Claim Missing Document
Check
Articles

KEEFEKTIFAN DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI PADA PETANI DI KABUPATEN MEMPAWAH Slamet Hidayah Sulaiman; Dewi Kurniati; Adi Suyatno
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 3 (2023): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i3.3377

Abstract

The study aims to determine effectivity of the distribution of fertilizer subsidies in Mempawah District in terms of the 6 appropriate indicators (right amount, right place, right time, right quality, correct type, and right price). The research was conducted in the Anjongan District, Mempawah Regency, from March to April 2024. The research method used a survey method with a causal associative approach. The research samples used were members of farmer groups in Dema Village, Pak Bulu Village, Kepayang Village, Anjungan Dalam Village, and Anjugan Melancar Village. Data collection was carried out using interviews, questionnaires, and observation techniques. The results showed that the effectivity of the fertilizer subsidy policy as measured by 6 indicators obtained the highest value of effectivity, namely the indicators of good quality (85.80%), right price (85.37%), right type (81.90%), right amount ( 81.14%), the right place (76.62%) and the lowest effectivity value on the timely indicator (75.57%). Generally, the effectivity of subsidized fertilizer distribution in the Anjongan District, Mempawah Regency, has an adequate criterion of 81.03%.Keywords: distribution, effectivity, subsidized fertilizer INTISARITujuan penelitian adalah mengkaji keefektifan distribusi subsidi pupuk di Kabupaten Mempawah ditinjau dari indikator enam tepat (tepat jumlah, tepat tempat, tepat waktu, tepat mutu, tepat jenis, dan tepat harga). Penelitian dilaksanakan di wilayah Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah pada Bulan Maret sampai April 2024. Metode penelitian menggunakan metode survey dengan pendekatan asosiatif yang bersifat kausal. Sampel penelitian yang digunakan adalah anggota kelompok tani pada Desa Dema, Desa Pak Bulu, Desa Kepayang, Desa Anjungan Dalam, dan Desa Anjugan Melancar. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, kuesioner, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkann bahwa keefektifan kebijakan subsidi pupuk yang diukur dalam 6 indikator diperoleh nilai keefektifan tertinggi yaitu pada indikator tepat mutu (85,80%), tepat harga (85,37%), tepat jenis (81,90%), tepat jumlah (81,14%), tepat tempat (76,62%) dan nilai keefektifan terendah pada indikator tepat waktu (75,57%), serta secara umum keefektifan distribusi pupuk subsidi di Kecamatan Anjongan Kabupaten Mempawah memiliki kriteria efektif dengan nilai 81,03%.Kata Kunci: distribusi, efektivitas,  pupuk sibsidi
Hubungan antara Pengetahuan dan Persepsi Masyarakat Nelayan terhadap Keberadaan Hutan Mangrove di Kelurahan Setapuk Besar Kota Singkawang: The Relationship between Knowledge and Perceptions of Fishing Communities Towards the Existence of Mangrove Forest in Setapuk Besar Urban Village Singkawang City Piki Andrian; Jajat Sudrajat; Adi Suyatno
Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan Vol. 10 No. 2 (2023): Daun: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Kehutanan
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/daun.v10i2.5222

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengetahuan dan persepsi masyarakat nelayan serta hubungannya terhadap keberadaan kawasan mangrove di Kelurahan Setapuk Besar Kota Singkawang melalui wawancara dan observasi lapangan, data diidentifikasi dan dianalisis secara kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian masyarakat nelayan di Kelurahan Setapuk Besar memiliki tingkat pengetahuan sedang terhadap keberadaan kawasan mangrove. Hasil ditunjukan dengan tingkat pengetahuan masyarakat nelayan yang terlihat pada persentase 78% nelayan masuk dalam kategori sedang karena masyarakat nelayan sebagian besar menjawab pertanyaan dengan skor 14-19. Sedangkan pada persepsi masyarakat nelayan di Kelurahan Setapuk Besar Kota Singkawang tergolong tinggi, hal tersebut dikarenakan 90,7% masyarakat menganggap adanya hutan mangrove merupakan suatu hal yang positif atau baik. Hasil uji statistik SPSS korelasi Rank Spearman menunjukan bahwa pengetahuan dan persepsi masyarakat nelayan di Kelurahan Setapuk Besar Kota Singkawang memiliki hubungan nyata akan tetapi dengan kekuatan hubungan yang lemah. Kata kunci: persepsi, pengetahuan, mangrove dan masyarakat nelayan.
Land-Use Changes and Food Insecurity around Oil Palm Plantations: Evidence at the Village Level Sudrajat, Jajat; Suyatno, Adi; Oktoriana  , Shenny
Forest and Society Vol. 5 No. 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Forestry Faculty, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24259/fs.v5i2.11376

Abstract

Land conversion of oil palm plantations in the villages of West Kalimantan has caused drastic changes in how farmers fulfill their basic household needs. One such change affects farmers’ food security. This study aimed to explain the deterioration of food self-sufficiency at the village level due to the pressure to use residual pockets of land for oil palm cultivation. The collected evidence was analyzed through an assessment of their residual pockets of land in a single village. A case study survey collected data from July until September 2019 in the village of Batu Barat, district of Kayong Utara, West Kalimantan Province, Indonesia. The study utilized 70 family heads as samples for interviews. They were selected through a simple random sampling technique. We used descriptive quantitative and qualitative methods in our investigation. The results confirmed that the current utilization of the village’s residual lands actually entails even greater food insecurity for farmers, as exemplified by a sizeable decrease in rice fields to merely an estimated 0.59 hectares per household. By contrast, the land utilized by independent smallholders of oil palm cultivation increased to an average of approximately 0.67 hectares per household. This land conversion not only exacerbated food-farmland availability but
Enhancing Community Well-Being in Sungai Ambawang District through PT. Graha Agro Nusantara's CSR Implementation Lu'lua, Lu'lua; Suyatno, Adi; Kurniati*, Dewi
JURISMA : Jurnal Riset Bisnis & Manajemen Vol. 13 No. 2: Oktober 2023
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/jurisma.v13i2.10966

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) constitutes a commitment by corporations or the business sector to enhance the economy through a focus on fulfilling social responsibilities, stressing the equilibrium among societal, economic, and ecological dimensions. This study aims to determine the implementation of PT Graha Agro Nusantara's CSR and the influence of CSR on the level of community welfare. This research was conducted in Muara Baru Village, Sungai Raya District, Kubu Raya District. The selection of research sites was done purposively (purposive). The selection of the sample used in this study was carried out by simple random sampling, amounting to 44 people. This research uses SPSS analysis with chi-square test. The results of this study indicate that the implementation carried out by PT Graha Agro Nusantara is good and there is an influence on the welfare of the community with social, economic and environmental indicators by looking at the increase in opinion in the community. Keywords: Implementation; Corporate Sosial Responsibility; Influence; Income; Public Welfare
ANALISIS KELAYAKAN USAHA AYAM BROILER DENGAN SISTEM KEMITRAAN DI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH: Feasibility Analysis of Broiler Chicken Business with a Partnership System in Sungai Kunyit District Mempawah Regency Rohid Rohidin; Adi Suyatno; Aditiya Nugraha
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 2 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i2.1436

Abstract

Bisnis ayam broiler merupakan salah satu jenis bisnis yang memiliki potensi pertumbuhan. Ayam broiler dapat diusahakan secara mandiri yang berarti modal sepenuhnya dimiliki oleh pemilik, namun dapat juga dikelola secara kemitraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan usaha peternakan ayam broiler melalui struktur kemitraan pada usaha besar dan kecil di Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah. Data dikumpulkan dengan cara observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara dengan peternak. Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder yang digunakan untuk menghitung kelayakan usaha budidaya ayam broiler yang bermitra dengan PT Ciomas Adisatwa. Analisis kelayakan usaha dihitung dengan menggunakan, NVP, Net B/C, IRR, Payback period, dan analisis sensitivitas. Hasil analisis kelayakan usaha pada discount factor sebesar 9% untuk peternak ayam broiler dengan sistem kemitraan skala besar di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah memperoleh NPV sebesar Rp 413.522.735, Net B/C 2,67, IRR 45,4%, dan Payback Periot 1,53, sedangkan untuk peternak skala kecil memperoleh NPV sebesar Rp 242.976.779, Net B/C 2,76, IRR 49,1%, dan Payback Periot 1,52. Meskipun terjadi peningkatan biaya operasional sebesar 5% dan peningkatan mortalitas ayam sebesar 4% pada dua skala usaha, analisis sensitivitas menghasilkan NPV > 0, Net B/C > 0, IRR > discount factor, dan Payback Period < umur proyek. Hasil ini menunjukkan bahwa usaha ini layak dilakukan.   Kata kunci: Ayam broiler, Kelayakan usaha, Kemitraan
Analysis on Food Security of Peatland Horticultural Farmer Households in Pontianak Maswadi; Suyatno, Adi; Muhammad Rizki
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 6 No. 02 (2023): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.v6i02.27446

Abstract

Food security, denoting the adequacy of food supply in terms of both quantity and quality for individuals within a given state, is a critical aspect of societal well-being. This research focuses on assessing the food security status of households engaged in peatland cultivation in Pontianak, West Kalimantan, Indonesia. The chosen research site, Siantan Hilir, was purposively selected due to its prominence as a hub for horticultural agricultural production within the sub-district. The study encompassed a population of 719 individuals, with a sample size of 42 respondents determined using the slovin formula. Primary data was procured through the observation and the administration of questionnaires to farmers, supplemented by secondary data. The findings unveiled a noteworthy trend where the household income of farmers exceeded their expenditures. However, a significant challenge emerged in the form of food expenditure constituting 64.86% of the total expenditures, thereby underscoring potential obstacles to maintaining food security. Furthermore, the moderate categorization of energy adequacy and the stark revelation that 88% of households lacked food security underscored the imperative for enhancements in managing food expenditures and refining consumption patterns in Siantan Hilir.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Produktivitas Sawi Keriting di Pontianak Utara Heryanti, Devi; Suyatno, Adi; Kurniati, Dewi
Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Vol. 4 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/agrimanex.v4i2.9985

Abstract

Kecamatan Pontianak Utara, Desa Siantan Hulu, merupakan salah satu kecamatan yang paling banyak dibudidayakan hortikultura, salah satunya sawi keriting. Berdasarkan data tahun 2020 hingga 2021, produktivitas sawi keriting mengalami penurunan sebesar 240 kilogram/ha. Produktivitas tanaman sawi keriting mengalami penurunan akibat sulitnya mendapatkan bibit yang baik, harga yang mahal, bantuan pupuk yang kurang bagi petani, teknik pengendalian hama yang tidak efektif, cuaca yang kurang mendukung, serta kurangnya pelatihan dan penyuluhan teknik bertani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi produktivitas usahatani sawi keriting. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah seluruh petani sawi keriting yang berada di Desa Siantan Hilir Pontianak Utara, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode Simpel random sampling diperoleh 70 sampel. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan metode Cobb Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urea, pestisida, dan benih mempunyai pengaruh positif terhadap produktivitas sawi keriting di Pontianak Utara. Sebaliknya, tenaga kerja dan pupuk kandang tidak memberikan pengaruh nyata terhadap produktivitas sawi keriting.
Efisiensi Alokatif Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Pada Budidaya Ikan Nila di Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Lestari, Vivi Ayu; Adi Suyatno; Shenny Oktoriana
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 10 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v10i2.2109

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi elemen-elemen yang memengaruhi produksi ikan nila dalam keramba dan tingkat efisiensi alokatif dalam penggunaan faktor-faktor produksi ikan nila di wilayah Kecamatan Mempawah Timur. Penelitian dilakukan di Kabupaten Mempawah Kecamatan Mempawah Timur dengan responden berjumlah 62 orang. Penelitian ini menggunakan metode analisis Faktor Produksi dengan menggunakan Uji Koefisien Determinasi, Uji F, dan Uji t. Selain itu, dilakukan analisis Efisiensi Alokatif dengan fokus pada efisiensi alokatif benih dan pakan. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor produksi benih dan pakan memiliki pengaruh signifikan, sedangkan tenaga kerja dan keramba tidak memengaruhi produksi ikan nila dalam keramba. Analisis alokatif menunjukkan bahwa alokasi penggunaan benih dan pakan saat ini belum efisien, sehingga disarankan untuk menambah jumlah input tersebut.
PENGARUH PENGGUNAAN MESIN PANEN (COMBINE HARVESTER) TERHADAP BIAYA DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH DI KABUPATEN SAMBAS Sabirin, Sabirin; Suyatno, Adi; Kusrini, Novira
WIRATANI Vol 7, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wiratani.v7i2.466

Abstract

Increasing Participation of Independent oil Palm Smallholders in Farmer Group Institution Ananda Rexi Prayogo; Nurliza; Adi Suyatno
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 30 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.30.1.216

Abstract

Farmer groups play an important role in the palm oil industry in terms of access to capital, production facilities, marketing, market information, and learning vehicles. However, the participation of independent smallholders in institutions, especially farmer groups, is still very limited because of the limited knowledge and awareness of farmers about the important role of these institutions. The aim of this research is to formulate an increase in the participation of independent oil palm smallholders in farmer groups in the Sambas Regency, West Kalimantan. The research used a combination of qualitative and quantitative methods with a SWOT-AHP analysis of 33 experts and ordinary informants from the government, farmer group officials, companies, wholesalers, and farmers. The results show that institutional capacity building was selected as a strategic priority for increasing farmer participation. Three efforts must be made to increase institutional capacity: compiling institutional norms/rules, holding regular meetings, and compiling group administration books. Keywords: farmer group institution, participation, oil palm smallholder
Co-Authors Abdul Hamid A Yusra Abdul Hamid A. Yusra ABDUL HAMID A.YUSRA Aditya Nugraha Agustinus Agustinus Amran B Simbolon Ananda Rexi Prayogo Ani Muani Ani Muani Anita - Anita Suharyani arie aldi Ariyono Hutasoit Armansyah Armansyah Armansyah Artadewa, Azmi Benny, Marsianus CHARLES, FREDINATA Daniel Daniel Dewi Kurniati Diah Puspita Sari Didik Didik Dwi Handoko Darmadi Eka Wahyu Ningsih EPA, RUSWITA Erlida Yurisinthae Erlinda Yurisinthae Erlinda Yurisinthae ETI UTARI Eva Dolorosa Firman Firman Hadi Nugroho Hapzi Ali Heri Pitrianto Herudin Herudin Heryanti, Devi Hidayah Hidayah Idrus Idrus Ika Puji Utami Imelda . Imelda Imelda IRMAYADI, ADE Irwanto, Ignasius Ivan Kurniawan Jajat Sudarajat Jajat sudrajat Jajat Sudrajat Januarti Januarti Joni Iskandar, Joni Josua Parulian Hutajulu JUARSYAH, RENDRA Koko Aprianus Komariyati Komariyati Kurniati*, Dewi LAWAN, TEODORUS KARMEDI Lestari, Vivi Ayu Lu'lua, Lu'lua Mahrani Fiansyah Marisi Aritonang Maryana, Dina Maswadi Maswadi - maswadi maswadi maswadi maya tiara anggreini Mochammad Imron Awalludin Morteza Muthahhari Muhammad Faisal Muhammad Rizki Mulyadi Safwan Novira Kusrini Novira Kusrini Nurhasanah Nurhasanah Nurliza Nurliza nurul fatonah Nurul Huda Oktoriana  , Shenny Pamela Piki Andrian POPIDYLAH, POPIDYLAH Radian Radian Rakhmad Hidayat RANI MAIRANDA PUTRI Rano Sanjaya Retno Wulan Fitrianti Rini Astuti Rizky Noviyanti Rohid Rohidin Ruspitasari, Nanda Putri Sabirin Sabirin, Sabirin SARI JASMI Satriadi, Dery Shenny Oktoriana Slamet Hidayah Sulaiman Suharyani, Anita Surachman , TEODORUS KARMEDI LAWAN Triana Vicky Boru Nainggolan Trisno Miranda Veronika, Carla Wahyu Juniardi Wanti Fitrianti Yuhnes Ave Kana YUNI YUNI