Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TOMAT (LycopersicumesculentumMill)DI DESA RASAU JAYA I KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA Ivan Kurniawan; Adi Suyatno; Eva Dolorosa
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28068

Abstract

Petani Tomat di Desa Rasau Jaya I pada umumnya adalah petani yang memiliki lahan usaha skala kecil . Faktor-faktor produksi seperti luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk NPK, pupuk kandang, pupuk TSP,Pestisida  maupun faktor lain seperti musim, dan teknologi merupakan faktor yang selama ini mempengaruhi hasil produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi tomat Desa Rasau Jaya 1 Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya . Responden adalah seluruh populasi petani tomat sebanyak 30 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner untuk kemudian dianalisis dengan analisis regresi linear berganda (cobb-douglas) menggunakan soffwer spss. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor produksi luas lahan,tenaga kerja,pupuk NPK,pupuk kandang,pupuk TSP berpengaruh positif terhadap produksi usahatani  tomat, sedangkan faktor  produksi benih dan pestisida tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi usaha tani tomat. Kata Kunci : Produksi, Faktor produksi tomat ,Pengaruh.
PERAN PENYULUH PERTANIAN TERHADAP KEAKTIFAN ANGGOTA KELOMPOK TANI DI DESA RASAU JAYA DUA KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBURAYA Eka Wahyu Ningsih; Abdul Hamid A Yusra; Adi Suyatno
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45048

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk menganalisis peran penyuluh, menganalisis keaktifan anggota kelompok tni, dan menganalisis hubungan peran penyuluh terhadap keaktifan anggota kelompok tani di Desa Rasau Jaya Dua Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Metode yangh digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan lokasi penelitian di Desa Rasau Jaya Dua Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kuburaya. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling yaitu dengan sampel responden yang berjumlah 42 orang. Untuk menganalisis hubungan antara peran penyuluh terhadap keaktifan anggota kelompok tani digunakan uji Korelasi Spearman Rank dengan program SPSS 17.0 for windows.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Peran penyuluh yang ada di Desa Rasau Jaya Dua Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kuburaya baik sebagai pembimbing (54,76%), sebagai edukator (47,62%), sebagai mediator (40,48%), sebagai pendidik (61,91%), sebagai komunikator (59,53%), sebagai konsultan (59,52%) adalah sangat berperan terhadap petani. 2) Keaktifan anggota kelompok tani baik keaktifan anggota kelompok tani dalam mengikuti pertemuan sebesar (45,23%) dengan kategori sangat aktif, keaktifan anggota kelompok tani dalam mengikuti penyuluhan sebesar (40,47%) dengan kategori sangat aktif, dan partisipasi pada pelaksanaan kegiatan penyuluh sebesar (42,85%) dengan kategori aktif. 3) Terdapat hubungan antara peran penyuluh terhadap keaktifan anggota kelompok tani di Desa Rasau Jaya Dua Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kuburaya.Kesimpulan dari penelitian ini adalah 1) Peran penyuluh yang ada di Desa Rasau Jaya Dua Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Rasau Jaya baik sebagai pembimbing, sebagai edukator, sebagai mediator, sebagai pendidik, sebagai komunikator, dan sebagai konsultan adalah sangat berperan terhadap petani. 2) Keaktifan anggota kelompok tani dalam mengikuti pertemuan dan keaktifan anggota kelompok tani dalam mengikuti penyuluhan adalah dalam kategori sangat aktif, sedangkan partisipasi pada pelaksanaan kegiatan penyuluhan adalah dalam kategori aktif. 3) Terdapat hubungan antara peran penyuluh terhadap keaktifan anggota kelompok tani di Desa Rasau Jaya Dua Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kuburaya. Kata Kunci: Peran Penyuluh, Keaktifan, Kelompok Tani, Korelasi Rank Spearman 
Efisiensi Alokatif Usahatani Lada di Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau Trisno Miranda; Marisi Aritonang; Suyatno Adi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi lada, serta untuk menganalisis efisiensi alokatif produksi lada. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data produksi selama satu kali musim tanam yang di hitung dalam pertahun seluruh usaha tani lada. Penelitian ini dilaksanakan mulai pada tanggal 06 januari 2020 sampai 18 februari 2020 di Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau. Model analisis yang digunakan adalah anlisis fungsi Cobb_Douglas, Uji Asumsi Klasik, Uji Statistik, Efisiensi Alokatif. Hasil uji faktor produksi menunjukkan bahwa pada variabel Luas lahan X1, NPK X3 dan tenaga kerja X5 berpengaruh nyata terhadap produksi lada, sedangkan variabel, pupuk kandang X2 dan Pestisida X4 tidak berpengaruh nyata terhadap produksi lada. Hasil analisis efisiensi alokatif menunjukkan penggunaan Luas Lahan dan tenaga kerja belum efisien dan NPK tidak efisien dalam usahatani lada di Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau.Kata Kunci : Efisiensi Alokatif, Usaha tani lada, Produksi
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN JERUK SIAM DI KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS Anita -; Ani Muani; Adi Suyatno
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.546

Abstract

Salah satu daerah sentra produksi jeruk siam adalah di Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Tujuan penelitian adalah mengetahui saluran pemasaran yang paling efisien, mengetahui besarnya keuntungan dari masing-masing lembaga pemasaran, mengetahui struktur pasar dan keterpaduan pasar antara pasar produsen dengan pasar konsumen di pontianak. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Hasil penelitian menunjukan saluran pemasaran I jeruk siam efisien dan saluran pemasaran II untuk kelas D dan E belum efisien. Apabila dilihat dari segi keuntungan, maka keuntungan tertinggi terletak pada saluran pemasaran II kelas AB sebesar Rp 3.318/Kg. Struktur pasar yang dihadapi petani mengarah pada struktur pasar oligopoli terdeferensiasi dan pedagang pengumpul jeruk siam mengarah pada pasar oligopsoni terdeferensiasi, serta ditingkat pedagang pengecer bentuk pasar yang terjadi adalah pasar oligopsoni terdeferensiasi. Analisis tingkat keterpaduan pasar menunjukkan bahwa pasar terintegrasi kuat antara pasar ditingkat produsen dengan tingkat konsumen serta terintegrasi jangka panjang. Kata Kunci : Margin Pemasaran, Farmers Share, Profitability Index, Struktur Pasar, Indek Keterpaduan Pasar.
KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHA KERAJINAN TANGAN BERBAHAN BAKU BAMBU TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA PARIT RAJA KECAMATAN SEJANGKUNG KABUPATEN SAMBAS Januarti Januarti; Erlinda Yurisinthae; Adi Suyatno
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.4027

Abstract

JANUARTI, Kontribusi Pendapatan Usaha Kerajinan Tangan Berbahan Baku Bambu Terhadap Pendapatan Keluarga di Desa Parit Raja Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas, dibawah bimbingan Dr. Ir. Erlinda Yurinsinthae, MP. selaku dosen pembimbing pertama dan Ir. Adi Suyatno, MP. selaku dosen pembimbing kedua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha kerajinan tangan berbahan baku bambu, serta untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pendapatan usaha kerajinan tangan tersebut terhadap pendapatan keluarga pengrajin di Desa Parit Raja Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive), yaitu di Desa Parit Raja Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 38 responden (50% dari populasi) dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : pendapatan rata-rata dari usaha kerajinan tangan berbahan baku bambu yaitu berupa caping bambu sebesar Rp 3.494.368/thn. Total pendapatan yang diperoleh dari usaha kerajinan caping bambu, usahatani padi dan usahatani karet sebesar Rp 19.056.530/thn. Kontribusi usaha kerajinan caping bambu terhadap pendapatan keluarga sebesar 18,35%. Kata kunci : kontribusi, pendapatan keluarga
Analisis Keuntungan Usaha Industri Emping Melinjo Skala Rumah Tangga Di Kelurahan Sungai Jawi Kecamatan Pontianak Kota Ika Puji Utami; adi suyatno; imelda imelda
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.10625

Abstract

Emping melinjo merupakan salah satu produk olahan hasil pertanian yang diusahakan oleh masyarakat di Kelurahan Sungai Jawi Kecamatan Pontianak Kota. Emping melinjo adalah sejenis kerupuk yang dibuat dari buah  melinjo yang tua, emping melinjo merupakan salah satu komoditi pengolahan hasil pertanian yang tinggi  harganya. Penelitian ini bertujuan  : (1) untuk mengetahui besarnya keuntungan usaha industri emping melinjo skala rumah tangga di Kelurahan Sungai Jawi Kecamatan Pontianak Kota. (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi emping melinjo skala rumah tangga di Kelurahan Sungai Jawi Kecamatan Pontianak Kota. Penelitian ini menggunakan metode sensus yaitu suatu penelitian yang dilakukan pada semua individu dalam populasi. Populasi yang menjadi objek penelitian ini adalah seluruh petani emping melinjo Kelurahan Sungai Jawi Kecamatan Pontianak Kota sebanyak 25 petani. Alat analisis yang digunakan adalah analisis keuntungan dan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukan (1) rata-rata keuntungan usaha industri emping melinjo skala rumah tangga di Kelurahan Sungai Jawi Kecamatan Pontianak Kota yang dihasilkan responden selama satu bulan yaitu sebesar Rp.1.179.923/Bln. (2) Variabel yang mempengaruhi produksi emping melinjo adalah jumlah bahan baku. Sedangkan variabel jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh nyata terhadap produksi emping melinjo. 
ANALISIS DISTRIBUSI PENDAPATAN PETANI UBI KAYU POLA KEMITRAAN DAN BUKAN KEMITRAAN PADA PT. SARI PATI SEMUDUN JAYA DI DESA BUKIT BATU KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN PONTIANAK Wahyu Juniardi; Novira Kusrini; Adi Suyatno
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 1, No 1: Desember 2012
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v1i1.490

Abstract

The purpose of this study was to determine and compare the income of cassava farmers farming partnership with PT. Sari Pati Semudun Jaya farmers are not partnerships and determine the level of inequality of distribution farm family incomes partnerships PT. Sari Pati Semudun Jaya farmers are not partnerships. Determination of the location in the village of Bukit Batu District Sungai Kunyit intentionally because in the village of Bukit Batu cassava farmers are being assisted by PT. Sari Pati Semudun Jaya. The research method is a survey method. Variable costs consisted of revenue, income, and income distribution. The population in this study amounted to 56 households, 22 households farmer partnerships and 35 families of farmers is not a partnership. The sample size was determined by the Slovin method at fault 10% to a total of 36 samples taken, 14 samples farmer partnerships and 22 sample farmers are not partnerships. Analysis of the data used are revenue analysis, statistical t-test and analysis of Gini Ratio Test to determine the distribution of income. The average farm income of cassava farmers partnerships PT. Sari Pati Semudun Jaya Rp. 5,200,757, smaller than the average farm income of cassava farmers are not partnerships Rp. 7,215,092, Gini Ratio obtained from the analysis that the value of the Gini Ratio on cassava farmers partnerships is 0.1 or lower indicates inequality. Gini Ratio value of cassava farmers and not the partnership is 0.1 or lower indicates inequality. Keywords: Income, Cassava Farming, Income Distribution.
Tingkat Kesejahteraan Petani Jagung di Desa Rasau Jaya Satu Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya maya tiara anggreini; adi suyatno; anita suharyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i2.45073

Abstract

ABSTRACTWelfare is the fulfillment of the condition of the material, spiritual and citizens in order to live a decent and able to develop themselves, so that it can carry out their social functions.The aim of this study to analyze the level of welfare of corn in the village of Rasau Jaya Satu, Rasau Jaya District, Kubu Raya Regency. The method used is a survey method, while samples were taken randomly. The sample was 41 respondents of 629 corn farmer populations. Farmers collecting data through interviews using a questionnaire. The variables in this study is the corn farmer incomes derived from on farm incomes, off-farm income and non-farm income household consumption of food and non-food consumption. The welfare level analysis is calculated based on the percentage of food consumption expenditure (Gilarso). Results of the analysis of the income and welfare corn farmer in the village of Rasau Jaya Satu, Rasau Jaya  District, Kubu Raya Regency, the average income was Rp.627.872 / month, the level of welfare based on corn farmer the analysis of food consumption expenditures for included in the low welfare level category of 60-100% for corn farmer on farm,included in the category of moderate welfare level of 40-75% for corn farmer on farm, and included in the category of moderate welfare level of 40-75% for corn farmer non farm.Keyword: Income, Welfare, Corn Farmer ABSTRAKKesejahteraan adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual dan sosial warga negara agar dapat hidup layak dan mampu mengembangkan kan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesejahteraan petani jagung di Desa Rasau Jaya Satu Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan adalah metode survey, sedangkan sampel penelitian ini diambil secara acak sederhana (simple random sampling). Sampel dalam penelitian sebanyak 41 responden dari 629 populasi petani jagung. Teknik pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner. Variabel dalam penelitian ini adalah pendapatan petani jagung yang berasal dari pendapatan on farm, pendapatan off farm dan pendapatan non Farm serta konsumsi rumah tangga dari konsumsi pangan dan konsumsi non pangan. Analisis tingkat kesejahteraan dihitung berdasarkan presentasi pengeluaran konsumsi pangan (Gilarso). Hasil analisis pendapatan dan kesejahteraan petani kelapa sawit di Desa Sape Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau rata-rata pendapatan sebesar Rp. 627.872,43/bulan, tingkat kesejahteraan berdasarkan analisis pengeluaran konsumsi pangan petani jagung masuk dalam katagori tingkat kesejahteraan rendah sebesar 66-100% petani jagung on farm, masuk dalam kategori tingkat kesejahteraan rendah sebesar 40-75% petani jagung on farm dan masuk dalam katagori tingkat kesejahteraannya sedang  40-75% petani jagung off farm.Kata kunci: Pendapatan, Tingkat kesejahteraan, Petani Jagung
ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN PETANI KELAPA KELAPA SAWIT DI DESA MERARAI SATU KECAMATAN SUNGAI TEBELIAN KABUPATEN SINTANG Firman Firman; Adi Suyatno; Dewi Kurniati
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.123 KB) | DOI: 10.26418/plt.v8i2.29799

Abstract

Kelapa kelapa sawit merupakan salah satu komoditas ekspor non migas yang mempunyai nilai ekonomi dalam perdagangan nasional maupun internasional. Pesatnya perkembangan perkebunan kelapa kelapa sawit di Kalimantan Barat tidak dipungkiri turut mendongkrak perekonomian di Kalimantan Barat. PT. SDK III (SDK III) yang beroperasi di Desa Merarai Satu kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang. PT. SDK III adalah perusahaan yang  mengacu pada pola pengembangan perkebunan inti rakyat dikaitkan dengan program pengembangan transmigrasi (PIR-Trans). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat pendaptan dan kesejahteraan petani kelapa kelapa sawit di Desa Merarai Satu Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang. Dari perhitungan uji t tingkat pendapatan petani kelapa kelapa sawit setelah lunas kredit lebih tinggi dibandingkan sebelum lunas kredit petani kelapa kelapa sawit terhadap PT. SDK III hal ini dapat dilihat pada uji-t diperoleh t hitung > t tabel yaitu sebesar 12,245 dan t tabel pada 0,05 sebesar 2,708 yang artinya tolak H0  dan terima H1.Tingkat kesejahteraan petani kelapa kelapa sawit sebelum dan setelah lunas kredit diukur dengan menggunakan indikator tingkat kesejahteraan setara beras (Sajogyo)  dimana sebelum lunas kredit petani kelapa kelapa sawit di Desa Merarai Satu termasuk dalam kriteria cukup dimana terdapat 32 KK atau sebesar 80% KK petani kelapa kelapa sawit sedangkan setelah lunas kredit petani kelapa kelapa sawit Di Desa Merarai Satu termasuk dalam kriteria kaya yaitu sebanyak 28 kk atau 70% petani kelapa kelapa sawit. Dari pendapatan setara beras  dapat disimpulkan bahwa petani kelapa kelapa sawit di Desa Merarai Satu dapat dikatakan sejahtera.Kata kunci : Tingkat Pendapatan, Kesejahteraan, Petani Kelapa Kelapa sawit
Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Petani Muda Melalui Pelatihan Aplikasi Canva Sebagai Media Pendukung Pemasaran Digital di Desa Bintang Mas Kabupaten Kubu Raya Wanti Fitrianti; Jajat Sudarajat; Adi Suyatno
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 2 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i2.4682

Abstract

ABSTRACT Currently, it shows that the entrepreneurial mindset and involvement in the marketing process among young farmers are still weak. This has implications for the sustainability and income of farming, thereby slowing down farmer regeneration. However, there is potential for farming business development by utilizing digital marketing for the agricultural business interests of young farmer groups in Bintang Mas Village, Kubu Raya Regency. This community service activity (PKM) focuses on increasing the entrepreneurial capacity of young farmers in the context of expanding digital-based marketing activities by providing training in making posters, e-flyers, story feeds, and posts using the Canva application via social media as a promotional tool so that it is hoped that reach a broader market through the use of digital marketing strategies. The results of the training and mentoring showed a positive response and high enthusiasm from participants and an increase in the entrepreneurial capacity of young farmers through digital marketing in the agricultural business. Another result is that the group of young farmers who are partners have been able and skilled in creating promotions designs, logos, and branding which are characteristic of agricultural products uploaded via social media accounts.
Co-Authors Abdul Hamid A Yusra Abdul Hamid A. Yusra ABDUL HAMID A.YUSRA Aditya Nugraha Agustinus Agustinus Amran B Simbolon Ananda Rexi Prayogo Ani Muani Ani Muani Anita - Anita Suharyani arie aldi Ariyono Hutasoit Armansyah Armansyah Armansyah Artadewa, Azmi Benny, Marsianus CHARLES, FREDINATA Daniel Daniel Dewi Kurniati Diah Puspita Sari Didik Didik Dwi Handoko Darmadi Eka Wahyu Ningsih EPA, RUSWITA Erlida Yurisinthae Erlinda Yurisinthae Erlinda Yurisinthae ETI UTARI Eva Dolorosa Firman Firman Hadi Nugroho Hapzi Ali Heri Pitrianto Herudin Herudin Heryanti, Devi Hidayah Hidayah Idrus Idrus Ika Puji Utami Imelda . Imelda Imelda IRMAYADI, ADE Irwanto, Ignasius Ivan Kurniawan Jajat Sudarajat Jajat Sudrajat Jajat sudrajat Januarti Januarti Joni Iskandar, Joni Josua Parulian Hutajulu JUARSYAH, RENDRA Koko Aprianus Komariyati Komariyati Kurniati*, Dewi LAWAN, TEODORUS KARMEDI Lestari, Vivi Ayu Lu'lua, Lu'lua Mahrani Fiansyah Marisi Aritonang Maryana, Dina Maswadi Maswadi - maswadi maswadi maswadi maya tiara anggreini Mochammad Imron Awalludin Morteza Muthahhari Muhammad Faisal Muhammad Rizki Mulyadi Safwan Novira Kusrini Novira Kusrini Nurhasanah Nurhasanah Nurliza Nurliza nurul fatonah Nurul Huda Oktoriana  , Shenny Pamela Piki Andrian POPIDYLAH, POPIDYLAH Radian Radian Rakhmad Hidayat RANI MAIRANDA PUTRI Rano Sanjaya Retno Wulan Fitrianti Rini Astuti Rizky Noviyanti Rohid Rohidin Ruspitasari, Nanda Putri Sabirin Sabirin, Sabirin SARI JASMI Satriadi, Dery Shenny Oktoriana Slamet Hidayah Sulaiman Suharyani, Anita Surachman , TEODORUS KARMEDI LAWAN Triana Vicky Boru Nainggolan Trisno Miranda Veronika, Carla Wahyu Juniardi Wanti Fitrianti Yuhnes Ave Kana YUNI YUNI