Claim Missing Document
Check
Articles

Case Report: Comprehensive Midwifery Care for Pregnant Women with Mild Anemia and Chronic Energy Deficiency Supported by Date Extract Ayu Riningsih; Nana Usnawati; Nurweningtyas Wisnu; Astin Nur Hanifah
Aloha International Journal of Health Advancement (AIJHA) Vol 7, No 8 (2026): August 2026
Publisher : Alliance oh Health Activists (AloHA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/aijha70805

Abstract

Mild anemia and chronic energy deficiency (CED) are maternal nutritional problems that may coexist during pregnancy and can increase the risk of adverse maternal and fetal outcomes. This case report describes comprehensive midwifery care for a pregnant woman with mild anemia and CED in the working area of Plaosan Public Health Center, Magetan, Indonesia. A descriptive case report was conducted from 9 to 24 March 2026. The participant was Mrs. A, 23 years old, G1P00000, at 21–22 weeks of gestation at the initial assessment. Data were collected through anamnesis, observation, physical and obstetric examinations, laboratory assessment, and review of the maternal health record. Care was documented using the SOAP framework and implemented through four visits over two weeks. The main outcomes monitored were symptoms, hemoglobin (Hb), body weight, mid-upper arm circumference (MUAC), vital signs, fundal height, and fetal heart rate. At the first visit, the participant reported dizziness, fatigue, and blurred vision. Hb was 10.7 g/dL and MUAC was 21.5 cm, supporting the assessment of mild anemia and CED. Management included education on correct and regular iron-tablet intake, nutritional counseling, encouragement of iron-rich foods and balanced energy-protein intake, supportive date extract, ANC adherence, rest and activity management, danger-sign education, and P4K counseling. After four visits, the complaints resolved, Hb increased to 11.1 g/dL, body weight increased from 44.05 kg to 46.20 kg, and MUAC increased from 21.5 cm to 22 cm. Maternal vital signs remained stable and fetal heart rate remained within the normal range. Comprehensive and continuous midwifery care integrating iron supplementation, nutritional improvement, supportive date extract, education, and serial monitoring was associated with improvement in maternal symptoms, Hb, body weight, and MUAC in this case. Because MUAC remained below 23.5 cm, continued nutritional monitoring and follow-up are still required.
Pemantauan Dan Pengendalian Kenaikan Berat Badan Pada Kehamilan Dengan Obesitas Dan Riwayat Preeklamsia Belva Azzahra Syafiqni; Nana Usnawati; Nurweningtyas Wisnu; Astin Nur Hanifah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1270

Abstract

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko yang berperan dalam meningkatnya kejadian komplikasi selama kehamilan, terutama preeklamsia. Kondisi ini masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal sehingga memerlukan deteksi dini serta penatalaksanaan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan obesitas dan riwayat preeklamsia sebagai upaya mencegah komplikasi selama kehamilan. Penelitian menggunakan desain case report dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan. Subjek penelitian adalah Ny. H usia 23 tahun, G3P2A0, usia kehamilan 17–21 minggu, dengan indeks massa tubuh 32,87 kg/m², riwayat preeklamsia, dan riwayat sectio caesarea sebanyak dua kali. Asuhan dilakukan selama 14 kali kunjungan di Praktik Mandiri Bidan Ny. "I" Kabupaten Magetan. Intervensi meliputi edukasi kehamilan risiko tinggi, pemantauan tekanan darah, pemantauan kenaikan berat badan, konseling gizi seimbang, aktivitas fisik ringan, dukungan psikologis, serta kolaborasi pemberian Multiple Micronutrient Supplement (MMS), aspirin dosis rendah, dan kalsium. Hasil menunjukkan tekanan darah tetap dalam batas normal, tidak ditemukan tanda maupun gejala preeklamsia, serta kenaikan berat badan sebesar 1,7 kg yang masih sesuai rekomendasi pada ibu hamil obesitas. Asuhan kebidanan komprehensif berperan dalam mengendalikan faktor risiko dan mendukung pencegahan komplikasi selama kehamilan. Kata kunci: obesitas, kehamilan risiko tinggi, preeklamsia, asuhan kebidanan.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesadaran Perlindungan Terhadap Kekerasan Berbasis Gender Dalam Kesehatan Reproduksi: Analysis of Factors Associated with Awareness of Protection Against Gender-Based Violence in Reproductive Health Astin Nur Hanifah; Cakrawati R Cakrawati R; Rezqiqah Aulia Rahmat
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1653

Abstract

Latar Belakang: Kekerasan berbasis gender merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dapat memberikan dampak luas terhadap kesehatan fisik, psikologis, seksual, dan reproduksi. Rendahnya kesadaran mengenai bentuk kekerasan, hak kesehatan reproduksi, mekanisme perlindungan, serta akses terhadap layanan dapat meningkatkan kerentanan perempuan terhadap kekerasan. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran perlindungan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan kekerasan berbasis gender. Tujuan: Menganalisis faktor yang berhubungan dengan kesadaran perlindungan terhadap kekerasan berbasis gender dalam kesehatan reproduksi pada perempuan usia reproduksi. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian melibatkan 60 perempuan usia reproduksi yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel independen meliputi pengetahuan tentang kekerasan berbasis gender, sikap terhadap kesetaraan gender, akses informasi kesehatan reproduksi, dukungan sosial, dan paparan edukasi kesehatan reproduksi. Variabel dependen adalah kesadaran perlindungan terhadap kekerasan berbasis gender. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil: Sebanyak 38 responden (63,3%) memiliki kesadaran perlindungan yang baik dan 22 responden (36,7%) memiliki kesadaran kurang baik. Kesadaran perlindungan berhubungan dengan pengetahuan tentang kekerasan berbasis gender (p=0,003), sikap terhadap kesetaraan gender (p=0,008), akses informasi kesehatan reproduksi (p=0,017), dukungan sosial (p=0,026), dan paparan edukasi kesehatan reproduksi (p=0,011). Kesimpulan: Pengetahuan, sikap terhadap kesetaraan gender, akses informasi, dukungan sosial, dan paparan edukasi berhubungan dengan kesadaran perlindungan terhadap kekerasan berbasis gender dalam kesehatan reproduksi. Penguatan edukasi kesehatan reproduksi yang sensitif gender dan peningkatan akses terhadap informasi serta layanan perlindungan diperlukan untuk meningkatkan kemampuan perempuan dalam mengenali dan mencegah kekerasan.
Co-Authors Achmad, Viyan Septiyana Adisty Dwi Treasa Agung Suharto Agung Suharto Agustina Abuk Seran Arie Anggraini Armedya Labiba Athayalillah Ashriady, Ashriady Asmin, Risna Yunita Astuti Setiyani, Astuti Astuti, Fanni Ayu Riningsih Azkia Izzatun Nadifah Azmi Wijayanti Bela Purnama Dewi Belva Azzahra Syafiqni Bertolomeus Elis Rimba Boimau, Adriana M. Cakrawati Cakrawati Cakrawati R Cakrawati R Devi Kristyani Dewi Parwati Dewi, Chitra eka rahmawati ERMA PUSPITA SARI Fitri Andriani Fitri Andriani, Fitri Halitopo, Yoel Handayani, Tinuk Esti Harfika, Meiana Herlina, Tutiek Heru Santoso Wahito Nugroho Hilmiah, Hilmiah Hitijahubessy, Christy Natalia Magdalena Huru, Matje Meriaty Idris Idris Ike Mutiarasari Imelda Kardina Ismiyanti H. Achmad Juliana, Mutia Kariyadi, Kariyadi Karnely, Karnely Kusyogo Cahyo Lenny Nainggolan LESTARI, FIKA lidia fitri, lidia Limbong, Kori Lubis, Halimatussakdiyah Lumastari Ajeng Wijayanti Mamoh, Kamilus Maria Oktaviani Markus Wibowo Masding, Masding Muh. Yunus Nana Usnawati Nana Usnawati Nana Usnawati Nana Usnawati Nana Usnawati Nana Usnawati Nari, Jois Ngestiningrum, Ayesha Hendriana Novita, Nesi Nur, Armiyati Nurhaedah Nurhaedah Nurlaeli, Nurlaeli nurlailis saadah Nurlailis Sa’adah Nurmiati Nurmiati Nurtatik Nurweningtyas Nurweningtyas Nurweningtyas Wisnu Nuryani Nuryani Nuryani Nuryani Nuryani Nuryani Nuryani, Nuryani Odi Lodya Namangdjabar Pannyiwi, Rahmat Purwanto, Triana Septianti Putri Indriyani Renti Chotijah Qamarya, Nurul RACHMAT RAMLI Radiah Ilham Rafa Rizki Fitriana Rahayu Sumaningsih Rahayu, Teta Puji Rahmat, Rezqiqah Aulia Rahmawati, Agustini Liviana Dwi Ratulangi, Jeane Irene Levy Reffita, Lea Ingne Rejeki, Irma Sri Rezqiqah Aulia Rahmat Rezqiqah Aulia Rahmat Rezqiqah Aulia Rahmat Rheinanda Inez Syagita Cinantya Rifky Ayu Kusumaningtias Rihi, Pryati Rika Rika Ririn Widyastuti Risma Risma Rizki Amalia Rosida Rosida Sambo, Sri Wahyuni Santosa, Budi Joko Sapitri, Ana Saputra, M. Khalid Fredy Sari, Wulan Citra SENDY PRATIWI RAHMADHANI Septiana, Maria Serlyansie V. Boimau Siti Yulaidah Sri Wahyuni Suabey, Suningsih Suharto, Agung Sulikah Sulikah Sulikah, Sulikah Sunarto Sunarto Sundari Sundari Suparji Suparji Suparji Suparji Suparji Surtikanti Surtikanti Surtikanti Surtikanti Surtikanti Surtikanti Suryaningsih Suryaningsih Syahda Febby Kuswantri Syahda Febby Kuswantri Tenny Tarnoto Thalib, Kiki Uniatri Tigor Maylani Tinuk Esti Handyani Tinuk Hesti Handayani Tirza Vivianri Isabela Tabelak Tondok, Santalia Banne Treasa, Adisty Dwi tri wahyuni Tri Wahyuni Triana Septianti Triana Septianti Purwanto Wahyuni Anwar Wahyuni, Ria Wijayanti, Lumastari Ajeng Wisnu, Nurwening Tyas Wulandari, Bayu Larasati Yarnita Yarnita Yufuai, Agustina R Yuliana Dafroyati