Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh kualitas dan harga terhadap kepuasan pelangan pada kedai nasi uduk khas Kalodran Fitri, Fitri; Sari, Lidia; Sahrul, Ahmad; Handayani, Lilis; Asmawi, Ahmad; Suyatna, Riki Gana
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Multidisiplin
Publisher : Jurnal Ilmu Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53935/jim.v3.i1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas, cita rasa, dan harga terhadap tingkat kepuasan pelanggan pada Kedai Nasi Uduk khas kalodran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden yang merupakan pelanggan kedai nasi uduk tersebut. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pelanggan nasi uduk khas kalodran. Teknik dalam pengambilan sampel ini menggunakan teknik Nonprobabilit yaitu merupakan teknik sampel jenuh atau dapat disebut juga dengan teknik sampling. Menurut Sugiono (2013: 124) sampel jenuh yaitu teknik dengan penentuan sampel melalui cara pengambilan data secara total dari populasi yang dijadikan sebagai responden atau sampel.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas cita rasa dan harga memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan, Secara keseluruhan kualitas cita rasa dan harga berkontribusi terhadap kepuasan pelanggan, yang berdampak pada loyalitas dan rekomendasi pelanggan terhadap kedai nasi uduk tersebut. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengelola kedai nasi uduk dalam meningkatkan kualitas layanan dan produk yang ditawarkan
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN JAMBU BIJI DAN PISANG AMBON TERHADAP DIARE PADA BALITA DI TPMB A KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2025 Ramanitya Hasanah Khoironnisa; Fenni Valianda Amelia Ramadhan; Retno Sugesti; Noneng, Noneng; Intan Dwi Putri; Andriyani, Andriyani; lilis Handayani; Intan Widiastuti; Wini Iswandini; Nisa Nisriana Nurhasanah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 11: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Diare merupakan gangguan buang air besar ditandai dengan buang air besar lebih dari 3 kali sehari dengan konsistensi tinja cair, dapat disertai dengan darah dan atau lender, diare banyak menyerang balita karena daya tahan tubuhnya yang lemah sehingga sangat rentan terhadap virus penyebab diare, selain secara farmakologi, penanganan diare juga bisa dilakukan secara nonfarmakologi yaitu dengan memberikan air rebusan daun jambu biji dan pisang ambon. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun jambu biji dan pemberian pisang ambon terhadap diare pada balita. Metode : Penelitian ini menggunakan metode SCLR (Study Case Literatur Review) dengan membandingkan 2 kelompok yaitu dengan jumlah responden 4 orang pada kelompok intervensi pemberian air rebusan daun jambu biji dan 4 orang pada kelompok intervensi pemberian pisang ambon, intervensi dilakukan selama 3 hari dan dievaluasi setiap harinya menggunakan penilaian skala tinja Bristol. Hasil : hasil penelitian pada kelompok intervensi pemberian air rebusan jambu biji rata-rata responden sembuh dari diare pada 1,5 hari pemberian intervensi dan pada kelompok pemberian pisang ambon rata-rata responden sembuh dari diare pada 2 hari pemberian intervensi. Kesimpulan : dapat disimpulkan pemberian air rebusan daun jambu biji dan pisang ambon efektif terhadap penyembuhan diare, jika dilihat dari rata-rata lama waktu penyembuhan diare dapat disimpulkan pemberian air rebusan daun jambu biji lebih efektif dalam mempercepat penyembuhan diare pada balita .
Memahami Asal Usul Lambang Negara Indonesia dan Burung Garuda Alia, Alia Zulfa Ramadanti; Ghozali, Salismiati; Dwi Apriliani, Vera; Gunarsih, Lutfia; Handayani, Lilis; Meiliza, Shella; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i3.358

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan tentang lambang negara Indonesia sebagai identitas nasional bangsa kita. Menurut Kaelan (2007), identitas nasional pada hakikatnya adalah manisfestasi nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam aspek kehidupan satu bangsa (nation) dengan ciri-ciri khas, dan dengan ciri-ciri yang khas tadi suatu bangsa berbeda dengan bangsa lain dalam kehidupannya. Lambang negara merupakan perwujudan sebuah ideologi dari suatu negara. Lambang negara diartikan juga sebagai identitas suatu kalangan yang berisi kepribadian yang dipegang saat menjalankan sebuah pemerintahan. Penggunaan lambang negara diharapkan pembeda untuk bangsabangsa lain. Metode penelitian yang digunakan pada artikel ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah lambang negara Indonesia berbentuk burung garuda yang kepalanya menoleh ke sebelah kanan dari sudut pandang Garuda, perisai berbentuk menyerupai jantung yang digantung dengan rantai pada leher Garuda, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu” ditulis di atas pita yang dicengkeram oleh Garuda. Lambang ini dirancang oleh Sultan Hamid II dari Pontianak, yang kemudian disempurnakan oleh Presiden Soekarno, dan diresmikan pemakaiannya sebagai lambang negara pertama kali pada Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat tanggal 11 Februari 1950. Lambang negara Garuda Pancasila diatur penggunaannya dalam Peraturan Pemerintah No. 43/1958. Burung Garuda sebagai identitas nasional dan juga lambang negara Indonesia harus dihormati dan dijaga sampai kapan pun. Burung Garuda tersebut memiliki banyak makna pada setiap bagiannya, dari kepala hingga pita putih yang di kaki. Makna pada lambang Garuda Pancasila itu harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Memperkokoh Identitas Nasional melalui Misi Bendera Merah Putih dan Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa UMJ Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh; Meiliza, Shella; Ichsanurrahmah, Dina; Handayani, Lilis; Santoso, Gunawan
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i2.390

Abstract

Bendera Merah Putih merupakan salah satu identitas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Belum banyak yang mengetahui bahwa bendera tersebut menyimpan beragam makna dan sejarah panjang yang saling terkait dengan Nusantara pada Masa Kerajaan Majapahit. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai kembali pentingnya sebuah persatuan melalui sejarah Bendera Merah Putih, terutama pada generasi muda yang secara langsung berhadapan dengan arus globalisasi dan pertukaran budaya. Metode yang digunakan adalah metode historiografi sejarah dengan membandingkan beberapa literasi yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan lainnya. hasil dari penelitian ini adalah generasi muda dapat lebih memaknai pentingnya sebuah persatuan yang telah terbangun dengan mempelajari sejarah panjang dari Bendera Merah Putih. Simpulan dari penelitian ini ialah sejarah dari Bendera Merah Putih telah ada sejak zaman dahulu serta Bendera Merah Putih sangat berperan dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Hingga akhirnya Bendera Merah Putihdikukuhkan sebagai Bendera Kebangsaan sekaligus Identitas Nasional yang mengintegrasikan semua perbedaan yang ada.
OPTIMALISASI APLIKASI SEHAT INDONESIAKU PTM MELALUI PENGUMPULAN DATA CERDIK PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN DESA POPODU KECAMATAN BULANGO TIMUR PROVINSI GORONTALO HANDAYANI, LILIS; Daud, Ayudhita Cahyani; Bilondatu, Maimun
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i1.83

Abstract

Non-communicable diseases are a major health problem in Indonesia. So that the management of the implementation of the Integrated Non-Communicable Disease Coaching post-activity is a very important part of the early detection of each NCD. The Indonesian Ministry of Health has launched the ASIK application as a strategy for early detection of NCD cases. CERDIK behavior is also effective in improving non-communicable disease prevention and control behavior in terms of cognition, attitudes, and skills. Based on interviews with the head of the health center in Bulango Timur sub-district, it is known that data collection on non-communicable diseases has not been carried out. And the use of the ASIK application has not been fully utilized. The methods used are community education through the CERDIK instrument and the substitution of science and technology with the ASIK Application. Based on data entry in the ASIK application, it is known that lack of physical activity is 16 people, lack of consumption of vegetables and fruit is 32 people, excessive oil and fat consumption is 103 people, excessive salt consumption is 90 people, consuming alcohol is 13 people, exposed to cigarette smoke is 50 people, smoking is 39 people, hyperglycemic is 2 people, pre-diabetes is 13 people, and hypercholesterol is 7 people. The results of this data are easier to use for early detection of NCD cases, even though the examination can be done through self-assessment. And also, the ASIK application can be used for reporting from community health centers and monitoring by the Health Office.
Analysis of Vulnerable and Recovered Population Dynamics in the SAHTR Model Based on Variations in the Spread and Rehabilitation Rates Anggriani, Nita; Mangobi, James U.L.; Pratama, Muhammad Isbar; Samosir, Rosauli Novalina; Handayani, Lilis
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Matematika, IPA, dan Pembelajarannya
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v4i3.322

Abstract

Drug abuse continues to be a significant public health issue, especially in developing countries such as Indonesia, with increasing prevalence among the productive age group. This study develops and analyzes a compartmental mathematical model, SAHTR (Susceptible, Addicted-Lighter, Addicted-Heavier, Treatment, Recovery), using a nonlinear system of differential equations to simulate the dynamics of drug abuse spread and recovery. The model integrates an optimal control approach to evaluate the effectiveness of two intervention strategies: anti-drug campaigns and psychological counseling. Numerical simulations were carried out using the Runge-Kutta 4th order method, focusing on the sensitivity analysis of two key parameters: the rate of social transmission (β) and rehabilitation success rate (γ₂). The results show that while the β parameter influences the initial decline of the susceptible population, its long-term impact is relatively minimal. In contrast, the γ₂ parameter significantly affects the dynamics of the recovery compartment, indicating that improving rehabilitation efficiency can substantially reduce system burden and accelerate the return of individuals to a drug-free state. These findings suggest that intervention strategies should prioritize enhancing the quality and accessibility of rehabilitation programs, including structured therapy and post-recovery support. Moreover, social influence control alone is insufficient without being complemented by preventive and community-based approaches. Overall, this study contributes to evidence-based policymaking by demonstrating the value of mathematical modeling in understanding and combating drug abuse effectively.
Kontrol Optimal terhadap Dinamika Penyebaran Penyalahgunaan Narkoba Tingkat Berat pada Model Matematika SAHTR Anggriani, Nita; Handayani, Lilis; Angmalisang, Helen Y.
MARISEKOLA: Jurnal Matematika Riset Edukasi dan Kolaborasi Vol. 4 No. 2: Oktober 2023
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/marisekola.v4i2.8361

Abstract

Penyebaran penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang setiap tahunnya semakin meningkat sebesar 24%-28%, terutama dikalangan remaja dimana pada tahun 2018 diperkirakan terdapat 2,29 juta orang berusia 15-35 tahun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba tersebut. Artikel ini membahas tentang analisis kontrol optimal model matematika penyebaran penyalahgunaan narkoba dengan lima kelas populasi dari pengembangan model yaitu kelas populasi yang rentan menyalahgunakan narkoba atau Susceptible (S), tingkat penyalahgunaan narkoba ringan (A), penyalahgunaan tingkat berat (H), penyalahgunaan melakukan pengobatan (T), dan penyalahgunaaan mengalami pemulihan (R). Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan model penyebaran penyalahgunaan narkoba dengan menggunakan penerapan kampanye dan penguatan terhadap pisikologi diri atau konseling setelah individu tersebut melakukan proses penyembuhan. Sistem digunakan pada penelitian ini yaitu prisip minimum Pontryagin kemudian diselesaikan secara numerik menggunakan metode Forward-Backward Sweep dengan menggunakan software matlab. Akumulasi pengguna narkoba tingkat berat dengan menggunakan metode jumlahan Riemann dengan membandingkan penyalahgunaan narkoba tingkat berat dengan kontrol optimal dan tanpa kontrol. Penggunaan penerapan kampanye dan penguatan terhadap pisikologi diri atau konseling pada model matematika penyebaran penyalahgunaan narkoba berhasil menurunkan sebanyak 37,87% jumlah individu terhadap penyalahgunaan narkoba tingkat berat. Hasil simulasi yang diperoleh penerapan kampanye dan penguatan terhadap pisikologi diri atau konseling maka penyebaran penyalahgunaan narkoba lebih cepat diberantas ketika sejak awal diberikan jumlah besar. Penerapan kampanye dan penguatan konseling diri pada dinamika penyebaran penyalahgunaan narkoba perlu diberikan jangka waktu yang lama agar terjadi pencegahan penyebaran penyalahgunaan narkoba.
MAKNA PUISI “TITIK NADIR” KARYA DINA MULIDDINA KAJIAN SEMIOTIK RIFFATERRE Wahyuni, Indah Sri; Nurwono, Annisa Dikna; Laelati Noer, Ade Husni; Handayani, Lilis; Aristiani, Mira; Aryani, Riski
JURNAL SKRIPTA Vol 9 No 1 (2023): SKRIPTA MEI 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v9i1.3378

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji puisi “Titik Nadir” Karya Dina Muliddina Nurhasanah dengan kajian semiotik Rifaterre. Alasan peneliti mengkaji puisi “Titik Nadir” karya Dina Muliddina Nurhasanah karena di dalam puisi tersebut mengandung makna yang menarik untuk dianalisis. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan metode pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil dari penelitian puisi “Titik Nadir” Karya Dina Muliddina Nurhasanah yaitu terdapat makna bahwa tokoh Aku ingin menyampaikan perasaan yang dialaminya.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI DAN SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR DI DESA MONGOLATO, KECAMATAN TELAGA Waluyo, Darmayanti; Kaharu, Rosdiana; Rahmah, St. Mutiatu; Maesarah, Maesarah; Adam, Deysi; Hatta, Herman; Handayani, Lilis; Ntobuo, Fadillah Aulia; Modanggu, Tirsa; Beu, Sriwahyuni; Mohammad, Inggrid Anggraini A.; Tondako, Inka Noverita
Insan Cita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Agustus Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/insancita.v7i2.3961

Abstract

This community service activity aims to improve the understanding of the Mongolato Village community regarding Non-Communicable Diseases (NCDs), such as hypertension and diabetes mellitus. The implementation was carried out through health education and screening of blood pressure and blood sugar levels in 100 respondents. The method used included a pretest-posttest to evaluate the respondents' understanding before and after education. The results showed an increase in community understanding by 20%, from an initial value of 59% to 79%. In addition, screening showed that 60% of respondents had high blood pressure, and 27% had high blood sugar levels. Education has proven effective in increasing public awareness of risk factors, prevention, and management of NCDs. As a follow-up, it is recommended to carry out routine monitoring and form health-conscious community groups to support sustainable prevention programs. Keywords: : Health education, Non-Communicable Diseases, screening, hypertension, diabetes mellitus. 
Pengaruh Tehnik Pijatan Pada Punggung Terhadap Pengurangan Intensitas Nyeri Ibu Bersalin Kala I Widiyanti, Tri; Mardiani, Risti; Mustikawati, Deswy; Asnidar, Asnidar; Handayani, Lilis; Widiastuti, Intan; Hidayani, Hidayani; Kurniadewi, Meinasari
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i7.2598

Abstract

Peristiwa fisiologis pada saat persalinan terkadang dapat menimbulkan trauma pada ibu karena nyeri yang dialaminya. Beberapa ibu bahkan ada yang trauma untuk hamil lagi karena takut akan mengalami nyeri yang sama. Bagi ibu yang pernah melahirkan, nyeri persalinan yang paling menyakitkan apalagi bagi ibu-ibu yang baru pertama kali merasakannya. Nyeri pada persalinan apabila tidak diatasi maka akan meningkatkan rasa khawatir, tegang, takut dan stress. Tekhnik untuk pengurangan intensitas nyeri ibu bersalin multipara diterapkan metode masase punggung dengan effluerage. Untuk mengetahui pengaruh teknik pijatan pada punggung terhadap pengurangan intensitas nyeri ibu bersalin kala I. Metode penelitian yang diambil merupakan jenis penelitian kuantitatif yaitu quasi-experimental design dengan rancangan pre and posttest one group design. Sampel dalam penelitian ini yaitu 30 orang ibu bersalin. Pengukuran nyeri menggunakan Skala Analog Visual (VAS). Hasil pengukuran menggunakan uji paired test. Rata- rata nyeri sebelum diberikan intervensi adalah 5,53 dengan kategori nyeri berat, setelah diberikan intervensi turun menjadi 3,50 dengan kategori sedang. Sedangkan selisih penurunannya didapatkan mean delta 2,03. Berdasarkan uji statistik menggunakan uji paired test didapatkan p-value 0,000 yang berarti ada pengaruh tehnik pijatan pada punggung terhadap pengurangan intensitas nyeri ibu bersalin kala I. Ada pengaruh tehnik pijatan pada punggung terhadap pengurangan intensitas nyeri ibu bersalin kala I.
Co-Authors -, Agustina Pujilestari Adam, Deysi Ajeng Ayu Nur Fitriyani Alia, Alia Zulfa Ramadanti Andriyani Andriyani Anggriani, Nita Angmalisang, Helen Y. Anissatussa’diyah, Anissatussa’diyah Aristiani, Mira Aryani, Riski Asmawi, Ahmad Asnidar Asnidar Asrafil Pilomangu Beu, Sriwahyuni Bilondatu, Maimun Bilondatu, Maimun I. Cahyani Daud, Ayudhita Daud, Ayudhita Cahyani Dina Septiani Putri Dwi Apriliani, Vera Dwi Ardisa Lestari Ermita Ermita Fenni Valianda Amelia Ramadhan Fitri Fitri Ghozali, Salismiati Gunarsih, Lutfia Gunawan Santoso Hadju, Trilaila Haikalinnur, Muhammad Hartati Inaku Hatta, Herman Hidayani, Hidayani Ichsanurrahmah, Dina Indah Sri Wahyuni Intan Dwi Putri Intan Widiastuti Irsyam, Irsyam Fajar Attaulloh Joy Fredi Batti Kaharu, Rosdiana Kurniadewi, Meinasari Laelati Noer, Ade Husni Layalya, Laili Alya Lestari, Dwi Ardisa Maesarah, Maesarah Maga, Ninda S. Mantu, Ferawati Mardiani, Risti Mashuri Mashuri Meiliza, Shella Modanggu, Tirsa Mohammad, Inggrid Anggraini A. Muhammad Firdaus Muhammad Isbar Pratama Mustikawati, Deswy Nirmala, Prita Nisa Nisriana Nurhasanah Noneng, Noneng Ntobuo, Fadillah Aulia Nurwono, Annisa Dikna Pawa, Ira Deseilla qosim qosim, qosim Rahim, Rachma Rahmah, St. Mutiatu Ramanitya Hasanah Khoironnisa Rauly Sijabad Retno Sugesti Riki Gana Suyatna Rita Nataliawati Rizkiyah, Annisa Rosauli Novalina Samosir Sahrul, Ahmad Sari, Lidia Saud, Nur Pratiwi Rahmawaty Siti Musyarofah St. Mutiatu Rahmah Tondako, Inka Noverita Umar, Basri Waluyo, Darmayanti Widiastuti, Intan Widiyanti, Tri Wini Iswandini Wiranti, Dwiana Asih Wirna Gani Wulandari, Rezah Sofia