjaya I Kadek Rai Suwena I Kadek Yudha Pranata I Ketut Resika Arthana I Made Ardana I Made Candiasa I Made Suarsana I Made Suarsana I Made Sutajaya I Made Widiatmika I Nyoman Bagus Suweta Nugraha I Nyoman Gita I Putu Ade Andre Payadnya I Putu Darma Yuda I Putu Wisna Ariawan I Wayan Agus Darma Putra I Wayan Lasmawan I Wayan Puja Astawa I Wayan Suja I Wayan Sumandya I Wayan Widana Ida Ayu Putu Mahayani Isumunuartha, Gde Rama Juliawati, N. K K. Ratna Udayani Kadek Dwi Septia Angga Suari . Kadek Dwi Septia Angga Suari ., Kadek Dwi Septia Angga Suari Komang Listya Wulandani Leonita, A Tiurma Silvia Luh Novi Kristiana Made Agus Wijaya Made Arista Dewi . Made Arista Dewi ., Made Arista Dewi Made Ditha Pramudia Made Juniantari Made Juniantari, Made Mas Ayu Putu Yoga Wisudawati N. K Juliawati Ni Kadek Ari Dama Yanti . Ni Kadek Ari Dama Yanti ., Ni Kadek Ari Dama Yanti Ni Komang Ari Damayanti Ni Komang Tri Puspayanti . Ni Luh Heni Purnamayanti Ni Luh Sherlita Indraliani Kubayan Ni Made Rai Wisudariani Ni Made Sanistiawati Ni Made Sri Mertasari Ni Nengah Priti Susadi Ni Nyoman Parwati Ni Putu Asri Wijayanti Ni Putu Gita Candrika Dewi Ni Putu Parastuti Lestari Ni Putu Risma Sastra Heni Ni Putu Sri Jayanti Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Wayan Ina Suksma Dewi Ni Wayan Widia Astuti Paramitha, Ni Made Christina Pradnya Permana, Dodi Pratiwi, Kadek Ayu Mutiara Pujawa, I Gusti Ngurah Pujawan, I G N Purwantini, Ni Putu Ayu Gita Putu Kerti Nitiasih Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Saida Ulfa Sanistiawati, Ni Made Sanjaya, I Putu Ari Sariyasa . Sri Jayanti, Ni Putu Tiurma Silvia Leonita Udayani, K. Ratna Widiatmika, I Made Wijayanti, Ni Putu Asri Wirabrata, Dewa Gede Firstia Witraguna, Kadek Yudista yani, santika Yanti, Ni Komang Ayu Indri Yoga Wisudawati, Mas Ayu Putu Yuda, I Putu Darma