Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris melalui Pemahaman Struktur Tata Bahasa dari Kegiatan Membaca Teks Aprianto, Dedi; Sutarman
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 1 (2025): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i1.202

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris mahasiswa melalui pemahaman struktur tata bahasa yang diperoleh dari kegiatan membaca teks atau Reading-Grammar Connection Approach. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh temuan awal bahwa mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komputer Universitas Bumigora mengalami kesulitan dalam menulis, terutama pada aspek gramatikal dan penyusunan kalimat. Hasil kuesioner awal menunjukkan tingkat kesulitan yang tinggi pada aspek penyusunan kalimat (4,1), pemahaman tenses (4,0), dan pemilihan kosakata (3,8). Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan: analisis kebutuhan, pelatihan pemahaman tata bahasa melalui teks bacaan, pendampingan menulis paragraf dan esai, serta evaluasi hasil tulisan mahasiswa. Evaluasi akhir menunjukkan peningkatan kemampuan menulis yang signifikan dengan skor rata-rata pada seluruh indikator berada pada kategori tinggi, antara (3,8) hingga (4,2). Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan Reading-Grammar Connection efektif dalam mengintegrasikan keterampilan membaca dan menulis serta meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam menulis bahasa Inggris. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan perguruan tinggi non-bahasa.
Exploring the Impacts of Learning Styles on Collaboration in Project-Based Learning across Gender Aprianto, Dedi; Sutarman, Sutarman; Syarifaturrahman, Wahyu Kamil
Humanitatis : Journal of Language and Literature Vol. 12 No. 1 (2025): Humanitatis: Journal of Language and Literature
Publisher : LPPM Universitas Bumigora Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/humanitatis.v12i1.5661

Abstract

 The study investigates the impact of learning styles on collaboration in Project-Based Learning (PjBL) across gender and how these styles affect their collaborative behaviors in PjBL. Addressing a significant gap in understanding how these factors interact in collaborative educational contexts. The research aims to determine whether there are significant differences in learning styles and collaboration based on gender and how these styles influence collaborative behaviors. Using a mixed-method explanatory sequential design, the study involved 160 participants from the Computer Science and 35 from the Nutrition departments, with quantitative data analyzed using Two-Way ANOVA and qualitative insights gathered from 35 interviews across all classes. The findings reveal that male students tend to outperform in visual learning styles, while female students perform better in auditory learning contexts. Qualitative data further highlighted the importance of gender-responsive instructional strategies for enhancing teamwork effectiveness. In conclusion, the study highlights that integrating diverse learning styles into pedagogical practices fosters inclusivity and improves learning outcomes. It advocates adaptive teaching approaches that accommodate diverse cognitive needs, ultimately contributing to more effective collaborative learning experiences across diverse educational environments. 
Comparing EFL Visual, Auditory, Kinesthetic Students’ High Learning Intensity in Increasing Speaking Performance Dedi Aprianto; Sutarman; Lela Rahmawati
JELLT (Journal of English Language and Language Teaching) Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36597/jellt.v9i1.18564

Abstract

This study examined the impact of high learning intensity on the speaking performance of EFL students with different learning styles: visual, auditory, and kinesthetic. The study involved the 129 selected students from Computer Study Program, Bumigora University through a total sampling technique. The instruments were the VARK questionnaire identifying the participants’ learning styles, a learning intensity questionnaire assessing their learning intensity, and a speaking performance test evaluating their fluency, accuracy, pronunciation, vocabulary, and grammar. Data were analyzed by using One-Way ANOVA and Bonferroni post-hoc tests to determine differences among the groups. The findings revealed significant differences in speaking performance across the three learning styles with F value 59.967, Sig. value 0.000 < 0.05. Kinesthetic learners demonstrated the highest mean score of 82.16), significantly outperforming visual learners’ mean score of 77.09, and auditory learners’ mean score of 70.80. Post-hoc analysis confirmed that kinesthetic learners performed significantly better than auditory learners with mean difference is 11.364, Sig. value 0.000 < 0.05, and visual learners’ mean difference is 5.069, Sig. value 0.000 < 0.05. The visual learners also outperformed auditory learners with mean difference is 6.295, Sig. value 0.000 < 0.05. These results suggested that the kinesthetic learners benefited most from the high-intensity learning environments, achieving better speaking performance. This study showed the importance of considering learning styles in designing EFL learning curriculum. The findings emphasize the need for integrating kinesthetic activities into instructional practices to maximize speaking performance, particularly in high-intensity learning contexts.
Penguatan Keterampilan Menulis melalui Integrasi Budaya Sasak dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Strengthening Writing Skills through the Integration of Sasak Culture in English Language Learning Dedi Aprianto; Sutarman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 3: Maret 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i3.10201

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris serta minimnya pemanfaatan budaya lokal Sasak sebagai sumber belajar. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan minat, motivasi, dan keterampilan menulis mahasiswa melalui integrasi konten budaya lokal dalam pembelajaran. Metode yang digunakan berupa pendekatan pemecahan masalah dengan desain blended learning yang memadukan pembelajaran daring dan luring. Strategi pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, kerja kelompok kolaboratif, serta penilaian antarteman (peer assessment). Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test berbasis skala Likert untuk mengukur persepsi dan sikap mahasiswa. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata total dari (5,6) pada pre-test menjadi (7,0) pada post-test. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator, terutama minat menulis, kepercayaan diri, dan motivasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis berbasis budaya Sasak efektif dalam meningkatkan sikap positif dan kualitas pembelajaran mahasiswa.